Carisinyal / Smartphone / 10 Kelebihan dan Kekurangan HP Gaming Xiaomi Black Shark

10 Kelebihan dan Kekurangan HP Gaming Xiaomi Black Shark

Ditulis oleh

Benar kalau ada yang menyebut masa depan dunia gim itu adalah mobile gaming. Hal ini dikuatkan juga dengan maraknya vendor yang merilis HP khusus untuk bermain gim. Xiaomi salah satunya yang ikut meramaikan khazanah dunia ponsel pintar khusus untuk gim.

Adalah Black Shark Technology, perusahaan gim asal Tiongkok yang berperan besar dalam menciptakan ponsel gim yang dinamakan Black Shark. Perusahaan ini mendapatkan dana investasi dari Xiaomi untuk memproduksi apa yang kemudian kita kenal sebagai Xiaomi Black Shark.

Itu berarti ponsel gim besutan Xiaomi ini bukan merupakan murni produksi Xiaomi. Hal ini cukup wajar mengingat Xiaomi hanya punya dua unit seri di produksi ponsel mereka, seri Redmi dan seri Mi. Yah, cuman dua seri tapi kedua seri tersebut “beranak banyak” sehingga kita bisa banyak menemukan HP Xiaomi terbaru tiap tahunnya.

Xiaomi Black Shark sendiri hadir di pasaran dan cukup bagus diterima pasar. Bisa jadi Xiaomi dan Black Shark Technology (yang dipekirakan bakal jadi bagian dari ekosistem Xiaomi) bakal merilis seri ponsel gim lainnya di kemudian hari.

Tapi, sebelum bicara tentang masa depan, mari bicara dulu sekarang, saat Xiaomi Black Shark sudah hadir di pasaran. Anda pun bisa dengan mudah menemukannya di toko online. Harganya bisa mencapai belasan jutaan. Dan ingat bukan garansi resmi yang tentu memberi banyak jaminan.

Namanya juga Xiaomi, tidak masuk resmi pun banyak dicari, termasuk  Xiaomi Black Shark. Banyak orang Indonesia yang penasaran untuk punya HP ini. Jika Anda salah satunya, sebelum membeli pastikan kalau Anda membaca terlebih dulu 6 kelebihan dan 4 kekurangan dari Xiaomi Black Shark berikut ini.

Spesifikasi Xiaomi Black Shark

Xiaomi Black Shark

  • Rilis: April 2018
  • Layar: IPS LCD 5.99 inches
  • Resolusi Layar: 1080 x 2160 pixels ratio 18:9
  • Chipset: Qualcomm SDM845 Snapdragon 845
  • CPU: Octa-core (4×2.8 GHz Kryo 385 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 385 Silver)
  • GPU: Adreno 630
  • Memori Internal: 128 GB, 8 GB RAM or 64 GB, 6 GB RAM
  • Memori Eksternal: Tidak Ada
  • Kamera Belakang: Dual 12 MP (f/1.8, 1.25µm) + 20 MP (f/1.8, 1.0µm), 2x optical zoom, dual pixel phase detection autofocus, dual-LED dual-tone flash
  • Kamera Depan: 20 MP, (f/2.2, 1.0µm), 1080p
  • Baterai: Non-removable Li-Ion 4000  mAh

Kelebihan Xiaomi Black Shark

1. Performa yang Kencang

ANTUTU XIAOMI BLACK SHARK

* sumber: www.youtube.com

Perhatikan gambar di atas yang memperlihatkan angka 269.108. Angka tersebut adalah angka Antutu dari Xiaomi Black Shark. Angka Antutu ini sering jadi acuan pertama ketika orang ingin tahu performa sebuah HP dan jelas angka tersebut angka yang tinggi.

Angka tersebut didapatkan dari Xiaomi Black Shark dari varian RAM 6 GB dengan ROM 64 GB. Ada satu varian lagi dari Xiaomi Black Shark dengan memori lebih tinggi, yakni varian RAM 8 GB dengan ROM 128 GB. Untuk nilai Antutu varian RAM 8 GB bisa dilihat pada angka skor yang ada di gambar bawah ini.

Xiaomi BlackShark Benchmarks

* sumber: beebom.com

Nilai Antutu 290.499 jelas menunjukan betapa tinggi performa HP ini. Smartphone dengan nilai Antutu 250 ribu ke atas bisa dikategorikan sebagai smartphone yang kencang. Dan hal itu sudah dibuktikan oleh Xiaomi Black Shark yang begitu tegas bahwa sebutan “smartphone gaming” bukan gimmick semata.

Performa Xiaomi Black Shark memang tergolong kencang. Hal ini berkat dapur pacu Snapdragon 845 yang merupakan chipset tercepat dari Snapdragon (saat artikel ini dibuat). Tak perlu diuji kemampuan chipset ini untuk menjalankan aplikasi populer, pasti lancar untuk sekadar buka aplikasi media sosial, Youtube, dan lainnya.

Yang pasti bikin penasaran adalah kemampuan menjalankan gim. Situs Beebom, mengetes beberapa permainan dengan grafis kelas atas seperti PUBG, Shadow Fight 3, PES, dan Asphalt 8. Keempat gim tersebut dijalankan dengan lancar, bahkan bisa berpindah-pindah gim, alias gim bisa berjalan di belakang (backgound).

Jelas performa Snapdragon 845 ini tergolong kencang. Prosesor Octa-core (4×2.8 GHz Kryo 385 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 385 Silver) dan GPU Adreno 630 adalah jaminan HP ini bisa menjalankan banyak program dengan baik dan memainkan dengan lancar. Pokoknya, performa HP ini kencang, bro!

2. Desain Keren dan Sporty

xiaomi black shark

Logo mengilat dengan huruf “S” di bagian belakang HP ini tampak keren. Logonya mengacu pada “shark” alias ikan hiu yang kemudian tampak menyatu dan senada dengan bentuk desain Xiaomi Black Shark. Seolah-olah DNA ikan hiu jadi inpirasi terhadap desain HP ini.

Dengan 161,6 × 75,4 x 9,25mm dan berat 190 gram, HP ini memberi kesan garang. Sebagai entitas HP gaming jelas kesan itu harus ditonjolkan dan Xiaomi Black Shark berhasil melakukannya. Selain itu, kehadiran gamepad pada bagian kiri menegaskan kalau HP ini memang ditujukan untuk main gim. Berikut penampakan gamepad pada HP ini.

Desain yang garang dan konsep gamepad tampak menyatu dengan bodi desain HP ini. Hal ini membuat Xiaomi Black Shark tak sekadar HP gaming, melainkan HP gaming yang mengedapankan performa tinggi dan desain yang lebih sporty. Desain yang garang dan sporty ini tentunya jadi kelebihan tersendiri dari Xiaomi Black Shark.

3. Kamera Tergolong Baik

Meskipun mengusung konsep HP gaming, Xiaomi Black Shark tidak menganaktirikan spesifikasi yang seringkali juga jadi acuan orang untuk beli, kamera. Kamera pada HP ini tergolong baik berkat dual kamera belakang 12 MP dan kamera 20 MP yang keduanya punya bukaan f/1.8.

Kamera belakang ini punya fitur seperti 2x optical zoom, dual pixel phase detection autofocus, dan dual-LED dual-tone flash. Bagaimana hasil jepretan memakai kamera ini? Berikut contoh hasil jepretan yang diambil dari channel Youtube Dhiarcom.

* sumber: www.youtube.com

* sumber: www.youtube.com

* sumber: www.youtube.com

* sumber: www.youtube.com

Foto-foto tersebut menunjukan kualitas foto kamera belakang HP ini yang tergolong baik. Meski ada beberapa kelemahan seperti blur yang tampak kurang alami dan noise, tapi itu tak begitu mengganggu. Bisa dibilang secara keseluruhan, kamera belakang HP ini terbilang oke.

Lantas bagaimana dengan kamera depan? Kamera depan HP ini dibekali sensor 20 MP dengan bukaan f/2.2. Kalau menurut situs Beebom, kamera depan HP ini tidak begitu jelek secara keseluruhan.

Tak adanya potrait mode tentu jadi kelemahan. Hanya saja untuk media sosial masih terbilang cukup oke meski harus diakui jika dibandingkan dengan HP yang mengunggulkan kamera depan selfie sebagai nilai jual utamanya masih tetap kalah.

Karena status HP ini sebagai HP gaming, hasil foto kamera depan dan belakang HP ini masih bisa diterima. Tergolong baik tentunya tapi tidak bisa dikatakan bagus-bagus amat. Hanya saja secara keseluruhan tergolong bagus.

4.  Daya Tahan Baterai

battery xiaomi black shark

* sumber: beebom.com

Xiaomi Black Shark dibekali dengan baterai berkapasitas 4.000 mAh. Kapasitas baterai HP ini tergolong cukup besar dan bisa dibilang daya tahannya tergolong baik. Seperti yang diungkapkan oleh situs Beebom, HP ini bisa bertahan seharian penuh dengan penggunaan yang cukup intens.

Penggunaan intens yang dimaksud adalah memainkan gim PUBG, mengecek e-mail, buka Instagram, dan mendengarkan lagu di SoundCloud. Sementara situs Xiaomitoday menguji konsumsi baterai ini saat main gim setengah jam lamanya. Ternyata dengan durasi 30 menit main gim, baterai HP ini hanya bekurang 23% saja.

Karena itu bisa dibilang daya tahan baterai ini tergolong baik. Selain itu, HP ini juga mendukung pengisian cepat Qualcomm’s Quick Charge 3.0. Beebom menguji test kecepatan isi dayanya yang bisa penuh 100% hanya dalam waktu kurang dari 100 menit saja. Dengan tipe port, USB Type-C, bagian baterai ini termasuk kelebihan tersendiri dari HP ini.

5. Layar yang Mendukung DCI-P3

Tampilan layar Xiaomi Black Shark tergolong baik. Kedalaman warnanya cukup baik meski ketika layar menampilkan latar hitam, ikon aplikasi warna tampail baik. Visual yang baik ini juga hadir saat HP menjalankan gim. Salah satu alasan yang membuat tampilan visual HP ini tergolong baik adalah karena HP ini mendukung DCI-P3.

DCI-P3 merupakan ruang warna RGB yang umum digunakan untuk proyeksi film digital di industri film Amerika. Tampilan warna layar DCI-P3 punya gamut warna yang jauh lebih luas daripada sRGB. Sederhananya, layar yang mengusung DCI-P3 punya lebih banyak rentang warna dibandingkan sRGB.

Kehadiran DCI-P3 inilah yang membuat tampilan layar Xiaomi Black Shark terlihat lebih memiliki warna yang kaya meskipun layar HP ini hanya mengusung resolusi Full HD+ dan tak mendukung fresh rate 90 Hz.

6. Memiliki Sistem Pendingin

liquid cool xiaomi black shark

Sebagai ponsel gaming, Xioami Black Shark tahu penggunanya bakal memainkan HP ini dalam tempo yang cukup lama. Karena biasanya memainkan gim dalam tempo waktu lama, HP berpotensi panas, maka Xiaomi Black Shark punya cara tersendiri untuk mengantisipasinya.

Langkah antisipasi agar HP ini tidak cepat panas adalah dengan membenamkan fitur liquid cooling system. Sederhannya, fitur ini adalah teknologi yang mampu mendinginkan suhu panas prosesor. Penurunannya suhu bisa sampai 8°C.

Dengan kehadiran fitur ini, tentunya Anda sebagai pengguna HP ini tidak akan khawatir HP punya suhu panas yang berlebih. Dan tentu kehadiran fitur ini menjadikan HP ini punya kelebihan lain yang sesuai dengan tujuan HP ini, yakni sebagai HP untuk main gim.

Kekurangan Xiaomi Black Shark

1. Tidak Mendukung Memori Eksternal

Sesuatu yang disayangkan dari Xioami Black Shark adalah tidak mendukungnya penggunaan memori tambahan, alias tak ada slot untuk microSD. Hal ini cukup disayangkan mengingat gim-gim kelas berat umumnya memiliki ukuran data yang besar.

Memang Xiaomi Black Shark hadir dengan memori internal yang besar, yakni 64 GB dan 128 GB. Untuk varian 128 GB, masih oke untuk menginstal banyak gim sembari menyimpan data foto dan video. Yang agak disayangkan adalah varian 64 GB yang tentunya akan terasa sempit untuk menyimpan ukuran file gim yang besar saat ini.

2. UI yang Jelek

* sumber: beebom.com

Bukan, ini bukan tentang MIUI. Xiaomi Black Shark tidak menggunakan MIUI, UI yang umum hadir di HP Xiaomi. Xiaomi Black Shark justru hadir dengan UI yang disebut Joy UI 1.0. Joy UI ini berbasis Android Oreo 8.0 dengan tampilan dan fitur yang sebenarnya mirip dengan MIUI.

Joy UI 1.0 ini seperti tak punya identitas karena cenderung mencoba mirip dengan UI yang mirip di UI Razer Phone. Beebom sendiri mengutarakan kekecewaannya dengan Joy UI pada HP ini yang menurutnya tidak semenyenangkan namanya, alias tidak enak digunakan. Suatu kekurangan yang bisa jadi catatan Xiaomi dan Black Shark ke depannya.

3. Tak Menggunakan Corning Gorilla Glass

black shark display

Xiaomi Black Shark adalah HP kelas atas. Sebagai HP kelas atas, seharusnya HP ini punya pelindung layar sekelas Corning Gorilla Glass. Tentunya hal ini bertujuan agar HP tampak lebih kokoh. HP ini sendiri tampaknya punya pelindung layar yang biasa karena tak disebutkan secara detail di spesifikasi layar. Satu nilai minus lain dari HP ini.

4. Tidak Punya Sertifikasi Anti Air

Tak ada keterangan yang menyebutkan kalau  Xiaomi Black Shark punya sertifikasi tahan air dan debut. Tak ada keterangan info IP67 atau IP68. Itu berarti HP ini memang tidak punya kemampuan tahan air yang tentunya cukup disayangkan mengingat tampilan HP ini cukup kokoh dna gahar.

Simpulan

Xiaomi Black Shark sudah pantas memosisikan dirinya sebagai HP gaming kelas atas. HP ini cenderung punya banyak kelebihan yang menjadikan HP ini tak sekadar untuk main gim, tapi juga digunakan untuk gadget utama masih tergolong cocok.

Xiaomi Black Shark sebenarnya cocok untuk siapa saja yang butuh HP kelas atas. Tapi secara khusus, HP ini memang ditujukan untuk para pemain gim. Tertarik dengan HP ini? Anda bisa membelinya melalui Bukalapak di link ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Hilman Mulya Nugraha
Content writer since 2013. Has worked as a content manager. Blogger since 2011. Find me at my personal blog: Hilmangraha.com or Twitter/Instagram: @hilmangraha.

Leave A Comment