Carisinyal / Huawei 2020 / 10 Kelebihan dan Kekurangan Smartphone Huawei Mate 40 Pro

10 Kelebihan dan Kekurangan Smartphone Huawei Mate 40 Pro

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kalau sebelumnya Anda telah dimanjakan oleh kemampuan fotografi mutakhir dari Huawei P40 series, sekarang muncul lagi lanjutan dari seri flagship lainnya, yakni Huawei Mate 40 Pro. Keduanya sama-sama seri flagship unggulan Huawei, lalu apa dong bedanya?

Kalau seri P, lebih ditujukan untuk konsumen yang menyukai kegiatan fotografi. Itu mengapa Huawei P40 Pro sempat dinobatkan sebagai ponsel dengan kamera tercanggih di dunia. Kalau Huawei Mate 40 Pro yang satu ini, bersiap-siaplah tecengang dengan performa chipsetnya yang bukan main gaharnya. Eits, tapi sebenarnya kamera Huawei Mate 40 Pro juga terbilang yang terbaik di dunia, lho!

Itu tadi sekilas mengenai Huawei Mate 40 Pro. Tentunya, masih banyak kelebihan lain yang bisa Anda temukan, begitu juga beberapa kekurangannya. Dua-duanya akan kami ulas dengan ringkas di artikel ini.

Spesifikasi Huawei Mate 40 Pro

  • Rilis: November 2020
  • Layar: OLED 6,76 inci
  • Chipset: Kirin 9000 5G
  • GPU: Mali-G78 MP24
  • RAM: 8 GB
  • Memori Internal: 256/512 GB
  • Memori Eksternal: Memori Nano hingga 256 GB
  • Kamera Belakang: 50 MP + 12 MP + 20 MP
  • Kamera Depan: 13 MP + TOF 3D
  • Baterai: Non-removable  Li-Po 4400 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Kelebihan Huawei Mate 40 Pro

Apa saja ya kira-kira kelebihan yang dimiliki Huawei Mate 40 Pro? Sebagai HP flagship, seharusnya sih semua faktornya dibuat canggih. Nah, yuk ketahui lebih lanjut pada poin-poin di bawah ini!

1. Kirin 9000, Siap Dipakai Gaming Mentok Kanan

huawei mate 40 pro chipset

Siapa yang tidak suka main game di zaman sekarang? Industri mobile game terbilang cukup pesat perkembangannya di Tanah Air, itu mengapa Huawei Mate 40 Pro sudah dipastikan hadir dengan chipset kelas flagship yang bertenaga. Huawei Mate 40 Pro punya SoC Kirin 9000 dengan manufaktur 5 nm dan sudah ditanamkan modem 5G di dalamnya.

Chipset Kirin 9000 ini mencakup kombinasi yang terpadu antara empat buah inti ARM Cortex A55 dan juga empat inti ARM Cortex A75. Uniknya lagi, salah satu inti ARM Cortex A75 ini ada yang clock speed-nya mencapai 3,13 GHz, lho! Sementara, tiga inti lainnya berada di kecepatan 2,54 GHz. Untuk keempat inti ARM Cortex A55, memiliki clock speed sebesar 2,05 GHz.

Terdapat setidaknya 15,3 miliar transistor pada chipset Kirin 9000 ini, dan diklaim oleh Huawei memiliki kemampuan lebih dahsyat dari Snapdragon 865 Plus yang tergolong salah satu yang terbaik di serinya.

GSM Arena menyebut bahwa smartphone ini meraih salah satu skor tertinggi pada benchmark AnTuTu v8, yakni sebesar 686.835 poin. Game dan aplikasi apapun pasti bisa dilebas hingga pengaturan grafis dan frame rate tertinggi!

2. Wired dan Wireless Charging Super Ngebut

huawei mate 40 pro fast charging

Punya kebiasaan push rank semalam suntuk di tempat tongkrongan? Jangan sampai ponselmu habis baterai, ya! Nah, kalau misalnya Anda tidak punya banyak waktu untuk menunggu ponsel dicas sampai penuh, sebaiknya gunakan ponsel secanggih Huawei Mate 40 Pro yang sudah menawarkan fitur fast charging 66 W dan juga wireless charging 50 W. Ini sih bukan ngebut lagi, tapi sudah ngebut banget!

Menurut GSM Arena, Huawei Mate 40 Pro ini berhasil mencapai tingkatan baterai maksimal setelah dicas selama 45 menit. Kapasitas baterai yang dimilikinya adalah 4.400 mAh.

3. Air Gesture Control untuk Navigasi yang Praktis

huawei mate 40 pro air gesture

Terkadang, ada saja kegiatan yang membuat Anda malas menyentuh layar ponsel supaya tidak kotor. Misalnya saja seperti saat berkebun, memasak, atau sedang masak.

Tahukah Anda bahwa Huawei Mate 40 Pro punya cara supaya ponsel bisa digunakan walau tanpa menyentuh layar sama sekali? Ya, fitur ini dinamakan Air Gesture Control, di mana pengguna hanya perlu melakukan gerakkan ke atas bawah atau kiri kanan untuk scrolling ataupun melakukan navigasi pada Gallery.

Dan, untuk menurunkan volume nada dering saat telepon masuk, Anda tinggal perlu mengarahkan pandangan pada layar dan volume pun otomatis diturunkan. Fitur serupa pernah ada juga di OPPO Reno4, dan sayangnya fitur semacam ini belum jadi tren wajib untuk ponsel keluaran 2020. Semoga saja, ke depannya kita akan melihat fitur ini menjamur di beragam HP lainnya.

4. Layar OLED Kelas Atas

huawei mate 40 pro layar

Layar sebuah smartphone tentu menjadi hal tak kalah penting untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Huawei mengerti betul akan hal ini, dan memutuskan untuk memberikan kualitas layar panel OLED dengan memanjakan indera visual penggunanya.

Smartphone ini menghadirkan ukuran bentang layar sebesar 6,76 inci dengan resolusi 1344 x 2772 piksel. Layar ini juga mengusung aspek rasio 18.5:9 serta memiliki kerapatan piksel sebesar 456 ppi. Tidak lupa, standar kualitas HDR10 juga disematkan pada layar sehingga rentang dinamis yang didapat menjadi sangat luas, memberikan reproduksi warna yang lebih tajam dan enak dipandang.

Huawei Mate 40 Pro juga merupakan ponsel dengan desain layar waterfall, membuat sisi-sisinya melengkung hingga pengguna akan sulit menemukan bezel di samping bodi. Desain seperti ini membuat perangkat meraih rasio perbandingan bodi ke layar yang sangat besar, hingga 94,1%.

Dan, untuk meraih refresh rate lebih tinggi dari 60 Hz biasa, ponsel bisa diatur hingga 90 Hz supaya pengalaman saat scrolling ataupun browsing bisa 50% terasa lebih smooth dan licin.

5. Ketahanan Baterai Memuaskan

huawei mate 40 pro baterai

Sebelumnya telah diterangkan kalau Huawei Mate 40 Pro ini memiliki ukuran baterai 4.400 mAh. Memang tidak sebesar beberapa ponsel flagship lain, tapi ketahanan baterainya masih terbilang memuaskan.


GSM Arena sendiri mencatat bahwa perangkat mampu bertahan cukup baik, meski berada pada refresh rate 90 Hz sekalipun. Terlihat bahwa perangkat mampu bertahan hingga 12 jam lamanya saat melakukan browsing pada mode 90 Hz. Sementara pada mode 60 Hz, durasi pemakaian menjadi lebih irit, yakni selama 14 jam.

Ini pertanda kalau Anda tidak perlu khawatir mode 90 Hz akan terlalu membuat baterai boros, karena tidak jauh berbeda saat dibandingkan dengan mode 60 Hz-nya. Sementara itu, pemutaran konten video akan selalu berjalan pada mode 60 Hz, terlepas dari pengaturan yang Anda setel. Durasi baterai saat dipakai menonton adalah sekitar 16 jam. Overall, cukup memuaskan, bukan?

6. Fitur Kamera yang Beragam

huawei mate 40 pro kamera

Huawei Mate 40 Pro punya konfigurasi tiga kamera di belakang dan dua kamera di depan. Kamera utama belakangnya menggunakan sensor Leica beresolusikan 50 MP dengan apertur f/1.9 dan ukuran sensor 1/1.28 inci.

Kamera utama ini juga mengusung rangkaian filter warna RYYB alih-alih RGGB seperti pada kebanyakan ponsel lainnya. Alhasil, jumlah cahaya yang diserap bisa lebih banyak dan mampu memberikan hasil lebih baik saat pemotretan malam hari.

Sementara untuk dua lensa lainnya, ada sensor periskop telefoto berkekuatan 12 MP, bisa melakukan zoom optik hingga 5 kali. Ada juga lensa ultra lebar 20 MP dengan apertur f/1.8.

Di fitur perekamannya, ada mode Video HDR Fusion XD yang bisa meningkatkan kualitas video dari berbagai aspek, seperti akurasi warna, ketajaman, dan tingkat pencahayaan baik saat siang maupun malam hari. Sementara, fitur Steady Shot-nya bisa menjaga perekaman agar tidak mudah goyang sekalipun yang merekam sambil berlari.

Fitur-fitur unik dan menarik juga membuat konsumen bisa lebih kreatif lagi dalam menghasilkan video rekaman. Misalnya saja, Anda bisa merekam menggunakan kamera depan dan kamera belakang sekaligus. Juga, kamera depan 13 MP miliknya punya autofokus yang baik, bisa mendeteksi jumlah subjek dan beralih ke mode selfie sudut lebar secara otomatis.

7. Speaker Ganda Berkualitas

huawei mate 40 pro speaker

Untuk dapat mendengarkan suara yang jelas dibutuhkan ponsel dengan speaker berkualitas, seperti yang dimiliki pada Huawei Mate 40 Pro dengan speaker gandanya.

Dibandingkan dengan Huawei P40 Pro yang hanya menawarkan satu speaker saja, Mate 40 Pro sungguh menyuguhkan pengalaman lebih baik untuk mendengarkan musik tanpa earphone. Sebagai perbandingan, Huawei Mate 40 Pro meraih pelacakkan LUFS sebesar -24,9 LUFS ketimbang Huawei P40 Pro yang meraih -27.5 LUFS.

8. Desain Bodi yang Menawan

huawei mate 40 pro desain

Melihat sisi belakang Huawei Mate 40 Pro serasa seperti sedang melihat sebuah karya seni yang simetris. Modul kamera yang diusungnya tidak dibuat persegi dan disimpan di pojok seperti ponsel flagship lain kebanyakan, melainkan membentuk lingkaran dan disimpan di tengah. Ini nampaknya menjadi ciri khas seri Mate, karena generasi sebelumnya juga punya modul kamera belakang yang sama.

Yang berbeda dari generasi sebelumnya adalah Dual Punch Hole di depan. Alih-alih mengusung poni seperti Mate 30 Pro, kini perangkat menjadikannya sebagai punch hole ganda sebagai rumah bagi sensor pengenal wajah dan juga kamera depannya. Yang cukup menjadi masalah adalah lebarnya punch hole ini yang terlalu memakan ruang.

Huawei Mate 40 Pro juga menyuguhkan desain curved display dengan sudut kemiringan 88 derajat di masing-masing sisinya. Ada dua varian warna yang bisa dipilih, seperti Mystic Silver, White, Black, Green, dan Yellow.

Soal ketahanan bodi, smartphone juga telah dibekali sertifikasi anti air dan debu terbaik di industri, yakni IP68 yang membuatnya tahan di genangan air pada kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.

Kekurangan Huawei Mate 40 Pro

Kalau sering mengikuti perkembangan ponsel Huawei, salah satu kekurangan di bawah sudah bisa ditebak, sih. Ini dia dua poin kekurangannya.

1. Tidak Ada Google Service

tanpa google mobile services huawei mate 40 pro

Ini mungkin bukan kabar yang mengejutkan lagi bagi Anda. Pasalnya, Huawei memang cukup lama sudah tidak menggunakan Google Service di produk-produknya semenjak isu perang dagang Amerika Serikat dan Cina. Jadinya, cukup sulit untuk pengguna melakukan pengunduhan aplikasi, harus pakai AppGallery yang belum selengkap Google Play.

Dan, banyak sekali aplikasi-aplikasi Google yang akan dilewatkan oleh pengguna seperti Google Maps, YouTube, Gmail, dan masih banyak lagi.

2. Tanpa Refresh Rate 120 Hz

huawei mate 40 pro tanpa refresh rate 120 hz

Laju penyegaran tinggi adalah sebuah keharusan untuk ponsel sekelas Huawei Mate 40 Pro. Ya bagaimana tidak? Semua kompetitornya sudah menyertakan refresh rate 120 Hz, kok.

Makanya, cukup aneh mengetahui smartphone ini hanya menyuguhkan laju penyegaran 90 Hz saja. Ya kalau 90 Hz sih, ponsel lain di kelas harga lebih murah seperti Realme 7 dan Realme Narzo juga punya. Tidak usah mahal-mahal beli Huawei Mate 40 Pro untuk merasakannya.

Simpulan

Untuk bisa menikmati tren teknologi terkini, Huawei Mate 40 Pro selaku seri flagship memang merupakan pilihan yang tepat. Desain bodinya yang menawan dan tersertifikasi IP68, serta kualitas layar OLED-nya yang oke punya, hanyalah segelintir sorotan utama dari sebuah paket teknologi canggih yang dikemas dengan sempurna.

Hadir dengan chipset powerful di kelasnya, mampu mengalahkan (atau setidaknya menyamai) Snapdragon 865 Plus yang digadangkan sebagai SoC terbaik di dunia. Ditambah lagi dengan fitur inovatif yang memudahkan penggunaan agar lebih praktis, Air Gesture Control yang bisa melakukan navigasi tanpa memerlukan kontak tangan.

Berapa harga yang dibanderol untuk ponsel secanggih ini? Huawei Mate 40 Pro bisa dibawa pulang dengan mengeluarkan biaya sebesar 1.188 Euro atau setara dengan Rp20,9 juta (256 GB/8 GB RAM).

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *