Carisinyal / Buyer Guide / Inilah 10 Prosesor HP Terbaik di Dunia Tahun 2020

Inilah 10 Prosesor HP Terbaik di Dunia Tahun 2020

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 Juli 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jika Anda perhatikan, saat ini di industri mobile, chipset jadi tulang punggung utama sebuah smartphone. Karena itu wajar ketika ada HP baru hadir, yang orang akan lihat adalah chipset apa yang digunakan di HP tersebut. Apakah Anda juga termasuk demikian?

Hal yang wajar sebenarnya memperhatikan chipset terlebih dulu sebelum memutuskan membeli sebuah HP. Chipset bisa dibilang adalah otak dari sebuah smartphone. Jika otaknya saja lambat tentu akan berpengaruh pada cara kerja HP tersebut.

Nah, jika Anda memang mencari HP dengan chipset terbaik, Anda bisa memilih HP yang dibekali salah satu dari 10 chipset terbaik. Penentuan terbaik ini didasarkan dari nilai Antutu yang didapatkan perangkat yang memakai chipset tersebut. Meskipun Antutu bukan patokan sepenuhnya tetapi nilainya sering jadi indikator kemampuan sebuah chipset dan HP. Tanpa berlama-lama lagi, berikut urutan chipset terbaik versi Carisinyal.

 

1. Apple A13 Bionic

 

Apple A13 Bionic dibangun oleh TMSC dengan teknologi 7 nm N7P (teknologi fabrikasi 7 nm generasi kedua). Chipset ini mengandung lebih dari 8,5 milyar transistor yang tentunya membuat chipset yang satu ini memiliki performa yang tinggi tetapi masih tetap hemat daya.

Apple A13 Bionic ini memiliki enam prosesor inti berbasis ARMv8.4-A. Di dalamnya, terdapat dua prosesor untuk performa tinggi dengan kecepatan 2,65 GHz yang dinamakan Lightning. Sementara empat prosesor lainnya adalah untuk hemat daya yang dinamakan Thunder.

Jika dibandingkan Apple A12 Bionic, 2 prosesor performa di A13 Bionic memiliki kemampuan 20% lebih cepat dan 30% lebih sedikit mengonsumsi daya. Sementara empat prosesor efisiensinya memiliki performa 20 persen lebih cepat dan 40% lebih sedikit mengonsumsi daya dibandingkan prosesor efisiensi yang ada di Apple A12 Bionic,

Performa grafis A13 Bionic juga punya performa lebih tinggi, yakni 20% lebih cepat dan 40% lebih hemat daya dibandingkan Apple A12 Bionic. Karena alasan inilah, ponsel iPhone yang memakai A13 Bionic punya performa sangat tinggi tetapi tetap hemat daya.

A13 Bionic ini digunakan di iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max. Ponsel iPhone SE 2020 atau iPhone SE generasi kedua juga memakai chipset Apple A13 Bionic.

2. Snapdragon 865+

Snapdragon 865+ atau Snapdragon 865 Plus adalah chipset yang kencang. Hal ini karena chipset ini dibekali dengan prosesor dengan clock yang tinggi dan GPU yang tinggi pula. Chipset ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang membuat performanya kencang.

Di dalam chipset ini, tersemat tiga kluster prosesor. Pertama, kluster Kryo 585 berjumalah empat core dengan kecepatan 1.8 GHz untuk performa yang hemat daya. Kluster kedua hadir dengan tiga core dengan kecepatan 2.42 GHz untuk performa kencang. Dan  kluster prime Kryo 585 dengan satu core berkecepatan 3,1 GH zuntuk performa lebih kencang.

Snapdragon 865+ juga punya fitur  khusus untuk bermain fim. Fitur tersebut adalah fitur untuk memainkan gim sampai 144 fps. Tersedia pula fitur True 10-bit HDR gaming. Menilik fitur tersebut, tampak kalau chipset ini dihadirkan untuk ponsel khusus game. ASUS ROG III rencananya akan memakai chipset ini.

3. Snapdragon 865

Snapdragon 865

Snapdragon 865 merupakan chipset yang tergolong kencang. Chipset ini yang jadi pondasi hadirnya Snapdragon 865+. Karena itu, kedua teknologi chipset ini sebenarnya hampir sama, termasuk tipe CPU dan GPU. Hanya saja Snapdragon 865+ memiliki peningkatan clock dan dilengkapi fitur untuk memaksimalkan pengalaman bermain gim lebih baik.

Snapdragon 865 memiliki jumlah dengan tiga kluster yang persis seperti Snapdragon 865+. Hanya kluster Kryo 585 Prime di chipset memiliki kecepatan 2.84 GHz, bukan 3,1 GHz. Chipset ini juga punya GPU Adreno 650 yang kecepatannya 10 persen lebih rendah dibandingkan Adreno 650 yang tersemat pada Snapdragon 865.

Snapdragon 865 banyak digunakan sebagai chipset andalan ponsel Android kelas atas. Ponsel resmi yang hadir di Indonesia yang memakai chipset diantaranya adalah OPPO Find X2 Pro, OPPO Find X2, Xiaomi Mi 10, Black Shark 3, dan Poco F2 Pro.

Snapdragon 865 sendiri adalah salah satu chipset dari Qualcomm yang sudah terintegrasi dengan modem 5G. Karena itu, ponsel yang memakai Snapdragon 865 (dan Snapdragon 865+) pada dasarnya sudah 5G ready. Hanya saja untuk Indonesia, jaringan 5G belum tersedia sehingga fitur ini tidak bisa dimaksimalkan.

4. Exynos 990

Exynos 990 merupakan chipset yang jadi otak Samsung Galaxy S20 series. Chipset ini dibangun dengan proses EUV 7nm oleh Samsung sendiri. Chipset ini diklaim Samsung memiliki peningkatan 25% untuk kemampuan CPU dan peningkatan sampai 20% untuk kemampuan GPU jika dibandingkan Exynos 9825, chipset kelas atas lainnya dari Samsung.

Exynos 990 ini memiliki empat core dengan tiga kluster. Yang pertama adalah 2 prosesor Mongose 2,73 GHz untuk kebutuhan performa sangat kencang, 2 prosesor Cortex-A76 2,50 GHz untuk performa, dan 4 proesor Cortex-A55 2,00 GHz. Untuk prosesor grafis, hadir ARM Mali-G77 yang memiliki 20% peningkatan performa grafis serta efisiensi tenaga.


Dari berbagai hasil pengujian, Exynos 990 ini memilki performa di bawah Snapdragon 865. Secara statistik angka, beberapa angka pengujian mendekati performa Snapdraogn 865 tetapi masih tetap di bawah Snapdragon 865.

Exynos 990 ini dapat ditandemkan dengan modem seluler 5G. Sayangnya, karena Indonesia belum mendukung dan memiliki regulasi terkait 5G, ponsel dengan Exynos 990 yang resmi hadir di Indonesia tidak dilengkapi dengan jaringan 5G.

5. Dimensity 1000

Dimensity 1000 adalah chipset dari Mediatek yang kehadirnanya cukup mengejutkan. Mengejutkan karena biasanya Mediatek fokus pada produk chipset untuk kelas menengah ke bawah. Tetapi hadirnya Dimensity 1000 jelas membuat Mediatek tampak ingin bersaing juga di kelas atas. Terlebih karena Dimensity 1000 juga sudah mendukung modem 5G terintegrasi.

Dimensity 1000 sendiri merupakan cipset dengan delapan core yang terbagi jadi dua cluster. Kluster pertama adalah empat core ARM Cortex-A77 2,6 GHz untuk performa kencang dan kluster kedua adalah empat core ARM Cortex-A55 2 GHz untuk hemat daya. Sementara prosesor grafis yang ada di chipset ini adalah ARM Mali-G77.

Kombinasi tersebut membuat performa Dimensity 1000 tidak bisa diremehkan. Di beberapa pengujian, menunjukan kalau chipset ini memiliki performa mendekati Snapdragon 865. Salah satu contoh ponsel yang memakai Dimensity 1000 adalah OPPO Reno3 5G.

Dimensity 1000 juga semakin menarik karena dibekali kinerja AI (APU) versi 3.0. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan dorongan kinerja signifikan sebesar 4,5 TOPS. Untuk jaringan 5G, chipset ini hanya mendukung jaringan 5G sub-6 GHz untuk tipe stand alone (SA) maupun non-stand alone (NSA).

Dimensity 1000 punya varian yang dinamakan Dimensity 1000+. Chipset ini memiliki performa yang lebih baik dan lebih hemat daya dibandingkan Dimensity 1000. Sayangnya, belum banyak ponsel yang dibekali chipset ini. Yang memakai chipset Dimensity 1000 juga masih tergolong jarang.

6. Apple A12 Bionic

apple a12 bionic

Apple A12 Bionic adalah chipset besutan Apple yang dibangun dengan fabrikasi FinFET 7nm. Dengan fabrikasi yang kecil, chipset ini bisa memiliki kepadatan komponen 1,6 kali lebih padat. Selain itu, chipset ini juga memiliki performa 20 kali lebih cepat dan memiliki efisiensi baterai sampai 40%.

Klaim tersebut ada benarnya karena perangkat yang memakai chipset  Apple A12 Bionic memiliki kinerja yang tinggi. Tengok saja kemampuan dari iPhone XR, iPhone XS, dan iPhone XS Max. Ketiga HP tersebut diotaki Apple A12 Bionic dan mampu menghasilkan nilai Antutu mencapai 360 ribuan lebih.

Apple A12 Bionic juga memiliki varian bernama Apple A12X Bionic. Chipset ini digunakan di perangkat iPad Pro 2018 dan mampu menghasilkan performa tinggi. Nilai Antutu iPad Pro ini bisa mencapai 560 ribuan. Nilai yang tentunya tinggi sekali dan tentunya ini salah satu chipset terbaik untuk game.

7. Snapdragon 855 Plus

snapdragon 855+

Snapdragon 855+ merupakan versi upgrade dari Snapdragon 855. Snapdragon 855+ ini hadir dengan kecepatan CPU yang lebih tinggi khusus untuk kluster Kryo 485 Gold satu core-nya. Untuk performa  GPU, Snapdragon 855+ memakai Adreno 640 dengan kecepatan 672 MHz. Kecepatan ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan Adreno 640 di Snapdragon 855.

Karena memiliki clock CPU dan GPU lebih tinggi, Snapdragon 855+ atau bisa disebut juga Snapdragon 855 Plus banyak digunakan untuk ponsel khusus bermain gim. Beberapa tipe ponsel kelas atas yang tidak dikhususkan untuk bermain gim juga banyak yang memakai chipset ini.

Ponsel dengan Snapdragon 855 Plus yang hadir resmi di Indonesia diantaranya adalah ASUS ROG Phone II, Realme X2 Pro, Black Shark 3 Pro, dan Realme X3 Superzoom. Sementara di global, banyak ponsel yang memakai chipset ini.

8. Kirin 990 5G

kirin 990 5g performa

Snapdragon 855 punya versi upgrade yakni Snapdragon 855+. Snapdragon 855+ ini memiliki clock CPU yang lebih tinggi untuk Kryo 485 Gold satu core-nya. Sementara untuk GPU, masih sama yakni Adreno 640 tetapi dengan kecepatan 672 MHz. Sementara Adreno 640 di Snapdragon 855 hanya memiliki kecepatan 585 MHz.

9. Snapdragon 855

snapdragon 855

Snapdragon 855 adalah salah satu chipset terbaik Android saat ini. Chipset ini memiliki prosesor dan GPU yang tergolong kencang. Adalah Kryo 485 dan pengolah grafis Adreno 640 yang jadi penyebab kenapa chipset ini kencang. Tetapi selain prosesor dan GPU, chipset ini memiliki banyak fitur seperti hadirnya DSP Hexagon 690 dan ISP Spectra 380 yang mendukung sensor kamera sampai 48 MP.

Chipset yang juga dilengkapi modem untuk jaringan 5G ini digunakan di beberapa HP Kelas atas. Oppo Reno 10x Zoom, dan LG G8 ThinQ, Xiaomi Mi 9, Lenovo Z5 Pro GT, bahkan Samsung Galaxy S10 yang khusus untuk kawasan Amerika juga memakai chipset ini. Nilai Antutu dari chipset atau prosesor HP ini bersaing dengan Apple A12, dengan skor tinggi untuk Xiaomi Mi 9 yang mencapai angka 370 ribuan.

10. Exynos 9825

 

Di peringkat tiga, ada Exynos 9820. Chipset besutan Samsung ini ditanamkan di perangkat Samsung Galaxy S10 series yang khusus dijual untuk pasar global (kecuali Amerika). Chipset ini dibangun dengan teknologi fabrikasi 8 nm yang didalamnya terdapat tiga kluster prosesor yakni Cortex A55, Cortex A75, dan Exynos M4 dengan kombinasi prosesor 4+2+2.

Untuk GPU, chipset ini dibekali GPU Mali-G76 MP12 yang secara kemampuan tergolong mumpuni dan kencang. Hal ini juga terlihat dari nilai Antutu yang didapatkan oleh Samsung Galaxy S10 series di angka 320 sampai 330 ribuan.

Itulah daftar chipset terbaik di industri mobile. Jika Anda memang mencari HP yang kencang dan berkelas, memang sebaiknya mencari HP dengan salah satu chipset dari daftar tersebut.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

3 Responses

  1. Bersyukur pakai Chipset Apple A12 Bionic, kinerja kencang tetapi efisien dalam mengkonsumsi daya. Overall, sangat memuaskan anyway!

  2. Rekomendasinya untuk hp dgn prosesor terbaik, gpu & cpu, ram 6-8 GB dgn harga dikisaran 3-4 jt an gan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *