Yuk Ketahui Jenis-Jenis Bluetooth Berdasarkan Versinya

Ditulis oleh Dikdik Saparudin

Bluetooth merupakan sebuah teknologi berjenis wireless atau nirkabel. Teknologi ini dikembangkan oleh Bluetooth SIG atau Bluetooth Special Interest Group. Bluetooth berguna untuk memindahkan data dari satu perangkat ke perangkat lainnya tanpa memerlukan kabel. Jarak yang diperlukan Bluetooth untuk dapat berkomunikasi antar perangkat yaitu antara 1 hingga 100 meter.

Sebuah perangkat Bluetooth dapat terhubung hingga ke tujuh perangkat. Saat ini teknologi Bluetooth telah dibenamkan dalam banyak perangkat elektronik, seperti smartphone, laptop, headphone, dan lain-lain. Pada smartphone misalnya, fitur Bluetooth memungkinkan kita untuk mengirimkan file berupa gambar, video, musik, dan lainnya.

Bagaimana Bluetooth Bekerja?

harga headset Bluetooth

Dilansir dari bagaimana.web.id, Bluetooth mengirim dan menerima gelombang radio di sebuah band dengan 79 frekuensi (saluran) yang berbeda. Gelombang ini juga berpusat pada jalur 2,45 GHz, terpisah dengan radio, televisi, dan telepon seluler.

Perangkat Bluetooth otomatis mendeteksi dan terhubung satu sama lain. Perangkat ini juga bisa saling terhubung dengan beberapa perangkat  (biasanya delapan) dalam satu waktu bersamaan. Perangkat-perangkat yang terhubung tersebut tidak saling mengganggu karena masing-masing menggunakan salah satu dari 79 saluran yang ada.

Bluetooth menggunakan daya yang sangat kecil karena teknologi ini harus tetap saling terhubung dengan jangkaun jarak yang pendek. Secara teoritis juga, penggunaan Bluetooth lebih aman daripada jaringan nirkabel yang beroperasi dalam rentang yang lebih panjang, seperti Wi-Fi misalnya.

Kapan Teknologi Bluetooth Diciptakan?

Bluetooth

Teknologi Bluetooth sudah muncul sejak beberapa dekade yang lalu. Teknologi ini pertama kali diinisiasi oleh Nils Rydbeck dan Johan Ullman pada 1989. Nama Bluetooth sendiri diambil dari julukan raja Viking yang memimpin Denmark pada tahun 958 hingga tahun 970 Masehi. Raja Viking tersebut bernama Harald Bluetooth.

Dari waktu ke waktu teknologi Bluetooth terus mengalami perkembangan. Versi awal Bluetooth yang dikenalkan adalah versi 1.0 dan terus mengalami pembaruan. Lalu ada berapa jenis-jenis Bluetooth berdasarkan versinya yang telah dikeluarkan hingga saat ini?

Jenis-Jenis Bluetooth Berdasarkan Versinya

Nah, untuk menemukan jawaban tersebut saat ini Carisinyal akan membahas jenis-jenis Bluetooth berdasarkan versinya. Langsung saja cek berikut ini.

1. Bluetooth 1.0 dan 1.0B

Bluetooth 1

Versi awal dari teknologi Bluetooth ini memiliki perkembangan yang kurang baik. Banyaknya permasalahan yang dimiliki Bluetooth versi ini menyebabkan pabrikan kesulitan membuat teknologi tersebut beroperasi di produk-produk mereka. Bisa dibilagn, versi ini kurang begitu "menggigit' secara teknologi.

2. Bluetooth 1.1

Bluetooth 1.1

Versi ini muncul dengan perbaikan dari versi Bluetooth sebelumnya. Selain itu, Bluetooth 1.1 juga telah memiliki standar yang dinamakan IEEE 802.15.1-2002.

3. Bluetooth 1.2

Bluetooth 1.2

Dibanding tiga versi Bluetooth sebelumnya, Bluetooth 1.2 memiliki banyak keunggulan. Pada prakteknya Bluetooth versi ini memiliki kecepatan transmisi yang lebih tinggi, yaitu hingga 721 Kbit per detik. Versi ini juga memungkinkan penggunanya untuk menemukan koneksi Bluetooth lain lebih cepat.

4. Bluetooth 2.0 + EDR

Bluetooth 2.0 + edr

Dengan teknologi EDR (Enhanced Data Rate) yang dimilikinya, Bluetooh versi 2.0 memiliki transfer data yang lebih cepat. Walaupun teknologi EDR memiliki kecepatan 3 Mbit per detik, namun transfer data maksimum pada Bluetooth versi ini adalah 2.1 Mbit per detik. Bluetooth versi 2.0 +EDR hadir pada tahun 2004.

5. Bluetooth 2.1 + EDR

Bluetooth

Tiga tahun berselang, versi Bluetooth yang lebih tinggi hadir, yaitu versi 2.1 + EDR. Teknologi utama pada Bluetooth versi ini adalah SSP atau Secure Simple Pairing. Dengan SPP pengalaman menggunakan Bluetooth jadi lebih baik, terutama dalam hal pairing dan keamanan.

Teknologi lain yang hadir pada Bluetooth versi ini adalah EIR atau Extended Inquiry Response. Teknologi ini membantu pengguna mengetahui informasi perangkat yang akan dihubungkan sebelum koneksi dimulai. Selain itu, EIR juga membantu perangkat mengurangi konsumsi daya pada low-power mode.

6. Bluetooth 3.0 + HS

Bluetooth 3.0 + HS

Bluetooth versi 3.0 + HS hadir dua tahun setelah perilisan versi 2.1 + EDR. HS pada Bluetooth versi ini adalah singkatan dari High Speed yang punya teknologi link 802.11. Selain itu, Bluetooth versi 3.1 + HS memiliki fitur baru yang disebut AMP atau Alternative MAC/PHY.

Fitur AMP merupakan teknologi dukungan untuk link 802.11 yang dapat membantu pengguna mentransfer data lebih cepat lagi. Kecepatan transfer yang dimiliki Bluetooth versi ini mencapai angka hingga 24 Mbit per detik.

7. Bluetooth 4.0 + LE

Bluetooth 4.0 LE

Selanjutnya ada Bluetooth versi 4.0 + LE atau dikenal dengan Bluetooth Low Energy. Bluetooth Low Engergy ini jadi pondasi teknologi ke versi berikutnya. Keunggulan utama dari Bluetooth versi ini adalah konsumsi energinya yang rendah. Karena itu, perangkat yang menggunakan Bluetooth versi 4.0 + LE membantu baterai atau listrik jadi lebih hemat.

Vesi yang diperkenalakan pertama kali di Juni 2010 ini dapat menjangkau area yang luas hingga 100 meter. Selain itu, pengguna juga dapat menikmati kecepatan transfer hingga 1 Mbps dan kemanan yang lebih terkontrol dibanding dengan Bluetooth versi sebelumnya.

8. Bluetooth 4.1

Bluetooth 4.1
*

Bluetooth versi 4.1 yang hadir pada 2013 ini dapat mengelola daya lebih baik (lebih hemat daya dibanding versi sebelumnya). Perangkat yang mengadopsi Bluetooth versi dapat secara otomatis menghidupkan dan mematikan koneksi Bluetooth sesuai dengan power plan.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram