Carisinyal / Buyer Guide / Jenis-Jenis Chipset Mediatek yang Dipakai HP Saat Ini

Jenis-Jenis Chipset Mediatek yang Dipakai HP Saat Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 7 September 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Mediatek, perusahaan yang bermarkas di Sanghai adalah salah satu produsen chipset untuk smartphone. Tidak seperti Qualcomm, Mediatek fokus pada pengembangan chipset yang lebih terjangkau alias ongkos produksinya lebih murah jika dibandingkan dengan chipset dari produsen lain.

Faktor ini yang kemudian membuat ponsel dengan chipset Mediatek biasanya harganya lebih terjangkau. Namun, perlu diingat, Mediatek memiliki image yang kurang baik lantaran dulu sering menghadirkan chipset yang cepat panas dan kemampuan tidak terlalu kencang.

Belakangan, Mediatek berbenah dan melahirkan chipset yang lebih baik dan tetap terjangkau. Tidak aneh jika masih banyak vendor ponsel yang memakai chipset Mediatek. Satu hal yang agak fatal dan membuat ponsel dengan Mediatek kurang populer adalah tertutupnya sumber terbuka (source code).

Berbeda dengan chipset lain, Mediatek menutup source code mereka dan belum ada rencana untuk membuka source code ke publik. Hal ini membuat ponsel Mediatek jarang mendapatkan pembaruan Android terbaru. Pasalnya, untuk mendapatkan pembaruan, perangkat Android harus memiliki kode sumber. Jika vendor ingin melakukannya, maka vendor harus membayar terlebih dulu ke Mediatek.

Terlepas dari hal tersebut, Mediatek masih tetap bertahan dan rajin memproduksi chipset terbaru. Saat artikel ini dibuat, Mediatek sudah menghadirkan chipset dengan fabrikasi 10 nm. Tentu hal ini tergolong baik.

Chipset Mediatek sendiri ada banyak dan agak sulit dikategorikan. Penamaan chipset Mediatek juga kurang baik dan sulit diingat. Untungnya belakangan Mediatek memberikan nama untuk chipset mereka dengan nama Helio. Untuk lebih tahu kategori chipset Mediatek Helio ini, silakan simak penjelasannya berikut ini.

Jenis-jenis Chipset Mediatek

1. Mediatek Dimensity

mediatek dimensity

Mediatek Dimensity hadir sebagai chipset yang menggabungkan konsep “pintar” dan performa dengan dukungan jaringan 5G. Dimensity ini bisa dibilang adalah investasi dari Mediatek untuk bersaing di ranah jaringan 5G.

Mediatek Dimensity hadir menggabungkan konektivitas, multimedia, AI serta inovasi untuk kualtias gabmar yang baik. Kombinasi ini yang membuat Dimensity hadir sebagai chipset jagoan Mediatek untuk menghadirkan chipset unggulan dan tentu saja hadir dengan jaringan 5G.

Mediatek Dimensity hadir dengan beberapa seri. Ada Mediatek Dimensity 1000 series, Mediatek Dimensity 800 series, dan Mediatek Dimensity 700 series.

2. Mediatek Helio G Series

MEDIATEK HELIO G

Seiring dengan perkembangan industri mobile gaming, Mediatek melihat hal tersebut sebagai celah untuk menghadirkan solusi: sebuah chipset khusus untuk gaming. Karena itu, hadirlah Mediatek Helio G series.

Chipset ini menghadirkan fitur dan teknologi untuk meningkatkan pengalaman bermain gim seluler dan juga visual yang jelas. Mediatek Helio G series juga hadir dengan performa multimedia dan kinerja AI terkemuka yang setara dengan Mediatek Helio seri lainnya.

Kehadiran Mediatek Helio G ini sendiri membuat banyak produsen ponsel pun banyak memakai chipset dari Helio G. Beberapa produk dari Helio G diantaranya adalah Helio G90T, Helio G85, Helio G85, Helio G35 dan lainnya.

2. Mediatek Helio X Series

helio x20

Sebelum kehadiran lini Dimensity dan G series Mediatek Helio X seri adalah jajaran chipset kelas atas dari Mediatek. Chipset dengan Helio X seri berarti adalah chipset yang memiliki performa kencang dan canggih untuk kelas Mediatek. Hanya saja chipset kalah pamor jika dibandingkan Dimensity dan G series.

Contoh chipset yang ada di kelas ini adalah Helio X20, Helio X25, Helio X27, dan Helio X30. Helio X30 adalah chipset Mediatek pertama yang dibangun dengan fabrikasi 10 nm. Bisa dibilang, chipset dengan fabrikasi baru akan dimulai di Helio X seri dulu kemudian diikuti oleh chipset Mediatek di seri lain.

Menilik teknologi fabrikasinya, perkembangan teknologi chipset Mediatek sebenarnya agak sedikit ketinggalan. Pasalnya, produsen chipset besar lainnya sudah hadir dengan fabrikasi 8 nm dan 7 nm sementara Mediatek baru masuk 10 nm. Namun, tentu saja tidak ada kata terlambat untuk memulai.

2. Mediatek Helio P Series

MediaTek Helio P70 vs Helio P60

Mediatek P series adalah chipset Mediatek yang secara tingkatan berada di bawah Mediatek X series. Mediatek seri P ini dibangun untuk digunakan di ponsel pintar yang ramping. Fokus chipset Mediatek P series adalah sebuah chipset yang memiliki konsumsi hemat baterai tanpa mengurangi performa keseluruhan.

Selain itu, fokus Mediatek P series adalah dukungan untuk multimedia dan konektivitas. Bisa dibilang, Mediatek P series fokus pada pengembangan chipset yang seimbang di segala sektor. Hal ini yang membuat Mediatek P series banyak digunakan produsen ponsel. Contoh chipset Mediatek P series adalah Mediatek P60, Mediatek P70, dan Mediatek P90.

3. Mediatek Helio A Series

helio a22

Mediatek menghadirkan chipset kelas baru, yaitu Helio A series. Chipset di kelas ini adalah Helio A22. Chipset ini dibuat untuk smartphone dengan kelas harga terjangkau tetapi memiliki fitur yang baik seperti menghasilkan kamera yang bagus, efisiensi daya yang baik, dan mengoptimalkan hasil tangkapan kamera.


Karena chipset seri baru, belum banyak ponsel yang memakai Helio A22. Terlebih karena Helio A series baru satu, tentu saja kedepan bakal ada Helio A series lain. Contoh ponsel yang memakai Helio A22 sendiri adalah Xiaomi Redmi 6A.

4. Mediatek Mid-Range 4G Series

mediatek chipset

Chipset kelas ini, sesuai namanya adalah chipset menengah. Chipset ini didesain agar digunakan di ponsel kelas harga terjangkau yang sudah mendukung jaringan 4G. Hal ini karena chipset di kelas ini mendukung konektivitas LTE 4G-CAT WorldMode-CAT-4 dan CAT-6 serta mendukung fitur premium lainnya seperti Pump Express serta fungsi kamera canggih.

Tipe-tipe chipset yang ada di kelas ini adalah Mediatek MT6753, Mediatek MT6752, dan Mediatek MT6750. Contoh tipe ponsel yang memakai chipset ini adalah Infinix Note 4, Lenovo Vibe S1, dan Vivo V5. 

5. Mediatek Entry 4G Series

mediatek 6735

 

Chipset kelas ini adalah chipset yang memiliki tingkatan di bawah kelas Mediatek Mid-Range. Jika Mediatek Mid-Range fokus pada pengembangan chipset dengan prosesor octa core dan dukungan 4G, maka chipset Entry adalah chipset yang fokua dengan pengembangan prosesor quad core dan dukungan 4G. Ada banyak chipset Mediatek di kelas ini, yakni:

  • MT6739
  • MT6738
  • MT6737T
  • MT6737
  • MT6735
  • MT6732
  • MT6731
  • MT6595
  • MT6592

Chipset tersebut umum ditemukan di beberapa perangkat ponsel harga terjangkau, termasuk ponsel pintar buatan produk lokal. Contohnya adalah Evercoss yang sering memakai chipset MediaTek MT6737 maupun MediaTek MT6735.

Jika menilik kategori chipset Mediatek, tampak kalau chipset Mediatek ini dihadirkan sebagai alternatif bagi produsen ponsel yang butuh chipset bertenaga namun memiliki ongkos produksi yang terjangkau.

Lantas, apakah chipset Mediatek secara keseluruhan jelek, mengingat fokusnya di kelas harga terjangkau? Tentu saja tidak, ada beberapa chipset Mediatek yang memiliki kemampuan terbaik seperti yang tertera di daftar berikut ini.

Daftar Chipset Mediatek Terbaik

1. Dimensity 1000 Series

MediaTek Dimensity 1000

Dimensity 1000 series merupakan chipset kelas atas dari Mediatek yang menawarkan performa kelas atas dan dukungan jaringan 5G. Bahkan, penggunaan chipset ini memungkinkan jaringan penggunaan 5G dual SIM.

Dimensity 1000 series juga dilengkapi dengan teknologi berperforma tinggi seperti HyperEngine 2.0, MiraVision Video & Display, dan dukungan refresh rate 144 Hz. Chipset ini juga mendukung teknologi MediaTek Imagiq yang mendukung video 4K HDR dan fitur MediaTek APU 3.0 untuk kebutuhan AI.

Dimensity 1000 series ini dibangun dengan fabrikasi 7 nm. Saat artikel ini dibuat, ada 4 series dari Dimensity 1000. Keempat seri tersebut memiliki beberapa fitur dan performa yang sedikit berbeda. Berdasarkan fitur dan performanya, dapat diurutkan sebagai berikut.

  • Dimensity 1000+
  • Dimensity 1000
  • Dimensity 1000L
  • Dimensity 1000C

Keempat seri tersebut hadir menawarkan chipset dengan konfigurasi empat inti,  Cortex-A77 dan empat inti Cortex-A55. Pembedanya ada di clock tiap core. Clock paling tinggi adalah yang memakai Cortex-A77 dengan clock 2.6 GHz.

Untuk GPU, ada sedikit pembeda tipe. Dimensity 1000+, Dimensity 1000, dan Dimensity 1000L memakai Arm Mali-G77 dengan sedikit tipe yang berbeda. Sementara Dimensity 1000C hadir dengan tipe GPU yang sedikit lebih rendah, Arm Mali-G57 MC5.

Beberapa tipe ponsel yang sudah memakai Dimensity 1000 series tergolong banyak. Sebut saja Realme X7 Pro, Redmi K30 Ultra, dan vivo iQOO Z1 yang memakai Dimensity 1000+. Ada juga OPPO Reno3 5G yang hadir dengan Dimensity 1000L dan LG Velvet T-Mobile yang memakai Dimensity 1000C.

2. Dimensity 820

mediatek dimensity 820

Dimensity 820 hadir sebagai chipset yang lebih terjangkau dari Dimensity 1000 series tetapi memiliki fitur yang hampir serupa. Chipset ini sama-sama dibangun dengan fabrikasi 7 nm dengan fitur teknologi yang juga digunakan di Dimensity 1000 series.

Beberapa teknologi yang mirip dengan Dimensity 1000 adalah HyperEngine 2.0, MediaTek APU 3.0, dan dukungan Dual 5G SIM with VoNR. Dimensity 820 juga disebut Mediatek sebagai “The World’s Most Power Efficient Smartphone 5G Modem Design”.

Dimensity 820 ini memiliki chipset dengna konfigurasi 4 core Cortex-A76 2,6 GHz untuk performa dan 4 core Cortex-A55 2,0 GHz untuk performa lebih hemat daya. Sementara untuk pengolah grafis, yang digunakan adalah GPU Mali-G57 MC5.

Konfigurasi CPU dan GPU ini Dimensity 820 ini sedikit mirip dengan Dimensity 1000C. Bedanya, Dimensity 1000C memakai Cortex A77. Hal ini jelas membuat performa Dimensity 820 sebenarnya sedikit di bawah Dimensity 1000c. Adapun, ponsel yang memakai Dimensity 820 diantaranya adalah Redmi 10X dan Redmi 10X Pro.

3. Dimensity 800u

dimensity 800u

Dimensity 800u hadir sebagai chipset Mediatek untuk smartphone 5G di kelas menengah. Chipset ini sama seperti chipset Dimensity lainnya yang dibangun dengan proses fabrikasi 7nm.

Di dalam chipset ini, tersemat prosesor delapan core. Prosesor tersebut terbagi menjadi dua core ARM Cortex-A76 dengan clock speed 2,4 GHz untuk performa dan enam core Cortex-A55 dengan clock speed hingga 2,0 GHz untuk hemat daya.

Sementara untuk pengolahan grafis, chipset ini memakai GPU ARM Mali-G57 MC3. Sedikit berbeda dengan GPU pada Dimensity 820 yang sama memakai ARM Mali-G57 tetapi tipe MC5.

Chipset ini sendiri mendukung penggunaan Dual 5G SIM (sub-6 GHz NSA/SA). Selain itu, chipset ini mendukung teknologi 5G UltraSave . Teknologi ini merupakan sebuah teknologi  yang memungkinkan baterai ponsel lebih hemat daya saat dipakai berselancar menggunakan jaringan 5G.  Teknologi ini dibantu dengan fitur AI di dalamnya.

Selain itu, chipset ini mendukung kamera sampai 64 MP, dukungan layar 120 Hz dan HDR10+, serta dukungan MiraVision PQ MediaTek. Saat artikel ini dibuat, ponsel yang memakai Dimensity 800U baru Realme X7. Kedepan tentu akan banyak ponsel lain yang memakai chipset Dimensity 800U.

4. Dimensity 800

dimensity 800

Dimensity 800 hadir sebagai chipset yang memiliki delapan inti prosesor. Prosesornya terdiri dari empat core ARM Cortex-A76 dengan clock speed 2,0 GHz untuk performa dan empat core Cortex-A55 dengan clock speed hingga 2,0 GHz untuk hemat daya.

Jika dibandingkan dengan Dimensity 800u, Dimensity 800 memiliki clock yang lebih kecil untuk prosesornya tetapi dengan jumlah core yang lebih banyak. Selain itu,  GPU Dimensity 800 sedikit lebih baik karena memakai GPU ARM Mali-G57 MC4 dengan dukungan teknologi MediaTek HyperEngine 2.0.

Kehadiran MediaTek HyperEngine 2.0 tentunya membuat chipset ini lebih optimal untuk bermain gim. Selain itu, chipset ini mendukung teknologi MediaTek APU 3.0 (AI Processing Unit) dan juga teknologi seperti MiraVision PQ MediaTek, layar 120Hz, dan HDR10+.

Sayangnya, Dimensity 800 hanya mendukung satu SIM jaringan 5G. Bandingkan dengan Dimensity 800u  yang mendukung pemakaian Dual 5G SIM.

Dimensity 800 merupakan chipset yang cukup banyak digunakan di ponsel kelas menengah. Saat artikel ini dibuat, Dimensity 800 sudah digunakan di ponsel OPPO A92s, ZTE Axon 11 SE, Huawei Enjoy Z 5G, Huawei Enjoy 20, Huawei Enjoy 20 Pro,  Honor 30 Lite, Honor 30 Youth, dan Honor X10 Max,

5. Dimensity 720

dimensity 720

Dimensity 720 merupakan chipset yang dirancang untuk menghadirkan teknologi 5G di perangkat kelas menengah. Chipset ini turut didukung dengan teknologi 5G Ultrasave miliki Mediatek.

Di dalam chipset ini, tersemat delapan inti prosesor. Kedelapan prosesor tersebut terdiri dari dua inti prosesor Cortex-A76 dengan kecepatan clock 2 GHz untuk performa dan enam inti prosesor Cortex-A55 dengan kecepatan yang sama untuk hemat daya. Sementara untuk GPU, tersemat GPU ARM Mali-G57 MC3.

Dimensity 720 mendukung penggunaan RAM LPDDR4x  dengan kecepatan 2.133 MHz dan kapasitas maksimal 12 GB. Untuk media penyimpanan yang didukung, chipset ini mendukung media penyimpanan UFS 2.2.

Dimensity 720 mendukung konfigurasi kamera hingga resolusi 64 MP, atau dual camera dengan konfigurasi 20 MP + 16 MP. Kamera tersebut dipadukan dengan AI besutan Mediatek.

Untuk layar, chipset ini mendukung teknologi MiraVision HDR10+, penggunaan layar 90 Hz, dan dukungan resolusi mencapai 2.520 x 1.080 piksel.  Saat artikel ini dibuat, Dimensity 720 digunakan di ponsel OPPO A92s, Realme V3 5G, dan Realme V5 5G.

6. Helio P90

MediaTek Helio P90

Helio P90 adalah chipset yang memiliki kemampuan terbaik. Chipset ini hadir dengan fitur untuk mendukung AI alias kecerdasan buatan. Selain itu, Helio P90 hadir dengan teknologi APU 2.0 yang merupakan teknologi yang didesain oleh MediaTek sendiri.

Di dalam chipset ini, terdapat prosesor ARM Cortex-A75 dan  Arm Cortex-A55 dengan kecepatan maksimal 2,2GHz. Untuk grafisnya, chipset ini memakai IMG PowerVR GM 9446 sebagai tenaga dalam mendukung berbagai gim Android.

Saat artikel ini dibuat, Helio P90 baru digunakan oleh ponsel Tiongkok, yakni Ulefone T3. Di situs Kimovil, tertera informasi kalau nilai Antutu ponsel ini mencapai 220 ribuan. Nilai yang tentunya tinggi untuk ukuran chipset Mediatek.

7. Helio X30

helio x30

Helio X30 adalah chipset yang dibangun dengan proses fabrikasi 10 nm. Chipset ini adalah chipset kelas atas Mediatek. Di dalam Chipset ini, terdapat tiga kluster prosesor yang terdiri dari prosesor dual core 2.5 GHz ARM Cortex-A73, prosesor quad-core 2.2 GHz ARM Cortex-A53, dan prosesor quad-core 1.9 GHz ARM Cortex-A35.

Total tiga kluster tersebut adalah 10 yang berarti Helio X30 merupakan chipset dengan prosesor deca-core. Untuk grafisnya sendiri, chipset ini dibekali pengolah grafis ImaginationPowerVR 7XTP-MT4. Adapun, perangkat yang memakai chipset ini adalah Meizu Pro 7 Plus yang memiliki nilai Antutu 149.972.

8. Helio P70

MediaTek Helio P70

Helio P70 dibangun dengan proses fabrikasi 12 nm. Chipset ini sendiri hadir dengan kombinasi prosesor quad-core 2.1 GHz ARM Cortex-A73 dan prosesor quad-core 2.1 GHz ARM Cortex-A53. Untuk pengolah grafisnya, chipset ini dibekali grafis Mali-G72.

Perangkat yang memakai chipset Helio P70 cukup banyak. Beberapa diantaranya adalah Oppo F11, Vivo V15, Realme U1, Realme 3, dan masih banyak lagi. Ponsel dengan Helio P70 umumnya memiliki nilai Antutu kisaran 150 ribuan.

9. Helio P60

mediatek p60

Helio P60 adalah chipset yang memiliki teknologi dan arsitektur serupa dengan Helio P70. Spesifikasi chipset ini juga sama. Yang membedakan, Helio P60 hadir dengan prosesor quad-core 2.0 GHz ARM Cortex-A73 dan prosesor quad-core 2. GHz ARM Cortex-A53. Artinya, kedua kluster memiliki kecepatan prosesor yang sama.

Serupa dengan Helio P70, Helio P60 juga adalah chipset yang cukup umum digunakan. Di Indonesia ponsel dengan chipset P60 cukup populer.  Contoh ponsel yang dibekali chipset ini adalah Nokia 5.1 Plus, Oppo F9, dan Vivo V11. Ponsel dengan chipset ini umumnya memiliki nilai Antutu 140 ribuan.

10. Helio X27

MediaTek Helio X27

Helio X27 adalah chipset yang dibangun dengan proses fabrikasi 20 nm. Chipset ini memiliki 10 prosesor alias deca core. Di dalam chipsetnya, kesepuluh prosesor tersebut terbagi menjadi prosesor dual core 2.6 GHz ARM Cortex-A72, prosesor quad-core 2 GHz ARM Cortex-A53, dan prosesor quad-core 1.6 GHz ARM Cortex-A35.

Chipset yang dibekali dengan GPU Mali-G72 ini banyak digunakan oleh vendor ponsel dari Cina. Beberapa contoh ponsel yang memakai chipset ini adalah UMIDIGI Z Pro, UMI Z, dan ULEFONE Gemini Pro. UMIDIGI Z Pro sendiri memiliki nilai Antutu 96 ribuan.

Menilik pemaparan di atas, dapat terlihat kalau chipset besutan Mediatek memiliki spesifikasi dan performa yang tidak terlalu jomplang antara satu ke yang lainnya. Khusus untuk Helio P90, angkanya terbilang tinggi dan bisa jadi chipset yang bakal diandalkan sebagai chipset kelas atas Mediatek.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *