Carisinyal / Tips OPPO / Yuk, Ketahui 10 Kelebihan dan Kekurangan HP Oppo Ini!

Yuk, Ketahui 10 Kelebihan dan Kekurangan HP Oppo Ini!

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 Maret 2019

Oppo adalah vendor yang cukup terkemuka di Indonesia. Vendor yang satu ini sudah dikenal sebagai vendor ponsel yang populer, namanya juga dikenal tidak hanya di kota besar tetapi juga sampai ke daerah.

Sebagai salah satu vendor ponsel yang cukup besar namanya, Oppo cukup rajin mengeluarkan ponsel tiap ponsel. Setidaknya dalam satu tahun ada 4 sampai 5 seri HP Oppo yang keluar. Tidak heran juga banyak yang mencari HP Oppo ini.

Pertanyaanya, mengapa HP Oppo banyak yang cari? Apa kelebihan dan kekurangan dar HP Oppo ini? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari simak pembahasan soal 10 kelebihan dan kekurangan HP Oppo secara umum yang dibagi menjadi 5 kelebihan dan 5 kekurangan. Simak langsung detailnya berikut ini.

Kelebihan HP Oppo

1. Kamera Selfie yang Bagus

Oppo memiliki beberapa lini produk ponsel. Ada Oppo seri A (Oppo A3s, Oppo A83, Oppo A37, dan lainnya) yang ada di kelas harga murah, ada seri F (Oppo F5, Oppo F7, Oppo F9, dan seri F lainnya) yang ada di kelas menengah, ada seri R (Oppo R15, Oppo R17 Pro, dan lainnya) dan seri Find (Oppo Find 7, Oppo Find X) di kelas atas.

Di Indonesia, Oppo fokus pada kelas menengah dan kelas harga murah (seri F dan seri A). Biasanya yang sering dijagokan adalah seri F. Dalam setiap kesempatan, ketika seri F muncul, Oppo selalu menjagokan kamera depannya alias kamera selfie. Tren ini tentu terus berlanjut.

Kamera depan atau kamera selfie Oppo F seri memang bagus, apalagi semenjak seri Oppo F5, kamera depannya sudah dilengkapi dengan teknologi AI Beautify. Hal inilah yang membuat seri HP Oppo identik dengan kamera selfie.

Tidak hanya Oppo seri F, beberapa HP Oppo seri A juga dibekali dengan kamera depan yang tergolong bagus. Jangan tanya kalau untuk kelas atas, Oppo seri R dan seri Find jelas memiliki kamera depan yang tergolong bagus. Terlebih Oppo R17 Pro termasuk salah satu HP Oppo yang tidak hanya bagus di kamera depan tetapi juga di kamera belakang.

Karena alasan-alasan tersebut, wajar jika HP Oppo akan selalu identik dengan kamera selfie. Tidak aneh jika banyak para perempuan, terutama para penyuka selfie, lebih memilih menggunakan HP Oppo dibandingkan HP dari merek lain.

2. VOOC Flash Charge

oppo vooc flash charge

Oppo memiliki teknologi pengisian cepat yang disebut VOOC Flash Charge. Teknologi ini adalah salah satu nilai jual lebih dari HP Oppo. Ketika Oppo mulai masuk pasar Indonesia, teknologi VOOC Flash Charge ini jadi salah satu nilai jual utama dari produk HP Oppo.

Teknologi VOO Flash Charge ini memungkinkan HP bisa diisi cukup penuh dalam tempo yang singkat. Sebagai contoh, Oppo F9 bisa dapat waktu bicara selama 2 jam setelah diisi selama 5 menit saja. Contoh lainnya adalah ketika kondisi baterai ponsel ada pada 35% kemudian diisi daya dalam tempo 20 menit, maka baterai pada ponsel tersebut dapat terisi menjadi 70%.

Dengan hasil tersebut, cukup beralasan jika VOOC Flash Charge diklaim memiliki kecepatan pengisian daya 4x lebih cepat dari pengisian daya biasa. Oppo juga mengembangkan teknologi ini lebih lanjut, yakni Super VOOC Flash Charge yang tertanam di Oppo Find X Lamborghini Limited Edition. Teknologi ini jelas lebih cepat dari VOOC Flash Charge biasa.

Sayangnya, tidak semua HP Oppo mendukung fitur VOOC Flash Charge. Fitur ini tidak tertanam di HP Oppo kelas terjangkau. Setidaknya, ada tiga HP Oppo yang beredar resmi di Indonesia yang mendukung fitur ini, yakni Oppo F9, Oppo Find X, dan Oppo R17 Pro.

3. Desainnya Selalu Menarik

Daya tarik HP Oppo lainnya adalah soal desain. Belakangan alias di seri HP Oppo terbaru, Oppo sering menghadirkan desain HP yang menarik dan beda. Misalnya, desain bodi pola berlian yang ada di Oppo F7 Youth dan Oppo F9 atau desain kece nan menarik yang ada di Oppo A3s dan Oppo A7.

Desain bodi HP Oppo ini yang menarik yang menjadi daya tarik lain. Apalagi pilihan warna yang ditawarkan juga cukup menarik perhatian. Tidak heran jika kemudian HP Oppo sering mencuri perhatian lewat desainnya. Tentunya selain kualitas kamera depan yang memang jadi unggulan

4. Memproduksi HP Sesuai Selera Pasar

oppo f5

Oppo sering mengeluarkan beberapa tipe ponsel yang sesuai kebutuhan pasar. Saat tren selfie merajarela, Oppo menghadirkan beberapa tipe HP yang fokus pada selfie. Saat orang-orang menjadikan HP untuk bermain gim, Oppo pun menghadirkan fitur untuk mendukung mobile gaming, seperti fitur untuk menolak panggilan atau pesan saat main gim.

Ketika pasar membutuhkan HP dengan bezel tipis, Oppo juga menghadirkan produk menarik seperti Oppo Find X. HP yang satu ini adalah salah satu HP yang memiliki desain menarik dan konsep yang menarik. Betapa tidak, Oppo Find X ini jadi salah satu pionir kehadiran HP dengan bezel sangat tipis serta fitur kamera tersembunyi.

Bisa dibilang, meskipun tidak memiliki seri khusus seperti HP khusus untuk gaming atau HP khusus untuk multimedia, Oppo selalu menghadirkan seri ponsel menarik yang tidak ketinggalan zaman. Karena alasan itulah, tidak berlebihan jika menyebut tiap seri HP Oppo yang keluar biasanya sudah sesuai kebutuhan.

5. Memiliki Strategi Marketing yang Bagus

oppo store

* sumber: www.gizmochina.com

Oppo ini adalah salah satu merek HP yang cukup laris di pasar Indonesia. Di berbagai data, biasanya Oppo sering masuk 5 besar sebagai vendor yang mengapalkan ponselnya. Data dari IDC juga menyebutkan kalau Oppo ini berada di posisi 3 sebagai vendor yang banyak mengapalkan smartphone (18%) pada kuartal kedua 2018.

Prestasi tersebut tidak lepas dari strategi marketing Oppo yang mau tidak mau, suka tidak suka, harus diakui tergolong bagus. Ketika sebuah ponsel Oppo meluncur, Oppo selalu menghadirkan strategi marketing yang cukup masif. Misalnya dengan merekrut brand ambassador ternama dan juga memasang iklan yang masif di TV dan media cetak maupun media online.

Tidak hanya itu, Oppo juga sering beriklan di banyak jalan raya ibukota. Di berbagai kota, banyak ditemukan reklame iklan Oppo yang khas dengan warna hijaunya. Belum lagi, Oppo juga sering menawarkan kerja sama dengan outlet penjual ponsel dengan memasang banner atau spanduk Oppo. Strategi inilah yang terbilang bagus dan membuat merek Oppo gampang dikenal orang.

Kekurangan HP Oppo

1. Overprice

Strategi marketing yang masif dan baik yang dilakukan Oppo sebenarnya berefek pada harga jual produk ponselnya. Efek tersebut adalah harga HP Oppo yang cenderung overprice jika dibandingkan dengan HP lain dengan spesifikasi serupa.

Contohnya adalah ketika Oppo R17 Pro hadir dengan harga kisaran Rp9 juta, tidak sedikit yang menganggap harga tersebut terlalu mahal, terlebih karena chipset yang digunakan HP tersebut hanyalah Snapdragon 710. Hal yang sama juga terjadi saat Oppo mengeluarkan tipe ponsel seri F seperti Oppo F5, Oppo F7, dan Oppo F9.

Bagi sebagian kalangan techno enthusiast, harga Oppo termasuk kurang wajar. Namun ternyata Oppo memiliki pangsa pasarnya tersendiri yang ternyata cukup banyak orang membeli HP Oppo terutama di seri F. Biasanya mereka yang membeli HP Oppo seri F memang tidak menilik jeroan tetapi fitur menarik seperti kehadiran kamera depan yang baik atau adanya VOOC Flash Charge.

2. Harga Jual Oppo Second Turun Drastis

OPPO A3s

* sumber: www.yugatech.com

Sebuah anomali ketika sebuah ponsel dengan merek terkenal seperti Oppo, mengalami penurunan harga jual second yang cukup drastis. Tidak seperti merek Samsung atau iPhone yang biasanya harga jual second alias bekasnya masih tergolong bagus.

Sebenarnya, penurunan harga bekas pada merek ponsel hal yang wajar tetapi untuk Oppo harus diberi catatan. Pasalnya, tidak sedikit outlet atau counter ponsel yang tidak mau membeli HP Oppo bekas dengan harga yang masuk akal meskipun baru dipakai satu minggu misalnya.

Hal ini terjadi karena Oppo menerapkan strategi satu harga untuk semua penjual ponsel. Misalnya Oppo F9 baru dijual dengan harga Rp4.299.000. Seluruh outlet yang menjual Oppo F9 harus menjual dengan harga tersebut, tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang. Jika tidak, maka outlet atau penjual tersebut akan menerima sanksi dari Oppo seperti pemutusan kerjasama.

Nah, harga jual tersebut sebenarnya sudah termasuk komisi untuk outlet yang kerjasama dengan Oppo. Sebagai contoh, satu unit Oppo F9 dengan harga Rp4.299.000 ini di dalamnya terdapat komisi sebesar Rp500 ribu untuk outlet jika produknya terjual. Biasanya juga Oppo memberikan bonus kepada Outlet jika mampu menjual HP Oppo cukup banyak.

Strategi kerjasama ini dengan outlet inilah yang juga membuat HP Oppo gencar dijual, seperti yang dijelaskan pada poin 5 di bagian kelebihan. Imbasnya, hal ini membuat banyak penjual sering menawarkan HP Oppo dengan gencar kepada calon pembeli, terutama pembeli yang masih ragu untuk membeli ponsel dari satu merek tertentu.

Nah, imbas lain dari hal ini adalah outlet yang menjual HP Oppo terbaru cukup gencar. Sayangnya, ketika orang mau menjual, biasanya outlet tidak mau dengan harga tinggi karena ketika outlet menjual HP Oppo bekas, para penjual ponsel tersebut tidak mendapatkan untung sebesar ketika menjual HP Oppo baru.

Sebenarnya permasalahan harga ini tidak terlalu berpengaruh di online. Banyak penjual HP Oppo yang menjual dengan harga di bawah harga yang ditentukan. Tidak sedikit juga yang menjual HP Oppo bekas di online dengan harga yang masih cukup masuk akal.

3. Build Quality HP Oppo Kurang Bagus

Salah satu yang membuat Oppo kurang menarik adalah build quality produknya yang kurang bagus. Oppo sering menghadirkan produk ponsel dengan kualitas produk yang kadang tidak sebaik kompetitor. Meskipun desain bodi ponselnya sekarang sudah bagus dan menarik, tetapi biasanya desainnya masih terbuat dari plastik sehingga kadang ponsel terasa kurang kokoh.

Kekokohan HP Oppo pernah diuji oleh Jerry Rig Everything, channel Youtube luar negeri yang sering menguji ketahanan sebuah ponsel. Channel tersebut pernah mengetes ketahanan Oppo Find X dan hasilnya HP tersebut begitu mudah dibengkokan dengan kedua tangan. Padahal Oppo Find X ini termasuk HP Oppo yang cukup mahal.

4. ColorOS yang Kadang Bikin Berat

OPPO F7 COLOROS

* sumber: www.unbox.ph

HP Oppo tipe apapun hadir dengan tampilan UI yang disebut ColorOS. UI ini adalah tampilan antarmuka yang dibesut Oppo dengan berbagai fitur menarik. Hanya saja kadang ColorOS ini sering malah membuat HP terasa lebih berat. Meskipun banyak fitur menarik tetapi tidak sedikit yang merasa ColorOS terasa berat, semisal terjadi pada Oppo F7.

5. Jarang Memberikan Pembaruan OS

Oppo F7 Youth

Satu poin penting dari HP Oppo adalah jarangnya HP Oppo mendapatkan pembaruan sistem operasi Android. Oppo memang tergolong cukup pelit untuk memberikan pembaruan sistem operasi. Misalnya, Oppo F9 yang hadir dengan Android 8 Oreo belum tentu mendapatkan dukungan Android 9 Pie.

Hal ini juga pernah terjadi pada HP Oppo keluaran lama yang biasanya memang jarang mendapatkan pembaruan, meski hanya satu kali pembaruan sistem. Kalaupun ada pembaruan sistem, biasanya yang diperbarui adalah UI ColorOS-nya saja.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari HP Oppo secara umum. Tentu hal tersebut tidak sepenuhnya berlaku pada setiap ponsel. Masih ada beberapa tipe HP Oppo yang memang bagus di satu sisi tetapi memiliki kekurangan di sisi lain. Semoga informasi ini membantu.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar