Carisinyal / Asus 2020 / Inilah 5 Kelebihan ASUS ProArt, Laptopnya Para Kreator Profesional!

Inilah 5 Kelebihan ASUS ProArt, Laptopnya Para Kreator Profesional!

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Zaman kini sudah berubah, sudah ada perangkat-perangkat seperti PC dan laptop yang bisa menunjang segala kebutuhan. Dengan spesifikasi yang semakin canggih dari tahun ke tahun, semakin banyak pula jenis pekerjaan yang bisa dituntaskan dengan mudah, cepat, dan praktis.

Untuk industri perkantoran biasa, sudah banyak berseliweran PC dan laptop canggih yang bisa dipilih. Akan tetapi, nyatanya banyak industri kreatif yang membutuhkan spesifikasi lebih canggih dari yang ada di pasaran, seperti industri perfilman, content creation, arsitektur, dan masih banyak lagi.

ASUS yang merupakan salah satu merk laptop terdepan menyadari masalah ini. Kemudian hadirlah lini produk yang dinamakan ASUS ProArt, yakni produk workstation yang meninggikan aspek kecepatan dan mobilitas untuk para pelaku kreatif. Apa saja persisnya kelebihan-kelebihan dari ASUS ProArt ini? Cari tahu lebih lanjut betapa dahsyatnya ASUS ProArt sebagai berikut.

1. Penampilan Warna Paling Akurat pada Layar

Sebagai pelaku industri kreatif semisal desainer grafis, fotografer, dan bahkan pengembang game, mereka seringkali terhambat di persoalan representasi warna yang tidak akurat. Hal ini akhirnya berpengaruh pada workflow dalam mengkomunikasikan hasil sampel karya yang telah dibuat kepada jajaran divisi lain ataupun klien.

ASUS ProArt hadir untuk menjawab permasalahan ini, karena dibekali dengan kualitas layar dengan aspek rasio yang lebih besar serta akurasi warna yang sungguh tidak terkalahkan.

Salah satu produk terbaru yang ditawarkan oleh lini ProArt ini adalah ProArt StudioBook Pro X (W730) yang menghadirkan layar dengan aspek rasio 16:10. Hal ini tentunya bisa mempermudah para kreator dalam melihat karyanya secara keseluruhan pada sekali waktu.

Adapun akurasi warnanya yang mencakup 98% dari color gamut DCI P3 dan mengusung Delta E < 1 yang merupakan standar akurasi warna tertinggi di dunia. Warna yang Anda lihat di layar adalah warna sesungguhnya yang Anda lihat di dunia nyata.

Layar pada laptop ini juga telah mendapatkan status “Pantone Validated”, sebuah sertifikasi yang datang dari standarisasi warna bernama Pantone Matching System (PMS). Dengan mengantongi sertifikasi ini, layar pada keseluruhan produk ASUS ProArt sudah tidak perlu diragukan lagi soal keakuratan warnanya.

Pada produk ASUS ProArt lainnya bernama ASUS ProArt StudioBook One, Anda akan menemukan layar berukuran 15 inci yang mencakup 100% dari Adobe RGB, resolusi 4K UHD atau lebih tepatnya 3840×2160 piksel, laju penyegaran 120 Hz, serta perlindungan Gorilla Glass 5 yang juga dibekali kemampuan panel anti-glare. Sebuah layar laptop yang sempurna untuk berbagai kebutuhan kreatif pada ranah profesional.

2. Kecepatan Rendering yang Real-Time

Saat seorang videografer atau filmmaker ingin melihat pranala dari bagian video yang dieditnya, tentu diperlukan proses rendering yang bisa memakan waktu berjam-jam atau bahkan seharian penuh. Hal ini disebabkan oleh kemampuan prosesor, RAM, peranti lunak, dan/atau pengolah grafis yang kurang memadai untuk proses rendering dengan beban yang sangat berat.

Hal ini merupakan salah satu masalah content creator yang belum teratasi secara sempurna oleh laptop-laptop yang ada di pasaran. Kini dengan hadirnya lini produk ASUS ProArt, durasi rendering sudah dapat teratasi dengan optimal.

Sebelum ASUS ProArt, belum ada laptop yang menghadirkan GPU Nvidia Quadro RTX 6000, sebuah GPU yang teramat canggih dan teroptimasi untuk urusan 3D modellingrendering, dan urusan desain lainnya. Inilah salah satu keunggulan dari ProArt StudioBook One yang sudah menghadirkan Nvidia Quadro RTX 6000 yang memiliki VRAM sangat besar, yakni 24 GB.

Kartu grafis ini pun telah disertai dengan kemampuan real-time ray tracing, AI-Accelerated Workflow, dan VGA ini pun sangat ideal untuk mengembangkan game atau aplikasi VR.

Dengan menggunakan salah satu produk ASUS ProArt, Anda pun dijamin tidak perlu menunggu lagi saat harus melakukan rendering pada karya yang Anda buat, memaksimalkan efektivitas kerja serta keleluasaan yang lebih optimal lagi untuk menghasilkan karya-karya selanjutnya.

3. Hadir dengan Konektivitas Thunderbolt 3

Di industri kreatif profesional, kemampuan multitasking menjadi sangat penting. Terkadang pelaku kreatif tidak dapat puas hanya dengan mengandalkan satu layar monitor saja, sehingga dibutuhkan cara agar laptop bisa disambungkan dengan beragam monitor sekaligus tanpa memperlambat kinerja.

Untuk itulah ASUS mempersembahkan tiga port USB Tipe-C pada StudioBook One dengan antarmuka Thunderbolt 3 yang mendukung DisplayPort 1.4 agar bisa dikoneksikan dengan beberapa layar sekaligus.

Diketahui, jumlah monitor eksternal yang bisa di-extend sebanyak 3 buah dengan video output hingga resolusi 8K. Fitur ini sekaligus menyulap sang laptop termutakhir di dunia menjadi workstation yang bisa menyaingi PC desktop tercanggih sekalipun.


ASUS mengerti bahwa beberapa aksesoris kebanyakan membutuhkan USB Tipe-A, untuk itulah ASUS menyediakan adapter atau dongle untuk menghubungkan perangkat dengan laptop tanpa kendala.

4. Fitur Secondary Monitor pada Touchpad

Di ranah profesional, satu detik rasanya begitu berarti. Oleh karena itu kemudahan navigasi juga merupakan salah satu hal yang dibutuhkan oleh pelaku content creator. Jika urusan navigasi dibuat praktis, hal ini tentu bisa memperlancar pekerjaan dan juga dapat membiarkan desainer grafis untuk lebih fokus pada penciptaan karya.

Inovasi yang ditawarkan ASUS ProArt yang satu ini dijamin membuat Anda berdecak kagum, karena ProArt StudioBook Pro X (W730)  memiliki touchpad yang bisa berfungsi sebagai monitor kecil. Fungsi monitor kedua atau yang disebut ScreenPad 2.0 ini cukup beragam, salah satunya untuk memunculkan versi “miniatur” dari beragam aplikasi yang diunduh melalui Microsoft App Store.

Sebagai contohnya, Anda bisa menulis catatan-catatan kecil, melakukan navigasi start atau pause untuk media player, dan lain sebagainya. Sementara itu, ada pula fitur touchpad lainnya pada produk ProArt yang berbeda, yakni ProArt StudioBook Pro 17 (W700).

Di laptop ini Anda akan menemukan touchpad yang menampilkan angka-angka selayaknya number pad. Ini tentu sangat berguna untuk mempercepat Anda dalam mencatat, membuat laporan, ataupun aktivitas profesional lainnya yang mengharuskan pengguna untuk menginput angka secara cepat.

5. Menjunjung Tinggi Portabilitas

Umumnya, perangkat yang fiturnya serba canggih dan powerful seringkali mengabaikan sisi portabilitas. Hal ini karena semakin kuat spesifikasi perangkat, maka semakin berat pula bobot laptop secara keseluruhan. Dengan ASUS ProArt, sisi portabilitas sungguh dijunjung tinggi oleh produk-produknya.

Misalnya saja ada ProArt StudioBook Pro X (W730) dan ProArt StudioBook Pro 17 (W700) yang sama-sama menghadirkan ukuran layar sebesar 17 inci. Tapi jangan salah, walau ukuran layarnya besar, dimensi bodinya setara dengan laptop-laptop dengan layar 15 inci!

Kok bisa? Hal ini berkat teknologi NanoEdge pada kedua laptop tersebut, sehingga berakibat pada bezel yang tipis dan menghasilkan rasio bodi ke layar yang besar, hingga 92%.

Intinya, Anda akan mampu melihat work area yang lebih luas, tapi tetap muat jika dimasukkan pada tas laptop 15 inci. Sementara itu, walau hadir dengan spesifikasi paling powerful sedunia, bobot dari laptop-laptop ini rupanya masih wajar.

Ya, bobot terberat yang dimiliki oleh laptop-laptop ini hanyalah 2,5 kg saja. Bobot ini tentu tidak lebih berat dari laptop-laptop gaming kebanyakan. Cukup ringan, kan, untuk seukuran laptop tercanggih di dunia?

Simpulan

Nah itulah tadi kelebihan-kelebihan ASUS ProArt yang sangat cocok untuk kebutuhan profesional. Baik itu content creator, videografis, arsitek, maupun game developer, pengguna yang sangat serius dalam pekerjaannya akan menikmati berbagai kemudahan yang ditawarkan.

Dijamin, produk-produk ini akan memangkas waktu produksi dengan durasi yang sangat signifikan berkat rendering time yang kilat. Koordinasi dengan berbagai pihak pun akan semakin mudah berkat akurasi layarnya yang menyerupai mata manusia, juga bobotnya yang ringan dengan spek gahar yang ditawarkannya sungguh mampu menawarkan pengalaman mobile workstation sejati.

Keseluruhan produk ASUS ProArt ini sudah dapat dibawa pulang sejak 21 Agustus 2020 melalui berbagai marketplace. Tunggu apalagi? Dapatkan ASUS ProArt untuk mobilitas dan performa kelas teratas demi proses berkarya yang lebih optimal!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *