Carisinyal / Aplikasi Komunikasi / Ini Cara Menghapus Akun Telegram Sampai Beres

Ini Cara Menghapus Akun Telegram Sampai Beres

Ditulis oleh - Diperbaharui 18 Februari 2021

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

WhatsApp memang masih jadi aplikasi perpesanan paling populer sedunia. Menurut Statista, pengguna aktif bulanannya ada 2 miliar orang di seluruh dunia per Oktober 2020. Jumlah pengguna tersebut nyaris separuh dari penduduk dunia maya yang sekarang mencapai 4,39 miliar.

Namun demikian, isu privasi yang mengemuka membuat orang-orang kini mulai meninggalkan WhatsApp. Aplikasi perpesanan yang dirintis Jan Koum itu disebut akan ‘memaksa’ penggunanya menyerahkan data pribadi kepada induk perusahaan, Facebook, untuk kepentingan bisnis. Jika pengguna tidak mau, mereka tidak akan bisa lagi menggunakan akun WhatsApp-nya.

Kebijakan ini menuai polemik meskipun akhirnya ditarik lagi untuk dikaji ulang. Aplikasi perpesanan lain pun ketiban ‘durian runtuh’ atas apa yang terjadi terhadap WhatsApp. Salah satunya adalah Telegram, yang pada Januari 2021 sudah memperoleh 500 juta pengguna aktif. Sangat banyak, bukan?

Nah, karena sudah banyak yang sudah menggunakan Telegram namun kadang ada juga yang mungkin kurang nyaman menggunakan Telegram sehingga memutuskan untuk menghapus akunnya. Untuk itu, di sinilah kami mau memberikan tutorial tentang cara menghapus akun Telegram. Sebelumnya, kita intip dulu hal menarik dari aplikasi Telegram, yuk!

Hal Menarik dari Aplikasi Telegram

Telegram terkenal dengan kecepatan dan keamanannya, dua hal yang belum jadi fokus WhatsApp pada awal berdiri. Selain dua hal itu, apa sih yang membuat Telegram menarik?

1. Channel dan Username

Fungsi dasar Telegram sebagai aplikasi perpesanan sebenarnya dapat ditemukan di aplikasi lain. Seperti mengirim teks, foto, video, mp3, dan zip. File dokumen pdf, excel, powerpoint, dan word pun bisa dikirim menggunakan Telegram. Ukuran per file-nya maksimal 2 GB, dan seluruhnya bisa dibagikan ke pengguna lain atau ke sebuah grup tanpa batas.

Hanya saja, Telegram punya fitur channel yang kemudian diikuti oleh banyak aplikasi lain. Fitur ini sederhananya adalah model komunikasi satu arah dari satu pengirim ke banyak penerima. Biasanya digunakan oleh figur publik, instansi, perusahaan, organisasi agar para pengikutnya mengetahui kabar terbaru.

Selain channel, fitur unik selanjutnya adalah username. Username bisa jadi pengganti nomor telepon saat orang lain perlu menambahkan akun kita ke dalam kontaknya. Daripada mencatat nomor telepon, mengingat username akan lebih mudah.

Meski begitu, username tidak bisa menggantikan sepenuhnya nomor ponsel. Sebab, satu akun Telegram wajib memerlukan satu nomor ponsel yang aktif.

2. Bisa Digunakan di Banyak Perangkat dalam Satu Waktu

*

Telegram dan beberapa aplikasi perpesanan sudah menyediakan fitur mengakses pesan di desktop PC, baik lewat website atau aplikasi tambahan. Fitur ini penting untuk para pekerja kantoran yang jarang membuka HP karena lebih fokus menatap layar komputer.

Dengan fitur ini, pekerja bisa berkoordinasi secara realtime dengan rekan kerjanya, atau dapat segera mengetahui kabar penting yang sifatnya darurat. Akan tetapi, satu akun Telegram ternyata tidak hanya bisa digunakan di ponsel dan komputer secara bersamaan.

Pasalnya, seorang pengguna juga bisa login ke beberapa perangkat dengan akun yang sama. Misalnya, satu akun dipakai untuk ponsel Android, HP iPhone, tablet, dan PC dalam satu waktu.

3. Kapasitas Tampung Anggota Grup

Satu grup di Telegram bisa menampung anggota sampai 200 ribu orang. Kapasitas ini terhitung luar biasa dibanding dengan beberapa aplikasi perpesanan lain. Misalnya WhatsApp yang maksimal menampung 256 orang, atau LINE yang mentok di angka 499 anggota.

Kapasitas tampung yang luar biasa itu akan berguna untuk berbagai kepentingan. Contohnya ketika ingin membuat grup berdasarkan keluarga atau marga. Bisa juga untuk grup pecinta anime, komunitas penyuka hewan kesayangan, hingga perkumpulan pemodif kendaraan.

Grup dengan daya tampung besar itu juga didukung dengan fasilitas replies (membalas), mentions (menyebut nama), dan hashtag (tanda pagar diikuti kata kunci) untuk memudahkan komunikasi.

4. Pesan Disimpan di Penyimpanan Awan

Kamu tak perlu khawatir menggunakan Telegram akan menyedot ruang memori internal HP. Pasalnya, seluruh pesan, media, file, yang kamu kirim disimpan di drive penyimpanan awan yang dimiliki oleh tim Telegram. Sehingga, storage ponselmu bisa nyaris tak digunakan untuk menyimpan pesan, kecuali aplikasi Telegram itu sendiri.

Tim pengembang bilang bahwa pengguna hanya butuh kurang dari 100 MB ruang di ponselnya untuk memasang aplikasi Telegram. Sistem di Telegram bahkan otomatis akan menghapus gambar atau video di akunmu jika memori internal di ponsel hampir penuh.


Namun, jika suatu saat kamu memerlukannya, kamu bisa mengunduhnya lagi. Soalnya file yang dihapus adalah yang ada di ponsel, bukan yang terdapat di penyimpanan awan.

5. Keamanan Terjaga

Tim Telegram telah menjamin bahwa aktivitas komunikasi yang dilakukan penggunanya sudah terenkripsi, baik saat berkirim pesan maupun melakukan panggilan. Sehingga, pengguna tak perlu khawatir jika akun mereka dibobol atau diretas pihak tak bertanggung jawab. Sistem enkripsi yang dipakai Telegram adalah MTProto yang merupakan rancangan oleh pendiri Telegram, Nikolai Durov.

Sistem tersebut dirancang dengan teknologi enkripsi berbasis AES 256 bit, enkripsi RSA 20148, dan Diffie-Hellman. Untuk bisa menjebol akun seseorang dan membaca pesan yang ada di dalamnya, seorang peretas harus menebak kode-kode yang sangat rumit. Bukti bahwa Telegram menerapkan sistem enkripsi tingkat tinggi dapat dilihat dari fitur passcode ketika membuka aplikasi dan secret chat.

Dalam fitur fitur secret chat, pesan dienkripsi secara end-to-end dan tak akan menyisakan satu pun jejak di server Telegram. Pesan tidak bisa di-forward, bahkan akan otomatis lenyap dalam jangka waktu tertentu.

6. Telegram Tak Akan Beriklan

*

Pendiri Telegram Pavel Durov menegaskan bahwa pihaknya tak akan menarik biaya, beriklan, atau menjual data pengguna. Lantas, bagaimana perusahaan yang berbasis di Dubai ini bisa terus beroperasi? Durov mengatakan, dirinya sendirilah yang membiayai operasional Telegram sejak berdiri pada 2013. Namun, dia menyadari bahwa seiring pertambahan pengguna pasti akan terjadi peningkatan sumber daya dan dana.

Jika sudah begitu, perusahaan teknologi non-profit hanya punya dua opsi: mulai mencari uang untuk membiayai operasional atau menjual perusahaan. Opsi kedua bukanlah yang akan diambil Durov dan timnya. Pria asal Rusia itu mengatakan bahwa timnya telah membuat rencana pencarian keuntungan yang dijalankan mulai 2021.

Akan tetapi sekali lagi, bukan dengan beriklan atau menjual data pengguna. Kemungkinan mereka akan membuat fitur eksklusif, di luar fitur yang sekarang ada, untuk menghasilkan profit. Kemungkinan lain yang terjadi adalah iklan akan tampil di channel, bukan di grup atau ruang percakapan pribadi. Selanjutnya, Telegram bisa jadi akan menjual stiker premium demi mendapat keuntungan.

Cara Menghapus Akun Telegram

Sebetulnya masih ada banyak kelebihan yang dimiliki oleh Telegram. Namun, yang disebutkan atas merupakan poin-poin paling menarik. Poin-poin yang mungkin akan membuat kamu setia menggunakan Telegram. Hanya saja, setiap orang pasti punya alasan khusus untuk meninggalkan sesuatu.

Sekali pun hal yang ditinggalkan itu adalah sesuatu yang paling dicintainya. Dalam hal ini, bisa jadi kamu ingin menghapus akun Telegram untuk melenyapkan kenangan masa lalu dengan mantan. Atau, kamu sudah menemukan aplikasi perpesanan lain yang menurutmu paling nyaman. Untuk itu, Carisinyal telah menyiapkan dua cara menghapus Telegram seperti berikut ini:

Hapus Telegram dari Ponsel

Menghapus akun Telegram bisa dilakukan lewat ponsel. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka aplikasi Telegram.

2. Masuklah ke menu “Settings” yang ada di pojok kanan bawah untuk iOS, atau tekan garis tiga di pojok kiri atas untuk Android.

3. Buka menu “Privacy and Security“.

4. Geser tampilan sampai menemukan menu “Automatically Delete My Account“.

5. Atur waktunya dengan menekan tulisan “If Away For“.

6. Kamu bisa memilih rentang waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

7. Akunmu akan otomatis terhapus jika sama sekali tak online dalam rentang waktu yang dipilih. Untuk membuat tak online, kamu bisa logout akun atau uninstall saja aplikasinya.

Hapus Telegram dari Browser

Cara ini adalah yang paling ampuh karena akunmu akan langsung seketika terhapus. Tidak seperti metodei pertama yang harus menunggu paling cepat satu bulan. Berikut langkah-langkah menghapus akun Telegram dari browser.

1. Buka apapun browser yang kamu punya di perangkat apa saja, bisa komputer atau ponsel.

2. Ketikkan alamat https://my.telegram.org/delete dan tekan enter.

3. Masukkan nomor ponsel yang kamu daftarkan untuk membikin akun Telegram.

4. Kemudian, masukkan kode konfirmasi yang dikirimkan ke aplikasi Telegram kamu dan tekan “Sign in“.

5. Seketika akan muncul tiga menu, pilih yang tengah yakni “Delete account“.

6. Isikan alasan kenapa kamu ingin menghapus akun yang ada di kolom di bawah nomor telepon.

7. Jika sudah, tekan “Delete My Account“. Konfirmasi penghapusan, tunggu sampai selesai dan beres!

Seluruh aplikasi perpesanan pasti punya kelebihan dan kekurangan. Kamu tentu punya preferensi tersendiri mengapa menggunakan aplikasi pesan tertentu. Jika sudah menemukan aplikasi andalan dan itu digunakan oleh banyak orang, maka kamu tak perlu beralih ke aplikasi lain.

Memasang beragam aplikasi pesan terkesan kurang efektif karena memakan lebih banyak ruang penyimpanan, juga menghabiskan lebih banyak daya baterai. Karena itu, menghapus akun beserta aplikasinya adalah pilihan bijak jika satu aplikasi pesan sudah bisa mengakomodasi beragam tujuan.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sekarang bikin aplikasi Android gak perlu bisa coding. Ini dia caranya!