carisinyal web banner retina

10 Laptop yang Bagus untuk Desainer Grafis di Tahun 2024

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha

Desain grafis merupakan profesi yang sedang menjamur saat ini. Banyak perusahaan, baik yang sudah besar maupun perusahaan rintisan, punya karyawan yang spesialis di desain grafis. Hal ini juga ditengarai dengan menjamurnya jurusan desain grafis atau sejenisnya di kampus, bahkan di sekolah kejuruan.

Dalam menjalankan tugasnya, para pelaku desain grafis harus ditunjang dengan perangkat pendukung kerja agar bisa menghasilkan karya yang bagus. Perangkat, dalam hal ini adalah sebuah komputer yang bisa memfasilitasi kebutuhan para desainer grafis. Karena itu, dibutuhkan perangkat komputer dengan spesifikasi yang baik untuk menunjang kerja desainer grafis.

Pada zaman sekarang, para desainer lebih memilih laptop dibanding komputer. Perusahaan juga umumnya memberikan fasilitas laptop untuk kebutuhan kerja para desainer grafis. Selain ringkas dan mudah dibawa ke mana-mana, laptop juga lebih praktis dan tentu saja lebih hemat daya dibanding perangkat PC desktop.

Perangkat laptop untuk desainer grafisnya umumnya adalah perangkat laptop yang punya spesifikasi tinggi. Umumnya sih perangkat yang digunakan adalah laptop gaming mahal, karena tidak sedikit desainer grafis yang juga punya hobi main game. Akan tetapi, sebenarnya akan lebih efektif jika para desainer grafis memilih untuk memakai laptop khusus untuk desain grafis seperti 10 laptop berikut ini.

1. ASUS ProArt Studiobook 16

ASUS ProArt Studiobook 16
• Layar
16.0-inch, WQXGA (2560 x 1600) 16:10 aspect ratio, IPS-level Panel, LED Backlit, 120Hz refresh rate, 500nits, 100% DCI-P3 color gamut for non-OLED, PANTONE Validated, Anti-glare display, Screen-to-body ratio: 85 %
• Prosesor
12th Gen Intel® Core™ i7-12700H Processor 2.3 GHz (24M Cache, up to 4.7 GHz, 14 cores: 6 P-cores and 8 E-cores)
• Graphic Card
Intel® UHD Graphics, NVIDIA® GeForce® RTX™ 3060 Laptop GPU, With Boost up to 1530MHz at 90W (105W with Dynamic Boost), 6GB GDDR6
• RAM
32GB DDR4 SO-DIMM
• Storage
2TB M.2 NVMe™ PCIe® 4.0 Performance SSD
• Konektivitas
Wi-Fi 6(802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth 5
• Port
1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support display / power delivery, 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x Thunderbolt™ 4 supports display / power delivery, 1x HDMI 2.1 FRL, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x RJ45 Gigabit Ethernet, 1x DC-in SD Express 7.0 card reader
• Baterai
90WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion

ASUS ProArt Studiobook 16 menjadi salah satu laptop terbaik untuk Anda sebagai kreator atau desainer grafis. Terdapat beberapa hal yang membuatnya seperti itu dan akan membuat Anda merasa tertarik. Pasalnya, Anda bisa menyelesaikan pekerjaan Anda dengan mudah dan lancar, yang terpenting adalah nyaman.

Salah satu hal yang paling eye catching dari ASUS ProArt Studiobook 16 ini adalah adanya ASUS Dial yang eksklusif. ASUS Dial ini merupakan kontroler intuitif berbentuk bulat untuk shortcut ke berbagai banyak aplikasi. Misalnya untuk mengganti brush, mengubah saturasi, mengatur opasitas, kecerahan layar dan volume, dan masih banyak lagi.

ASUS Dial ini juga sudah kompatibel dengan aplikasi kreatif seperti Adobe Photoshop, Premier Pro, Photoshop Lightroom Classic, After Effect, dan Illustrator. Fitur ini benar-benar membuat pekerjaan Anda jadi lebih mudah dan interaktif.

Kemampuan layar laptop ini juga menjadi salah satu yang terbaik untuk para desainer grafis. Ukurannya besar 16 inci dengan WQXGA dengan panel IPS. Kemampuan menampilkan warnanya cukup akurat dengan color gamut 100 persen DCI-P3 dan PANTONE Validated.

Untuk performanya, ASUS ProArt Studiobook 16 ditenagai oleh Intel Core i7-12700H yang kencang dengan kualitas grafis mumpuni oleh RTX 3060. Laptop ini juga menawarkan kapasitas RAM DDR4 32 Gb dan SSD NVMe hingga 2 TB. Kapasitas tersebut bisa Anda gunakan untuk menyimpan berbagai berkas kerjaan Anda. Ketahanannya juga bisa diandalkan dengan baterai 90WHrs.

Kemampuan laptop ini memang tidak bisa diragukan lagi. Untuk memilikinya, Anda bisa menyiapkan budget sekitar Rp40,9 jutaan. Harga tersebut sudah termasuk Windows 11, Office Home & Student 2021, dan garansi resmi dari ASUS Indonesia selama 2 tahun. Menarik bukan?

2. Lenovo Legion Pro 7i

Lenovo Legion Pro 7i
• Layar
16" WQXGA (2560x1600) IPS 500nits Anti-glare, 100% sRGB, 240Hz, DisplayHDR™ 400, Dolby® Vision™, FreeSync™ Premium, G-SYNC®, Low Blue Light, High Gaming Performance
• Prosesor
Intel® Core™ i9-13900HX, 24C (8P + 16E) / 32T, P-core up to 5.4GHz, E-core up to 3.9GHz, 36MB
• Graphic Card
NVIDIA® GeForce RTX™ 4090 16GB GDDR6, Boost Clock 2040MHz, TGP 175W
• RAM
2x 16GB SO-DIMM DDR5-5600
• Storage
2x 1TB SSD M.2 2280 PCIe® 4.0x4 NVMe
• Konektivitas
Intel® Killer Wi-Fi® 6E AX1675i, 11ax 2x2 + BT5.1
• Port
3x USB 3.2 Gen 1, 1x USB 3.2 Gen 1 (Always On), 1x USB-C® 3.2 Gen 2 (support data transfer, Power Delivery 140W and DisplayPort™ 1.4), 1x Thunderbolt™ 4 (support data transfer, Power Delivery and Display
• Baterai
Integrated 99.9Wh

Lenovo Legion Pro 7i memang lebih disiapkan sebagai laptop gaming. Hal itu bisa dipahami mengingat banyaknya fitur yang ditujukan untuk meningkatkan performa secara signifikan. Misalnya, fitur RAID 0 yang bisa diaktifkan ketika dipasangi 2 SSD.

RAID 0 meningkatkan kecepatan baca dan tulis serta kapasitas simpan, karena dua SSD digabung menjadi satu. Fitur resizable bar agar prosesor bisa mengakses seluruh memori GPU juga tersedia. Nah, untuk prosesornya sendiri adalah Intel Core i9-13900HX dengan GPU RTX j4090 yang sangat gahar.

Namun demikian, Lenovo Legion Pro 7i juga sangat layak digunakan oleh pekerja kreatif, tak terkecuali desainer grafis. Sebab, secara kemampuan, laptop ini memang mumpuni. Layar dengan gamut warna 100 persen sRGB adalah salah satu alasan mengapa laptop ini layak digunakan oleh desainer. Sedangkan untuk ukurannya 16 inci dengan resolusi WQXGA yang sangat tajam dan memuaskan.

Layar tersebut juga sudah memiliki sertifikasi rendah emisi cahaya biru dari TUV Rheinland. Anda bisa menatap layar sang laptop dalam waktu lama tanpa takut mata jadi sakit. Hal menarik yang Anda peroleh ketika membeli laptop ini adalah mudah di-upgrade, jumlah port lengkap, dan garansinya panjang.

Masalah garansi, Lenovo Indonesia memberi garansi 3 tahun plus garansi insiden tak disengaja (ADP). Laptop 2,8 kg yang dijual seharga Rp65,9 jutaan ini dibekali tas ransel, mouse, charger, Windows 11 Home, dan Office Home & Student 2021 dalam paket penjualannya.

3. ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED

ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED
• Layar
14.5-inch, 2.8K (2880 x 1800) OLED, 120 Hz, 550 nit, 100% DCI-P3, touch screen; Screenpad 12,7 inci IPS (2880 x 864)
• Prosesor
Intel Core i9-13900H, 14 core (6 Pcore + 8 Ecore), 20 thread, up to 5,4 GHz
• Graphic Card
NVIDIA GeForce RTX 4050 Laptop GPU 6GB GDDR6
• RAM
16GB LPDDR5 on board
• Storage
1TB M.2 NVMe PCIe 4.0
• Konektivitas
WiFi 6e, Bluetooth 5.3
• Port
1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 2x Thunderbolt 4 supports display / power delivery, 1x HDMI 2.1 FRL, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x DC-in, 1x Micro SD Express 7.1 card reader
• Baterai
76 Wh

ASUS menciptakan Zenbook Pro 14 Duo OLED sebagai laptop kreator. Oleh karena itu, berbagai fitur yang disematkan di laptop ini mayoritas ditujukan untuk mendukung pekerjaan di bidang kreatif. Tidak terkecuali desain grafis yang kini tengah populer.

Laptop ini tak cuma dibekali CPU dan GPU kencang, tapi juga layar yang fleksibel. Ada dua layar yang dimiliki sang laptop, layar utama dan layar sekunder yang disebut ScreenPad. Melalui layar utama, Anda bisa melihat hasil akhir suatu desain sebelum dipublikasikan.

Sementara itu, ScreenPad membantu kreator untuk mengedit dengan lebih leluasa. Anda bisa melakukan penyuntingan tiap layer tanpa harus memegang mouse. Benar saja, ScreenPad 12,7 inci sang laptop mendukung sentuhan.

Selain punya ScreenPad, laptop ini juga unik karena memosisikan touchpad di sebelah kanan keyboard. Touchpad itu bisa jadi alternatif mouse, terlebih posisinya pas dan areanya luas.

Satu hal yang membuat kreator mungkin akan menyukai laptop ini adalah bobotnya yang cukup ringan di 1,7 kg. Jika Anda adalah orang yang mobile, tentu Anda akan mencari laptop yang tidak membikin punggung jadi gampang capek.

Tertarik membeli ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED? Siapkan dana Rp37,9 jutaan. Pembelian laptop ini termasuk Windows 11 Home, Office Hume & Student 2021, tas ransel, pena stylus, sleeve (sarung laptop), stand, dan garansi resmi selama 2 tahun.

4. MacBook Pro 14 Inch M2 Max 2023 (12 core CPU, 30 core GPU)

MacBook Pro 14 M2 Pro 2023
• Layar
Liquid Retina XDR 14,2 inci, 3024 x 1964, 500 nit, P3, 120 Hz
• Prosesor
Apple M2 Pro, 12 core CPU (8 Pcore + 4 Ecore), 16 core neural engine
• Graphic Card
Apple GPU 38 core
• RAM
16 GB memori terintegrasi
• Storage
1 TB SSD
• Konektivitas
WiFI 6e, Bluetooth 5.3
• Port
1x MagSafe, 3x Thunderbolt 4, 1x SDXC slot, 1x audio jack, 1x HDMI
• Baterai
69,6 Wh

Kreator yang Apple minded mungkin akan sulit lepas dari ekosistem Apple. Itu tidak salah karena laptop MacBook dari Apple memang bisa tawarkan pengalaman pakai yang sulit dijumpai di laptop Windows. Mulai dari user interface lebih intuitif, kalibrasi warna yang akurat, hingga kemampuan pemrosesan yang lebih cepat.

Salah satu laptop Apple yang bisa Anda pertimbangkan adalah MacBook Pro 14 Inch M2 Max 2023 (12 core CPU, 30 core GPU). Laptop ini powerful dan hemat daya berkat chipset Apple M2 Pro yang digunakan. Sebagian orang mungkin akan bertanya soal apakah laptop ini lancar menjalankan aplikasi x86, mengingat chipset yang dipakai berbasis ARM.

Jawabannya adalah tetap lancar. Bahkan beberapa software telah dioptimalkan supaya jauh lebih mulus. Beberapa software itu misalnya Adobe Illustrator, Affinity Publisher 2, Vectorworks, Sketch, dan Pixelmator Pro.

Jangan takut bekerja dengan membuka banyak layer sambil pindah-pindah ke aplikasi editing lainnya. Laptop ini akan tetap mulus, tidak panas, dan cenderung hening. Ini memang karakter chipset Apple Silicon yang punya sistem termal baik dan efisien dalam konsumsi daya.

Kelemahan laptop 1,6 kg ini ada pada port-nya yang tak sebanyak laptop Windows. Port Thunderbolt 4 yang dipunyainya pun tak bisa dicolokkan ke GPU eksternal. Kalau tertarik membeli MacBook Pro 14 Inch M2 Max 2023 (12 core CPU, 30 core GPU), siapkan dana sekitar Rp54,9 jutaan.

5. ASUS ZenBook Pro 16X OLED

ASUS ZenBook Pro 16X OLED
• Layar
16.0-inch, 3.2K (3200 x 2000) OLED 16:10 aspect ratio, 0.2ms response time, 120Hz refresh rate, 550nits HDR peak brightness, 100% DCI-P3 color gamut, 1,000,000:1, VESA CERTIFIED Display HDR True Black 500, 1.07 billion colors, PANTONE Validated, Glossy display, 70% less harmful blue light, Touch screen, (Screen-to-body ratio)90%, With stylus support
• Prosesor
Intel® Core™ i9-13905H Processor 2.6 GHz (24MB Cache, up to 5.4 GHz, 14 cores, 20 Threads)
• Graphic Card
NVIDIA® GeForce RTX™ 4080 Laptop GPU 12GB GDDR6
• RAM
32GB LPDDR5X on board
• Storage
2TB M.2 NVMe™ PCIe® 4.0 Performance SSD
• Konektivitas
Wi-Fi 6E(802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth® 5.3 Wireless Card
• Port
1x USB 3.2 Gen 2 Type-A; 2x Thunderbolt™ 4 supports display / power delivery; 1x HDMI 2.1 FRL; 1x 3.5mm Combo Audio Jack; 1x DC-in; SD Express 7.0 card reader
• Baterai
96WHrs, 3S2P, 6-cell Li-ion, 280W AC Adapter

Meski tidak dibekali screenpad seperti model ASUS Zenbook lainnya, ASUS ZenBook Pro 16X OLED memiliki layar utama yang sangat luar biasa. Ukurannya 16 inci menggunakan panel OLED dengan resolusi 3,2K atau 3200 x 2000 piksel yang mumpuni. Selain itu, didukung oleh kemampuan color gamut 100 persen DCI-P3, Vesa Certified HDR True Black 500, dan kemampuan menghasilkan warna yang kaya.

Ukuran layarnya ini cukup luas karena memiliki bezel tipis dengan rasio layar ke bodi 90 persen. Sebagai desainer, tentu beberapa hal atau kemampuan tersebut sangat menarik. Apalagi layarnya mendukung touch screen sehingga bisa lebih interaktif saat menggunakan laptop.

Dari segi jeroan, Core i9 H Series generasi ke-13 dan GPU RTX 4080 tak perlu diragukan lagi kemampuannya. Performanya sudah sesuai untuk kebutuhan studio desain grafis dan bidang seni lainnya.

Yang menarik, meskipun desainnya cukup kompleks, laptop ini sangat mendukung mobilitas tinggi penggunanya. Pasalnya, ketebalannya cuma 1,78 cm dengan bobot 2,40 kg saja. Mudah dimasukkan ke dalam tas dan tidak bikin punggung gampang capai.

Buat yang berminat meminang ASUS ZenBook Pro 16X OLED, silakan siapkan budget sekitar Rp57,1 juta. Harga tersebut sudah termasuk Windows 11 Home, Office Home & Student 2021, dan garansi resmi dari ASUS Indonesia selama 2 tahun.

6. MacBook Air 13.6 inch M2 (8 core CPU,  10 core GPU)

MacBook Air 13.6 inch M2 (8 core CPU,  10 core GPU)
• Layar
Liquid Retina 13,6 inci, 500 nit, P3, with True Tone
• Prosesor
Apple M2 Chip, 8 core CPU, 16‑core Neural Engine
• Graphic Card
10-Core GPU
• RAM
16 GB memori terintegrasi
• Storage
512 GB SSD
• Konektivitas
WiFI 6, Bluetooth 5.3
• Port
Thunderbolt 3 (up to 40Gb/s) * USB 4 (up to 40Gb/s) * USB 3.1 Gen 2 (up to 10Gb/s) * 3.5 mm headphone jack
• Baterai
Up to 18 hours

Salah satu kekhawtiran orang ketika membeli Apple MacBook adalah kemampuannya menghadapi beban kerja tinggi. Apalagi melihat bentuk laptopnya yang sangat tipis dan ringan. Ketebalannya hanya sekitar 1,13 mm dengan berat tidak lebih dari 1,24 kg saja.

Namun tidak usah khawatir, meski bentuknya tipis, kemampuan MacBook Air 13.6 inch M2 dalam menyelesaikan pekerjaan dengan beban tinggi sudah bisa diatasi dengan adanya Apple M2 chipChip ini ditenagai oleh 8 core yang terdiri dari 4 core performa dan 4 core efisiensi.

Bahkan, Apple sendiri mengeklaim laptopnya ini mampu menyelesaikan berbagai tugas yang kompleks dengan lebih cepat dan lancar. Beberapa kemampuannya tersebut cocok untuk Anda sebagai seorang desain grafis.

Lebih lanjut, varian ini punya GPU dengan 10 core. Secara teori, GPU dengan core lebih banyak memiliki kinerja grafis lebih cepat. Berdasarkan klaimnya, MacBook Air 13.6 inch M2 dengan GPU 10 core 1,4x lebih cepat daripada MacBook Air yang dirilis tahun 2021 dengan M1.

laptop ini juga disebut 15x lebih kencang dibanding MacBook Air 2019 yang menggunakan prosesor dualcore Intel Core i5 8210Y. Meskipun lebih kencang, MacBook Air 13.6 inch M2 dengan GPU 10 core ini tetap memiliki daya tahan baterai hingga 18 jam layaknya varian GPU 8 core.

Adapun MacBook Air 13.6 inch M2 ini menawarkan desain yang segar. Laptop ini lebih ringan dan lebih ringkas dibanding para pendahulunya. Tertarik meminang laptop untuk desain grafis ini? Jika iya, setidaknya Anda harus menyiapkan bujet sekitar Rp23,9 jutaan. Tenang saja, masih ada garansi resmi selama 1 tahun untuk setiap pembeliannya.

7. DELL XPS 13 Plus 9320 OLED

DELL XPS 13 Plus 9320 OLED
• Layar
13.4", 3.5K (3456 x 2160) Touch Display
• Prosesor
13th Generation Intel® Core™ i7-1360P (18MB Cache, up to 5.0 GHz, 12 cores)
• Graphic Card
Intel® Iris® Xe Graphics
• RAM
16GB LPDDR5 6000 MHz, integrated, dual channel
• Storage
1TB M.2 PCIe NVMe Solid State Drive
• Konektivitas
Intel® Killer™ Wi-Fi 6E 1675 (AX211), 2×2, 802.11ax, Bluetooth
• Port
2 x Thunderbolt™ 4 (USB Type-C™ with DisplayPort and Power Delivery); USB-C to USB-A 3.0 adapter (included in the box); USB-C to 3.5mm headset adapter
• Baterai
3 Cell, 55 Wh, integrated

Laptop untuk desain grafis tidak harus memiliki layar yang luas, yang penting kualitasnya mumpuni. Misalnya laptop satu ini yaitu DELL XPS 13 Plus 9320 OLED. Laptop ini hanya memiliki ukuran 13,4 inci saja. Namun, ukuran bezel-nya sangat tipis dengan resolusi tinggi hingga 3,5K atau 3456 x 2160 piksel.

Beberapa kemampuannya ini tentu akan membuat para desainer grafis merasa tertarik. Layarnya juga sudah mendukung touch screen sehingga lebih interaktif saat menggunakan. Tampilannya juga sangat artistik jika dilihat dari keyboard-nya, karena terlihat datar dan berbeda dari yang lain.

Soal performanya, Anda tidak perlu khawatir dengan Intel Core i7 generasi ke-13 yaitu i7-1360P. Prosesor ini memiliki clock speed cukup tinggi yaitu 5,0 GHz dengan GPU Intel Iris Xe.

Anda juga bisa mengerjakan tugas-tugas desain dengan lebih cepat berkat SSD NVMe PCIe dengan kapasitas 1 TB. Kemudian untuk RAM-nya adalah 16 GB dan sudah terintegrasi. Anda tidak perlu lagi khawatir nge-lag atau hambatan lain saat mengejar deadline.

Nah, jika Anda tertarik untuk memiliki laptop ini, Anda harus menyiapkan budget sekitar Rp35 jutaan saja. Harga tersebut sudah termasuk Windows 11 Pro dan garansi resmi selama 2 tahun.

8. Axioo Pongo Studio

Axioo Pongo Studio
• Layar
16" inch (16:10) QHD+ (2560 x 1600) IPS , 240Hz
• Prosesor
Intel® Core™ i9-13900H (14 Cores, 20 Threads, TDP:45 W)
• Graphic Card
Intel® Graphics | NVIDIA® GeForce RTX ™ 4070 Laptop GPU 8GB GDDR6 Up to 140W
• RAM
32 GB 2 x SODIMM DDR5, Support Dual Channel Memory 32GB, Support frequency up to 5600Mhz
• Storage
1TB 2 x 2280 M.2 PCIe Gen. 4x4 NVMe SSD
• Konektivitas
Intel® Dual Band Wi-Fi 6E AX211 2x2 AX + BT CNVi M.2 2230 Bluetooth 5.3
• Port
2 x USB 3.2 Gen1 ports (Type A) (1 x powered USB port, AC/DC), 1 x USB 3.2 Gen2 port (Type C), 1 x Thunderbolt ™ 4 port with Power Delivery DC in (Type C), 1 x Mini Display port 1.4, 1 x HDMI ™ 2.0 output port (with HDCP), 1 x 2-in-1 Audio Jack (Headphone / Microphone), 1 x Microphone Jack, 1 x RJ-45 2.5G LAN port, 1 x DC-in jack, 1 x MicroSD Card reader Slot
• Baterai
Embedded 4 cells Polymer battery pack, 73WH

Axioo Pongo Studio menjadi salah satu laptop dari Axioo yang cocok untuk Anda sebagai desainer grafis. Performanya mumpuni berkat prosesor baru dari Intel Core i9 generasi ke-13 yaitu i9-13900H. Prosesor ini memiliki arsitektur yang cukup padat dengan 14 cores dan 20 threads.

Belum lagi GPU yang digunakannya yang sanggup memproses grafis dengan lebih baik dari RTX 4070. Untuk mengoptimalkan performa yang dihasilkan, prosesor-nya dipadukan dengan RAM sangat luas yaitu 32 GB. Bahkan, Anda masih bisa memperluasnya karena menggunakandual channel DDR5. Kapasitasnya yang luas ini cocok untuk menyimpan berbagai proyek yang sedang Anda kerjakan.

Agar lebih cepat dalam melakukan multitasking, terdapat storage SSD NVMe PCIe berkapasitas hingga 1 TB. Aktivitas makin lancar dengan konektivitas yang cepat dari WiFi 6e. Soal kelengkapan port-nya, Axioo Pongo Studio bisa dibialng lengkap, termasuk RJ-45, Thunderbolt, HDMI, dan masih banyak lagi.

Anda juga bisa melakukan pekerjaan Anda dengan waktu yang cukup lama dan tetap stabil. Hal itu bisa terjadi karena laptop ini menyediakan kipas pendingin serta daya tahan baterai mumpuni. Anda bisa bekerja menggunakan laptop ini hingga seharian.

Dengan berbagai kemampuan yang dimilikinya seperti performa, layar cantik, serta fitur-fitur pendukung lainnya, harga yang ditawarkan laptop ini menjadi terasa wajar. Anda bisa mendapatkan laptop ini dengan harga sekitar Rp29,9 jutaan. Harga tersebut sudah termasuk Windows 11 Home dan garansi resmi hingga 3 tahun. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk memilikinya?

9. Axioo Pongo 960

Axioo Pongo 960
• Layar
15.6" FHD IPS 144Hz SRGB 100%
• Prosesor
Intel® Core™ i9-13900H (TDP: 45W)
• Graphic Card
NVIDIA GeForce RTX4060 8GB DDR6 (100w) Hybrid
• RAM
16GB SODIMM (2 x SODIMM DDR4 Dual Channel memory up to 64GB,Frequency up to 3200MHz) (Real operation frequency depends on processor)
• Storage
512GB M.2 2280 SSD
• Konektivitas
WiFi 6 (AX201), Bluetooth
• Port
2 x USB 3.2 Gen 2 port (Type C), 1 x USB 3.2 Gen 1 port (Type A), 1 x USB 2.0 port, 2 x Mini Display 1.4 port, 1 x HDMI output port (with HDCP), 1 x 2-in-1 Audio Jack (Headphone / Microphone), 1 x RJ-45 GigaBit LAN port, 1 x SDCard reader, 1 x DC-in jack
• Baterai
Embedded 4 Cells Polymer Battery pack, 54WH

Axioo Pongo 960 menjadi salah satu laptop dari Axioo yang punya kemampuan performa tinggi. Laptop ini cocok untuk Anda sebagai desainer grafis yang ingin tetap tampil profesional di kantor. Tampilannya seperti laptop konvensional dengan layar luas hingga 15,6 inci. Selain itu, bodinya juga terbuat dari metal sehingga terlihat kokoh.

Kemudian untuk performanya, laptop ini ditenagai oleh Intel Core i9 generasi ke-13 yaitu i9-13900H. Prosesor ini menjadi salah satu yang tercanggih untuk penggunaan berat. Apalagi didukung oleh GPU RTX 4060 yang memiliki TGP hingga 100-Watt.

Sebagai seorang desainer grafis juga memerlukan aktivitas yang sat set. Untungnya, hal tersebut sudah diantisipasi oleh SSD NVMe berkapasitas 512 GB yang cukup gesit. Sebagai informasi, makin luas kapasitas memori maka makin optimal juga kinerjanya. Menariknya, meski sudah dibekali RAM 16 GB, Anda masih bisa memperluas kapasitasnya hingga 64 GB.

Beberapa kelebihan lain yang dimiliki laptop ini juga turut menarik perhatian. Mulai dari konektivitas unggulan, jumlah port lengkap, hingga ketahanan baterai yang awet seharian.

Nah, jika Anda merasa tertarik untuk memiliki laptop ini, Anda perlu menyiapkan budget sekitar Rp19,6 jutaan saja. Harga tersebut sudah termasuk Windows 11 Home dan garansi resmi dari Axioo selama 3 tahun lamanya. Menarik, bukan?

10. ASUS ROG STRIX G18 G814JV

ASUS ROG Strix G18
• Layar
18" FHD+ 16:10 (1920 x 1200, WUXGA) IPS-Level, 165Hz, 300Nits, 100%sRGB, Anti-Glare Display
• Prosesor
Intel Core i7 13650HX,14 core (6 PCore + 8 Ecore), 20 thread, up to 4.9 GHz
• Graphic Card
NVIDIA GeForce RTX4060 8GB GDDR6
• RAM
16GB DDR5-4800MHz SO-DIMM
• Storage
512GB SSD M.2 NVMe™ PCIe® 4.0
• Konektivitas
WiFI 6e, Bluetooth 5.3
• Port
2x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C Support Display / Power Delivery, 1x Thunderbolt 4 Support DisplayPort, 1x Combo Audio Jack 3.5Mm, 1x RJ45 LAN, 1x HDMI 2.1 FRL
• Baterai
90 Wh

Mengedit dengan monitor tambahan mungkin jadi solusi jika Anda berada di kantor atau studio. Namun, bagaimana Anda sedang bekerja di tempat yang jauh dari sumber listrik. Padahal Anda tetap memerlukan tampilan ekstra.

Hal yang seperti itu mungkin tidak akan Anda alami jika memilih ASUS ROG Strix G18 G814JV. Pasalnya, layar laptop ini termasuk besar, yakni 18 inci. Layar besar tidak akan membuat mata puas saat main game atau menonton film.

Kepuasan juga akan muncul ketika Anda bisa menaruh beberapa aplikasi yang terbuka pada tampilan utama layar. Hal yang demikian tentu dapat memperlancar alur kerja Anda. Layar ROG Strix G18 punya tampilan cemerlang dengan gamut warna 100 persen sRGB.

Maka layar tersebut cocok untuk pekerjaan desain grafis dan video editing. Hal menarik lain yang dimiliki dari laptop dengan tiga kipas ini adalah penampilannya yang simpel. Ia tidak terlihat mencolok sehingga pekerja kantoran pun cocok menggunakannya.

Jumlah port yang tersedia juga banyak. Bahkan port RJ45 untuk LAN masih tersedia. Port tersebut mungkin masih dibutuhkan oleh banyak orang jika mereka menginginkan koneksi internet yang lebih aman dan privat. Sisi minus dari laptop ini adalah bobotnya yang cukup berat di 3 kg. Wajar karena layarnya memang besar.

ASUS ROG Strix G18 dijual Rp30,9 jutaan. Konsumen akan memperoleh apa saja dari pembelian sang laptop? Unit laptopnya, charger, mouse ROG, tas ROG, Windows 11 Home, Office Home & Student 2021, serta garansi resmi selama 2 tahun.

Jika Anda seorang desainer grafis atau bos yang butuh laptop untuk karyawan yang bekerja di bagian desain, Anda bisa melirik salah satu dari 10 laptop di atas. Anda juga yang masih menimba ilmu di bidang desain, jika memang punya dana yang lebih, tidak ada salahnya juga melirik salah satu produk di daftar ini.

Kategori:
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram