carisinyal-web-banner-retina 35

Ini Dia Kelebihan dan Kekurangan HP Buatan vivo

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha

vivo adalah salah satu vendor ternama di Indonesia. Brand ini cukup aktif merilis banyak tipe ponsel setiap tahun dan sering masuk daftar top 5 penjualan ponsel di Indonesia. Tidak heran kalau ponsel vivo banyak dipilih masyarakat, mulai dari pengguna kasual sampai mereka yang membutuhkan kamera mumpuni.

Seri serinya pun terkenal punya kualitas foto yang tidak kalah bersaing di kelasnya. Di Indonesia, vivo hadir dengan seri Y untuk kelas terjangkau, seri V untuk kelas menengah dan fokus pada kamera, dan seri X yang fokus pada ponsel flagship. Semua seri menawarkan berbagai kelebihannya masing-masing.

Namun pertanyaannya, apakah kualitas produk vivo secara umum memang bagus dan layak dipertimbangkan untuk pemakaian jangka panjang? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

Kelebihan HP vivo

Apa saja kelebihan yang ditawarkan oleh HP vivo? Simak poin-poin keunggulannya berikut ini.

1. Raja Fotografi Mobile lewat Kolaborasi dengan ZEISS

vivo X300 Pro

Dulu vivo memang terkenal sebagai “HP Selfie”. Julukan itu bukan tanpa alasan karena kerabat saya juga ada yang membeli ponsel vivo hanya karena kualitas kamera selfie-nya bagus, terutama di era kamera pop up yang sempat hype. Namun identitas itu kini berubah. vivo mulai menempatkan diri sebagai Raja Fotografi Mobile di Android.

Kerja sama eksklusif dengan ZEISS dimulai di seri vivo X60. Kemudian kolaborasi itu terus berlanjut di seri-seri berikutnya dan semakin matang dari tahun ke tahun. Bahkan teknologi hasil kolaborasi ini tidak lagi eksklusif untuk seri X saja karena sudah turun ke lini menengah atas seperti vivo V50 dan vivo V60.

Fokus utama pengembangannya bukan pada megapixel semata, melainkan kualitas optik serta kalibrasi warna. Salah satu contohnya adalah ZEISS T Coating* yang membantu mengurangi ghosting saat memotret lampu di malam hari. Foto jadi lebih jernih, warnanya natural, konsisten, dan punya kesan artistik.

Salah satu “senjata rahasia” vivo adalah hadirnya lensa Telephoto Macro. Fitur ini sudah lumayan lama muncul di seri tertentu, dan gunanya sangat terasa. Pengguna bisa memotret objek kecil seperti tekstur atau serangga tanpa harus menempelkan ponsel ke objek. Hasil close-up terlihat lebih detail dengan bokeh yang natural meski diambil dari jarak yang nyaman.

Puncak pengembangan kamera vivo saat ini muncul di flagship vivo X300 Series yang terdiri dari vivo X300 dan vivo X300 Pro. vivo X300 menarik karena hadirkan pengalaman fotografi di bodi yang kompak. Bahkan, kualitas kameranya tidak kalah dengan saudaranya.

Sementara vivo X300 Pro ditujukan untuk pengguna profesional karena mendukung Photography Kit. Sebenarnya Photography Kit bukan hal baru. Fitur ini sudah diterapkan lebih dulu di vivo X200 Ultra. Hanya saja vivo X200 Ultra khusus dipasarkan di Tiongkok sehingga tidak masuk ke pasar global.

Kehadiran Photography Kit untuk vivo X300 Pro jelas membuat nama vivo tidak diremehkan lagi untuk pasar global. Hal ini juga menunjukkan konsistensi vivo dalam menghadirkan kualitas fotografi kelas atas di lini flagship mereka.

2. Punya Inovasi Baterai BlueVolt Berbasis Silicon Karbon

baterai vivo X300 Pro

Teknologi baterai berbasis silicon carbon kini mulai dipakai oleh beberapa brand ponsel asal Tiongkok. Bahan ini populer karena mampu menyimpan energi lebih padat dibanding baterai Lithium Ion biasa. vivo termasuk salah satu yang mengadopsinya, namun mereka tidak berhenti di sana.

vivo mengembangkan teknologi sendiri yang diberi nama BlueVolt Battery. Inilah yang membuat posisi mereka terasa berbeda di tengah kompetisi.

Teknologi BlueVolt membuat sel baterai bisa disusun lebih padat dan lebih efisien. Hasilnya langsung terasa di dunia nyata. vivo mampu menempatkan kapasitas sangat besar dalam bodi yang tetap tipis dan ringan.

Contohnya terlihat di vivo X300 Pro yang membawa baterai 6.510 mAh. Angka setinggi ini biasanya hanya ditemukan pada ponsel yang tebal dan berat, tetapi vivo berhasil memadatkannya ke perangkat flagship yang tetap elegan. Saudaranya, vivo X300 punya bodi yang kompak dan ringkas tapi bisa pakai baterai 6040 mAh.

Tidak hanya untuk flagship. Pola ini terlihat di berbagai lini vivo. vivo Y21d misalnya, dibekali baterai 6.500 mAh yang membuatnya punya stamina panjang di kelas harga terjangkau.

Sementara itu keluarga vivo V60 Series yang terdiri dari vivo V60 5G, vivo V60 Lite dan vivo V60 Lite 5G juga hadir dengan kapasitas besar sekitar 6.500 mAh. Artinya, kini rata rata ponsel vivo memiliki kapasitas minimal 6.000 mAh atau lebih tinggi.

Keunggulan ini menjadi nilai jual penting karena pengguna tidak perlu memilih antara desain tipis yang enak digenggam atau daya tahan panjang yang tahan seharian. vivo berhasil menghadirkan keduanya sekaligus sehingga lini X Series dan V Series tetap menarik untuk dipamerkan dan tetap punya stamina yang bisa diandalkan tanpa perlu membawa power bank.

Jika dibandingkan dengan kompetitor, pendekatannya terasa berbeda. Ada brand yang masih memakai baterai Lithium Ion standar. Ada pula yang memang menawarkan kapasitas besar tetapi membuat bodinya menjadi tebal dan berat. vivo memilih jalur inovasi dengan menciptakan BlueVolt. Teknologi ini menjadi pembeda yang membawa manfaat nyata dalam penggunaan harian.

3. Umumnya Memiliki Desain yang Menarik

vivo V60 Lite 5G

Kelebihan vivo yang satu ini adalah kemampuan mereka meracik desain yang selalu berhasil menarik perhatian. Tidak seperti brand lain yang fokus pada tampilan agresif, vivo berani bermain di ranah estetika yang kalem, elegan, dan seringkali menggunakan palet warna lembut yang terkesan feminin. Hal ini membuat ponsel vivo selalu menonjol sebagai aksesori fesyen yang berkelas.

Secara desain, lini produk vivo memiliki kesamaan identitas yang kuat, mulai dari X Series, V Series, hingga Y Series. Namun, setiap lini punya fokus pembeda yang jelas.

Di lini tertinggi, vivo X Series memiliki fokus desain yang sangat jelas: profesional, minimalis, dan premium. Desainnya selalu tipis, menggunakan material canggih (seperti keramik atau kaca khusus), dan penempatan modul kamera yang sengaja dibuat menonjol secara elegan.

Desain ini bertujuan untuk menonjolkan kecanggihan teknologi fotografi ZEISS di dalamnya dan memberikan tampilan yang serius.

Sementara itu, lini vivo V Series mengambil desain estetik yang serupa, namun menambahkan elemen fungsional yang unik. Di sinilah Smart Aura Light berperan. Lampu cincin ini bukan gimmick kosmetik; tetapi menyatu dengan desain portrait ponsel.

Berkat fitur ini, pengguna bisa mendapatkan hasil foto yang terlihat profesional dengan pencahayaan yang lembut, baik di kondisi siang maupun malam hari.

4. Charger Umumnya Kencang dan Sudah Ada di Kotak Penjualan

vivo Y19s Pro

Di saat banyak brand memilih menjual ponsel dalam kotak tipis tanpa aksesori dengan alasan lingkungan atau efisiensi biaya, vivo justru tetap mempertahankan paket penjualan yang memanjakan konsumen. Hampir semua lini produk vivo masih menyediakan aksesori lengkap di dalam kotaknya.

Saat membeli ponsel vivo, konsumen bukan hanya mendapat unit ponsel dan kabel data. vivo juga menyertakan kepala charger cepat yang biasanya punya daya mulai dari 44 watt hingga yang sangat tinggi seperti 80 watt bahkan 120 watt untuk beberapa model.

Biasanya untuk ponsel vivo harga Rp2 jutaan ke atas sudah dilengkapi charger setidaknya 44 watt seperti vivo Y21d. Untuk kelas harga Rp1 jutaan, biasanya memang chargernya lebih lambat semisal 15 watt tapi saya tetap mengapresiasi hal ini karena chargernya setidaknya ada di kotak penjualan.

Selain itu, konsumen juga mendapatkan casing pelindung dan umumnya lapisan anti gores sudah terpasang sejak baru dibuka.

Dengan tetap menyertakan paket lengkap seperti ini, vivo memberi pesan bahwa mereka menghargai setiap rupiah yang dikeluarkan konsumen. Di segmen harga yang sama, pendekatan seperti ini mulai jarang ditemukan pada brand lain sehingga menjadi kelebihan yang sangat disukai pengguna.

5. Punya Durabilitas yang Terbaik, Bahkan di Seri Y

vivo Y19sGT 5G

Selama bertahun-tahun, ada anggapan bahwa ponsel berdesain cantik pasti mudah rusak. Di tahun 2025, anggapan itu sudah tidak lagi relevan. vivo berhasil menghadirkan perangkat dengan desain tipis dan elegan yang tetap memiliki durability sangat baik.

Untuk seri X, ketahanan air memang sudah menjadi standar khas kelas flagship. Hampir seluruh model di seri ini konsisten menghadirkan sertifikasi IP68 sehingga sudah sewajarnya masuk kategori tahan air dan tahan debu.

Seri V juga kini sudah dilengkapi fitur ketahanan yang serius. Contohnya vivo V50 5G dan vivo V60 5G yang menawarkan sertifikasi IP68 serta IP69. Kedua ponsel ini tetap tampil tipis, ringan, dan estetik tetapi punya ketahanan yang biasanya hanya ditemui pada perangkat flagship.

Peningkatan durability tidak berhenti di seri menengah. Pada seri Y yang berada di kelas entry mid, vivo juga memberikan perlindungan ekstra.

Contohnya vivo Y19s Pro dan vivo Y19s GT 5G. Kedua ponsel ini ada di rentang harga Rp1 jutaan sampai Rp2 jutaan kecil, tetapi sudah dilengkapi sertifikasi seperti IP64 atau bahkan kemampuan ketahanan berbasis standar MIL-STD-810H yang biasanya ditemukan pada perangkat yang lebih mahal.

Saya mengapresiasi vivo karena mampu menghadirkan ketahanan yang baik di kelas harga terjangkau. Bukan hanya vivo sebenarnya, realme dan OPPO juga melakukan hal yang sama. Tampaknya mereka paham bahwa banyak pengguna di Indonesia membutuhkan ponsel dengan durability yang solid, apalagi cuaca di Indonesia sering kurang menentu.

6. Kini Hadir dengan OriginOS

origin os

Bagi banyak pengguna lama, FuntouchOS sering dianggap terlalu monoton, terlihat kaku, dan kurang rapi. Ini dulu menjadi salah satu kekurangan terbesar yang harus diterima pengguna vivo.

Namun di akhir 2025, keluhan itu akhirnya terjawab. vivo memperkenalkan OriginOS Global sebagai pengganti FuntouchOS, sebuah langkah besar yang menyegarkan pengalaman software mereka secara total.

OriginOS hadir dengan tampilan yang jauh lebih modern. Transisinya terasa halus, animasinya rapi, dan tampilan antarmukanya bersih serta nyaman dilihat. Desainnya membawa kesan premium, mirip seperti nuansa iOS atau One UI, sehingga perangkat vivo terasa lebih matang dari sisi software.

Fitur widget di OriginOS juga dibuat lebih hidup. Pengguna bisa berinteraksi langsung dari halaman utama tanpa membuka aplikasi, sehingga lebih praktis dan cepat.

Perubahan ini bukan hanya soal visual. OriginOS dioptimalkan agar bekerja lebih efisien. Multitasking terasa ringan, aplikasi membuka lebih cepat, dan performanya konsisten meskipun digunakan dalam waktu lama. Pengguna mendapatkan kombinasi antara tampilan yang cantik dan responsivitas yang tinggi.

Jika dibandingkan dengan FuntouchOS, keunggulan OriginOS terlihat jelas. FuntouchOS dulu sering dikritik karena tampilannya kurang rapi dan animasinya kurang halus. Di OriginOS, semuanya terasa lebih terstruktur dan stabil. Navigasi lebih mulus, ikon dan elemen UI lebih harmonis, dan fiturnya lebih menyatu dengan kebutuhan pengguna masa kini.

Selain itu, pengelolaan RAM dan optimasi latar belakang juga lebih baik, sehingga kinerja harian lebih efisien. Berkat OriginOS, pengalaman software di ponsel vivo menjadi lebih baik.

7. Service Center Luas, Hampir Mencakup Seluruh Provinsi

vvio service center

Salah satu hal yang sering luput dari perhatian saat membeli ponsel adalah kualitas layanan purna jual. vivo termasuk brand yang cukup serius dalam hal ini. Mereka membangun jaringan service center yang luas sekaligus meningkatkan kualitas layanannya agar pengguna merasa aman dan nyaman setelah membeli perangkat.

Program andalan vivo adalah layanan "1 Hour Rapid Repair", yaitu perbaikan cepat sekitar satu jam untuk kasus yang termasuk garansi atau kerusakan tertentu. Program ini tersedia di banyak titik sehingga pengguna tidak perlu menunggu berhari-hari untuk perbaikan sederhana. Layanan seperti ini membuat pengalaman servis terasa lebih manusiawi karena waktu pengguna tidak terbuang.

Kualitas pelayanan stafnya juga patut diapresiasi. Banyak pengguna menilai staf di service center vivo ramah, komunikatif, dan profesional. Mereka bisa membantu proses klaim garansi, menjawab pertanyaan teknis, atau memberikan panduan penggunaan dengan jelas sehingga konsumen tidak kebingungan.

Beberapa pusat layanan premium vivo juga memberikan kenyamanan lebih. Ruang tunggu disiapkan rapi, ada AC yang dingin, bangku yang nyaman, hingga minuman gratis. Hal-hal kecil seperti ini membuat proses menunggu tidak terasa membosankan.

Untuk jangkauan, layanan vivo tergolong sangat luas. vivo sudah memiliki lebih dari 125 service center resmi di Indonesia. Jaringannya mencakup hampir seluruh provinsi, dari Aceh sampai Papua.

Pengguna di kota besar maupun daerah lebih mudah menemukan lokasi terdekat melalui fitur pencarian lokasi di situs resmi vivo atau dengan menghubungi layanan pelanggan bebas pulsa di 0800 1 401891.

Kehadiran jaringan yang luas ini membuktikan bahwa vivo berinvestasi serius dalam purna jual. Pengguna tidak hanya membeli perangkat, tetapi juga mendapatkan rasa aman karena tahu dukungan servisnya mudah dijangkau kapan saja. Jika Anda tinggal di daerah yang jauh dari pusat kota, jaringan ini akan sangat terasa manfaatnya. 

Kekurangan HP vivo

Setelah mengetahui kelebihan HP vivo, selanjutnya mari simak poin-poin kekurangan dari HP vivo berikut ini.

1. Beberapa Tipe Masih Ada Bloatware

funtouch os

Salah satu hal yang masih perlu dibenahi vivo adalah keberadaan bloatware di beberapa model, terutama di kelas menengah seperti V Series dan Y Series. Meski OriginOS Global tampil lebih bersih dan modern, pengguna masih menemukan aplikasi prainstal yang tidak selalu dibutuhkan.

Beberapa aplikasi bisa dihapus, tetapi sebagian lain hanya bisa dinonaktifkan, bukan dihapus sepenuhnya. Ini kadang mengganggu, terutama bagi pengguna yang menyukai tampilan yang minimalis.

Semoga ketika nantinya OriginOS sudah merata ke kelas menengah dan entry, pengalaman software vivo bisa lebih konsisten dan makin minim bloatware sehingga pengguna mendapatkan tampilan yang benar benar bersih dan nyaman dipakai harian.

2.  Harga vivo X series Semakin Naik

vivo X300 Pro

Bicara soal inovasi besar, biasanya selalu ada harga yang harus dibayar. Hal yang sama terjadi pada vivo. Semakin canggih teknologi yang mereka tanamkan ke seri X, emakin tinggi pula harga jual seri X di Indonesia.

Pergerakan harganya terlihat jelas dari generasi ke generasi. vivo x100 dengan konfigurasi 12 GB dan 256 GB yang dirilis pada Juni 2024 dijual di Indonesia dengan harga Rp11.999.000. Ketika vivo x200 hadir pada awal 2025 dengan konfigurasi yang sama, harganya naik menjadi Rp12.999.000. Kenaikan sekitar satu juta rupiah ini juga terasa di varian Pro.

Lonjakan terbesar justru terjadi di generasi terbaru. vivo x300 dengan memori 12 GB dan 256 GB yang meluncur pada November 2025 dijual di Indonesia dengan harga Rp14.999.000.

Selisih dua juta rupiah dalam waktu sekitar sepuluh bulan membuat perubahan harganya terasa cukup signifikan. Ini menunjukkan bahwa vivo tidak lagi menahan diri dalam membanderol produk flagship, karena teknologi yang dibawa memang semakin mahal dan kompleks.

Dengan harga yang makin tinggi, seri X kini bersaing langsung dengan perangkat kelas atas milik Apple dan Samsung di Indonesia. Di level harga seperti ini, konsumen Tanah Air biasanya mempertimbangkan faktor gengsi, after-sales, sampai nilai jual kembali.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari HP vivo yang dijelaskan secara umum. Semoga penjelasan tersebut membantu Anda yang sedang berencana membeli HP vivo.

cross