advertisements

Backup merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi pengguna Android. Dengan melakukan backup maka kita akan meminimalisir terjadinya kehilangan data di Android, seperti foto, musik, SMS, dan lainnya. Cara backup data Android juga sangat banyak variasinya, tinggal Anda pilih mana yang cocok dan mudah dilakukan.

Satu hal yang perlu Anda ketahui, setiap produsen Android biasanya sudah menyertakan aplikasi backup khusus di perangkatnya. Sebagai contoh Samsung memiliki program Kies, Lenovo memiliki SYNCit, dan lainnya. Berbagai aplikasi tersebut sudah dirancang khusus untuk setiap perangkatnya sehingga sangat disarankan untuk menggunakannya terlebih dahulu.

advertisements

Akan tetapi apabila Anda kurang puas dengan aplikasi backup bawaan tersebut, maka terdapat berbagai pilihan backup lainnya yang bisa Anda coba. Nah kali ini Carisinyal akan mengulas 4 macam cara backup di Android, yaitu dengan Googlr Backup, Easy Backup, Titanium Backup, dan Helium Backup.

Google Backup

Google Backup merupakan aplikasi yang terdapat di semua perangkat Android. Aplikasi ini akan mem-backup password WiFi, Pengaturan aplikasi, dan juga data aplikasi. Untuk menggunakannya Anda cukup membuka menu Settings lalu pilih opsi Backup & Reset. Semua data yang dibackup tersebut kemudian akan disimpan di akun Google Anda.

Easy Backup & Restore

Easy Backup & Restore merupakan sebuah aplikasi gratis yang dapat membackup kontak, riwayat panggilan, SMS, kalender, dan juga bookmark. Namun aplikasi ini tidak dapat membackup foto, musik, video ataupun dokumen.  Aplikasi ini dapat berjalan dengan baik pada perangkat yang belum diroot. Berikut adalah langkah-langkah penggunaannya:

cara backup data android easy backup

  1. Download Easy Backup & Restore melalui Google Play Store di link ini.
  2. Buka aplikasinya lalu pilih “Yes” jika ada permintaan untuk melakukan backup.
  3. Anda kemudian akan melihat berbagai macam item yang bisa dibackup seperti SMS, MMS, riwayat panggilan, kalender, bookmark, dan kontak. Pilihlah item yang ingin dibackup kemudian klik OK.
  4. Selanjutnya pilih lokasi penyimpanan file backup tersebut. Anda dapat menyimpannya di memori internal, SD card, ataupun di penyimpanan awan (cloud).
  5. Berikanlah file backup tersebut sebuah nama yang mudah diingat dan dikenali di kemudian hari.
  6. Klik Backup untuk memulai proses backup data. Setelah prosesnya selesai, Anda akan melihat rangkuman mengenai item apa saja yang berhasil dibackup.

Jika perangkat Android Anda sudah diroot, maka Anda juga bisa membackup aplikasi dan juga data dari aplikasi tersebut. Jika belum diroot, maka Anda tetap dapat membackup aplikasi ke dalam bentuk APK namun Anda tidak bisa membackup data yang ada di dalamnya.

Untuk mengembalikan berbagai macam data yang sudah dibackup tersebut, Anda hanya tinggal membuka tab Restore. Di sana Anda tinggal memilih item apa saja yang ingin direstore atau dikembalikan ke perangkat Android.

Titanium Backup

Jika perangkat Android Anda sudah diroot, maka tidak ada pilihan lain selain menggunakan Titanium Backup. Ya, Titanium Backup dapat disebut sebagai aplikasi backup terbaik di Android saat ini. Aplikasi ini dapat membackup hampir semua hal yang ada di perangkat Android.

titanium backup

Yang menarik, kita dapat menjadwalkan proses backup dengan aplikasi ini. Artinya, Titanium Backup dapat melakukan proses backup secara otomatis sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan. Fitur ini sangat berguna jika kita malas melakukan backup secara manual.

Selama proses backup tersebut kita juga tetap dapat menggunakan perangkat Android untuk bermain game atau menjalankan aplikasi yang lainnya. Berikut adalah cara backup data Android menggunakan Titanium Backup:

  1. Download aplikasi Titanium Backup di sini lalu instal.
  2. Aktifkan USB Debugging di perangkat Android Anda.
  3. Buka aplikasinya lalu berikan izin untuk mengakses root.
  4. Buka tab Backup and Restore. Di sana Anda akan melihat daftar aplikasi dengan berbagai ikon di sampingnya. Ikon segitiga menunjukan bahwa aplikasi tersebut bellum dibackup dan ikon smiley menunjukan bahwa aplikasi tersebut sudah dibackup.
  5. Klik tombol bergambar dokumen dengan ceklis di atasnya hingga muncul berbagai opsi backup.
  6. Pilihlah opsi backup yang Anda inginkan seperti backup aplikasi, aplikasi dan data, aplikasi sistem, dan lainnya.
  7. Setelah terpilih, klik backup untuk memulai prosesnya. Tunggulah beberapa saat hingga selesai.
  8. Setelah selesai, file backup tersebut akan diberi nama dengan tanggal backupnya.

Anda juga dapat menyimpan file backup tersebut dalam bentuk update.zip sehingga Anda bisa melakukan restore melalui recovery. Jika dibackup dengan cara biasa, maka Anda dapat melakukan restore langsung melalui aplikasi Titanium Backup ini.

Helium – App Sync and Backup

advertisements

Jika Anda ingin melakukan backup seperti Titanium Backup namun perangkat Anda belum diroot, maka Anda bisa menggunakan aplikasi Helium. Namun Anda harus menginstal dua aplikasi sekaligus, yakni di Android dan di PC. Berikut adalah langkah-langkahnya:

helium

  1. Download aplikasi Helium unuk Android dan untuk PC lalu instal keduanya.
  2. Aktifkan USB Debugging lalu hubungkan Android ke PC dengan kabel USB.
  3. Rubahlah tipe koneksi USB ke PTP (camera mode).
  4. Terimalah jika Anda permintaan untuk kode RSA.
  5. Selanjutnya akan muncul tanda ceklis berwarna hijau di PC dan Android yang menandakan bahwa aplikasi Helium sudah terhubung dan dapat digunakan.
  6. Lepaskan sambungan antara PC dan perangkat Android tersebut.
  7. Selanjutnya bukalah aplikasi Helium di Android.
  8. Pilihlah aplikasi apa saja yang ingin dibackup.
  9. Anda dapat membackup aplikasi beserta datanya atau hanya datanya saja.
  10. Klik tombol Backup lalu tentukan lokasi penyimpanan file backup-nya, apakah di memori internal atau eksternal.
  11. Proses backup akan segera berlangsung. Tunggulah hingga prosesnya selesai.

Jika Anda menggunakan aplikasi Helium versi Pro, maka Anda juga dapat menyimpan file backup di penyimpanan awan. Selain itu, versi Pro juga memungkinkan Anda untuk melakukan penjadwalan backup secara otomatis. Sedangkan untuk proses restore, Anda dapat melakukannya langsung melalui aplikasi Android-nya ataupun melalui aplikasi di PC.

Nah, itulah berbagai macam cara backup data Android dengan aman. Silahkan pilih metode yang menurut Anda paling mudah dan sesuai dengan kebutuhan. Jika ada data yang terhapus dan Anda belum sempat membackup-nya, maka Anda juga dapat mencoba mengembalikan data tersebut dengan mengikuti tutorial ini. Selamat mencoba!

Artikel Menarik Lainnya: