10 Rekomendasi Laptop yang Bagus untuk Programer 2022

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha

Sebenarnya tak ada sebutan khusus untuk merujuk sebuah laptop untuk keperluan programming. Hampir semua jenis laptop bisa digunakan untuk programming, mau itu laptop harga 4 jutaan, laptop gaming murah, ataupun deretan laptop yang mahal sekalipun.

Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah, apakah laptop tersebut mampu menjalankan aplikasi koding dengan lancar dan cepat? Laptop 5 jutaan tentu akan berbeda performa dibanding laptop kelas atas di harga puluhan juta.

Untuk programmer sendiri, laptop dengan prosesor, RAM, dan kartu grafis yang lebih tinggi, tentu saja lebih baik. Setidaknya untuk programmer, laptop dengan minimal prosesor Core i3, RAM 4 GB, SSD, dan kartu grafis yang memadai sudah cukup. Namun, spesifikasi lebih tinggi tentu lebih baik. Tentu lebih baik bekerja dengan laptop Intel Core i7 ke atas dan spesifikasi lain yang mumpuni.

Di antara banyaknya laptop yang ada di pasaran dan berdasarkan kebutuhannya, 10 deretan laptop ini bisa dijadikan pilihan untuk Anda para programmer profesional. Berikut daftarnya!

1. Asus Zenbook Pro Duo UX482EG i7 1165G7

  • Layar: 14” (16:9) LED-backlit FHD (1920 x 1080) 60 Hz touchscreen
  • Prosesor: Intel® Core™ i7-1165G7 (4 core 8 thread, 2,8 GHz up to 4,7 GHz)
  • Graphic Card: Intel® Iris Xe graphics, NVIDIA® GeForce® MX450, with 2 GB GDDR6
  • RAM: 16 GB LPDDR4x
  • Storage: 512 GB SSD
  • Konektivitas: Intel® WiFi 6 with Gig+ performance (802.11ax), Bluetooth 5.0
  • Port: 2 x Thunderbolt™ 4 USB-C®, 1 x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1 x HDMI 1.4, 1 x Audio combo jack, 1 x MicroSD card reader
  • Baterai: 70 Wh, 4-cell Li-ion

ASUS ZenBook Pro Duo UX482EG i7 1165G7 adalah laptop yang kuat untuk produktivitas dan kreativitas. Laptop ini hadir dengan fitur layar sekunder ScreenPad Plus dengan desain miring baru yang menawarkan ergonomis yang mudah dan alur kerja yang mulus. Didukung oleh prosesor Intel Core Generasi ke-11 terbaru, laptop ini siap menghadirkan performa yang andal untuk menunjang pekerjaan-pekerjaan berat.

Grafis NVIDIA GeForce MX450 di laptop ini mampu menghadirkan visual yang sangat halus. Grafis yang kuat ini sangat cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan grafis tinggi, seperti desain dan pengeditan foto dan video.

ZenBook Pro Duo UX482EG i7 1165G7 memiliki teknologi Active Aerodynamic System Plus baru, yang menggunakan mekanisme engsel ErgoLift dan memiringkan ScreenPad Plus untuk meningkatkan aliran udara pendingin secara keseluruhan sebesar 49%. Ini pada gilirannya memungkinkan suhu internal yang optimal dipertahankan untuk kinerja maksimum.

Dapur pacu yang kuat tidak berarti bodi yang besar. ASUS ZenBook Pro Duo UX482EG i7 1165G7 tampil bergaya dengan bodi ramping dan ringan di kelasnya. Untuk mendukung produktivitas saat bepergian, laptop ini dibekali dengan baterai yang diklaim mampu bertahan hingga 17 jam pemakaian wajar.

2. Lenovo YOGA Slim 7i Carbon

Lenovo YOGA Slim 7i Carbon
  • Layar: 13.3" QHD (2560x1600) Low power IPS 300nits Anti-glare, 100% sRGB, Dolby Vision, Aspect Ratio 16:10, 91% active area ratio
  • Processor: Intel Core i7-1165G7 (4C / 8T, 2.8 / 4.7GHz, 12MB)
  • Graphic Card: Intel Iris Xe
  • RAM: 16GB soldered memory dual channel, not upgradable
  • Storage: 1TB SSD M.2 2280 PCIe 3.0x4 NVMe
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth 5.1
  • Port: 1x Headphone / microphone combo jack (3.5mm), 1x USB-C 3.2 Gen 2 (support data transfer, Power Delivery 3.0, DisplayPort 1.4 and Always On), 2x Thunderbolt 4 / USB4 40Gbps (support data transfer, Power Delivery 3.0 and DisplayPort 1.4)
  • Baterai: 50Wh

Banyak yang bilang bahwa Linux adalah sistem operasi paling nyaman untuk coding atau programming. Namun, jika laptop Windows sekeren Lenovo YOGA Slim 7i Carbon yang ditawarkan, Anda bisa jadi berubah pikiran.

Pasalnya, laptop 20 jutaan ini mempunyai banyak atribut yang cocok buat para programmer. Atribut pertama adalah layarnya yang tajam dan minim emisi cahaya biru. Layar 2K dengan sertifikasi TUV Rheinland ini penting untuk bekerja, apalagi untuk memperhatikan deretan kode secara intens.

Kedua, keyboard laptop ini memiliki travel key yang rendah, hanya 1 mm. Hal ini membuat pengalaman mengetik sangat nyaman serta menciptakan impresi yang responsif. Keyboard dengan mekanisme caterpillar si laptop juga didukung sensor cahaya, sehingga backlit-nya mampu memancarkan cahaya sesuai kondisi sekitar.

Ketiga, performa Lenovo YOGA Slim 7i kencang berkat Core i7-1165G7 (generasi ke-11) yang optimal dan efisien karena mengantongi sertifikasi Intel Evo. Terakhir, laptop dengan bobot kurang dari 1 kg ini punya desain yang keren serta memiliki daya tahan baterai panjang untuk menemani aktivitas sehari penuh.

3. ASUS VivoBook Pro 14X N7400

ASUS VivoBook Pro 14X N7400
  • Layar: 14 inci OLED, 2,8 K (2880 x 1800 piksel), rasio 16:9, 100% DCI-P3, refresh rate 90 Hz
  • Processor: Intel Core i7 11370H (4 core, 8 thread, 3 GHz up to 4,8 GHz, 12 MB L3 cache)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX3050 (4GB GDDR6)
  • RAM: 16GB DDR4 onboard
  • Storage: 1TB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth 5.1
  • Port: 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 2x USB 2.0 Type-A, 1x Thunderbolt 4 supports display / power delivery, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x DC-in, 1x Micro SD card
  • Baterai: 63 Wh

ASUS VivoBook Pro 14X N7400 bisa dibilang sebagai salah satu ultrabook dengan kemampuan terlengkap. Hal ini tidak lepas dari keluwesan laptop ini dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan. Mulai dari merancang desain UI/UX, desain grafis, merekap jutaan item data, sampai edit video.

Seluruh pekerjaan berat itu bisa diatasi dengan sigap berkat prosesor canggih Intel Core i7 11370H. Core i7 generasi ke-11 ini merupakan seri prosesor tangguh karena punya embel-embel "H" di belakangnya. Dukungan GPU seri atas RTX3050 menjadi modal kuat bagi si laptop untuk pengolahan grafis.

Jika itu kurang, Anda bisa memasang GPU eksternal karena VivoBook Pro yang satu ini punya port USB C dengan dukungan antarmuka Thunderbolt 4. Selain performanya yang mumpuni, layar si laptop juga jempolan. Ia memakai layar OLED dengan resolusi 2,8K yang tembus gamut warna 100% DCI-P3.

Layar tersebut juga sudah mengantongi sertifikasi rendah emisi cahaya biru dari TUV Rheinland, sehingga aman untuk ditatap dalam waktu lama. Anda jangan khawatir jika laptop 1,45 kg ini cepat panas saat dipakai dalam waktu lama. Sebab, ASUS telah menyematkan dua kipas dan teknologi Ice Cool agar si laptop tetap dingin tanpa bising. Tertarik dengan laptop 17 jutaan ini?

4. ACER Swift X SFX14

ACER Swift X SFX14
  • Layar: 14″ IPS Full HD (1920 x 1080), 100% sRGB, high-brightness (300nits), Acer ComfyView™ LED-backlit TFT LCD
  • Processor: AMD Ryzen 7 5700U (8 core, 16 thread, 1.8GHz Up to 4.3GHz, 8MB)
  • Graphic Card: Nvidia Geforce RTX 3050Ti (4GB GDDR6)
  • RAM: 16GB LPDDR4X dual-channel, onboard
  • Storage: 512 GB SSD PCIe Gen3, 8 Gb/s, NVMe, satu slot kosong NVMe
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth 5.0
  • Port: 2x USB 3.2 type A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C (support DisplayPort) 1x HDMI, 1x RJ45
  • Baterai: 4 cell, 59 Wh

Performa bukanlah satu hal yang perlu dipertanyakan lagi dari ACER Swift X SFX14 Pasalnya, prosesor Ryzen 7 5000 Series yang dipakainya punya delapan core dan 16 thread, sehingga mampu menyelesaikan tugas dengan lebih cepat.

Adanya layar IPS dengan kedalaman warna 100% sRGB dan GPU diskret RTX3050Ti membuat laptop ini bisa diandalkan oleh content creator. Main game juga oke karena GPU RTX ini mendukung teknologi ray tracing yang membuat tampilan seperti bayangan terlihat lebih nyata.

1 23»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram