carisinyal web banner retina

Begini Cara Update MacOS ke Versi Terbaru di MacBook

Ditulis oleh Jihan Fauziah
ARTIKEL INI ADA VERSI INGGRISNYA!
Jika meng-update artikel ini, WAJIB tulis link-nya di sheet ini

Apple sering meluncurkan update sistem operasi terbaru untuk MacBook. Pada saat tulisan ini tayang, Apple sudah merilis MacOS Ventura. Namun, tentu masih banyak pemakai MacBook yang belum melakukan update atau perbaruan sistem.

Padahal, memperbarui sistem operasi dinilai sangat penting. Dengan melakukan software update, Anda akan memperoleh beberapa keuntungan. Sebut saja seperti akses ke fitur terbaru dan meningkatnya sektor keamanan perangkat. 

Sebagian dari Anda mungkin masih merasa bingung soal cara memperbarui sistem operasi di Mac. Terlebih, bila Anda adalah pengguna baru. Oleh karena itu, tim Carisinyal akan mengajak Anda untuk mengintip tata cara update MacOS di perangkat Anda. Penasaran? Let’s check this out!

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Update MacOS

cara install mac os 9_

Memperbarui sistem operasi atau operating system (selanjutnya, disebut OS) di MacBook tidak sesulit yang dibayangkan, kok. Sebagai catatan, sebelum melakukan update OS, silakan perhatikan dulu beberapa hal berikut:

1. Pastikan Sisa Memori Penyimpanan Cukup

Sebelum melakukan update OS, pastikan sisa space di memori penyimpanan Anda cukup, ya. Biasanya, update OS ini membutuhkan ruang yang cukup besar. Sebagai contoh, tim Carisinyal akan meng-update OS ke Monterey dari Big Sur. Space yang dibutuhkan mencapai lebih dari 20 GB. 

Tak ada salahnya untuk melakukan riset terlebih dulu soal OS baru yang akan diinstal, agar lebih mudah untuk menyiapkan perangkat.

2. Backup Data

Tidak cuma mengecek storage, jangan lupa juga untuk mem-backup data penting ke penyimpanan awan atau cloud. Hal ini ditujukan agar data-data penting di MacBook Anda tidak lantas hilang karena memperbarui sistem operasi.

Anda dapat menggunakan Google Drive, OneDrive, iCloud, Dropbox dan banyak aplikasi penyimpanan awan lainnya.

3. Periksa Koneksi Internet

Koneksi internet stabil sangat amat dibutuhkan. Sebab, Anda akan mengunduh sendiri sistem operasinya. Jadi, sebelum mulai, pastikan juga koneksi internet Anda stabil, ya. Sebaiknya gunakan WiFi ketimbang data seluler.

Cara Update MacOS

Nah, sekarang tim Carisinyal akan membahas cara update MacOS. Oh iya, jangan lupa sambungkan perangkat MacBook Anda dengan charger selama proses pembaruan sistem operasi. 

Kalau Anda sudah memastikan data ter-backup, charger terhubung, dan sisa storage cukup, silakan ikuti langkah-langkah ini untuk update OS:

cara instal mac os 1-1_
  • Buka “System Preferences”. Tekan logo Apple di bagian kiri atas layar untuk membuka Apple Menu. Lalu, pilih “System Preferences”.
cara instal mac os 2-1_
  • Pilih menu “Software update” setelah preferensi sistem terbuka.
cara instal mac os 3-1_
  • Tunggu beberapa saat. Biarkan sistem memeriksa software update. Jika sudah, akan ada informasi mengenai update OS terbaru. Seperti yang sudah disebutkan tadi, tim Carisinyal akan mengganti OS Big Sur ke Monterey. Jika Anda menggunakan perangkat MacBook terkini, sistem akan menyarankan untuk memperbarui OS ke versi terbaru. Tekan “Upgrade Now” untuk memperbarui sistem operasi.
cara instal mac os 5_1_
  • Tunggu sampai unduhan OS selesai. Pastikan koneksi internet Anda stabil, ya.
cara instal mac os 7-1_
  • Tekan “Continue” saat dialog seperti pada gambar di atas muncul.
cara instal os mac 10_
  • Pilih “Agree” sebanyak dua kali untuk melanjutkan instalasi OS. Lalu, tentukan di mana Anda akan menginstal OS tersebut. Tentu, pilihannya adalah di drive SSD yang terpasang. 
  • Masukkan kata sandi MacBook untuk melanjutkan prosesnya. Restart perangkat Anda. Tunggu sampai OS-nya terinstal di MacBook.

Setelah perangkat di-restart, OS yang paling baru akan langsung terpasang di MacBook. Anda tinggal memasang aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan, lalu menggunakan perangkatnya seperti biasa.

Daftar MacOS Versi Terbaru

Tidak cuma membahas seputar tips dan cara update MacOS, tim Carisinyal juga akan mengulas deretan MacOS terbaru yang dirilis oleh Apple beberapa tahun ke belakang. Apa sajakah sistem operasinya? Simak daftarnya di bawah ini.

1. MacOS Ventura

macos ventura_

Saat tulisan ini tayang, MacOS Ventura diluncurkan pada Oktober 2022 lalu. Sistem operasi ini menghadirkan ragam fitur baru yang menarik. Sebut saja seperti kehadiran kata sandi untuk Safari, fitur sharing album foto, pesan yang dapat disunting, sampai Stage Manager. 

Stage Manager sendiri adalah fitur yang memungkinkan pengguna Mac untuk menyusun window aplikasi dengan rapi. Tentunya, hanya di satu tampilan saja. Jadi, Anda tak perlu repot berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Cukup akses Stage Manager saja.

Ventura juga menyuguhkan perubahan pada kamera, FaceTime, serta sektor keamanannya. Anda bisa membuat hidden folder untuk album foto. Folder yang memuat recently deleted photos (foto yang baru terhapus) juga akan langsung terkunci. Jadi, privasi Anda tetap terjaga.

Dari segi tampilan, MacOS Ventura tentu tak kalah fresh dibandingkan Monterey dan BigSur. MacOS Ventura kompatibel untuk perangkat iMac, MacBook Pro, MacBook Air, hingga Mac Mini keluaran tahun 2017 ke atas.

2. MacOS Monterey

macos monterey_

Sebelum Ventura, Monterey telah lahir lebih dulu. MacOS ini dirilis setahun sebelum Ventura. MacOS Monterey membawa beberapa peningkatan pada aplikasi tertentu. Sebut saja seperti FaceTime, Notes, dan Safari.

Apple juga memperkenalkan Universal Control di Monterey. Fitur ini membuat Anda dapat memindahkan kontrol kursor MacBook ke iPad, atau sebaliknya. 

Monterey memberi kesempatan pada pengguna Mac untuk meningkatkan produktivitas melalui fitur Focus. Fitur ini mirip dengan yang ada pada kebanyakan ponsel pintar terbaru. Aktifkan Focus saat Anda sedang bekerja, supaya tidak terganggu oleh notifikasi yang muncul, atau bentuk distraksi lainnya. 

Bagaimana, Anda tertarik untuk update ke Monterey? MacOS Monterey dapat digunakan oleh perangkat Mac keluaran 2015 ke atas.

3. MacOS Big Sur

macos big sur_

Big Sur adalah sistem operasi Mac yang dirilis pada November 2020. Hadir sebagai suksesor Catalina, Big Sur mencuri perhatian berkat desainnya. Desain sistem operasi ini benar-benar segar dan terlihat lebih kekinian ketimbang sistem operasi versi lama. Big Sur lekat dengan wallpaper-nya yang khas.

MacOS Big Sur pun menawarkan fitur menarik. Seperti browser Safari yang digadang-gadang jadi lebih cepat. Lalu, ada pula peningkatan di sektor privasi dan keamanan. Khususnya ketika pengguna memakai App Store untuk mencari aplikasi.

Saat menjelajahi App Store, pengguna dapat melihat aplikasi yang memerlukan akses data pribadi. Contohnya seperti akses lokasi atau kontak. Informasi ini dapat membantu Anda untuk tetap berhati-hati saat akan memasang aplikasi di Mac. Jadi, Anda terhindar dari tindak kriminal berupa pencurian data.

MacOS Big Sur bisa didapatkan dengan gratis tentunya. Sistem operasi ini kompatibel untuk perangkat Mac yang dirilis tahun 2013 ke atas.

Memperbarui sistem operasi di MacBook memang bisa membawa keuntungan. Tapi, bukan berarti tidak ada sisi negatifnya. Contohnya, jika Anda memaksakan untuk meng-update sistem operasi baru ke perangkat yang tak kompatibel. Sudah pasti ada fitur yang tak bisa Anda pakai, atau bahkan performa perangkatnya jadi turun.

Jadi, sebelum melakukan update, pastikan juga untuk mencari informasi soal kompatibilitas sistem operasinya di perangkat Anda. Kalau setelah di-update terjadi masalah, Anda bisa melakukan downgrade ke sistem operasi sebelumnya. Tata cara downgrade MacOS akan tim Carisinyal bahas di artikel mendatang.

Demikian informasi dari tim Carisinyal seputar cara update MacOS ke versi terbaru, khususnya di perangkat MacBook. Jangan lupa simak artikel deretan game gratis di MacBook yang dapat Anda unduh.

cross
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram