Carisinyal / Smartphone / 10 Kelebihan dan Kekurangan Nokia 1 Android Go Edition

10 Kelebihan dan Kekurangan Nokia 1 Android Go Edition

Ditulis oleh

Nokia adalah jenama raksasa yang pernah memimpin pasar di ranah ponsel. Nama mereka di masa sekarang sudah tidak besar lagi tetapi nama mereka masih mencuri perhatian. Terlebih ketika Nokia kembali meramaikan pasar ponsel dengan mengusung OS Android, salah satunya lewat Nokia 1.

Nokia 1 adalah HP Android dari Nokia yang harganya terjangkau. HP ini dibanderol dengan harga Rp900 ribuan saja. Harganya murah karena spesifikasi yang ditawarkan juga tidak begitu tinggi. Namun, ada hal menarik dari HP ini, yakni sistem operasi yang dibawa adalah Android Go. Karena itu, ponsel ini bisa disebut juga sebagai Nokia 1 Android Go Edition.

Seperti apa Nokia 1 Android Go Edition ini? Cukup layakah HP ini dibeli? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari simak kelebihan dan kekurangan Nokia 1 Android Go ini.

Spesifikasi Nokia 1 Android Go Edition

Nokia 1 Android Go Edition

  • Rilis: 2018
  • Layar: LTPS IPS LCD 4.5 inches
  • Resolusi Layar: 480 x 854 pixels 18:9 ratio
  • Chipset: Mediatek MT6737M
  • CPU: Quad-core 1.1 GHz Cortex-A53
  • GPU: Mali-T720
  • Memori Internal: 8 GB, 1 GB RAM
  • Memori Eksternal: microSD, up to 128 GB (hybrid)
  • Kamera Belakang: 5 MP, LED flash
  • Kamera Depan: 2 MP
  • Baterai: Non-removable Li-Ion 2150 mAh

Kelebihan Nokia 1 Android Go Edition

1.Memiliki Desain Bodi Kokoh dan UnikNokia 1 Android Go Edition

Salah satu ciri khas Nokia yang selalu dipertahankan di tiap produknya adalah daya tahan bodinya. HMD selaku pemegang jenama Nokia, tidak tebang pilih untuk urusan ketahanan bodi, mau itu HP Nokia di kelas mahal ataupun terjangkau, umumnya memiliki bodi yang baik, termasuk di Nokia 1.

Meskipun bodi Nokia 1 ini menggunakan material plastik polikarbonat, bodinya ternyata cukup kokoh. Seperti yang dikatakan oleh Gadgetren kalau HP ini memiliki desain melengkung di bagian belakang dengan rangka bangun desain yang kokoh.

Androidpolice juga mengatakan kalau Nokia 1 ini memiliki bentuk bodi yang terasa kokoh dan tidak ringkih. Menurutnya, bodi plastik HP ini memang mudah tergores tapi hal ini bukan masalah karena bodi HP ini secara keseluruhan cukup kuat dan tidak perlu khawatir jika jatuh saat beberapa saat dipegang tangan.

Hal menarik lainnya dari HP ini adalah fakta kalau HP ini memiliki desain bodi khas HP jadul yang dipadukan dengan desain bodi zaman sekarang. Seperti yang dikatakan oleh PC World from IDG kalau HP ini nampak mengusung desain old-school yang memiliki feel ergonomis saat digenggam.

2. Android Go Berbasis Android Oreo

Seperti yang sudah disebutkan di awal tulisan kalau Nokia 1 ini mengusung Android Go. Bagi yang belum tahu, Android Go adalah sebuah sistem operasi yang dioptimalkan untuk HP Android dengan spesifikasi rendah. Android Go bukan sistem operasi Android terpisah melainkan sebuah sistem operasi yang dioptimalkan dari OS Android Oreo.

Bisa dibilang, Android Go adalah OS yang optimal untuk HP dengan spesifikasi rendah dan mendapat dukungan penuh dari Google. Bukan tidak mungkin jika kedepannya HP yang mengusung OS Android Go mendapatkan pembaruan sistem dari Google. Bisa saja nanti dapat update Android Go dari versi Android 9 Pie.

Di dalam Android Go, tersemat aplikasi yang ditujukan untuk optimalisasi HP spesifikasi rendah. Karena itu, di Nokia 1 ini banyak ditemukan aplikasi Google dengan versi yang lebih hemat. Beberapa di antaranya adalah Google Go, YouTube Go, Gmail Go, Assistant Go, dan Maps Go.

Kehadiran aplikasi tersebut adalah opsi agar HP dapat menjalankan aplikasi Google dengan lancar. Hal ini karena aplikasi tersebut memiliki fitur yang lebih sederhana dibandingkan versi normalnya. Ukuran file aplikasinya juga kecil sehingga ROM 8 GB yang dimiliki Nokia 1 tidak akan terlalu terasa penuh.

Menariknya, pengguna Nokia 1 bisa memiliki opsi untuk menginstal aplikasi normalnya. Misalnya, ingin menginstal YouTube versi biasa. Hanya perlu diingat kalau ukuran file aplikasi normal cukup besar.

3. Baterai yang Bisa Dilepas

Salah satu kelebihan dari Nokia 1 adalah baterainya yang bisa dilepas. Saat ini sangat jarang vendor HP mengeluarkan HP Android yang baterainya bisa dilepas. Karena itu, HP yang masih mengusung konsep baterai yang bisa dilepas tergolong menarik. Pasalnya, tipe ponsel yang baterainya bisa dilepaskan memudahkan pergantian baterai jika baterai ponsel bawaan sudah tidak layak pakai alias rusak.

4. Speaker Cukup Lantang

Bentuk Nokia 1 yang mungil tidak mencirikan kalau HP ini bakalan memiliki speaker dengan kualitas yang baik. Menariknya, Nokia 1 ternyata memiliki kualitas speaker yang baik. Seperti yang diungkapkan oleh Gadgetren kalau HP ini memiliki kualitas speaker yang oke di kelas harga murah. Suara speaker di HP ini tergolong jernih dan digunakan untuk bertelepon, suara yang dihasilkan cukup bagus.

5. Dukungan Memori Eksternal Sampai 128GB

Nokia 1 Android Go Edition

Kelebihan lain dari HP ini adalah dukungan untuk menggunakan dua SIM secara bersamaan dengan penggunaan slot microSD. Mengingat ROM HP ini yang hanya 8 GB, rasanya menambah memori eksternal adalah hal yang diperlukan.

Hal yang menarik adalah fakta kalau HP ini mendukung memori tambahan sampai 128 GB. Sangat jarang, HP di kelas harga murah mendukung memori eksternal sampai 128 GB. Paling mentok biasanya di 32 GB atau 64 GB. Karena itu, ROM yang kecil sebenarnya tidak terlalu masalah karena untuk menyimpan data bisa memanfaatkan memori eksternal.

Kekurangan Nokia 1 Android Go Edition

1. Kamera Kurang Layak

Nokia 1 dilengkapi dengan kamera 5 MP dengan fitur LED flash. Sementara di bagian depan, tersemat kamera 2 MP. Dari angka spesifikasinya, tentu jangan mengharap HP ini bisa menghasilkan kualitas foto yang baiik. Sesuai dugaan, hasil tangkapan kamera belakang HP ini biasa saja malah cenderung kurang. Berikut beberapa contoh hasil tangkapan kamera belakang Nokia 1.

Kalau dilihat dari hasil foto tersebut, Nokia 1 sebenarnya cukup bagus menangkap gambar dengan kondisi cahaya sangat terang. Tapi, hal ini memang umum mengingat HP lain juga bisa melakukan pemotretan yang baik di kondisi cahaya yang terang. Karena itu, bisa dibilang kamera belakang HP ini memang tidak spesial.

Androidpolice, PC World,  Gadgetren, dan banyak reviewer lainnya yang mengatakan kalau kamera HP ini memang tidak bisa menghasilkan kualitas foto yang baik. Hal ini bukan hanya berlaku untuk kamera belakangnya tetapi juga untuk kamera depannya.

2. Performa Kurang Responsif

nokia 1 performance

* sumber: www.youtube.com

Nokia 1 dibekali dengan chipset Mediatek MT6737M. Chipset ini memiliki prosesor empat inti yang sayangnya kurang optimal untuk memainkan gim Android zaman sekarang. Bisa dibilang performa chipset ini kurang begitu responsif. Seperti kata Gadgetren yang mengatakan kalau memainkan gim Mobile Legends di Nokia 1 hanya bisa di grafis low. 

Tidak hanya untuk bermain gim, penggunaan untuk aplikasi harian juga kurang optimal. Seperti kata Androidpolice yang mengatakan kalau HP ini mengalami loading lambat saat menjalankan aplikasi maupun pindah aplikasi. Tentunya terkhusus untuk menjalankan aplikasi bersamaan seperti browsing sambil mendengarkan Spotify misalnya.

3. Ukuran Layar yang Kecil

Nokia 1 hadir dengan layar 4,5 inci dengan panel IPS LCD. Layar 4,5 inci ini mengusung resolusi 480 x 854 piksel. Dari resolusinya, tampak kalau HP ini sepertinya mengusung rasio 18:9. Nyatanya layar HP ini masih bertahan di rasio layar 16:9.

Dengan spesifikasi layar tersebut, tentu tidak bisa ada yang diharapkan dari layarnya. Untuk ukuran zaman sekarang, layar 4,5 inci rasanya terlalu kecil. Saat ini, layar HP kebanyakan sudah minimal mengusung layar 5 inci. Karena itu, dimensi layar yang kecil jadi kekurangan tersendiri.

4. Daya Tahan Baterai yang Terasa Kurang

Nokia 1 dibekali baterai dengan kapasitas 2.150 mAh. Baterai ini memang tampak kecil dan mengingatkan kita pada era ponsel 5 atau 6 tahun lalu yang masih mengusung kapasitas baterai di angka 2.000 mAh. Daya tahan baterai HP ini sendiri tergolong cukup pas-pasan. Bisa dibilang, untuk pemakaian yang tidak terlalu intens, baterainya bisa bertahan seharian.

Gadgets NDTV melakukan tes video HD looping di HP ini. Hasilnya, Nokia 1 hanya bertahan selama 8 jam 45 menit, durasi yang menurut Gadgets NDTV cukup mengecewakan.

Gadgetren juga melakukan pengujian baterai di HP ini. Gadgetren mengetes dengan memutar video dengan resolusi 720p secara nonstop. Dari hasil pengetesan, didapatkan kalau HP ini mendapatkan waktu screen on time 5 jam 32 menit, dan hal itu dicapai dari baterai 100% sampai ke 15%. Dari hasil pengetesan tersebut, dapat disimpulkan kalau daya tahan baterai HP ini memang kurang bagus.

5. Spesifikasi Rendah untuk Harga yang Ditawarkan

spesifikasi nokia 1 Android go

Nokia 1 datang dengan spesifikasi yang memang tergolong rendah. Hampir semua sektor yang ditawarkan tidak ada yang begitu istimewa. Karena itu, bisa dbiilang spesifikasi yang ditawarkan HP ini tergolong rendah. Dengan spesifikasi yang rendah, harusnya Nokia 1 bisa dijual lebih murah lagi.

Kenapa? Karena dengan harga Rp900 ribuan, ada HP lain yang memiliki spesifikasi yang tergolong lebih baik. Malah jika nambah Rp200 sampai Rp300 ribuan, ada pilihan HP yang memiliki spesifikasi dan kemampuan yang lebih baik, sebut saja Xiaomi Redmi 5A, Asus Zenfone Live L1, ataupun, Xiaomi Redmi 6A.

Simpulan

Meskipun mengusung Android Go berbasis OS Android Oreo, Nokia 1 sebenarnya HP yang terasa kurang layak dipilih. Tentu hal ini jika menilik banderol harganya. Android Go di HP ini memang terasa baik dan optimal, hanya saja tentu pengguna tidak selalu menggunakan aplikasi Go dari Google setiap saat.

Kalau menilik spesifikasinya, Nokia 1 lebih layak ditujukan untuk pengguna yang baru mencicipi smartphone. Nama Nokia di masa lalu yang begitu fenomenal jelas jadi daya tarik untuk kalangan ini.

Lantas, siapa memang di zaman sekarang yang belum menggunakan smartphone? Ada banyak, contohnya para orang tua. Karena itu, tidak ada salahnya membelikan Nokia 1 untuk orang tua. Jangan bingung tempat membelinya, cukup kunjungi Bukalapak dan beli Nokia 1 melalui link ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Hilman Mulya Nugraha
Content writer since 2013. Has worked as a content manager. Blogger since 2011. Find me at my personal blog: Hilmangraha.com or Twitter/Instagram: @hilmangraha.

Leave A Comment