5 Game Perang Terbaik yang Sangat Menantang di Android
Bosan dengan game kasual yang kurang menantang? Anda menyukai game dengan genre war atau perang-perangan? Nah, di sinilah Anda bisa menemukan game perang yang paling menantang dengan unsur senjata juga elemen aksi.
Kali ini saya akan membahas game terbaik yang bertema peperangan. Game perang yang akan diulas sangat bervariasi, ada peperangan antar bangsa/klan, perang militer hingga game perang dengan story unik. Silahkan simak sampai selesai, ya!
1. World War 2

World War 2 merupakan game First Person Shooting bertemakan Perang Dunia II. Selain berusaha menumbangkan lawan dengan tembakan presisi bersama rekan satu tim, Anda juga harus melakukan beberapa kostumisasi sebagai salah seorang prajurit.
Anda harus memilih kebangsaan, armor, helm, skin, dan tentu saja senjata yang harus dipakai. Semuanya bertemakan Perang Dunia II tahun 1940-an, jadi jangan harap Anda mendapatkan senjata modern. Semuanya merupakan senjata retro seperti DP-28, Lewis Gun, M30 Luftwaffe, Owen Gun, Breda M1935 PG, hingga hand knife, dagger, dan katana.
Game ini juga menawarkan map bersejarah yang mirip dengan lokasi-lokasi Perang Dunia II. Pokoknya, Anda bisa sedikit banyak merasakan jadi pasukan perang di zaman tersebut.
World War 2 juga menawarkan beberapa mode permainan. Selain Team Deathmatch, ada juga mode Point Capture, Knives Only, Free-For-All, Arm Race, Bomb, juga Random Mode.
Saya sendiri mencoba Random Mode untuk pertama kali dengan durasi match selama 5 menit. Di mode ini, saya dipasangkan dengan 4 anggota tim untuk melawan 5 orang musuh.
Selama 5 menit tersebut, saya dan tim harus bisa mendapatkan banyak poin dari mengeksekusi lawan. Meski sudah tumbang, pemain akan respawn kembali secara otomatis. Jadi selama 5 menit tersebut, kita harus bisa bekerja sama mengeksekusi lawan sekaligus menghindari serangan musuh.
Hal yang saya suka dari World War 2:
- Game FPS bertemakan Perang Dunia II dengan vibes yang sangat mirip.
- Semua senjata, armor, helm, hingga skin prajurit bertemakan PD II.
- Kita juga akan memilih kebangsaan prajurit.
- Punya beberapa mode permainan yang menarik.
- Lokasi-lokasi dalam map dibuat berdasarkan lokasi-lokasi PD II sungguhan.
- Game tidak memakan memori yang terlalu besar untuk ukuran game FPS.
2. Warpath

Warpath menggabungkan beberapa jenis permainan sekaligus: game sniper, game perang, dan game pembangunan. Tidak heran jika game ini memakan cukup banyak ruang penyimpanan. Untuk misi-misi awal saja, ukurannya sudah mencapai sekitar 3 GB di ponsel saya.
Namun, keseruan yang ditawarkan Warpath benar-benar sebanding dengan ukuran gamenya. Di sini, kita berperan sebagai seorang sniper yang membantu pasukan militer menghancurkan musuh. Kamu akan mengeksekusi pasukan lawan dari jarak jauh, terlibat dalam pertarungan jarak dekat, mengumpulkan serta meng-upgrade senjata, sekaligus membangun pasukan dan markas militer.
Yang saya suka, Warpath punya cerita yang asyik untuk diikuti. Setiap quest terasa berbeda tergantung alur ceritanya.
Saat saya mencobanya, quest pertama mengharuskan saya mengeksekusi penjaga markas dari jarak jauh, quest berikutnya membuat saya menembak bom, lalu di quest ketiga saya harus melakukan pertarungan jarak dekat melawan musuh. Masih banyak variasi quest lain yang makin membuat gameplay terasa dinamis.
Adanya elemen cerita membuat pertarungan jadi jauh dari kata membosankan. Rasanya ingin terus mengikuti quest sampai ceritanya berkembang lebih jauh.
Dari segi grafis dan audio, Warpath juga cukup unggul. Efek slow motion di momen-momen tertentu membuat pertempuran terasa lebih intens. Singkatnya, Warpath adalah salah satu game perang yang punya banyak elemen kejutan berkat story-nya.
Hal yang saya sukai dari Warpath
- Game perang dengan storyline yang menarik
- Banyak quest dengan variasi tujuan, sehingga pertarungan tidak monoton
- Ada unsur pembangunan markas
- Grafis memukau dengan animasi intens dan audio yang imersif
- Tidak mudah membuat pemain bosan meski dimainkan lama
Hal yang perlu diperhatikan di Warpath:
- Membutuhkan ruang penyimpanan besar, sekitar 3 GB
3. Art of War 3

Mencari game perang RTS (Real-time strategy)? Art of War 3 bisa jadi opsi yang paling seru. Game ini mengambil storyline saat dunia dilanda konflik besar dan terbelah menjadi dua faksi.
Ada faksi Confederation yang punya misi untuk membangun dunia tanpa perang dan kekerasan. Faksi ini akan membuat pasukan yang melawan ancaman global menggunakan teknologi dan kendaraan militer yang sangat kuat.
Selain itu, ada juga faksi Resistance yang berusaha memperjuangkan kebebasan dan hak asasi manusia. Kekuatan mereka berada pada kecepatan, stealth, dan serangan kejutan. Mereka sangat unggul dalam bidang persenjataan. Nah, Anda harus memilih jadi salah satu dari kedua faksi tadi.
Anda harus bisa menguasai markas lawan. Caranya adalah dengan memperkuat markas Anda, memproduksi kendaraan tempur dan persenjataan, juga melatih para prajurit Anda.
Strategi Anda akan dilatih; kapan harus mengintai musuh, kapan harus menggerakkan pasukan, menambah pasukan, dan memulai menjalankan pasukan tank. Anda harus mengaturnya secara real-time.
Oh iya, selain melawan bot, Anda juga bisa memainkan game ini dengan mode PvP, di mana Anda akan berhadapan dengan faksi lawan milik pemain lain. Mode ini menawarkan tantangan berkali lipat lebih sulit, lho; apalagi ketika lawan sudah punya infanteri yang sangat kuat.
Hal yang saya sukai dari Art of War 3:
- Game RTS bertema peperangan
- Banyak elemen yang harus diatur dalam game
- Visual cukup bagus
- Peperangan dilakukan otomatis, namun kita tetap harus menggerakkan berbagai elemennya
- Bisa melawan AI atau pemain lain
Hal yang perlu dipertimbangkan di Art of War 3:
- Game bisa terasa monoton dalam jangka waktu lama
4. War Machines

Bila ingin merasakan sensasi peperangan menggunakan tank, maka Anda bisa mencoba War Machines. Di game ini, Anda akan mengendarai tank militer dan mencoba melawan musuh dengan menembaki tank mereka sampai hancur. Gameplay-nya mirip seperti game FPS, namun dalam tank.
Anda akan diberikan radar, juga tombol kontrol seperti tembak. Tank yang bisa Anda gunakan juga bermacam-macam, misalnya Chaffee, Renault FT, Panther, Scorpion, 2S1 Gvozdika, hingga Leopard. Anda bisa membeli tank-tank ini dengan koin yang dikumpulkan dari memenangkan banyak match atau dengan pembelian dalam game.
Tank juga bisa di-upgrade kekuatan serangan, tembakan, pergerakan, juga armornya. Tank Anda ini juga bisa diberikan corak khusus, bendera, dan decals agar semakin terasa seperti tank militer.
War Machines pastinya memberikan pengalaman game perang yang unik karena kita benar-benar menjadi tank militer. Bahkan, tidak ada sama sekali animasi pasukan atau prajurit yang mengendarai tank. Kita 100% menjadi tank dalam peperangan.
Meski begitu, kontrol game ini tetap sederhana. Pemula pun rasanya akan tetap bisa memainkan game satu ini. Yang saya suka lagi, recoil game tak begitu sulit; apalagi ukuran tank yang besar memudahkan pemain untuk menembaki bodi tank lawan.
Sayangnya menurut saya pribadi, animasi game ini masih belum terlalu bagus. Tapi game tetap berjalan mulus tanpa lag ketika saya memainkannya.
Hal yang saya sukai dari War Machines:
- Game pertarungan tank militer
- Gameplay seperti FPS tapi lebih simpel
- Ada berbagai jenis tank yang bisa digunakan, juga upgrade bagian-bagian tank
- Ada kostumisasi corak tank juga
- Game berjalan lancar di perangkat yang saya gunakan
- Recoil tak sulit
Hal yang perlu diperhatikan di War Machines:
- Animasi game bukan yang terbaik di kelasnya
5. Vikings: War of Clans

Game Vikings memadukan game MMORPG dan strategi dengan unsur pembangunan kota/peradaban. Anda akan disuruh untuk menata dan mendirikan peradaban. Mulai dari membangun kuil, barak, dan bangunan lain.
Selain itu, Anda juga harus melatih prajurit agar bisa memata-matai lawan dan menyerang mereka bila suatu saat mereka mengganggu kota (klan) Anda. Game ini mengangkat tema bangsa Viking.
Kemampuan berpikir strategi Anda juga akan dilatih dengan adanya sesi puzzle singkat yang berhubungan dengan quest yang diberikan pada Anda. Misalnya, di salah satu quest saya diberikan misi untuk membebaskan seorang prajurit yang terjebak di clan lawan.
Gameplay-nya sendiri dikemas dalam bentuk Pin Pull Puzzle, di mana saya harus menggeser pin dengan urutan yang tepat agar karakter saya bisa mendekati prajurit yang terjebak.
Vikings juga tak hanya sekadar game PvE melawan AI. Anda juga bisa melawan clan pemain lain nantinya bila clan Anda sudah kuat. Bila bisa menaklukkan clan lawan, Anda bisa menguasai sumber dayanya dan membuat clan Anda semakin kuat.
Grafik dan visual game ini memang bukan yang terbaik di kelasnya. Namun, game ini punya unsur perang yang tak kalah menarik untuk dimainkan meski perangnya sendiri auto-battle.
Hal yang saya sukai di Vikings:
- Game MMORPG dengan unsur pembangunan clan
- Ada sesi gameplay Pin Pull Puzzle juga
- Ada mode PvE melawan AI atau PvP melawan pemain lain
- Visual bertemakan bangsa Viking dan Nordik
Hal yang perlu diperhatikan di Vikings:
- Ada unsur perangnya namun otomatis
- Grafisnya biasa saja
Itulah beberapa game perang yang seru dan cukup menantang untuk Anda mainkan. Walau bertemakan perang, genre game-nya tetap bermacam-macam. Yang pasti, semuanya sangat seru untuk dimainkan dan cukup memacu adrenalin. Selamat bermain!

