Carisinyal / Tips Trik / 7 Cara Ngecas Power Bank yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

7 Cara Ngecas Power Bank yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 September 2018

Power bank adalah benda elektronik yang mengalami pertumbuhan pesat seiring dengan berkembangnya penggunaan gadget, terutama smartphone. Power bank sangat dibutuhkan ketika pengguna smartphone, termasuk Anda, tidak menemukan colokan listrik. Contohnya, ketika Anda dalam perjalanan dan baterai HP habis, maka power bank akan menjadi penyelamat Anda.

Karena kebutuhan yang meningkat, power bank cukup banyak beredar di pasaran dengan berbagai merek, berbagai kapasitas dengan berbagai varian harga. Bahkan, ada power bank palsu yang dijual di pasaran. Anda harus hati-hati terhadap hal ini dan Anda harus bisa membedakan mana power bank asli dan palsu.

Berkembangnya power bank sayangnya tidak dibarengi dengan pengetahuan dasar tentang cara ngecas power bank. Masih ada saja orang yang kurang paham dalam proses pengisian daya power bank.

Banyak yang berpikir yang penting asal colok dan kapasitas power bank penuh, padahal tidak sesederhana itu. Salah dalam penggunaan dan ngecas power bank bisa mengakibatkan power bank cepat rusak, bahkan bisa berpengaruh pada baterai smartphone yang sering diisi daya oleh power bank.

Atas dasar hal itu, Carisinyal akan memberikan penjelasan soal cara ngecas power bank yang benar dengan penjelasan tambahan hal-hal yang berkaitan dengan proses ngecas power bank. Ingin tahu caranya? Simak ulasannya berikut ini.

7 Cara Ngecas Power Bank yang Benar

1. Cek Lampu Indikatornya

LED INDICATOR

Power bank umumnya memiliki empat lampu LED. Lampu LED ini biasanya menunjukkan indikator terisi tidaknya power bank Anda. Jika lampu indikator menyala semua, itu berarti power bank Anda dalam keadaan penuh. Jika lampu indikator tinggal satu atau tidak menyala, itu berarti power bank sebaiknya segera diisi.

Ingat, sebaiknya mengisi power bank di saat yang tepat. Misalnya saat lampu indikator hanya menyala satu. Jika menyalanya 3 atau 4, sebaiknya tidak perlu diisi. Pengisian yang tidak penting akan mengurangi masa pakai power bank tersebut. Untuk itu, isilah power bank ketika lampu indikator hanya tinggal menyala 2 lampu atau 1 lampu. Perlu diingat, jangan mengisi daya power bank ketika semua lampu mati.

2. Charge Menggunakan Stop Kontak

charger power bank stop kontak

Untuk mengisi power bank, tinggal colokan kabel USB. Biasanya power bank sudah dilengkapi dengan kabel untuk charger. Sambungkan bagian port USB ke kepala charger yang biasa digunakan untuk charger HP. Colokan kabel USB tersebut dan colok ke stop kontak. Sementara bagian micro USB, port yang ujungnya kecil, dicolok ke port micro USB di power bank.

3. Charge di PC/Laptop saat Mendesak

charger power bank usb

Anda juga bisa charge power bank menggunakan PC/laptop. Caranya, cukup sambungkan kabel USB charger yang sudah terhubung dengan power bank ke port USB yang ada di komputer Anda. Dengan cara ini, Anda tidak perlu mencari stop kontak dan menggunakan kepala charger HP.

Jika Anda sedang bepergian dan tidak menemukan colokan listrik, Anda bisa isi daya power bank menggunakan laptop atau notebook yang baterainya masih penuh.

Cara ini adalah cara darurat ketika Anda sedang butuh daya pada power bank Anda. Tentu saja jika daya laptop habis maka tidak akan bisa mengisi power bank. Tapi cara ini juga bisa bermanfaat jika Anda hanya menemukan satu stop kontak saja.

4. Ngecas Power Bank yang Cepat

power bank quick charge

Ngecas power bank ke komputer atau laptop sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering dan dilakukan saat darurat saja. Lebih baik untuk mengisi daya power bank dengan mencolok ke stop kontak. Mengapa? Karena mengisi daya power bank atau ngecas ke stop kontak akan membuat daya power bank terisi lebih cepat dibandingkan mengisi daya lewat port USB di komputer atau laptop.

Untuk itu, Kami lebih menyarankan untuk ngecas power bank ke stop kontak. Pasalnya, ngecas ke stop kontak bisa menerima ampere yang lebih besar dibanding lewat port USB. Jika Anda ingin power bank Anda lebih cepat terisi, Anda bisa membeli power bank yang sudah mendukung quick charge.

5. Charge di Tempat yang Aman

power bank at nature

Saat mengisi daya atau ngecas power bank, sebaiknya Anda ngecas di tempat yang aman. Jangan ngecas power bank di tempat ekstrem seperti tempat yang terlampau panas. Ngecas power bank di tempat yang terlalu dingin juga tentu tidak boleh dilakukan.

Ngecas power bank di tempat ekstrem berpotensi membuat komponen baterai yang ada di power bank rusak, contoh nyatanya ngecas di tempat yang langsung terkena sinar matahari. Jangankan ngecas, meletakan power bank di tempat panas atau terkena sinar matahari secara langsung juga tergolong berbahaya.

Untuk itu, jika Anda menyayangi power bank Anda dan ingin awet, sebaiknya lakukan pengisian daya power bank di tempat yang aman. Untuk keamanan dan perlindungan power bank, Anda bisa menggunakan case khusus pelindung power bank.

6. Hindari Charge Berlebihan

POWER BANK

Sebelum ngecas power bank, sebaiknya Anda baca petunjuk manual tentang produk power bank yang Anda beli. Lihat berapa durasi yang dibutuhkan untuk mengisi daya power bank sampai penuh. Ini penting, karena Anda tidak bisa membiarkan power bank masih tersambung dengan colokan padahal statusnya sudah penuh.

Power bank umumnya tidak bekerja layaknya smartphone zaman sekarang yang ketika sudah terisi penuh saat ngecas, ia akan memutus arus listrik secara otomatis. Power bank yang terlalu lama tersambung listrik, padahal dayanya sudah penuh, akan berakibat kemampuan power bank lebih cepat drop.

Lalu, kapan harus mencabut power bank? Saat lampu indikator sudah penuh tentunya dengan perkiraan waktu yang sudah ada di petunjuk manual. Jika tidak ada petunjuk terkait durasi lamanya, Anda bisa memakai perkiraan.

Sebagai contoh, power bank dengan kapasitas 6.000 mAh umumnya membutuhkan waktu sekitar 8 jam untuk ngecas sampai penuh. Durasi tersebut dengan perkiraan 1.500 mAh untuk 2 jam. Jadi, jika Anda tidak tahu pasti perkiraan durasi ngecas power bank, Anda bisa memakai rumus tersebut untuk power bank Anda.

Perlu diketahui, tidak ada standar khusus untuk menentukan durasi lama pengecasan power bank. Hal ini dipengaruhi karena tiap power bank memiliki kapasitas, ampere, kualitas listrik dan bahan bodi yang berbeda-beda. Tapi satu hal yang pasti, kapasitas power bank yang besar akan berpengaruh pada semakin lamanya proses ngecas power bank tersebut.

7. Mengenal Arus Power Bank

ampere

Agar tak salah kaprah dalam proses ngecas power bank, Anda juga perlu tahu soal arus input dan output power bank. Input adalah arus listrik yang masuk, dalam hal ini arus listrik yang masuk ke power bank. Sementara output adalah arus yang keluar dari power bank.

Perlu diketahui, ada power bank yang punya satu konektor ouput dan ada yang punya dua konektor ouput (port USB) dengan ampere berbeda. Yang pertama adalah 1A, artinya konektor yang tersambung ke port 1A ini mampu mengantarkan arus sebesar 1 Ampere dari power bank ke gadget. Yang kedua, 2A yang mampu menghantarkan arus sampai 2 Ampere ke gadget.

Perbedaan ampere ini akan berpengaruh pada lama tidaknya waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya baterai smartphone. Menggunakan konektor output 2A tentu akan membuat proses isi baterai smartphone lebih cepat. Hanya saja dengan catatan jika ponsel tersebut memperbolehkan isi baterai lebih dari 1A.

Perlu diingat, ada banyak tipe smartphone yang membatasi input maksimalnya. Jadi, meskipun menggunakan konektor 2A, jika ponsel yang diisi hanya mengizinkan 1A, maka proses pengisian baterainya tidak lebih cepat alias sama saja dengan konektor 1A.

Untuk output power bank, Anda bisa cek di petunjuk manual atau kardus pembelian power bank. Umumnya power bank punya input 1A. Artinya, power bank hanya menerima arus 1A. Meksipun Anda menggunakan charger HP yang mendukung 2A, tetap arus yang masuk 1A saja.

Mengacu ke poin 4, tentang proses ngecas power bank dengan cepat, ngecas power bank menggunakan stop kontak akan mengalirkan arus 1A. Sementara, jika lewat port USB laptop dan komputer, arus yang mengalir adalah 0,5A. Inilah alasan kenapa pengisian power bank langsung dari stop kontak lebih cepat.

Dengan mengenal 7 poin tersebut, Anda bisa melakukan proses charging dengan lebih baik dan tepat. Jadi, tidak ada lagi cerita power bank Anda terus menerima arus listrik padahal status baterainya sudah penuh.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

Mau cashback 15% pas belanja di Bukalapak? Masukan saja kode BUKASINYAL. Kode ini berlaku untuk pembelian via aplikasi Bukalapak khusus untuk kamu yang yang belum pernah berbelanja di Bukalapak. Minimun pembelian Rp 100.000 dengan maksimal cashback Rp 50.000. yuk tunggu apa lagi, segera pakai kode BUKASINYAL dan dapatkan cashback-nya!

About the Author:

Hilman Mulya Nugraha aktif menulis sejak 2013 di beberapa situs seperti AnneAhira.com, Portal.Paseban.com, Pricebook, dan lain sebagainya. Pria yang menyukai dunia digital dan teknologi ini sempat menjadi Content Manager di Plimbi.com dan 4vision.com. Selain aktif di dunia tulis menulis, Hilman juga sedang memperlajari duni SEO dan digital marketing.Hilman memiliki blog pribadi yang sudah dibangun sejak 2011. Lewat blog yang sudah dibangun sejak 2011, Hilman pernah menjuarai beberapa lomba blog, seperti Lomba Blog Review Asus Zenfone 2 Laser 2015, Juara 2 Lomba Blog MyRepublic 2015, Juara 1 Lomba Blog Kudo Gathering Bandung 2016, Juara 2 Lomba Blog EVHIVE (Cocowork) Coworking Space 2017.Hilman juga sempat menjuarai lomba blog non teknologi sepertiĀ  Juara Harapan Lomba Blog Sunlife 2015, Juara 2 Lomba Karya Tulis Blogger Kementerian Koperasi dan UKMĀ  2017 dan Juara 3 Lomba Blog Konferensi Ayah Bunda Platinum 2017.

Leave A Comment