Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Desember 2018

Asus Zenfone Max Pro M2 adalah HP yang jadi penerus Asus Zenfone Max Pro M1. Kehadiran Asus Zenfone Max Pro M1 yang cukup heboh dan laku keras, membuat Asus ingin melanjutkan estafet kesuksesan tersebut lewat Asus Zenfone Max Pro M2, yang kali ini menawarkan spesifikasi yang lebih baik.

Memang apa saja yang ditawarkan oleh Asus Zenfone Max Pro M2? Untuk menjawabnya, silakan simak ulasan dari saya setelah mencoba memakai  Asus Zenfone Max Pro M2 selama bebeberapa hari.

Sebelum lanjut ke ulasan, sebaiknya baca artikel Review Asus Zenfone Max Pro M1 terlebih dulu mengingat kontennya sedikit berhubungan. Jika sudah membaca artikel tersebut, langsung saja simak pembahasan  Asus Zenfone Max Pro M2 berikut ini.

Spesifikasi Asus Zenfone Max Pro M2

asus zenfone max pro m2

  • Rilis: Desember 2018
  • Layar: IPS LCD 6,3 inches
  • Resolusi Layar: 1080 x 2280 pixels, 19:9 ratio
  • Chipset: Qualcomm SDM660 Snapdragon 660
  • CPU: Octa-core (4×2.2 GHz Kryo 260 & 4×1.8 GHz Kryo 260)
  • GPU: Adreno 512
  • Memori Internal: 64 GB with 4 GB RAM or 6  GB RAM, 32 GB with 3 GB RAM
  • Memori Eksternal: microSD, up to 2 TB (dedicated slot)
  • Kamera Belakang: Dual: 12 MP, f/1.8, PDAF + 5 MP, f/2.4, 1.12µm, depth sensor, LED flash, HDR, panorama, [email protected], [email protected]/60fps
  • Kamera Depan: 13 MP, HDR, [email protected]
  • Baterai: Non-removable Li-Po 5000 mAh battery

Review Asus Zenfone Max Pro M1

1. Desain dan Layar yang Lebih Baik

Desian bodi Asus Zenfone Max Pro M2 tidak jauh berbeda dengan Asus Zenfone Max Pro M1. Tampilan bodinya masih sama dengan seri sebelumnya, tapi bahannya lebih baik dan lebih kokoh Dynamic Optical Finish dengan 16 layers Wave sebagai finish design-nya.

Selain itu, tampilan desain HP ini tampak lebih baik. Malah desainnya sedikit mendekati desain indah Asus Zenfone 5Z. Hanya saja tetap Asus Zenfone 5Z masih unggul dari sisi desain yang cantik bersama saudaranya, Asus Zenfone 5. Desain menarik sudah terlihat sebenarnya sejak dari kotak penjualan yang tampil beda terlihat mewah.

Perbedaan paling kentara antara Asus Zenfone Max Pro M2 dengan Asus Zenfone Max Pro M1 adalah bodinya yang lebih memanjang. Hal ini karena Asus Zenfone Max Pro M2  mengusung layar dengan rasio lebih panjang, yakni 19:9.

Karena rasio layar yang lebih panjang ini, resolusi Asus Zenfone Max Pro M2 menawarkan resolusi yang lebih tinggi yakni 1080 x 2280 piksel. Dengan resolusi yang lebih tinggi ini, Asus Zenfone Max Pro M2 dapat menawarkan layar yang lebih jernih dan nyaman di mata.

2. Pelindung Layar Corning Gorilla Glass 6

Tidak hanya rasio layar yang lebih panjang, Asus Zenfone Max Pro M2  juga menawarkan layar yang lebih luas berkat kehadiran notch. Sesuatu yang tidak hadir di Asus Zenfone Max Pro M1. Dengan notch ini, Asus Zenfone Max Pro M2  tampak kekinian dan lebih modern.

Cuman itu? Tentu saja tidak. Asus Zenfone Max Pro M2  menawarkan pelindung layar Corning Gorilla Glass 6. Sektor ini jadi nilai jual utama lain yang membuat Asus Zenfone Max Pro M2  tidak hanya meningkat soal desain tetapi juga soal durabilitas.

Kehadiran Corning Gorilla Glass 6 ini lah yang membuat saya tidak khawatir layar cepat baret atau terkena gesekan dan membekas. Bukan hanya tahan gesekan, Corning Gorilla Glass 6 juga diklai tahan banting berkali-kali. Jarang sekali sebuah ponsel di kelas harga menengah menghadirkan durabilitas yang baik. Dan karena itu saya memuji sektor durabilitas ini.

3. Performa Kencang di Kelas Harganya

Nama “Pro” di Asus Zenfone Max Pro M2 bukan sekadar gaya-gayaan. Penamaan “Pro” merujuk pada fakta kalau Asus Zenfone Max Pro M2 dibekali dengan prosesor yang lebih kencang dibandingkan seri sebelumnya.

Jika Asus Zenfone Max Pro M1 hadir dengan Snapdragon 636, Asus Zenfone Max Pro M2 hadir dengan chipset yang lebih tinggi, yakni Snapdragon 660. Chipset ini menawarkan performa yang sudah sangat baik untuk bermain gim zaman sekarang. Tengok saja nilai benchmark Antutu-nya berikut ini.


Dengan skor tersebut, Asus Zenfone Max Pro M2  memiliki performa yang lebih baik nilainya dibandingkan Asus Zenfone Max Pro M1 yang hanya mencapai skor Antutu 110 ribuan. Nilai benchmark lain seperti GFX Benchmark dan Geekbench juga lebih baik dibandingkan Asus Zenfone Max Pro M1.


Terlihat pada gambar, skor yang benchmark multi-core Geekbench Asus Zenfone Max Pro M2 mencapai 5 ribuan, sesuatu yang tidak bisa dicapai oleh Asus Zenfone Max Pro M1. Pengujian GFX juga menunjukan angka framerates yang bagus.

Agar tidak terpaku dengan angka benchmark, mari cek performa gaming dari Asus Zenfone Max Pro M2. Terlebih karena HP ini mengusung konsep HP gaming di kelas menengah tentu performanya harus sesuai dengan slogan tersebut.

  • Free Fire

Mengetes gim ini karena gim ini sudah terinstal langsung di Asus Zenfone Max Pro M2. Tampaknya, Asus Zenfone Max Pro M2 ini memiliki kerjasama strategis dengan Free Fire, terlebih karena di HP ini terdapat wallpaper bawaan yang menghadirkan karakter Free Fire.

Gim Free Fire sendiri mengusung konsep yang mirip dengan PUBG Mobile. Gim ini cukup menarik dan seru. Memainkan gim ini memakai Asus Zenfone Max Pro M2  juga sangat nyaman. Hanya saja kenyamanan tersebut didapatkan untuk pengaturan grafis “smooth”. Saat memainkan gim ini, Free Fire  secara default mengatur grafis ke yang lebih tinggi.

Tidak ada terlalu masalah dengan grafis tinggi ini. Tampilannya oke meskipun sesekali terasa framerates yang sedikit drop tapi masih bisa ditoleri. Hanya saja kenyamanan bermain gim ini, saya rasakan ketika main Free Fire di pengaturan grafis “smooth”.

  • PUBG Mobile

Gim sejuta umat yang memang sering ditanyakan apakah sebuah ponsel dapat menjalankan gim ini atau tidak. Nah, Asus Zenfone Max Pro M1  sudah terbukti cukup lancar memainkan gim ini di grafis HD hanya saja harus menggunakan frame rates medium.

Saat PUBG Mobile dijalankan di Asus Zenfone Max Pro M2, grafis yang disarankan adalah grafis balanced dan frame rates medium. Dengan pengaturan tersebut tentu permainan cukup lancar tetapi karena saya ingin memaksimalkan performa dari Asus Zenfone Max Pro M2, saya ubah pengaturan grafisnya dari balanced ke HD.

Dengan pengaturan grafis HD dan dan frame rates medium, saya masih bisa nyaman memaikan PUBG Mobile. Tidak ada kendala berarti dan jarang sekali framerates drop di pengaturan grafis ini.

Dengan mengusung sistem operasi Android Oreo murni alias tanpa kustomisasi apapun, performa Asus Zenfone Max Pro M2 tergolong jempolan. Tidak ada kendala yang berarti selama memakai HP ini, main gim kencang, dan buka browser dengan banyak tab juga cukup oke. Tidak ada lag juga.

Oh yah, Asus Zenfone Max Pro M2 yang saya pakai dan uji di artikel ini adalah varian RAM 4 GB dan ROM 64 GB. HP ini memiliki dua varian lain, yakni RAM 3 GB dan ROM 32 GB dan RAM 6 GB dan ROM 64 GB.

4. Daya Tahan Baterai Masih Baik

Asus Zenfone Max Pro M2 masih menggunakan baterai berkapasitas 5.000 mAh, serupa dengan pendahulunya. Dengan kapasitas baterai yang besar, Asus Zenfone Max Pro M2 dapat bertahan lama, bahkan bisa sampai 2 harian.

Hal tersebut ketika saya memakai Asus Zenfone Max Pro M2  dengan kondisi 50% saja bisa mencapai satu harian daya tahan baterainya. Hal tersebut didapatkan dengan penggunaan saya yang ringan dan pengaturan tampilan layar yang cerah, tidak 100% tetapi cerah.

Kenapa saya memilih tingkat kecerahan yang cukup tinggi. Hal ini ada alasannya, yang nanti akan saya jelaskan di bagian kekurangan.

Pihak Asus sendiri mengkalim, jika daya tahan baterai HP ini bisa mencapai 23 jam untuk penggunana internetan dan sampai 19 jam untuk menonton video Youtube. Mengingat pengujian daya tahan bateria membutuhkan waktu yang lama, jadi saya belum bisa bilang apa-apa soal klaim. Hanya saja saya yakin, daya tahan baterai HP ini memang cukup lama.

5. Sektor Kamera Depan dan Belakang Tergolong Baik

Asus Zenfone Max Pro M2 hadir dengan kamera ganda 12 MP + 5 MP di bagian belakang. Kameranya ini menggunakan sensor Sony IMX486. Kameranya ini mampu menangkap objek dengan baiik. Hasil kamera belakang ini dapat dilihat pada gambar berikut ini. 


Tampak kalau kamera belakang Asus Zenfone Max Pro M2 ini tergolong baik. Hasil yang didapatkan cukup detail dan baik. Bahkan, memotret di tempat yang sedikit kurang cahaya tetap jernih, warnanya akurat, dan tajam. Detailnya juga cukup bagus.

Hal yang membuat saya kaget dari Asus Zenfone Max Pro M2 adalah kamera depannya. Kamera depan Asus Zenfone Max Pro M2 hadir dengan kamera 13MP, F/2.0. Kamera depan ini mampu menghadirkan hasil selfie yang baik, terlebih ada fitur Beauty di dalamnya.

Berikut hasil contoh kamera selfie Asus Zenfone Max Pro M2 dengan fitur “Beauty” yang aktif.’

Fitur “beauty” membuat hasil selfie tampak lebih cerah meskipun kadang berlebihan. Menariknya, justru dengan tidak mengaktifkan fitur “beauty”, hasil selfie malah lebih baik. Berikut beberapa contoh hasil tangkapan kamera depan tanpa fitur “beauty”.

Yang mungkin agak disayangkan dari depan adalah tidak hadirnya efek kamera bokeh. Tetapi tidak hadirnya efek kamera bokeh di kamera depan bukan soal besar karena kamera depannya masih oke, meski gak seoke HP yang sering diklaim sebagai HP untuk selfie.

6. Beberapa catatan kekurangan dari Asus Zenfone Max Pro M2

Asus Zenfone Max Pro M2 bukan tanpa kekurangan. HP ini masih memiliki beberapa kekurangan yang sebenarnya masih bisa dimaklumi, bahkan masih bisa diperbaiki. Contohnya adalah soal kecerahan layar yang tadi saya sebutkan selalu saya naikan mencapai hampir 100%.

Entah apa tetapi Asus Zenfone Max Pro M2 ini memiliki tingkat kecerahan layar yang kurang terasa terang. Padahal sektor layarnya ini mengusung 450nits, 1500:1 contrast ratio, 94% NTSC color gamut. Karena layarnya yang terasa kurang berakibat yang terlihat agak kurang cerah. Tetapi sekali lagi hal ini tampaknya bakal bisa diperbaiki kedepannya lewat update sofware

Asus Zenfone Max Pro M2 memiliki notch. Sudah bukan rahasia umum kalau tidak semua orang menyukai notch. Sayangnya, Asus Zenfone Max Pro M2 ini tidak menawarkan fitur untuk menyembunyikan notch seperti halnya Asus Zenfone 5 series.

Beberapa kekurangan yang sudah disebutkan tersebut masih bisa dimaklumi mengingat Asus Zenfone Max Pro M2  sudah menawarkan banyak kelebihan dibandingkan kekurangannya. Termasuk kekurangan karena tidak hadirnya NFC yang sebenarnya sekarang sudah cukup umum karena tidak semua orang butuh fitur ini.

Simpulan

Asus Zenfone Max Pro M2 menawarkan banyak kelebihan dan keunggulan. Banyak upgrade yang membuat Asus Zenfone Max Pro M2 layak sebagai penerus dan layak memakai nama “Pro”. Kelayakan ini juga didukung karenaAsus Zenfone Max Pro M2  menawarkan  price to performance yang tergolong baik.

Mengapa menghadirkan price to performance yang lebih baik. Karena jarang sekali sebuah HP dengan Snapdragon 660 dibanderol dengan harga murah, yakni kisaran Rp3 jutaan, tergantung varian yang dipilih.

Bandingkan dengan HP lain yang mengusung chipset Snapdragon 660 dari vendor HP sebelah yang dijual di harga Rp4 jutaan, Rp5 jutaan, bahkan ada yang mencapai Rp7 jutaan. Sangat worth itu kan Asus Zenfone Max Pro M2 ini? Tertarik meminang Asus Zenfone Max Pro M2?