10 HP & Tablet Motorola Terbaru di Tahun 2026
Motorola merupakan produsen ponsel yang menjadi salah satu pionir dalam menciptakan teknologi bernama telepon seluler. Bersama Nokia dan Sony Ericsson, Motorola merupakan produsen ponsel papan atas pada masa featured phone sedang berjaya.
Akan tetapi di era ponsel pintar, gaung Motorola sempat meredup. Mereka bahkan sempat bergonta-ganti kepemilikan hingga kini akhirnya berada di bawah naungan Lenovo.
Untungnya kini mereka mulai mengeluarkan produk-produk baru lagi yang menarik, termasuk untuk pasar Indonesia. Nah, di artikel ini Carisinyal akan mengulas daftar ponsel dan tablet terbaru Motorola yang dijual secara resmi di Indonesia tersebut.
1. Motorola Razr 60
| Rilis | 2025 |
| Layar | Foldable LTPO AMOLED 6.9 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400X |
| Baterai | Li-Po 4500 mAh |
Yang paling langsung terasa saat memegang Razr 60 adalah kualitas materialnya. Motorola menawarkan dua pilihan finishing yaitu Leather Inspired dan Nylon Inspired Finish, sehingga terasa premium dan tidak licin di tangan.
Warna-warnanya pun dikurasi bersama Pantone, menghadirkan pilihan Gibraltar Sea, Parfait Pink, dan Spring Bud yang terasa jauh dari biasa. Engselnya dibuat dari titanium yang diklaim tahan hingga 500 ribu kali lipatan, sebuah angka yang setara dengan lebih dari satu dekade pemakaian intensif.
Layar utamanya berupa panel pOLED LTPO 6,9 inci dengan refresh rate adaptif 1 hingga 120Hz dan kecerahan puncak 3.000 nits. Sementara layar eksternalnya berukuran 3,6 inci dengan panel pOLED 90Hz.
Yang membuat Razr 60 berbeda dari ponsel lipat lain adalah kemampuan layar luar tersebut menjalankan semua aplikasi secara penuh tanpa perlu instalasi tambahan, termasuk WhatsApp, YouTube, hingga aplikasi perbankan.
Dari sisi kamera, Razr 60 membawa kamera utama 50 MP dengan OIS dan kamera ultrawide 13 MP, ditambah kamera depan 32 MP yang bisa merekam video hingga 4K. Salah satu fitur paling uniknya adalah perekaman video berbasis gesture, di mana pengguna bisa memulai, menjeda, dan menghentikan rekaman hanya dengan isyarat tangan tanpa menyentuh layar.
2. Motorola Moto G57 Power
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.72 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4 |
| Baterai | Li-Ion 7000 mAh |
Moto G57 Power adalah perangkat pertama di dunia yang menggunakan chipset Snapdragon 6s Gen 4, sekaligus membawa baterai 7.000 mAh menggunakan teknologi silikon-karbon.Kombinasi dua hal itu bukan kebetulan. Teknologi silikon-karbon memungkinkan kapasitas baterai yang besar dikemas di dalam bodi yang tetap ramping di ketebalan 8,6 mm.
Motorola mengklaim baterai ini mampu bertahan hingga 60 jam dalam satu kali pengisian daya. Pengisian dayanya menggunakan teknologi 30W TurboPower yang sudah mampu memberikan tenaga untuk seharian penuh hanya dalam 30 menit.
Untuk kamera, Moto G57 Power mengandalkan sensor utama 50 MP Sony LYT-600 dengan OIS.. Dilengkapi kamera ultrawide 8 MP, ponsel ini juga sudah dibekali fitur AI berbasis Moto AI dan Google Photos seperti Magic Eraser, Photo Unblur, dan Auto Night Vision untuk mengoptimalkan setiap foto.
Layarnya menggunakan panel IPS LCD 6,72 inci dengan refresh rate 120 Hz dan dilindungi Corning Gorilla Glass 7i. Ketahanannya pun tidak main-main karena sudah mengantongi sertifikasi IP64 dan MIL-STD-810H.
3. Motorola Moto G67 Power 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.7 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 7s Gen 2 |
| Baterai | Li-Ion 7000 mAh |
Nama Power di ekor nama ponsel ini bukan sekadar gimmick. Motorola Moto G67 Power 5G benar-benar membawa baterai yang luar biasa besarnya, yaitu 7.000 mAh menggunakan teknologi silikon-karbon. Hasilnya, baterai bisa diisi ulang ribuan kali tanpa cepat kehilangan kapasitasnya.
Motorola mengklaim baterai ini mampu bertahan hingga 130 jam memutar musik, 33 jam menonton video, 28 jam web browsing, hingga 49 jam menelepon. Ketika perlu diisi ulang, teknologi 45W TurboPower siap mengisi kembali baterai dengan cepat.
Performa ponsel ini ditopang oleh chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 2 yang sudah mendukung jaringan 5G. Layarnya menggunakan panel IPS LCD berukuran 6,72 inci dengan resolusi Full HD+ dan dilindungi Corning Gorilla Glass 7i.
Kamera utamanya beresolusi 50 MP menggunakan sensor Sony LYTIA 600 yang terkenal andal dalam berbagai kondisi pencahayaan. Seluruh kameranya, termasuk kamera ultrawide 8 MP dan kamera depan 32 MP, mampu merekam video hingga resolusi 4K.
4. Motorola Moto Pad 60 Neo
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 11.0 inci |
| Chipset | Mediatek Dimensity 6300 |
| Baterai | Li-Po 7040 mAh |
Motorola Moto Pad 60 Neo adalah tablet yang diposisikan tepat di tengah antara varian Pro dan Lite dari lini Moto Pad 60 Series. Yang langsung mencuri perhatian adalah kehadiran stylus Moto Pen langsung dalam paket penjualannya, sesuatu yang jarang ditemukan di harga ini.
Layarnya berukuran 11 inci dengan resolusi 2,5K dan refresh rate 90Hz, serta sudah mendapatkan sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light untuk kenyamanan mata saat digunakan lama. Desainnya sangat tipis di angka 6,99 mm dengan bobot sekitar 480 gram sehingga terasa ringan dan nyaman dibawa bepergian.
Di dapur pacu, Moto Pad 60 Neo menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6300 yang sudah mendukung 5G, dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB yang masih bisa diperluas via microSD hingga 2 TB.
Baterainya berkapasitas 7.040 mAh dengan fast charging 20W, diklaim mampu menemani aktivitas hingga 12 jam penuh. Empat speaker dengan teknologi Dolby Atmos tersedia untuk pengalaman audio yang imersif, dan jack audio 3,5 mm masih dipertahankan.
5. Motorola Moto G06 Power
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.88 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G81 Extreme |
| Baterai | Li-Po 7000 mAh |
Di harga 1,5 jutaan, susah sekali menemukan ponsel dengan baterai 7.000 mAh. Motorola Moto G06 Power hadir dengan kapasitas baterai jumbo itu dan membuktikan bahwa harga murah tidak harus berarti memiliki baterai yang kecil.
Motorola mengklaim baterai 7.000 mAh pada G06 Power mampu bertahan hingga 65 jam atau setara 3 hari pemakaian normal dalam satu kali pengisian. Teknologi Turbopower 20W mampu memberikan tenaga untuk 7 jam pemakaian hanya dalam 15 menit pengisian.
Layarnya berukuran 6,88 inci dengan refresh rate 120 Hz yang terasa mulus untuk kelasnya, serta kecerahan 600 nits yang masih cukup nyaman dipakai di luar ruangan. Layar ini dilindungi Corning Gorilla Glass 3.
Di sektor kamera, tersedia kamera utama 50 MP dengan AI Portrait Mode dan Auto Night Vision, serta kamera depan 8 MP. Menariknya, Moto G06 Power sudah dilengkapi Mode Pro pada kameranya sehingga pengguna bisa mengatur ISO, apertur, dan shutter speed layaknya kamera profesional.
6. Motorola Moto Pad 60 Pro
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 12.7 inci |
| Chipset | Mediatek Dimensity 8300 |
| Baterai | Li-Po 10200 mAh |
Motorola Moto Pad 60 Pro menghadirkan layar 12,7 inci beresolusi 3K dengan refresh rate 144 Hz, speaker empat unit bersertifikasi JBL dengan Dolby Atmos, dan stylus Moto Pen Pro yang sudah tersedia langsung dalam paket penjualan.
Layar 3K 144Hz di tablet 6 jutaan adalah sesuatu yang patut diapresiasi. Tampilannya tajam, responsif, dan sudah mendapat tiga sertifikasi TÜV Rheinland untuk kenyamanan mata. Stylus Moto Pen Pro-nya sendiri bisa bertahan hingga 35 jam dan mengisi daya via USB-C, sehingga tidak perlu repot memikirkan baterai stylus terpisah.
Untuk performa, Moto Pad 60 Pro ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8300 yang diklaim mampu mencetak skor AnTuTu hingga 1,3 juta poin, cukup untuk menjalankan game berat seperti Honor of Kings dan Roblox di setting grafis tinggi dengan mulus.
Baterainya berkapasitas 10.200 mAh dengan pengisian cepat 45W, diklaim bisa menemani hingga 10 jam streaming tanpa henti. Tablet ini juga sudah mendukung Wi-Fi 6E, memiliki sertifikasi IP52, serta dilengkapi fitur Smart Connect untuk terhubung mulus dengan perangkat Motorola atau Lenovo lainnya.
7. Motorola Moto Pad 60 Lite
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 10.1 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G85 |
| Baterai | Li-Po 5100 mAh |
Kalau kamu mencari tablet untuk kebutuhan hiburan keluarga dengan harga yang tidak menguras kantong, Motorola Moto Pad 60 Lite layak masuk daftar pertimbangan. Tablet ini hadir dengan dual speaker Dolby Atmos yang menghadirkan suara stereo yang lebih imersif untuk ukuran tablet di kelas harganya.
Layarnya berukuran 10,1 inci dengan resolusi Full HD dan sudah mendapat sertifikasi TÜV Rheinland untuk kenyamanan mata, termasuk Low Blue Light, Flicker Free, dan Reflection Free. Ini cocok untuk penggunaan panjang seperti menonton film atau kelas online tanpa membuat mata cepat lelah.
Motorola membekali tablet ini dengan fitur Google Kids Space yang menyediakan kontrol orang tua, mode anak-anak, ribuan aplikasi yang disetujui guru, serta ratusan buku gratis. Ini menjadikan Moto Pad 60 Lite bukan hanya perangkat hiburan, tapi juga alat belajar yang aman dan terstruktur untuk anak-anak.
Baterainya berkapasitas 5.100 mAh yang diklaim bisa menemani streaming hingga 9,5 jam, dengan pengisian cepat 20W. Paket penjualannya sudah termasuk casing dengan penyangga yang bisa menopang tablet di posisi horizontal maupun vertikal, memudahkan saat menonton atau video call.
8. Motorola Moto G86 Power
| Rilis | 2025 |
| Layar | P-OLED 6.67 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400 |
| Baterai | Li-Po 6270 mAh |
Motorola Moto G86 Power 5G hadir dengan baterai berkapasitas 6.720 mAh, yang diklaim sebagai baterai terbesar di lini Moto pada saat dirilis. Motorola mengklaim daya tahan hingga 53 jam dalam satu pengisian penuh.
Berdasarkan pengujian berbagai media teknologi, angka screen-on time ponsel ini bisa mencapai lebih dari 10 jam, jauh di atas rata-rata ponsel kelas menengah. Pengisian dayanya menggunakan TurboPower 33W yang diklaim bisa mengisi baterai untuk pemakaian seharian penuh hanya dalam 30 menit.
Layarnya menggunakan panel pOLED 6,67 inci beresolusi 1,5K dengan kecerahan puncak 4.500 nits dan refresh rate 120 Hz. Di sektor kamera, terdapat kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 600 dan OIS, kamera ultrawide 8 MP, dan kamera depan 32 MP. Ketiganya mampu merekam video 4K.
Dari sisi ketahanan, Moto G86 Power 5G sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, artinya tahan kecemplung air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, dan tahan semprotan air bertekanan tinggi. Sertifikasi MIL-STD-810H juga menjamin ponsel ini bisa diajak ke berbagai kondisi ekstrem.
9. Motorola Edge 60 Pro
| Rilis | 2025 |
| Layar | P-OLED 6.7 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 8350 Extreme |
| Baterai | 6000 mAh |
Motorola Edge 60 Pro adalah salah satu ponsel mid-range paling solid yang pernah Motorola buat. Kombinasi antara desain elegan, performa tinggi, kamera lengkap, dan baterai yang awet menjadikannya pilihan yang sangat sulit diabaikan di kelasnya.
Desainnya mengandalkan layar dan bodi yang melengkung di keempat sisi, dibalut material Vegan Leather yang terasa premium dan tidak licin. Untuk ketahanan, ponsel ini sudah bersertifikasi IP68, IP69, dan MIL-STD-810H.
Chipset MediaTek Dimensity 8350 Extreme di dalamnya menghadirkan performa yang kencang untuk multitasking dan gaming. Fitur Moto AI yang tersedia mencakup Catch Me Up untuk merangkum notifikasi dan Pay Attention untuk transkripsi rekaman suara secara otomatis.
Di sektor kamera, tersedia tiga lensa sekaligus, yaitu kamera utama 50 MP Sony LYT-700C dengan OIS, kamera ultrawide 50 MP yang sudah dilengkapi autofokus sehingga bisa berfungsi sebagai kamera makro, dan kamera telefoto 10 MP dengan 3x optical zoom. Kamera selfie-nya beresolusi 50 MP.
Baterainya berkapasitas 6.000 mAh dengan teknologi silikon-karbon dan pengisian cepat 90W TurboPower. Dalam penggunaan nyata, ponsel ini diklaim bisa bertahan hingga dua hari pada pemakaian normal.
10. Motorola Edge 60 Fusion
| Rilis | 2025 |
| Layar | P-OLED 6.67 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400 |
| Baterai | Li-Po 5500 mAh |
Motorola Edge 60 Fusion hadir satu tingkat di bawah Edge 60 Pro, namun tetap membawa karakter desain yang sama yaitu tipis, ringan, elegan, dan anti-mainstream. Ponsel ini menawarkan sesuatu yang tidak banyak pesaingnya punya, yaitu desain quad-curved di semua sisi bodi dan layar dengan warna yang divalidasi Pantone Indonesia.
Layarnya menggunakan panel pOLED 6,7 inci beresolusi 1,5K dengan kecerahan puncak 4.500 nits dan refresh rate 120 Hz. Bobotnya hanya 178 gram dengan ketebalan 7,95 mm, sehingga terasa sangat ringan dan nyaman digenggam sepanjang hari.
Versi Indonesia dari Edge 60 Fusion membawa spesifikasi yang lebih istimewa dibanding versi globalnya, termasuk chipset Dimensity 7400 yang lebih baru dan baterai 5.500 mAh yang lebih besar dari versi global.
Kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYTIA 700C 50 MP dengan OIS, dilengkapi kamera ultrawide 13 MP yang bisa berfungsi sebagai kamera makro berkat fitur autofokus. Pengisian dayanya menggunakan teknologi 68W TurboPower yang bisa mengisi dari kosong hingga sekitar 80 persen hanya dalam 30 menit.
Ketahanannya tidak kalah dari Edge 60 Pro karena sudah bersertifikasi IP68, IP69, dan MIL-STD-810H. Fitur Moto AI hadir dengan kemampuan seperti transkripsi audio, peringkasan, dan pembuatan gambar dengan Magic Canvas. Jaminan pembaruan software juga cukup panjang, yaitu tiga generasi update OS Android dan empat tahun update keamanan.
