carisinyal web banner retina

Yuk, Ketahui 10 Kelebihan dan Kekurangan HP OPPO Ini!

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha - Diperbaharui 27 Juni 2021

OPPO adalah produsen ponsel yang cukup terkemuka di Indonesia. Jenama yang satu ini hadir pertama kali di Indonesia pada 2013. Sejak saat itu, namanya mulai meningkat seiring dengan gencarnya promosi yang mereka lakukan. Terbukti dari beberapa data yang menunjukan OPPO sebagai 5 besar merek ponsel terkemuka di Indonesia.

Sebagai salah satu vendor ponsel yang cukup besar namanya, OPPO cukup rajin mengeluarkan ponsel tiap ponsel. Setidaknya dalam satu tahun bisa lebih dari 7 seri HP OPPO yang keluar, baik kelas low-end, middle-range, dan flagship.

Ragam varian produk ini membuat OPPO punya segmentasi pasar tiap produk. Mereka pun melakukan pemasaran produk dengan menggandeng influencer atau selebritas. Promos yang gencar ini jadi salah satu alasan nama OPPO mulai dikenal masyarakat.

Hanya saja, pemasaran yang kuat belum tentu juga produk yang ditawarkan selalu kuat. Karen pada dasarnya, tidak ada produk yang sempurna dan tidak ada produk untuk semua orang. Produk ponsel dari OPPO, tentulah punya kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Apa saja kelebihan dan kekurangan dar HP OPPO ini? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari simak pembahasan soal 10 kelebihan dan kekurangan HP OPPO secara umum yang dibagi menjadi 5 kelebihan dan 5 kekurangan. Simak langsung detailnya berikut ini.

Kelebihan HP OPPO

Mari ketahui terlebih dulu, apa saja kelebihan dari HP OPPO ini? Simak poin-poin kelebihannya berikut ini.

1. Menawarkan Fungsional dan Keunggulan di Sektor Tertentu

Bodi Layar OPPO Reno5 F

Untuk pasar di negara tertentu dan pasar global, OPPO memiliki beberapa lini seri ponsel. Di Indonesia, OPPO hanya fokus pada dua seri, Reno Series dan A Series. Ada juga seri Find yang fokus sebagai seri ponsel kelas atas dari OPPO. Satu seri lagi adalah seri K yang fokus untuk jualan online. Namun, seri ini tampaknya tidak terlalu dikembangkan lebih lanjut di Indonesia.

OPPO sendiri cukup terkenal dengan seri F. Ponsel mereka seperti OPPO F4, OPPO F5, OPPO F7, OPPO F9, dan OPPO F11 series hadirkan keunggulan di sektor kamera selfie. Dalam setiap kesempatan, ketika seri F muncul, OPPO selalu menjagokan kamera depannya alias kamera selfie. Tren ini tentu terus berlanjut. Karena seri tersebut juga, OPPO dikenal sebagai ponsel yang menawarkan di sektor kamera selfie.

OPPO juga punya seri R. OPPO mengklaim bahwa seri R adalah salah satu seri ponsel pintarnya yang sangat populer di dunia. Bukan tanpa alasan, OPPO R Series dihadirkan sebagainponsel dengan teknologi maju dan cepat akan tetapi masih berkelas dalam kepalan. Maka tak heran lini seri ini termasuk pada kategori smartphone high-end. 

Namun seri R tidak dilanjutkan. Seri ini diganti dengan apa yang disebut sebagai OPPO Reno series. Seri ini hadir di 2019. Dimulai tahun tersebut juga, OPPO Indonesia memutuskan untuk tidak melanjutkan seri F. Mereka fokus pada seri Reno yang menawarkan ponsel kelas menengah dengan rasa premium.

Dalam sebuah kesempatan, saya pernah bertemu dengan pihak OPPO Indonesia yang diwakilkan PR manager mereka. Saya menanyakan alasan soal seri F tidak dilanjutkan. Saya pun mendapat jawaban bahwa OPPO ingin agar kedepannya mereka tidak dikenal sebagai ponsel dengan keunggulan di selfie saja. Hal ini cukup mempertegas jika seri F memang lebih menunggulkan kamera selfie.

Dengan kehadiran Reno series, OPPO hadirkan berbagai varian produk yang punya keunggulan masing-masing. Ada seri yang fokus pada sektor kamera utama, ada juga yang fokus pada pengalaman penggunaan yang lebih baik. Karena itu, Reno seris biasanya hadir lebih dari satu seri. Contohnya di seri kedua ada OPPO Reno2 dan Reno2 F dan di seri ketiga ada Reno3 dan Reno3 Pro.

Sebenarnya seri F masih berlanjut di OPPO Reno. Seri ini dilanjutkan di OPPO Reno yang punya embel-embel F dibelakangnya. Contohnya OPPO Reno2 F, OPPO Reno4 F, dan OPPO Reno5 F.

OPPO Indonesia juga hadirkan OPPO A series. Seri ini menghadirkan beberapa lini produk dari kelas Rp1 jutaan sampai Rp3 jutaan, tergantung serinya. Umumnya harganya di bawah OPPO Reno series. Di kelas mahalnya, OPPO A series hadirkan OPPO A91, OPPO A92, OPPO A74, dan OPPO A74 5G. Ada juga OPPO A11k, OPPO A15, OPPO A33, OPPO A54 dikelas harga terjangkau dan murah.

Berbagai seri tersebut menawarkan keunggulannya masing-masing. Contohnya adalah OPPO A54 yang dijual di harga Rp2 jutaan tetapi memakai chipset yang gak terlalu kencang. Menariknya, nilai jual ponsel ini ada di kemampuan tahan air berkat sertifikasi IPX4 yang dimiliki ponsel tersebut.

Hal yang menarik juga ditawarkan OPPO A74 5G. Ponsel ini dijual di kelas harga Rp3 jutaan. Fokus keunggulan yang ditawarkan ponsel ini ada di penggunaan chipset Snapdragon 480 yang merupakan chipset kencang dan merupakan jaringan 5G.

Dengan fokus pada keunggulan tertentu, ponsel-ponsel OPPO tersebut jadi punya nilai jual tersendiri yang menarik dan unik. Bisa dikatakan, daripada fokus pada sebuah ponsel dengan kemampuan rata-rata, OPPO justru fokus pada satu atau beberapa keunggulan yang justru jadi nilai jual tersendiri.

2. Memproduksi HP Sesuai Selera Pasar

HP OPPO

Dengan menawarkan keunggulan pada satu atau beberapa keunggulan, OPPO lantas punya posisi yang menarik dalam menawarkan ponsel ke pasar.

Dengan strategi tersebut, OPPO Indonesia mengeluarkan beberapa tipe ponsel yang sesuai kebutuhan pasar. Saat tren selfie merajarela, OPPO menghadirkan beberapa tipe HP yang fokus pada selfie. Saat orang-orang sekarang butuh ponsel yang tahan air tapi terjangkau, OPPO hadirkan ponsel tersebut.

Saat mulai memasuki jaringan 5G, OPPO pun hadirkan ponsel untuk mendukung jaringan 5G dengan harga terjangkau. Ketika orang-orang butuh ponsel OPPO dengan spesifikasi tinggi dan mewah, OPPO pun hadirkan Find series lewat OPPO Find X, Find X2, Find X2 Pro, dan Find X3 Pro. Karena alasan itulah, tidak berlebihan jika menyebut tiap seri HP OPPO yang keluar biasanya sudah sesuai kebutuhan.

3. Teknologi Pengisian VOOC Flash Charge

Yuk, Ketahui 10 Kelebihan dan Kekurangan HP OPPO Ini! 3

Hal yang patut diapresiasi dari OPPO adalah litbang (R & D) mereka dalam menemukan berbagai inovasi. Contoh yang patut diapresiasi adalah kehadiran teknologi pengisian cepat VOOC Flash Charge. Bisa dibilang, OPPO jadi pionir dalam menghadirkan teknologi pengisian cepat sendiri. Hal yang kemudian diikuti vendor lainnya di kemudian hari.

Teknologi VOOC Flash Charge ini memungkinkan HP bisa diisi cukup penuh dalam tempo yang singkat. Sebagai contoh, OPPO F9 bisa dapat waktu bicara selama 2 jam setelah diisi selama 5 menit saja. Contoh lainnya adalah ketika kondisi baterai ponsel ada pada 35% kemudian diisi daya dalam tempo 20 menit, maka baterai pada ponsel tersebut dapat terisi menjadi 70%..

Teknologi VOOC Flash Charge berkembang jadi Super VOOC Flash Charge yang lebih cepat dan pertama kali ditanamkan di OPPO Find X Lamborghini Limited Edition. Ada juga SuperVOOC 2.0 yang punya kemampuan pengisian penuh hanya dalam waktu 38 menit saja. Teknologi ini hadir di OPPO Find X2 series.

Sayangnya, tidak semua HP OPPO mendukung fitur VOOC Flash Charge. Fitur ini tidak tertanam di HP OPPO kelas terjangkau. Umumnya ada di ponsel Reno series. Beberapa ponsel A series punya teknologi ini seperti OPPO A74 misalnya.

3. Desainnya Selalu Menarik

OPPO Reno5 Marvel Edition

Daya tarik HP OPPO lainnya adalah soal desain. Ponsel dari OPPO selalu menawarkan desain yang menarik, baik untuk kelas harga terjangkau, kelas menengah, maupun kelas atas. Yang paling kentara soal desain ada di seri Reno dan Find series. Malah ada beberapa tipe HP OPPO dengan desain menarik hasil kolaborasi dengan pihak tertentu, contohnya OPPO Reno5 Marvel Edition.

Seri A juga beberapa punya desain menarik meski tentu tidak semenarik seri Reno dan Find. Tidak heran jika kemudian HP OPPO sering mencuri perhatian lewat desainnya. Tentunya selain kualitas kamera depan yang memang jadi unggulan

5. Memiliki Strategi Marketing yang Bagus

oppo store

OPPO ini adalah salah satu merek HP yang cukup laris di pasar Indonesia. Di berbagai data, biasanya OPPO sering masuk 5 besar sebagai vendor yang mengapalkan ponselnya. Pada 2018, data dari IDC menyebutkan kalau OPPO ini berada di posisi 3 sebagai vendor yang banyak mengapalkan smartphone (18%) pada kuartal kedua 2018.

Yang menarik di kuartal pertama 2021, OPPO jadi penguasa pasar ponsel Indonesia menurut Canalys, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

data top 5 smartphone 2021 Indonesia canalys

Prestasi tersebut tidak lepas dari strategi marketing OPPO yang mau tidak mau, suka tidak suka, harus diakui tergolong bagus. Ketika sebuah ponsel OPPO meluncur, OPPO selalu menghadirkan strategi marketing yang cukup masif. Misalnya dengan merekrut brand ambassador ternama dan juga memasang iklan yang masif di TV dan media cetak maupun media online.

Tidak hanya itu, OPPO juga sering beriklan di banyak jalan raya ibukota. Di berbagai kota, banyak ditemukan reklame iklan OPPO yang khas dengan warna hijaunya. Belum lagi, OPPO juga sering menawarkan kerja sama dengan outlet penjual ponsel dengan memasang banner atau spanduk OPPO. Strategi inilah yang terbilang bagus dan membuat merek OPPO gampang dikenal orang.

Kekurangan HP OPPO

Setelah mengetahui kelebihan dari Hp OPPO, selanjutnya mari bahas kekurangan HP OPPO pada umumnya.

1. Overprice

Harga HP OPPO

Strategi marketing yang masif dan baik yang dilakukan OPPO sebenarnya berefek pada harga jual produk ponselnya. Efek tersebut adalah harga HP OPPO yang cenderung overprice jika dibandingkan dengan HP lain dengan spesifikasi serupa.

Contohnya OPPO Reno4 Pro yang hadir dengan harga kisaran Rp7.999.000 saat pertama kali diluncurkan. Tidak sedikit yang menganggap harga tersebut tergolong mahal. Karena dengan chipset yang sama dengan OPPO Reno4 Pro, ada ponsel lain yang dijual lebih murah. Atau dengan harga tersebut ada ponsel lain dengan spesifikasi yang lebih menarik.

Hal yang sama terjadi untuk seri ponsel seri A yang murah. Namun, hal tersebut tidak selalu jadi acuan karena ada beberapa ponsel OPPO yang punya value menarik dari sisi harga dengan spesifikasi yang ditawarkan. Yang punya value tinggi tentu saja OPPO Find series seperti Find X2, Find X2 Pro, maupun Find X3 Pro, yang harganya memang mahal tetapi sepadan dengan apa yang ditawarkan.

2. Harga Jual OPPO Second Turun Drastis

Yuk, Ketahui 10 Kelebihan dan Kekurangan HP OPPO Ini! 9

Sebuah anomali ketika sebuah ponsel dengan merek terkenal seperti OPPO, mengalami penurunan harga jual second yang cukup drastis. Tidak seperti merek Samsung atau iPhone yang biasanya harga jual second alias bekasnya masih tergolong bagus.

Sebenarnya, penurunan harga bekas pada merek ponsel hal yang wajar tetapi untuk OPPO harus diberi catatan. Pasalnya, tidak sedikit outlet atau counter ponsel yang tidak mau membeli HP OPPO bekas dengan harga yang masuk akal meskipun baru dipakai satu minggu misalnya.

Hal ini terjadi karena OPPO menerapkan strategi satu harga untuk semua penjual ponsel. Misalnya OPPO A74 baru dijual dengan harga Rp3.499.000. Seluruh outlet yang menjual OPPO F9 harus menjual dengan harga tersebut, tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang. Jika tidak, maka outlet atau penjual tersebut akan menerima sanksi dari OPPO seperti pemutusan kerjasama.

Nah, harga jual tersebut sebenarnya sudah termasuk komisi untuk outlet yang kerjasama dengan OPPO. Sebagai contoh, satu unit OPPO A74 dengan harga Rp3.499.000 ini di dalamnya terdapat komisi sebesar Rp500 ribu untuk outlet jika produknya terjual.

Nilai tersebut hanya gambaran saja karena saya tidak tahu pasti berapa angka yang didapatkan outlet penjual ponsel. Yang pasti, biasanya juga OPPO memberikan bonus kepada outletjika mampu menjual HP OPPO cukup banyak.

Strategi kerjasama dengan outlet inilah yang juga membuat HP OPPO gencar dijual, seperti yang dijelaskan pada poin 5 di bagian kelebihan. Imbasnya, hal ini membuat banyak penjual sering menawarkan HP OPPO dengan gencar kepada calon pembeli, terutama pembeli yang masih ragu untuk membeli ponsel dari satu merek tertentu.

Hal ini juga punya efek lain buat para pengguna yang ingin menjual HP OPPO bekas pemakaian. Biasanya outlet tidak mau menerima dengan harga tinggi karena ketika outlet menjual HP OPPO bekas, para penjual ponsel tersebut tidak mendapatkan untung sebesar ketika menjual HP OPPO baru.

Sebenarnya permasalahan harga ini tidak terlalu berpengaruh di online. Banyak penjual HP OPPO yang menjual dengan harga di bawah harga yang ditentukan. Tidak sedikit juga yang menjual HP OPPO bekas di online dengan harga yang masih cukup masuk akal.

3. Build Quality HP OPPO Kurang Bagus

Yuk, Ketahui 10 Kelebihan dan Kekurangan HP OPPO Ini! 11

Salah satu yang membuat OPPO kurang menarik adalah build quality produknya yang kurang bagus. OPPO sering menghadirkan produk ponsel dengan kualitas produk yang kadang tidak sebaik kompetitor. Meskipun desain bodi ponselnya sekarang sudah bagus dan menarik, tetapi biasanya desainnya masih terbuat dari plastik sehingga kadang ponsel terasa kurang kokoh.

Kekokohan HP OPPO pernah diuji oleh Jerry Rig Everything, channel Youtube luar negeri yang sering menguji ketahanan sebuah ponsel. Channel tersebut pernah mengetes ketahanan OPPO Find X dan hasilnya HP tersebut begitu mudah dibengkokan dengan kedua tangan. Padahal OPPO Find X ini termasuk HP OPPO yang cukup mahal.

Namun, soal build quality ini masih bisa diperdebatkan karena seiring berjalannya waktu, OPPO mulai memperbaiki produk mereka. Dan harus diakui, penerus OPPO Find X (Find X2, Find X2 Pro, dan Find X3 Pro) bisa dikatakan sebagai ponsel OPPO terbaik karena punya evolusi yang cukup jauh, termasuk untuk build quality.

4. ColorOS Punya Fitur Banyak tapi Kadang Bikin Berat

oppo a92 color os 7.1

HP OPPO tipe apapun hadir dengan tampilan UI yang disebut ColorOS. UI ini adalah tampilan antarmuka yang dibesut OPPO dengan berbagai fitur menarik. Fitur-fitur tersebut menawarkan pengalaman penggunaan yang menarik. Beberapa fitur seperti mode gim khusus, pengaturan mode gelap saat memutar Youtube, dan lainnya sangat membantu banyak orang.

Hanya saja kadang ColorOS ini sering malah membuat HP terasa lebih berat. Tampilan antarmuka ColorOS masih kurang optimal meski fitur yang ditawarkan saat ini dari ColorOS tergolong bagus dan patut diapresiasi.

5. Jarang Memberikan Pembaruan OS

Oppo F7 Youth

Satu poin penting dari HP OPPO adalah jarangnya HP OPPO mendapatkan pembaruan sistem operasi Android. OPPO memang tergolong cukup pelit untuk memberikan pembaruan sistem operasi. Jika sebuah ponsel OPPO dijual dengan Android 11, belum tentu ponsel tersebut bakal dapat pembaruan ke Android 12 nantinya.

Hal ini juga pernah terjadi pada HP OPPO keluaran lama yang biasanya memang jarang mendapatkan pembaruan, meski hanya satu kali pembaruan sistem. Kalaupun ada pembaruan sistem, biasanya yang diperbarui adalah UI ColorOS-nya saja.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari HP OPPO secara umum. Tentu hal tersebut tidak sepenuhnya berlaku pada setiap ponsel. Masih ada beberapa tipe HP OPPO yang memang bagus di satu sisi tetapi memiliki kekurangan di sisi lain. Semoga informasi ini membantu.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram