10 Laptop untuk Video Editing Terbaik di Tahun 2022

Ditulis oleh Jihan Fauziah

Berpaduan prosesor Core i7 H Series gen 12 dan kartu grafis RTX 3050Ti adalah kuncinya. Di sisi lain, meski laptop ini adalah laptop berperforma tinggi, nyatanya bobotnya hanya 1,7 kg. Hal itu membuat pengguna tak akan terlalu capai saat membawa laptop Rp36,9 jutaan ini ke mana-mana.

5. Apple Macbook Pro 14 M1 2021

Apple Macbook Pro M1 2021
  • Layar: 14 inci, Liquid Retina XDR, 1600 nit, rasio kontras 1 juta:1, P3, 120 Hz
  • Processor: M1 Pro (10 core CPU, 16 core neural engine) atau M1 Max (10 core CPU, 16 core neural engine)
  • Graphic Card: 16 core GPU (M1 Pro), 32 core GPU (M1 Max)
  • RAM: 32 GB (M1 Pro), 64 GB (M1 Max)
  • Storage: 1 TB
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth 5.0
  • Port: 1x SDXC, 1x HDMI, 3x Thunderbolt 4, 1x jack audio 3,5 mm, 1x MagSafe
  • Baterai: Hingga 17 jam

Apple MacBook Pro M1 2021 sama seperti pendahulunya, MacBook Pro M1 2020. Bedanya, yang satu ini memakai dua chipset baru bikinan Apple yaitu M1 Max dan M1 Pro. Jadi Anda bisa memilih laptop ini berdasarkan varian chipset-nya.

Secara performa komputasi, M1 Max dan M1 Pro sama cepatnya karena mengandung 10 core CPU. Namun, M1 Max lebih unggul ketimbang M1 Pro dalam hal olah grafis. Hal ini karena M1 Max punya GPU dengan jumlah core lebih banyak.

Apple mengeklaim, MacBook Pro M1 2021 dengan cip M1 Max mampu melakukan olah grafis 4x lebih cepat ketimbang varian M1 Pro. Walau begitu, kedua laptop sudah dirancang sedemikian rupa oleh Apple agar mampu menjadi perangkat paling andal bagi content creator.

Apple menyebut, mereka telah melakukan optimasi kinerja M1 Max dan M1 Pro dan macOS Monterey terbaru dengan banyak software editing. Misalnya Final Cut Pro, Logic Pro, dan Cinema 4D. Maka rendering film beresolusi 8K sangat bisa dilakukan oleh laptop yang punya harga mulai Rp30 jutaan ini. Harga bergantung variasi tipe M1 yang digunakan

Untuk mendukung pengeditan video yang lebih mumpuni, Apple menyematkan tiga port Thunderbolt 4 pada laptop ini. Port Thunderbolt 4 bisa dihubungkan ke GPU eksternal atau ke beberapa layar eksternal dengan tampilan sampai 4K.

6. Acer ConceptD 3 Ezel Pro

Acer ConceptD 3 Ezel Pro
  • Layar: 14" FHD, IPS, 340 nits, 100% sRGB
  • Processor: Intel Core i7-11800H (8 core 16 thread, 2,3 GHz up to 4,6 GHz)
  • Graphic Card: NVIDIA Quadro T1200 (4 GB GDDR6 VRAM)
  • RAM: 16 GB DDR4 SDRAM
  • Storage: 1 TB PCIe Gen3, 8 Gb/s ,NVMe
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: Intel® Wireless Wi-Fi 6 AX201 with MU-MIMO + Bluetooth 5.0
  • Port: 1x HDMI, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 type-C,
  • Baterai: 4-cell Li-Ion

Siap menyambut laptop khusus desain dan edit video yang lain daripada yang lain? Inilah Acer ConceptD 3 Ezel Pro yang desainnya menyerupai sandaran kanvas. Pada versi terbarunya, laptop ini mengandalkan prosesor Intel Core i7 generasi 11 Tiger Lake.

Acer ConceptD 3 Ezel Pro merupakan laptop konvertibel. Laptop ini dapat diubah menjadi mode tablet, atau layarnya pun bisa diangkat lebih tinggi untuk kemudahan menggambar.

Wait, menggambar? Betul sekali, laptop ini memang turut menyediakan stylus beserta kompartemen untuk menyimpannya (dock). Sehingga, pengalaman mendesain ataupun mengedit video sungguh terasa seperti sedang melukis di kanvas sungguhan.

Akurasi warna yang ditunjukkan layar malah memiliki ruang Delta E di bawah 2 yang membuatnya nyaris terlihat persis seperti di dunia nyata. Walau begitu, sayangnya ia masih mengusung resolusi layar FHD di mana beberapa pesaingnya sudah ada yang gunakan 2K dan 4K.

Saat menggunakan stylus untuk menggambar ataupun bernavigasi, Anda pun akan merasa seperti sedang menorehkan kuas sungguhan yang akan memberikan ketebalan berbeda tergantung dari tekanan. Layar ini dikabarkan memiliki tingkat sensivitas sebanyak 4.096 tekanan untuk berikan pengalaman ril yang terasa natural.

Kartu pengolah grafisnya sudah tak lagi gunakan seri NVIDIA GeForce, melainkan NVIDIA Quadro yang memang lebih sesuai untuk penggunaan workstation dan kegiatan-kegiatan yang mencakup pembuatan model grafis 3D. Jadi, masih ragu dengan kehebatan Acer ConceptD 3 Ezel Pro seharga Rp27 jutaan ini?

7. MSI Vector GP66 12UGS-292

MSI Vector GP66 12UGS-292
  • Layar: 15.6" IPS QHD (2560*1440), 165Hz DCI-P3 100%
  • Processor: Intel Core i7-12700H (14 core; 6 P-cores and 8 E-cores, 3.5 GHz up to 4.7GHz 24MB Cache)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX3070Ti (VRAM 8GB GDDR6; TGP Max: 150W)
  • RAM: 16 GB DDR4 3200MHZ (2*8 GB)
  • Storage: 1TB NVMe PCIe Gen4x4 SSD
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6e, Bluetooth 5.2
  • Port: 1x Type-C USB 3.2 gen 2 w/ DP, 3 x Type-A USB 3.2 gen1, 1x RJ45, 1x HDMI 2.1(8K @60Hz / 4K @ 120Hz), 1 x Mini-DisplayPort
  • Baterai: 4-Cell, 65 Wh

MSI Vector GP66 12UGS-292 membawa banyak teknologi baru. Mulai dari penggunaan RAM DDR5, SSD NVMe dengan antarmuka PCIe Gen 4, serta prosesor Core i7 generasi ke-12. Komponen-komponen tersebut menjadikan laptop ini punya performa tinggi.

Laptop 32,9 jutaan ini sebetulnya dirancang untuk kebutuhan gaming. Hal itu dapat dilihat dari keyboard dengan lampu RGB per tombol (layaknya MSI Steel Series), serta layar IPS 15,6 inci yang mendukung refresh rate hingga 165 Hz. Akan tetapi, GPU RTX3070 Ti yang dimilikinya punya potensi lebih dari sekadar menjalankan gim AAA.

Ya, GPU dengan TGP 150W tersebut sanggup untuk melakukan rendering video hingga, resolusi 4K bahkan 8K. Pekerjaan lain yang berhubungan dengan perancangan dan pemodelan dengan tingkat kerumitan tinggi juga mampu dikerjakan dengan baik oleh laptop satu ini.

Performanya pun optimal karena dukungan dua kipas dengan enam pipa pembuangan panas. Membuat laptop ini terhindar dari throttle untuk penggunaan dalam waktu lama. Hanya, Anda harus berkompromi dengan bobot si laptop yang mencapai 2,38 kg.

8. LENOVO LEGION 5 PRO 16 - RYZEN 7 6800H

LENOVO LEGION 5 PRO 16
  • Layar: 16" WQXGA (2560x1600) IPS 500nits Anti-glare, 165Hz, 100% sRGB, Dolby Vision, HDR 400, Free-Sync, G-Sync, DC dimmer
  • Processor: AMD Ryzen 7 6800H (8C / 16T, 3.2 / 4.7GHz, 4MB L2 / 16MB L3)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3060 6GB GDDR6, Boost Clock 1702MHz, TGP 140W
  • RAM: 16 GB (2x 8GB SO-DIMM DDR5-4800)
  • Storage: 1TB SSD M.2 2280 PCIe 4.0x4 NVMe, satu slot kosong M.2 2242
  • Optical Drive: -
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth 5.1
  • Port: 2x USB 3.2 Gen 1, 1x USB 3.2 Gen 1 (Always On), 2x USB-C 3.2 Gen 2 (support data transfer and DisplayPort 1.4), 1x USB-C 3.2 Gen 2 (support data transfer, Power Delivery 135W and DisplayPort 1.4), 1x HDMI, up to 8K/60Hz, 1x Ethernet (RJ-45), 1x Headphone / microphone combo jack (3.5mm), 1x Power connector
  • Baterai: 80Wh

Laptop berperforma tinggi masa kini mampu menjaga kelengkapan fiturnya meski berbodi tipis. Misalnya Lenovo Legion 5 Pro 16 Gen 7 ini. Jenis colokan yang ia miliki banyak, minus Thunderbolt saja. Tak cuma itu, ia punya dua slot SSD dan dua slot RAM, sehingga memungkinkan buat di-upgrade.

Laptop yang punya ketebalan 1,99 cm ini sarat kemampuan tinggi dalam hal olah grafis. Dengan kartu grafis RTX 3060, ia bisa menuntaskan pekerjaan berat di berbagai aplikasi pengeditan video. Mulai dari DaVinci Resolve hingga Adobe Premiere Pro.

Akan tetapi, kalau cuma me-render video 1080p, kartu grafis terintegrasi yang dikandung prosesor Ryzen 7 6800H-nya sudah cukup. Anda hanya tinggal mengatur mana kartu grafis yang dipakai untuk skenario tertentu pada aplikasi bawaan bernama Lenovo Vantage.

Hal menarik lainnya dari Legion 5 Pro ini adalah layar IPS-nya. Bentangnya lebar, cerah, mendukung resolusi dan refresh rate tinggi, cakupan warnanya luas dan akurat, serta aman untuk mata ketika ditatap dalam waktu lama. Miliki laptop ini dengan harga Rp28,3 jutaan.

«1 2 3»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram