carisinyal web banner retina

Yuk Ketahui Perbedaan dari Berbagai Seri HP realme

Ditulis oleh Ahmad Tsalis - Diperbaharui 23 September 2021

Perusahaan induk OPPO, BBK Elektronics Corp, memiliki pendekatan bisnis lain daripada yang lain. Mereka menerapkan pola kemitraan perusahaan untuk mengembangkan unit bisnis baru, alih-alih membangun dari awal. Salah satu perusahaan anyar yang berhasil berdiri berkat pola ini adalah realme.

Adalah Bingzhong Li (Sky Li) sosok di balik pendirian realme. Li, yang dulunya merupakan wakil presiden OPPO, memilih mengundurkan diri dari OPPO. Li pun mengadu nasib dengan menjadi bos realme per tanggal 4 Mei 2018. Adapun merk realme sebetulnya tidak baru-baru amat. Sebab, dulunya realme merupakan sub-merk dari OPPO yang diberi nama OPPO Real. OPPO Real diperkenalkan di pasar Tiongkok pada 2010.

Usia realme memang masih muda. Meski demikian, Counterpoint mencatat bahwa posisi realme telah melesat menjadi produsen smartphone nomor 7 di dunia pada kuartal 1 2020. Bahkan, realme juga meraih pertumbuhan angka pengiriman smartphone per tahun sebesar 157 persen, paling tinggi di seluruh dunia.

Melihat fakta tersebut, tampak dengan jelas bahwa inovasi produk yang dibuat oleh realme mampu diterima oleh publik. Terlebih buat generasi muda yang suka gawai dengan desain oke, spesifikasi apik, dan harga terjangkau. Hingga artikel ini ditulis, produk realme telah diperjualbelikan di 27 negara, termasuk Indonesia.

Brand yang punya jargon "Dare to Leap" ini bahkan telah menjelma menjadi sebuah ekosistem teknologi. Sebab, bukan hanya ponsel yang diproduksi. Ada televisi, perangkat audio, jam tangan pintar, hingga sikat gigi. Namun, kali ini Carisinyal hanya akan fokus membahas inti bisnis dari realme, yakni ponsel.

Sebagian orang mungkin belum menyadari arti dari setiap seri produk yang disematkan oleh realme. Karena itu, Carisinyal akan membahasnya satu per satu seri ponsel realme di sini. Berikut pembahasannya.

1. realme Series

realme 7 pro 60 hz

realme series adalah seri inti dari produk ponsel realme. realme series dirancang sebagai seri andalan dalam menyajikan ponsel berspesifikasi menggiurkan dengan harga wajar. realme series mengawali kiprahnya dengan Realme 1 pada Mei 2018. Namun, realme series baru tiba di Indonesia ketika generasi keduanya terlahir. Yakni realme 2 yang dirilis di Indonesia pada Oktober 2018.

Biasanya, setiap generasi realme series hadir dalam tiga varian bertingkat. Varian reguler, varian i, dan varian Pro. Pro merupakan varian tingkat tertinggi dengan spesifikasi menyasar kelas premium mid-range. Sedangkan varian i merupakan tipe terjangkau yang secara harga dan spesifikasi ada di bawah varian reguler.

Sebagai gambaran, ambil saja contoh realme 7 series yang punya lini produk: realme 7i, realme 7, dan realme 7 Pro. Urutan ketiga produk tersebut menandakan tingkatan kasta. Di sisi lain, nomenklatur ini tidak mesti digunakan oleh realme. Di generasi 5 misalnya, ada realme 5s di luar varian i, varian reguler, dan varian Pro.

Adapun realme 5s, yang muncul pada November 2019, menempati posisi di antara realme 5 Pro dan realme 5. realme umumnya memberikan rentang harga Rp3 jutaan untuk ponsel realme series. Namun, realme 7 Pro jadi yang paling beda lantaran banderolnya sudah tembus Rp4,5 jutaan.

2. realme C Series

Yuk Ketahui Perbedaan dari Berbagai Seri HP realme 2

Tidak semua orang butuh HP berspesifikasi tinggi dengan prosesor kencang. Tidak semua orang pula butuh macam-macam fitur mewah. Asalkan HP bisa nyala seharian dan lancar digunakan, itu sudah cukup. Hal itulah yang mungkin mendasari realme meluncurkan realme seri C. Selain karena pangsa pasar ponsel Indonesia yang gemuk di kelas entri.

Ciri khas ponsel realme seri ini adalah baterainya yang besar. Misalnya realme C15 Holiday Edition yang punya kapasitas 6000 mAh. Sebetulnya, bukan cuma baterai jualan utama realme di seri ini. Memori yang lega juga menjadi daya tarik seri C. Contohnya di realme C17 yang mengusung storage 128 GB dan RAM 6 GB. Kapasitas simpan itu pun masih bisa ditambah sampai 256 GB, dengan microSD yang slotnya terpisah dari kartu SIM.

Ponsel realme seri C biasanya dilepas ke pasaran dengan harga Rp1 jutaan. Beberapa ada juga yang mencapai level harga di atasnya. Seperti C17, yang diluncurkan pada November 2020 dengan harga Rp2,5 juta.

3. realme Narzo Series

realme narzo 20 pro 90 hz

Realme menyatakan bahwa Narzo memiliki makna sebuah planet imajiner. Namun, sebagian pihak ada yang memercayai bahwa itu adalah sebuah akronim. N mewakili "Next-Level Camera", A untuk "A Class Processor", R merepresentasikan "Remarkable Battery", Z berarti "Zenith of Design", dan O bermakna "Outstanding Display".

Pemaknaan seperti itu memang tidak keliru jika melihat produk ponsel seri Narzo yang sudah diluncurkan. Lihat saja ponsel realme Narzo yang punya poin menarik di sektor tampilan, prosesor, kamera, dan teknologi pengecasan. Keempat hal itu dinilai realme merupakan faktor utama dalam meningkatkan pengalaman pengguna.

Terutama bagi generasi muda yang haus akan hiburan berkualitas. Adapun segmen harga yang disasar realme lewat seri Narzo berada di rentang Rp2-3 jutaan. Cukup terjangkau untuk ponsel yang ditujukan buat anak muda. Adapun realme Narzo hadir sebagai lini produk realme yang fokus dijual secara daring.

4. realme X Series

realme x50 pro

Awalnya, seri X merupakan label untuk ponsel-ponsel premium mid-range, sama seperti realme series varian Pro. Dua ponsel premium mid-range berchipset Snapdragon kepala 7, yang pernah meluncur adalah realme X dan realme XT. Namun, melalui seri X ini, realme juga ingin bersaing di pasar level atas.

Upaya bersaing di pasar level atas pun mereka buktikan dengan menghadirkan realme X2 Pro, realme X3 Superzoom, dan realme X50 Pro. Ketiganya sama-sama telah masuk pasar Indonesia. Seluruh fitur paling keren yang ada di sebuah ponsel dibawa oleh realme ke seri X.

Misalnya di realme X5 Pro, prosesor Qualcomm Snapdragon 800 series, layar Super AMOLED, dan teknologi pengisian 65 watt dijejalkan di dalamnya. Ada pula storage UFS 3.0 yang dipadu RAM berteknologi LPDDR5. Menariknya, realme tetap mempertahankan kesan murah untuk seri flagship-nya ini.

Jika produsen lain sudah berani memberi harga ponsel flagship-nya di atas Rp10 juta, realme tidak berlaku demikian. Tengok saja realme X5 Pro yang dijual dengan kisaran Rp9,9 juta saja. Atau, realme X3 Superzoom yang bisa dibawa pulang dengan dana sekitar Rp6,6 juta.

5. realme V Series

Pada 2020 produsen-produsen ponsel mulai tancap gas membikin smartphone dengan dukungan jaringan generasi terbaru, 5G. Umumnya, sebuah teknologi baru dipasang terlebih dahulu di ponsel-ponsel premium. Akan tetapi, hal itu tidak berlaku buat realme.

Pasalnya, selain meluncurkan flagship realme X50, mereka juga meluncurkan satu ponsel kelas menengah dengan dukungan 5G. Adalah realme V5 ponsel kelas menengah yang dimaksud. Kemunculan realme V5 menandai debut seri V. Episode realme seri V berlanjut dengan kelahiran realme V3, realme V15, hingga yang terbaru realme V11.

Jika dilihat dari spesifikasi yang diusung, seri V selalu berada di atas seri C. Mungkin sama Narzo atau realme series. Namun, hal yang menjadi ciri khas seri V adalah dukungan jaringan 5G. Seluruh ponsel realme seri V yang disebutkan di atas mampu menangkap sinyal 5G karena adanya modem 5G yang tersemat dalam chipset baru dari MediaTek, yakni Dimensity 700 series.

6. realme U Series

kelebihan dan kekurangan Realme_U1

Sampai artikel ini ditulis, realme baru mengeluarkan satu ponsel seri U. Yakni realme U1 yang hadir pada November 2018. Belum diketahui apakah pengembangan dari seri ini masih berlanjut atau tidak. Adapun seri U diciptakan realme untuk mereka yang gemar berswafoto. Hal ini dapat dilihat dari resolusi 25 MP yang disematkan pada kamera depan realme U1.

Demikian ulasan mengenai seri yang ada dalam ponsel realme. Dari pembahasan di atas bisa diketahui bahwa realme mempunyai beberapa seri yang ditujukan untuk segmen-segmen tertentu. Meskipun demikian, adanya ragam seri di setiap segmen nyatanya tidak mengubah citra realme sebagai produsen ponsel dengan harga terjangkau.

realme tetap berpatokan pada price to value yang baik, tak peduli kelas mana yang disasar. Hal itulah yang membuat realme dicintai para penggunanya dan inovasinya selalu dinantikan pada masa mendatang. Lebih-lebih Indonesia, yang membuat status realme masuk dalam jajaran lima besar produsen ponsel.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram