carisinyal web banner retina

10 Prosesor (Chipset) HP Terbaik di Dunia Tahun 2021

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha - Diperbaharui 15 Oktober 2021

Jika Anda perhatikan, saat ini di industri mobile, chipset jadi tulang punggung utama sebuah smartphone. Karena itu wajar ketika ada HP baru hadir, yang orang akan lihat adalah chipset apa yang digunakan di HP tersebut. Apakah Anda juga termasuk demikian?

Hal yang wajar sebenarnya memperhatikan chipset terlebih dulu sebelum memutuskan membeli sebuah HP. Chipset bisa dibilang adalah otak dari sebuah smartphone. Jika otaknya saja lambat tentu akan berpengaruh pada cara kerja HP tersebut.

Nah, jika Anda memang mencari HP dengan chipset terbaik, Anda bisa memilih HP yang dibekali salah satu dari 10 chipset ini. Penentuan terbaik ini didasarkan dari nilai Antutu yang didapatkan perangkat yang memakai chipset tersebut. Meskipun Antutu bukan patokan sepenuhnya tetapi nilainya sering jadi indikator kemampuan sebuah chipset dan HP.

Tanpa berlama-lama lagi, berikut urutan chipset terbaik berdasarkan angka benchmark dari ponsel yang memakai chipset tersebut.

1. Apple A15 Bionic

A15 Bionic

Apple A15 Bionic adalah chipset yang jadi andalan iPhone 13 series. Chipset ini merupakan chipset yang diklaim Apple punya kemampuan lebih cepat, termasuk untuk pemrosesan data. Hal ini juga didasari karena chipset ini memiliki unit pemrosesan grafis (GPU) baru, mesin saraf berkinerja lebih tinggi dan teknologi AI untuk hasil foto yang lebih baik.

Apple A15 Bionic masih mengandalkan dua inti pemrosesan berkinerja tinggi dan empat inti untuk efisiensi. Hal yang sama seperti seri A14 Bionic. Hanya saja kali ini, A15 Bionic memiliki 15 miliar transistor. Jumlah transistor tersebut lebih banyak dari A14 Bionic yang hanya berjumlah kisaran 11 milyar transistor. Dari segi skor Geekbench, A15 Bionic punya skor 1.746 untuk single core dan 4.772 untuk multicore.

2. Apple A14 Bionic

a14 bionic

Apple A14 Bionic merupakan chipset yang kencang di industri mobile. Chipset ini dibangun dengan proses fabrikasi 5 nanometer (nm). Dengan teknologi tersebut, Apple dapat menyematkan 11,8 miliar transistor di dalam sebuah chipset. Alhasil, kinerja perangkat dengan chipset ini punya peningkatan yang lebih tinggi hingga 40 persen dibanding A13 Bionic yang dibangun dengan fabrikasi 5 nm.

Apple A14 Bionic dibangun dengan enam prosesor inti berbasis intruksi set ARMv8.5-A. Keenam prosesor di chipset ini punya 2 core berkinerja tinggi, dan 4 core hemat daya. Sementara untuk pengolahan grafis, A14 Bionic mengandalkan GPU yang memiliki empat inti. Apple sendiri mengklaim jika kemampuan GPU di chipset ini 50 persen lebih kencang dibandingkan GPU di chip kelas atas buatan pabrikan lain.

Chipset yang diproduksi di TSMC ini punya keunggulan di sektor prosesor Neural Engine yang dapat menangani tugas-tugas terkait kecerdasan buatan dengan sokongan 16 inti. Ada juga kemampuan kinerja machine learning (ML) di chipset ini yang punya peningkatan 80 persen dibandingkan generasi sebelumnya, A13 Bionic.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, Apple A14 Bionic mengungguli kemampuan chipset dari produsen lain. Tentu hal ini juga cukup wajar mengingat chipset Apple menjadi optimal berkat dukungan ekosistem yang Apple ciptakan. Apple A14 Bionic sendiri jadi "otak" dari iPhone 12 series dan iPad Air 2020.

3. Snapdragon 888

Snapdragon 888

Snapdragon 888 5G merupakan chipset yang menawarkan performa kencang di ekosistem Android. Chipset ini dikembangkan Qualcomm dengan teknologi fabrikasi 5 nm. Chipset ini juga sudah mendukung jaringan 5G. Karena itu, embel-embel 5G ada di penamaan chipset ini.

Di dalam chipset ini, tersemat tiga kluster prosesor. Pertama, kluster Kryo 680 berjumalah empat core dengan kecepatan 1.8 GHz untuk performa yang hemat daya. Kluster kedua hadir dengan tiga core Kryo 680 dengan kecepatan 2.42 GHz untuk performa kencang. Dan  kluster prime Kryo 680 dengan satu core berkecepatan 2,84 GHz untuk performa lebih kencang.

Dengan spesifikasi tersebut, ponsel dengan Snapdragon 888 5G dapat menghasilkan nilai Antutu 8 di angka 700 ribuan. Namun, chipset ini tidak sekadar menawarkan performa. Ada juga fitur tambahan lain yang membuat chipset ini tergolong matang untuk digunakan di ponsel kelas atas. Salah satunya adalah fitur dukungan pengambilan gambar dalam cahaya rendah hingga pada titik 0,1 Lux.

Snapdragon 888 5G juga dilengkapi dengan tiga image signal processor (ISP) sekaligus, yakni Qualcomm Spectra 580, yang memungkinkan prosesor ini dapat mengakomodasi berbagai pekerjaan yang dilakukan smartphone hingga 25 persen lebih cepat. Selain itu, Snapdragon 888 5G sudah punya fitur-fitur modern. Sebut saja dukungan FastConnect 6900 6GHz, 4K QAM, dan Bluetooth 5.2

Snapdragon 888 5G ini jadi chipset kencang di 2021. Sayangnya, ada beberapa ponsel yang punya isu terhadap panasnya prosesornya. Namun, panas ini tidak terlalu mengganggu.

4. Exynos 2100

galaxy s21 exynos 2100

Exynos 2100 merupakan chipset yang jadi otak Samsung Galaxy S21 series. Chipset ini dibangun dengan proses fabrikasi EUV 5nm yang Samsung produksi sendiri. Chipset ini menawarkan performa yang lebih baik dan stabil dibandingkan Exynos kelas atas sebelumnya.

Chipset yang sudah mendukung jaringan 5G ini sendiri hadir dengan delapan core yang terbagi jadi tiga kluster. Yang pertama adalah dua prosesor Cortex-A78 dengan kecepatan 2,8 GHz untuk kebutuhan performa, sangat kencang, satu prosesor Cortex-X1 6 2,9 GHz untuk performa lebih kencang, dan 4 proesor Cortex-A55 2,2 GHz. Untuk prosesor grafis, hadir ARM Mali-G78 MP14 -yang jelas lebih baik dari pengolah grafis ARM Mali-G78 MP14.

Hal menarik dari Exynos 2100 adalah dukungan prosesor gambar dengan resolusi hingga 200MP. Satu hal yang menakjubkan mengingat Exynos 2100 jadi yang chipset yang pertama yang dukung hasil foto 200 MP.

5. Apple A13 Bionic

apple a13

Apple A13 Bionic dibangun oleh TMSC dengan teknologi 7 nm N7P (teknologi fabrikasi 7 nm generasi kedua). Chipset ini mengandung lebih dari 8,5 milyar transistor yang tentunya membuat chipset yang satu ini memiliki performa yang tinggi tetapi masih tetap hemat daya.

Apple A13 Bionic ini memiliki enam prosesor inti berbasis ARMv8.4-A. Di dalamnya, terdapat dua prosesor untuk performa tinggi dengan kecepatan 2,65 GHz yang dinamakan Lightning. Sementara empat prosesor lainnya adalah untuk hemat daya yang dinamakan Thunder.

Jika dibandingkan Apple A12 Bionic, 2 prosesor performa di A13 Bionic memiliki kemampuan 20% lebih cepat dan 30% lebih sedikit mengonsumsi daya. Sementara empat prosesor efisiensinya memiliki performa 20 persen lebih cepat dan 40% lebih sedikit mengonsumsi daya dibandingkan prosesor efisiensi yang ada di Apple A12 Bionic,

Performa grafis A13 Bionic juga punya performa lebih tinggi, yakni 20% lebih cepat dan 40% lebih hemat daya dibandingkan Apple A12 Bionic. Karena alasan inilah, ponsel iPhone yang memakai A13 Bionic punya performa sangat tinggi tetapi tetap hemat daya.

A13 Bionic ini digunakan di iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max. Ponsel iPhone SE 2020 atau iPhone SE generasi kedua juga memakai chipset Apple A13 Bionic.

6. Kirin 9000

kirin 9000e

Kirin 9000 merupakan pionir dalam menghadirkan chipset dengan fabrikasi 5 nm. Chipset besutan Huawei ini diproduksi TSMC dan boleh dibilang jadi produksi terbatas dari TSMC seiring dengan diberlakukannya pelarangan penggunaan Teknologi bagi Huawei dari pemerintah Amerika Serikat.

Hal yang cukup sulit bagi Huawei karena beberapa teknologi pembuatan chipset banyak yang memakai lisensi atau dimiliki perusahaan Amerika Serikat.

Terlepas dari hal tersebut, Kirin 9000 jadi chipset yang kencang dan mampu menawarkan performa yang baik lewat skor beberapa benchmark. Chipset ini sendiri terdiri dari delapan core yang terbagi jadi tiga cluster. Kluster pertama adalah tiga core ARM Cortex-A77 2,54 GHz untuk performa kencang, kluster kedua satu core Cortex-A77 3,13GHz untuk performa lebih kencang, dan kluster ketiga empat core Cortex-A55 2,04 GHz untuk hemat daya.

Sementara prosesor grafis yang ada di chipset ini adalah GPU Mali-G78 MP24. Kirin 9000 ini digunakan di ponsel Huawei Mate 40 Pro dan Huawei Mate 40 Pro+.

Kirin 9000 punya versi yang agak sedikit dibawah, Kirin 9000E. Chipset ini punya prosesor yang sama dengan Kirin 9000. Hanya saja pengolah grafisnya memakai GPU Mali-G78 MP22, yang bisa dibilang sedikit lebih kecil dari GPU Mali-G78 MP24. Kirin 9000E digunakan di Huawei Mate 40 versi standar. Baik, Kirin 9000 maupun Kirin 9000E, keduanya sudah mendukung jaringan 5G.

7. Snapdragon 870

10 Prosesor (Chipset) HP Terbaik di Dunia Tahun [year] 7

Snapdragon 870 adalah chipset besutan Qualcomm yang mendukung jaringan 5G dan banyak digunakan ponsel kelas atas di 2021. Bahkan, ada ponsel yang harganya terjangkau seperti POCO F3 yang menawarkan chipset ini.

Kehadiran chipset ini dianggap sebagai langkah Qualcomm agar produsen punya alternatif chipset kelas atas di 2021 selain Snapdragon 888. Pasalnya, banyak yang beranggapan kalau Snapdragon 888 punya performa yang terlalu kencang dan membuat ponsel punya bodi yang panas.

Perkiraan orang itu juga didasari karena Snapdragon 870 pada dasarnya adalah Snapdragon 865+ yang ditambah lagi kemampuannya.

Di dalam chipset Snapdragon 870 ini, tersemat tiga kluster prosesor. Pertama, kluster Kryo 585 berjumlah empat core dengan kecepatan 1,8 GHz untuk performa yang hemat daya. Kluster kedua hadir dengan tiga core Kryo 585 dengan kecepatan 2, 42 GHz untuk performa kencang. Dan  kluster prime Kryo 585 dengan satu core berkecepatan 3,2 GHz untuk performa lebih kencang.

Pembeda dalam hal ini hanya ada di kluster prime Kryo 585 yang punya 0,1 GHz lebih tinggi dari Snapdragon 865+. Sisianya, GPU dan fitur-fitur lain di dalamnya mirip dengan Snapdragoin 865+. Snapdragon 870 sendiri digunakan di beberapa ponsel yang punya nilai baik. Contohnya lainnya adalah vivo X60 dan X60 Pro.

8. Exynos 1080

Exynos 1080

Exynos 1080 merupakan chipset besutan Samsung. Chipset ini jadi otak vivo X60 dan X60 Pro yang khusus dijual untuk pasar Tiongkok. Karena itu, vivo X60 dan X60 Pro yang masuk resmi ke Indonesia tidak memakai Exynos 1080.

Chipset ini dibangun dengan proses EUV 5nm yang diklaim Samsung dapat mendongkrak kinerja single-core 50 persen lebih tinggi dari generasi sebelumnya.  Sementara kinerja multi-core Exynos 1080 diklaim dua kali lebih ngebut dibanding pendahulunya.

Exynos 1080 ini memiliki empat core dengan tiga kluster. Yang pertama adalah 1 prosesor Cortex-A78 2,8 GHz untuk kebutuhan performa sangat kencang, 2 prosesor Cortex-A78 2,6 GHz untuk performa kencang, dan 4 proesor Cortex-A55 2,00 GHz untuk hemat daya. Untuk prosesor grafis, hadir ARM Mali-G78 MP.

Di dalam Exynos 1080 sendiri terdapat fitur NPU yang dapat memproses 5,7 TOPS, dukungan RAM LPDDR5/LPDDR4x, serta storage UFS 3.1. Selain itu, chipset ini telah mendukung 4G dan 5G. Sementara jaringan 4G hadir dengan dukungan jaringan 4G LTE Cat.18 dengan kecepatan downlink 1,2 Gbps dan uplink 200 Mbps.

9. Dimensity 1200

Dimensity 1200

Dimensity 1200 adalah chipset dari Mediatek yang dibangun dengan proses fabrikasi 6m. Chipset ini diperkenalkan bersamaan dengan Dimensity 1100 yang bisa dibilang punya kemampuan yang tidak jauh berbeda. Mediatek sendiri mengklaim jika kedua chipset ini punya kinerja 22 persen lebih kuat dan efisiensi daya hingga 25 persen dibanding seri Dimensity 1000.

Dimensity 1200 sendiri merupakan cipset dengan delapan core yang terbagi jadi tiga cluster. Kluster pertama adalah tiga core ARM Cortex-A78 2,6 GHz untuk performa kencang, kluster kedua satu core ARM Cortex-A78 3 GHz untuk performa lebih kencang, dan kluster ketiga adalah empat core ARM Cortex-A55 2 GHz untuk hemat daya. Sementara prosesor grafis yang ada di chipset ini adalah ARM Mali-G77 MC9.

Hal yang mengejutkan bahwa chipset ini diklaim Mediatek punya kemampuan memproses foto dan video dengan kualitas lebih bagus ketimbang jajaran iPhone 12. Dimensity 1200 sudah digunakan di Redmi K40 Gaming dan realme GT Neo Flash.

10. Snapdragon 865+

Snapdragon 865+

Snapdragon 865+ atau Snapdragon 865 Plus adalah chipset yang kencang. Hal ini karena chipset ini dibekali dengan prosesor dengan clock yang tinggi dan GPU yang tinggi pula. Chipset ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang membuat performanya kencang.

Di dalam chipset ini, tersemat tiga kluster prosesor. Pertama, kluster Kryo 585 berjumalah empat core dengan kecepatan 1.8 GHz untuk performa yang hemat daya. Kluster kedua hadir dengan tiga core dengan kecepatan 2.42 GHz untuk performa kencang. Dan  kluster prime Kryo 585 dengan satu core berkecepatan 3,1 GH zuntuk performa lebih kencang.

Snapdragon 865+ juga punya fitur  khusus untuk bermain fim. Fitur tersebut adalah fitur untuk memainkan gim sampai 144 fps. Tersedia pula fitur True 10-bit HDR gaming. Menilik fitur tersebut, tampak kalau chipset ini dihadirkan untuk ponsel khusus game.

Demikianlah pemaparan soal daftar chipset terbaik di industri mobile. Jika Anda memang mencari HP yang kencang dan berkelas, memang sebaiknya mencari HP dengan salah satu chipset dari daftar tersebut.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram