carisinyal web banner retina
Mau nanya rekomendasi HP? klik di sini
Carisinyal / Editorial / Jenis-Jenis Chipset Mediatek yang Dipakai HP Saat Ini

Jenis-Jenis Chipset Mediatek yang Dipakai HP Saat Ini

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha - Diperbaharui 26 Juli 2021

Mediatek, perusahaan yang bermarkas di Shanghai adalah salah satu produsen chipset untuk smartphone. Tidak seperti Qualcomm, Mediatek fokus pada pengembangan chipset yang lebih terjangkau alias ongkos produksinya lebih murah jika dibandingkan dengan chipset dari produsen lain.

Faktor ini yang kemudian membuat ponsel dengan chipset Mediatek biasanya harganya lebih terjangkau. Namun, perlu diingat, Mediatek memiliki image yang kurang baik lantaran dulu sering menghadirkan chipset yang cepat panas dan kemampuan tidak terlalu kencang.

Belakangan, Mediatek berbenah dan melahirkan chipset yang lebih baik dan tetap terjangkau. Tidak aneh jika masih banyak vendor ponsel yang memakai chipset Mediatek. Satu hal yang agak fatal dan membuat ponsel dengan Mediatek kurang populer adalah tertutupnya sumber terbuka (source code).

Berbeda dengan chipset lain, Mediatek menutup source code mereka dan belum ada rencana untuk membuka source code ke publik. Hal ini membuat ponsel Mediatek jarang mendapatkan pembaruan Android terbaru. Pasalnya, untuk mendapatkan pembaruan, perangkat Android tersebut harus memiliki kode sumber. Jika vendor ingin melakukannya, maka vendor harus membayar terlebih dulu ke Mediatek.

Terlepas dari hal tersebut, Mediatek masih tetap bertahan dan rajin memproduksi chipset terbaru. Saat artikel ini dibuat, Mediatek sudah menghadirkan chipset dengan fabrikasi 6 nm. Tentu hal ini tergolong baik.

Jenis-jenis Chipset Mediatek

Chipset Mediatek sendiri ada banyak dan agak sulit dikategorikan. Penamaan chipset Mediatek juga kurang baik dan sulit diingat. Untungnya belakangan Mediatek memberikan nama untuk chipset mereka dengan nama Helio. Untuk lebih tahu kategori chipset Mediatek Helio ini, silakan simak penjelasannya berikut ini.

1. Mediatek Dimensity

mediatek dimensity

Mediatek Dimensity hadir sebagai chipset yang menggabungkan konsep "pintar" dan performa dengan dukungan jaringan 5G. Dimensity ini bisa dibilang adalah investasi dari Mediatek untuk bersaing di ranah jaringan 5G.

Mediatek Dimensity hadir menggabungkan konektivitas, multimedia, AI serta inovasi untuk kualitas gambar yang baik. Kombinasi ini yang membuat Dimensity hadir sebagai chipset jagoan Mediatek untuk menghadirkan chipset unggulan dan tentu saja hadir dengan jaringan 5G.

Mediatek Dimensity hadir dengan beberapa seri. Ada Mediatek Dimensity 1000 series, Mediatek Dimensity 800 series, dan Mediatek Dimensity 700 series.

2. Mediatek Helio G Series

MEDIATEK HELIO G

Seiring dengan perkembangan industri mobile gaming, Mediatek melihat hal tersebut sebagai celah untuk menghadirkan solusi: sebuah chipset khusus untuk gaming. Karena itu, hadirlah Mediatek Helio G series.

Chipset ini menghadirkan fitur dan teknologi untuk meningkatkan pengalaman bermain gim seluler dan juga visual yang jelas. Mediatek Helio G series juga hadir dengan performa multimedia dan kinerja AI terkemuka yang setara dengan Mediatek Helio seri lainnya.

Kehadiran Mediatek Helio G ini sendiri membuat banyak produsen ponsel pun banyak memakai chipset dari Helio G. Beberapa produk dari Helio G diantaranya adalah Helio G90T, Helio G85, Helio G85, Helio G35 dan lainnya.

2. Mediatek Helio X Series

helio x20

Sebelum kehadiran lini Dimensity dan G series Mediatek Helio X seri adalah jajaran chipset kelas atas dari Mediatek. Chipset dengan Helio X seri berarti adalah chipset yang memiliki performa kencang dan canggih untuk kelas Mediatek. Hanya saja chipset kalah pamor jika dibandingkan Dimensity dan G series.

Contoh chipset yang ada di kelas ini adalah Helio X20, Helio X25, Helio X27, dan Helio X30. Helio X30 adalah chipset Mediatek pertama yang dibangun dengan fabrikasi 10 nm. Bisa dibilang, chipset dengan fabrikasi baru akan dimulai di Helio X seri dulu kemudian diikuti oleh chipset Mediatek di seri lain.

Menilik teknologi fabrikasinya, perkembangan teknologi chipset Mediatek sebenarnya agak sedikit ketinggalan. Pasalnya, produsen chipset besar lainnya sudah hadir dengan fabrikasi 8 nm dan 7 nm sementara Mediatek baru masuk 10 nm. Namun, tentu saja tidak ada kata terlambat untuk memulai.

2. Mediatek Helio P Series

MediaTek Helio P70 vs Helio P60

Mediatek P series adalah chipset Mediatek yang secara tingkatan berada di bawah Mediatek X series. Mediatek seri P ini dibangun untuk digunakan di ponsel pintar yang ramping. Fokus chipset Mediatek P series adalah sebuah chipset yang memiliki konsumsi hemat baterai tanpa mengurangi performa keseluruhan.

Selain itu, fokus Mediatek P series adalah dukungan untuk multimedia dan konektivitas. Bisa dibilang, Mediatek P series fokus pada pengembangan chipset yang seimbang di segala sektor. Hal ini yang membuat Mediatek P series banyak digunakan produsen ponsel. Contoh chipset Mediatek P series adalah Mediatek P60, Mediatek P70, dan Mediatek P90.

3. Mediatek Helio A Series

helio a22

Mediatek menghadirkan chipset kelas baru, yaitu Helio A series. Chipset di kelas ini adalah Helio A22. Chipset ini dibuat untuk smartphone dengan kelas harga terjangkau tetapi memiliki fitur yang baik seperti menghasilkan kamera yang bagus, efisiensi daya yang baik, dan mengoptimalkan hasil tangkapan kamera.

Karena chipset seri baru, belum banyak ponsel yang memakai Helio A22. Terlebih karena Helio A series baru satu, tentu saja kedepan bakal ada Helio A series lain. Contoh ponsel yang memakai Helio A22 sendiri adalah Xiaomi Redmi 6A.

4. Mediatek Mid-Range 4G Series

mediatek chipset

Chipset kelas ini, sesuai namanya adalah chipset menengah. Chipset ini didesain agar digunakan di ponsel kelas harga terjangkau yang sudah mendukung jaringan 4G. Hal ini karena chipset di kelas ini mendukung konektivitas LTE 4G-CAT WorldMode-CAT-4 dan CAT-6 serta mendukung fitur premium lainnya seperti Pump Express serta fungsi kamera canggih.

Tipe-tipe chipset yang ada di kelas ini adalah Mediatek MT6753, Mediatek MT6752, dan Mediatek MT6750. Contoh tipe ponsel yang memakai chipset ini adalah Infinix Note 4, Lenovo Vibe S1, dan Vivo V5. 

5. Mediatek Entry 4G Series

mediatek 6735

Chipset kelas ini adalah chipset yang memiliki tingkatan di bawah kelas Mediatek Mid-Range. Jika Mediatek Mid-Range fokus pada pengembangan chipset dengan prosesor octa core dan dukungan 4G, maka chipset Entry adalah chipset yang fokua dengan pengembangan prosesor quad core dan dukungan 4G. Ada banyak chipset Mediatek di kelas ini, yakni:

  • MT6739
  • MT6738
  • MT6737T
  • MT6737
  • MT6735
  • MT6732
  • MT6731
  • MT6595
  • MT6592

Chipset tersebut umum ditemukan di beberapa perangkat ponsel harga terjangkau, termasuk ponsel pintar buatan produk lokal. Contohnya adalah Evercoss yang sering memakai chipset MediaTek MT6737 maupun MediaTek MT6735.

Jika menilik kategori chipset Mediatek, tampak kalau chipset Mediatek ini dihadirkan sebagai alternatif bagi produsen ponsel yang butuh chipset bertenaga namun memiliki ongkos produksi yang terjangkau.

Lantas, apakah chipset Mediatek secara keseluruhan jelek, mengingat fokusnya di kelas harga terjangkau? Tentu saja tidak, ada beberapa chipset Mediatek yang memiliki kemampuan terbaik seperti yang tertera di daftar berikut ini.

Daftar Chipset Mediatek Terbaik

Setelah mengenal jenis chipset Mediatek, selanjutnya mari simak urutan chipset Mediatek terbaik.

1. Dimensity 1200

Dimensity 1200

Dimensity 1200 merupakan chipset Mediatek yang diperkenalkan di 2021 bersama dengan Dimensity 1100. Kedua chipset ini dibangun proses fabrikasi 6m. Mediatek sendiri mengklaim jika kedua chipset ini punya kinerja 22 persen lebih kuat dan efisiensi daya hingga 25 persen dibanding seri Dimensity 1000.

Dimensity 1200 sendiri adalah chipset dengan delapan core yang terbagi jadi tiga cluster. Kluster pertama adalah tiga core ARM Cortex-A78 2,6 GHz untuk performa kencang, kluster kedua satu core ARM Cortex-A78 3 GHz untuk performa lebih kencang, dan kluster ketiga adalah empat core ARM Cortex-A55 2 GHz untuk hemat daya. Sementara prosesor grafis yang ada di chipset ini adalah ARM Mali-G77 MC9.

Hal yang mengejutkan bahwa chipset ini diklaim Mediatek punya kemampuan memproses foto dan video dengan kualitas lebih bagus ketimbang jajaran iPhone 12. Dimensity 1200 sudah digunakan di Redmi K40 Gaming dan realme GT Neo Flash. Beberapa ponsel lain yang bakal memakai chipset ini adalah OPPO Reno6 Pro dan realme X7 Max.

2. Dimensity 1100

dimensity 1100

Dimensity 1100 adalah chipset yang punya performa hampir mirip dengan Dimensity 1200. Hanya saja secara angka benchmark, Dimensity 1100 kalah dari Dimensity 1200. Namun, perbedaan angkanya sebenarnya tidak terlalu besar. Berdasarkan data dari nanoreview, Dimensity 1200 punya nilai Antutu 630 ribuan sementara Dimensity 1100 ada di angka 610 ribuan.

Dimensity 1100 menawarkan chipset dengan menggunakan dua kluster, yakni empat Core Cortex-A78 yang berjalan di 2,6GHz dan empat Core Cortex A55 2.0 GHz. Berbeda dengan Dimensity 1200 yang punya tiga kluster. Sementara pengolah GPU yang digunakan serupa, yakni ARM Mali-G77 MC9.

Hal menarik adalah Dimensity 1100 punya dukungan untuk layar 144 Hz dan sensor kamera hingga 108 MP. Di pasar Tiongkok, sudah ada beberapa ponsel yang memakai Dimensity 1100, yakni vivo S9 dan realme Q3 Pro.

3. Dimensity 1000 Series

MediaTek Dimensity 1000

Dimensity 1000 series merupakan chipset kelas atas dari Mediatek yang menawarkan performa kelas atas dan dukungan jaringan 5G. Bahkan, penggunaan chipset ini memungkinkan jaringan penggunaan 5G dual SIM.

Dimensity 1000 series juga dilengkapi dengan teknologi berperforma tinggi seperti HyperEngine 2.0, MiraVision Video & Display, dan dukungan refresh rate 144 Hz. Chipset ini juga mendukung teknologi MediaTek Imagiq yang mendukung video 4K HDR dan fitur MediaTek APU 3.0 untuk kebutuhan AI.

Dimensity 1000 series ini dibangun dengan fabrikasi 7 nm. Saat artikel ini dibuat, ada 4 series dari Dimensity 1000. Keempat seri tersebut memiliki beberapa fitur dan performa yang sedikit berbeda. Berdasarkan fitur dan performanya, dapat diurutkan sebagai berikut.

  • Dimensity 1000+
  • Dimensity 1000
  • Dimensity 1000L
  • Dimensity 1000C

Keempat seri tersebut hadir menawarkan chipset dengan konfigurasi empat inti,  Cortex-A77 dan empat inti Cortex-A55. Pembedanya ada di clock tiap core. Clock paling tinggi adalah yang memakai Cortex-A77 dengan clock 2.6 GHz.

Untuk GPU, ada sedikit pembeda tipe. Dimensity 1000+, Dimensity 1000, dan Dimensity 1000L memakai Arm Mali-G77 dengan sedikit tipe yang berbeda. Sementara Dimensity 1000C hadir dengan tipe GPU yang sedikit lebih rendah, Arm Mali-G57 MC5.

Beberapa tipe ponsel yang sudah memakai Dimensity 1000 series tergolong banyak. Sebut saja Realme X7 Pro, Redmi K30 Ultra, dan vivo iQOO Z1 yang memakai Dimensity 1000+. Ada juga OPPO Reno3 5G yang hadir dengan Dimensity 1000L dan LG Velvet T-Mobile yang memakai Dimensity 1000C.

5. Dimensity 900

Dimensity 900 hadir sebagai chipset yang digunakan untuk memaksimalkan kemampuan smartphone kelas menengah yang mendukung jaringan 5G. Chipset ini didesain dengan fabrikasi 6 nm dan punya kemampuan seperti performa CPU yang lebih kencang dan opsi konektivitas yang lebih baik.

Dimensity 900 ini hadir dengan konfigurasi dua core Cortex-A78 2,4 GHz untuk performa dan enam core Cortex-A55 2,0 GHz untuk performa lebih hemat daya. Sementara untuk pengolah grafis, yang digunakan adalah GPU Mali-G78 MC4.

Chipset ini punya dukungan menarik seperti dukungan penggunaan LPDDR5 serta UFS 3.1, dual jaringan 5G yang bisa berjalan bersamaan, dan juga dukungan kamera 108 MP. Ada juga fitur merekam video di [email protected] berkat teknologi 4K HDR Engine.

Chipset ini digunakan di ponsel OPPO Reno6 5G dan Honor 50 SE. Kedepan bakal banyak lagi yang memakai ponsel ini. Apalagi menilik performanya lebih dalam, kedua ponsel yang memakai chipset ini punya performa menarik berkat skor Antutu mencapai 470 ribu.

5. Dimensity 820

mediatek dimensity 820

Dimensity 820 hadir sebagai chipset yang lebih terjangkau dari Dimensity 1000 series tetapi memiliki fitur yang hampir serupa. Chipset ini sama-sama dibangun dengan fabrikasi 7 nm dengan fitur teknologi yang juga digunakan di Dimensity 1000 series.

Beberapa teknologi yang mirip dengan Dimensity 1000 adalah HyperEngine 2.0, MediaTek APU 3.0, dan dukungan Dual 5G SIM with VoNR. Dimensity 820 juga disebut Mediatek sebagai "The World’s Most Power Efficient Smartphone 5G Modem Design".

Dimensity 820 ini memiliki chipset dengan konfigurasi 4 core Cortex-A76 2,6 GHz untuk performa dan 4 core Cortex-A55 2,0 GHz untuk performa lebih hemat daya. Sementara untuk pengolah grafis, yang digunakan adalah GPU Mali-G57 MC5.

Konfigurasi CPU dan GPU ini Dimensity 820 ini sedikit mirip dengan Dimensity 1000C. Bedanya, Dimensity 1000C memakai Cortex A77. Hal ini jelas membuat performa Dimensity 820 sebenarnya sedikit di bawah Dimensity 1000c. Adapun, ponsel yang memakai Dimensity 820 diantaranya adalah Redmi 10X dan Redmi 10X Pro.

6. Dimensity 800u

dimensity 800u

Dimensity 800u hadir sebagai chipset Mediatek untuk smartphone 5G di kelas menengah. Chipset ini sama seperti chipset Dimensity lainnya yang dibangun dengan proses fabrikasi 7nm.

Di dalam chipset ini, tersemat prosesor delapan core. Prosesor tersebut terbagi menjadi dua core ARM Cortex-A76 dengan clock speed 2,4 GHz untuk performa dan enam core Cortex-A55 dengan clock speed hingga 2,0 GHz untuk hemat daya.

Sementara untuk pengolahan grafis, chipset ini memakai GPU ARM Mali-G57 MC3. Sedikit berbeda dengan GPU pada Dimensity 820 yang sama memakai ARM Mali-G57 tetapi tipe MC5.

Chipset ini sendiri mendukung penggunaan Dual 5G SIM (sub-6 GHz NSA/SA). Selain itu, chipset ini mendukung teknologi 5G UltraSave . Teknologi ini merupakan sebuah teknologi  yang memungkinkan baterai ponsel lebih hemat daya saat dipakai berselancar menggunakan jaringan 5G.  Teknologi ini dibantu dengan fitur AI di dalamnya.

Selain itu, chipset ini mendukung kamera sampai 64 MP, dukungan layar 120 Hz dan HDR10+, serta dukungan MiraVision PQ MediaTek. Saat artikel ini dibuat, ponsel yang memakai Dimensity 800U baru Realme X7. Kedepan tentu akan banyak ponsel lain yang memakai chipset Dimensity 800U.

7. Dimensity 800

dimensity 800

Dimensity 800 hadir sebagai chipset yang memiliki delapan inti prosesor. Prosesornya terdiri dari empat core ARM Cortex-A76 dengan clock speed 2,0 GHz untuk performa dan empat core Cortex-A55 dengan clock speed hingga 2,0 GHz untuk hemat daya.

Jika dibandingkan dengan Dimensity 800u, Dimensity 800 memiliki clock yang lebih kecil untuk prosesornya tetapi dengan jumlah core yang lebih banyak. Selain itu,  GPU Dimensity 800 sedikit lebih baik karena memakai GPU ARM Mali-G57 MC4 dengan dukungan teknologi MediaTek HyperEngine 2.0.

Kehadiran MediaTek HyperEngine 2.0 tentunya membuat chipset ini lebih optimal untuk bermain gim. Selain itu, chipset ini mendukung teknologi MediaTek APU 3.0 (AI Processing Unit) dan juga teknologi seperti MiraVision PQ MediaTek, layar 120Hz, dan HDR10+.

Sayangnya, Dimensity 800 hanya mendukung satu SIM jaringan 5G. Bandingkan dengan Dimensity 800u  yang mendukung pemakaian Dual 5G SIM.

Dimensity 800 merupakan chipset yang cukup banyak digunakan di ponsel kelas menengah. Saat artikel ini dibuat, Dimensity 800 sudah digunakan di ponsel OPPO A92s, ZTE Axon 11 SE, Huawei Enjoy Z 5G, Huawei Enjoy 20, Huawei Enjoy 20 Pro,  Honor 30 Lite, Honor 30 Youth, dan Honor X10 Max,

8. Dimensity 720

dimensity 720

Dimensity 720 merupakan chipset yang dirancang untuk menghadirkan teknologi 5G di perangkat kelas menengah. Chipset ini turut didukung dengan teknologi 5G Ultrasave miliki Mediatek.

Di dalam chipset ini, tersemat delapan inti prosesor. Kedelapan prosesor tersebut terdiri dari dua inti prosesor Cortex-A76 dengan kecepatan clock 2 GHz untuk performa dan enam inti prosesor Cortex-A55 dengan kecepatan yang sama untuk hemat daya. Sementara untuk GPU, tersemat GPU ARM Mali-G57 MC3.

Dimensity 720 mendukung penggunaan RAM LPDDR4x  dengan kecepatan 2.133 MHz dan kapasitas maksimal 12 GB. Untuk media penyimpanan yang didukung, chipset ini mendukung media penyimpanan UFS 2.2.

Dimensity 720 mendukung konfigurasi kamera hingga resolusi 64 MP, atau dual camera dengan konfigurasi 20 MP + 16 MP. Kamera tersebut dipadukan dengan AI besutan Mediatek.

Untuk layar, chipset ini mendukung teknologi MiraVision HDR10+, penggunaan layar 90 Hz, dan dukungan resolusi mencapai 2.520 x 1.080 piksel.  Saat artikel ini dibuat, Dimensity 720 digunakan di ponsel OPPO A92s, Realme V3 5G, dan Realme V5 5G.

9. Dimensity 700

Dimensity 700 merupakan chipset dengan fabrikasi 7 nm. Chipset ini dihadirkan Mediatek sebagai chipset yang punya kemampuan baik, mendukung jaringan 5G, dan menyasar penggunaan untuk ponsel kelas menengah.

Dukungan 5G di chipset ini dihadirkan dengan berbagaifitur konektivitas tingkat lanjut termasuk 5G Carrier Aggregation (2CC 5G-CA) dan 5G dual SIM dual standby (DSDS). Kedua fitur tersebut memberikan akses ke layanan 5G seperti Voice over New Radio (VoNR) dari koneksi mana pun, di antara dua kartu SIM. Selain itu, chipset ini mendukung jaringan 5G UltraSave.

Di dalam chipset ini, terdapat prosesor ARM Cortex-A76 dengan dua core 2,2 GHz untuk performa kencang. Ada juga ARM Cortex-A55 enam core dengan kecepatan maksimal 2,0GHz untuk hemat daya. Untuk grafisnya, chipset ini memakai Mali-G57 MC2 sebagai tenaga dalam mendukung berbagai gim Android.

Chipset yang mendukung kamera utama 48MP atau 64MP dan peningkatan dalam pemotretan minim cahaya ini sudah digunakan di berbagai ponsel. Contohnya adalah realme 8 5G yang masuk resmi ke Indonesia.

10. Helio G95

Helio G95

Helio G95 adalah chipset yang dibangun dengan proses fabrikasi 12 nm. Chipset ini ada di seri Mediatek G yang berarti optimal untuk bermain gim. Yang menarik, chipset ini banyak digunakan di ponsel kelas menengah. Redmi Note 10s, realme Narzo 20 Pro, dan realme 7 adalah beberapa ponsel yang resmi hadir di Indonesia dan memakai chipset ini.

Di dalam Chipset ini, terdapat dua kluster prosesor yang terdiri dari dua prosesor 2,05 GHz ARM Cortex-A76 dan enam prosesor 2 GHz ARM Cortex-A55. Sementara pengolah grafis di dalamnya adalah Mali-G76 MC4.

Selain performa, chipset ini juga hadirkan fitur menarik. Contohnya adalah dukungan AI-Camera hingga 64MP. Selain itu, chipset ini punya kemampuan desain multi-kamera menggunakan berbagai lensa dan opsi sensor, termasuk hingga kamera 64MP sehingga menghasilkan foto detail.

Menilik pemaparan di atas, dapat terlihat kalau chipset besutan Mediatek memiliki spesifikasi dan performa yang tidak terlalu jomplang antara satu ke yang lainnya. Khusus untuk Helio P90, angkanya terbilang tinggi dan bisa jadi chipset yang bakal diandalkan sebagai chipset kelas atas Mediatek.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram