carisinyal web banner retina

Ini Dia 6 Kelebihan dan Kekurangan Sony Xperia 10 V

Ditulis oleh Ananda Ganesha M

Sony kembali meluncurkan produk andalan berikutnya dalam seri Xperia 10. Di tahun 2023, Sony Xperia 10 V sudah hadir secara global, membawakan sejumlah fitur unggulan yang cukup menarik.

Ponsel ini merupakan lanjutan dari Sony Xperia 10 IV yang duluan beredar setahun sebelumnya. Tentu saja masih ada beberapa kemiripan dengan model terdahulu. Tapi, Sony juga telah menyiapkan beberapa peningkatan untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Kami pun sudah menyiapkan tabel berisikan poin-poin kelebihan dan kekurangan HP ini. Dengan melihat sekilas tabel di bawah, Anda bisa punya gambaran tentang apa saja yang membuat Sony Xperia 10 V layak dipertimbangkan.

*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Rancang desain bodi yang chic dan memukau
Tanpa charger
Sisi fotografi matang, ada kamera 48 MP dan telefoto
Fast charging kurang cepat
Layar tanpa notch, cerah dan imersif
Performa kalah saing di harganya, refresh rate mentok di 60 Hz
Fitur ketahanan bodi yang lengkap, dengan Gorilla Glass Victus dan IP68
Tidak dibekali 4K recording
Stereo speaker menghadap wajah
Baterai kuat seharian

Menilik dari harganya di angka Rp7 jutaan, Sony Xperia 10 V diposisikan sebagai ponsel upper mid-range alias menengah ke atas. Persaingan di kelas harga ini begitu ketat dengan adanya Samsung Galaxy A54, Redmi Note 12 Pro+, hingga Samsung Galaxy S21 FE.

Sayangnya karena tidak masuk resmi ke Indonesia, harganya akan melambung jauh jika niat mengurus segala hal terkait pajak dan IMEI.

Jadi, apakah Anda siap menyelami penjelasan soal kelebihan dan kekurangan Sony Xperia 10 V? Tidak usah ragu, langsung saja scroll ke bawah, ya!

Spesifikasi Sony Xperia 10 V

sony xperia 10 v
Layar OLED 6.09 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 695
RAM 6 GB
Memori Internal 128 GB
Kamera 48 MP (wide) 8 MP (ultrawide) 8 MP (telephoto)
Baterai Li-Po 5000 mAh
Kelebihan & Kekurangan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada Blibli

Kelebihan Sony Xperia 10 V

Industri smartphone Android tampak didominasi oleh ponsel-ponsel Cina dan Samsung. Itu mengapa, kehadiran Sony Xperia 10 V ke pasaran menjadi hal yang menyegarkan. Tapi pertanyaannya, apakah Sony Xperia 10 V mampu menonjol di persaingan spesifikasi yang sengit? Berikut ini beberapa kelebihannya.

1. Rancang Desain Bodi yang Chic dan Memukau

sony xperia 10 v desain warna_

Desain bodi belakang Sony Xperia 10 V tidak banyak berubah sejak kemunculan Sony Xperia 10 II di tahun 2020. Sony tampaknya mengambil approach yang unik dan jauh berbeda dari mayoritas merk ternama di luar sana.

Di saat kompetitor berusaha mengikuti tren premium look dengan modul kamera bulky dan mewah, Sony Xperia 10 V terlihat lebih chic dengan kamera berbentuk pil oval. Nuansa yang ditonjolkannya mengisyaratkan tampilan yang bersih, tidak neko-neko. Bahkan pilihan warnanya pun sungguh mencirikan selera anak muda, terutama warna Sage Green dan Lavender.

Kedua warna tersebut mengambil tone yang soft, tapi juga tetap memberikan suasana yang ceria saat melihatnya. Sedangkan untuk yang ingin warna lebih mainstream, masih ada pilihan warna putih dan hitam yang bisa dipilih.

Ponsel ini menggunakan rancang bangun flat untuk memberikan kenyamanan genggam yang maksimal. Pada material yang digunakan, bodi belakang dan frame-nya menggunakan bahan plastik polikarbonat.

Bahan plastik adalah yang paling umum digunakan di industri smartphone. Sony Xperia 10 IV yang jadi pendahulunya juga menggunakan bahan plastik di punggungnya. Pengecualian bagi Sony Xperia 10 III dan II yang menggunakan kaca (glass).

Ponsel dengan bodi plastik pada umumnya lebih tahan terhadap baret dan risiko pecah ketimbang kaca. Tapi sebaliknya, perceived quality pada ponsel berbahan plastik cenderung buruk karena erat dengan anggapan HP murah.

Penggunaan plastik di HP ini juga menjadi salah satu alasan bobotnya yang sangat ringan, yakni 159 gram. Selain itu, kini bodi belakang jadi punya tekstur matte finishing yang terasa halus di tangan.

Menurut Phone Arena, bodi belakang Sony Xperia 10 V tidak terasa murahan. Build quality-nya juga terasa kokoh lantaran tidak bengkok dan berbunyi saat coba ditekan dengan keras.

2. Sisi Fotografi Matang, Ada Kamera 48 MP dan Telefoto

sony xperia 10 v kamera_

Bukan Sony namanya jika tidak peduli dengan kualitas foto di HP-nya. Sejak kemunculan Sony Xperia 10 II di pasaran, seri ini tidak pernah absen dalam menghadirkan kamera telefoto. Tidak terkecuali Sony Xperia 10 V.

Kamera utamanya pun mengalami peningkatan resolusi dari yang semula 12 MP pada Sony Xperia 10 IV, kini menjadi 48 MP (Sony IMX582). Otomatis, HP ini pun menjadi anggota jajaran smartphone yang menggunakan teknologi quad bayer di kameranya.

Terdapat juga dua buah kamera pendamping dalam bentuk sensor 8 MP telefoto dan 8 MP ultrawide. Kedua kamera ini tampaknya diadopsi langsung dari Sony Xperia 10 IV. Pada kamera 48 MP, Sony juga telah menawarkan fitur PDAF dan OIS (Optical Image Stabilization) agar bisa memotret dengan stabil dan terfokus.

Kamera utama 48 MP di HP ini memiliki ukuran sensor yang cukup besar yaitu 1/2 inci, dengan ukuran piksel individu sebesar 0,8 µm. Sedangkan, kamera telefoto menggunakan sensor Hi-857 dengan ukuran 1/4.4 inci dan dukungan pembesaran 2x. Tidak lupa, tersedia juga fitur PDAF demi perpindahan fokus yang cepat dan akurat.

Beralih ke bagian depan, pengguna dapat melihat kamera selfie 8 MP pada focal length 26 mm dan bukaan f/2.0. Kamera ini dimasukkan ke dalam bezel atas, sehingga pengguna bisa merasakan pengalaman Full View pada layar.

Kamera belakang dan kamera depan hanya mendukung hingga resolusi perekaman 1080p di 30 FPS, sebuah fakta yang disayangkan oleh para pelaku kreasi konten. Untuk melihat kualitas foto dari kamera Sony Xperia 10 V, simak beberapa sampel di bawah ini.

sony xperia 10 v kamera sampel wide-angle_Sumber: Phone Arena
Mode default (12 MP)
sony xperia 10 v kamera sampel ultrawide_Sumber: Phone Arena
Ultrawide
sony xperia 10 v kamera sampel telefoto_Sumber: Phone Arena
Telefoto
sony xperia 10 v kamera sampel night shooting mode_Sumber: GSM Arena
Night Shooting Mode

Kualitas hasil foto ponsel ini memang tidak perlu diragukan lagi. Masing-masing kameranya bisa menangkap gambar dengan detail yang jernih serta reproduksi warna yang baik.

Bahkan pada kamera telefotonya pun, gambar tetap terlihat jernih tanpa terlihat noise. Pengguna bisa memotret malam hari menggunakan mode biasa atau mode malam. Saat menggunakan mode biasa pun, kamera tetap bisa hasilkan foto yang bagus.

Ketika mengaktifkan Night Shooting Mode, foto-foto malam hari hanya mengalami sedikit peningkatan. Namun peningkatan-peningkatan ini tetap dapat terlihat dari sisi penanganan sumber cahaya, peningkatan exposure pada bayangan, hingga rentang dinamis yang lebih luas.

3. Layar tanpa Notch, Cerah dan Imersif

sony xperia 10 v layar_

Keindahan lain dari Sony Xperia 10 V terletak pada layarnya yang unik. Ditujukan sebagai ponsel yang compact, ponsel ini memang tidak menawarkan ukuran layar yang besar. Sony Xperia 10 V dikemas dengan layar OLED berukuran 6.1 inci pada resolusi Full HD+ (1080 x 2520 piksel).

Layar berada pada aspek rasio 21:9 dengan tingkat kerapatan piksel 449 ppi (pixel per inch). Tidak terdapat beberapa fitur yang biasa hadir di ponsel flagship seperti Dolby Vision atau HDR10, namun Sony tetap membekali HP ini dengan kemampuan HDR biasa.

Dari sisi software, layar ponsel bisa diatur sedemikian rupa untuk hadirkan pengalaman menonton yang menyenangkan. Contohnya seperti opsi untuk memilih gamut warna yang lebih colorful, ini cocok untuk menonton film dan gaming. Opsi gamut warna ini disebut sebagai standard mode.

Namun jika sedang melakukan pengeditan foto dan video, sebaiknya pilih original mode untuk warna yang lebih akurat seperti aslinya. Pengguna juga bisa memilih agar kontras dan rentang dinamisnya ditingkatkan saat menonton, dengan cara mengaktifkan video image optimization.

Lelah setiap layar ponsel mati ketika sedang membaca atau melihat gambar? Tenang, ada fitur smart backlight control yang bisa mendeteksi saat HP sedang dipegang. Ketika berada di tangan, layar tidak akan mati meski tidak disentuh dalam waktu yang lama. Barulah ketika ponsel disimpan di atas meja, layar akan mati ketika tidak digunakan.

Sony Xperia 10 V juga memiliki tingkat kecerahan maksimal yang tinggi, yakni 972 nit. Ini berarti, penggunaan di bawah terik matahari akan tetap nyaman dengan keterbacaan yang jelas. Sementara saat digunakan gelap gulita, Anda bisa menurunkan kecerahan layar hingga serendah 2,36 nit.

Pada dasarnya, kelebihan layar HP ini terletak pada kecerahan yang tinggi, fitur-fitur kalibrasi yang melimpah, serta layar yang sama sekali tidak terganggu oleh kamera depan. Ini karena kamera selfie tersebut dimasukkan ke dalam bezel atas, alih-alih berbentuk punch hole seperti mayoritas ponsel menengah lainnya.

4. Fitur Ketahanan Bodi yang Lengkap, dengan Gorilla Glass Victus dan IP68

sony xperia 10 v tahan air_

Seperti yang sempat dijelaskan sebelumnya, bodi belakang HP ini menggunakan bahan material plastik. Ini menjadikannya kuat terhadap risiko baret ketimbang aluminium, serta tidak mudah pecah seperti kaca.

Yang perlu diapresiasi lagi, layar HP Sony ini telah dilapisi dengan Corning Gorilla Victus sebagai kaca pelindung mutakhir ala flagship. Lapisan kaca ini diklaim dapat melindungi layar dari goresan, dan membuatnya tidak mudah retak meski terjatuh dari ketinggian hingga 2 meter.

Sony juga menyebutkan kalau ponsel ini mengantongi sertifikasi IP65 dan IP68. Jadi, selain tidak mudah rusak akibat terkena tetesan air hujan, risiko kerusakan akibat terendam di air sedalam 1,5 meter pun bisa dikurangi.

Hadirnya IP68 di ponsel menengah membuat saya teringat dengan sejumlah Galaxy A series, sebut saja Samsung Galaxy A54 dan A34 yang dibekali dengan IP67. Ini pantas diapresiasi, karena hanya segelintir mid-range saja yang memilikinya.

5. Stereo Speaker Menghadap Wajah

sony xperia 10 v speaker_

Pernah merasakan suara speaker tidak terdengar gara-gara tertutup oleh tangan? Apalagi jika Anda seorang gamer, pasti sudah menjadi masalah sehari-hari. Ini karena mayoritas ponsel meletakkan speaker di bawah bodi. Dan jika ponsel digunakan secara lanskap, tangan akan menggenggam kedua sisi ponsel sehingga speaker pun tertutup.

Hal yang mengganggu tersebut tidak akan terjadi pada Sony Xperia 10 V yang punya dual speaker di area depan, alias menghadap wajah. Namun di antara keduanya, speaker bawah menjadi sumber dari output utama, sedangkan speaker atas hanya berupa earpiece yang ditingkatkan menjadi speaker.

Meski begitu, speaker atas dan bawah memiliki keseimbangan suara yang cukup baik. Phone Arena menyebutkan bahwa suara speaker tidak mengalami distorsi pada saat berada di volume maksimal. Artinya, suara yang keluar bisa sangat lantang dan keras sembari mempertahankan kualitasnya.

Kelantangan suara Sony Xperia 10 V juga terasa lebih baik dibandingkan Sony Xperia 10 IV yang jadi pendahulunya, dilansir dari GSM Arena. Tingkat kejelasan dan kejernihannya pun juga membaik.

Ditambah lagi, terdapat beragam fitur software untuk meningkatkan kualitas suara. Salah satunya adalah DSEE besutan Sony. Fitur ini bisa tingkatkan kualitas audio yang telah dikompres dengan cara memulihkan unsur suara berfrekuensi tinggi. Menurut tes speaker oleh GSM Arena, Sony Xperia 10 V mendapatkan skor kelantangan -27,4 LUFS.

6. Baterai Kuat Seharian

sony xperia 10 v baterai_

Sony Xperia 10 V dihadirkan dengan kapasitas baterai 5.000 mAh dengan port pengecasan USB Type-C. Ketahanan baterai di HP ini terbilang cukup lama, terlebih karena layarnya yang punya panel OLED dan berukuran kecil.

Sebagai ponsel dengan ukuran dan bobot yang kecil, keberhasilan Sony menyematkan baterai besar begitu layak diapresiasi. Sejumlah vendor lain biasanya akan memberikan baterai yang kecil untuk bisa menekan bobot dan ketebalan smartphone.

Alhasil, bukan tidak mungkin bahwa ponsel bisa bertahan hingga seharian penuh, atau bahkan hingga hari kedua setelah satu kali pengisian penuh. Ini merupakan durasi ketahanan yang umum pada ponsel berbaterai 5.000 mAh.

sony xperia 10 v baterai endurance rating_

Dan sesuai dugaan, endurance rating Sony Xperia 10 V mencetak skor 175 jam, dilansir dari GSM Arena. Ini merupakan skor yang sangat tinggi, lebih unggul dari Samsung Galaxy A54 dengan skor 119 jam kendati pakai kapasitas yang sama.

Sony Xperia 10 V juga diketahui mengalami peningkatan dibanding Sony Xperia 10 IV dengan skor 163 jam, serta lebih unggul dari Redmi Note 12 Pro dengan skor 97 jam.

Secara praktiknya, Sony Xperia 10 V bisa bertahan selama 36 jam pada pemakaian telepon 3G, 22 jam untuk web browsing, serta 34 jam pemutaran video.

Kekurangan Sony Xperia 10 V

Jangan hanya melihat dari kelebihannya saja jika ingin mendapatkan informasi yang tidak setengah-setengah. Nyatanya, Sony Xperia 10 V memiliki beberapa kelemahan yang perlu Anda ketahui sebelum membeli, yakni sebagai berikut.

1. Tanpa Charger

sony xperia 10 v tanpa charger_

Sony Xperia 10 V dilaporkan tidak memiliki charger di dalam boks penjualannya. Tampaknya Sony mengikuti jejak para brand ternama seperti Apple dan Samsung untuk menjual charger-nya secara terpisah.

Di dalam boks, kabel data, casing, dan juga earphone sama sekali tidak dapat ditemukan. Padahal di kelas harga mid-range, masih banyak kompetitor yang menyediakan charger di dalamnya.

2. Fast Charging Kurang Cepat

sony xperia 10 v_

Selain charger yang absen dari boks penjualan, Sony Xperia 10 V juga tidak dibekali dengan fast charging berdaya tinggi. Bahkan pihak Sony pun enggan mencantumkan daya pengisian secara resmi. Beberapa sumber, termasuk GSM Arena, mengungkapkan ponsel ini punya daya charging 21 W.

Ini jelas kekurangan yang sangat disayangkan. Di kelas menengah, Anda bisa saja mendapatkan ponsel dengan daya 33 W, 67 W, atau bahkan 120 W (Infinix Note 12 VIP).

Sony Xperia 10 V bisa meraih angka 37 persen setelah dicas selama 30 menit. Sedangkan untuk mencapai full charge, ponsel makan waktu 1 jam 58 menit. Durasi yang nyaris mencapai 2 jam ini sebenarnya terbilang lambat untuk harga ponsel yang ditawarkan.

Walau begitu, untungnya saja ia masih lebih cepat dari Sony Xperia 10 IV yang jadi pendahulunya. Kendati sama-sama gunakan daya 21 W, tapi Sony Xperia 10 IV baru mencapai 100 persen setelah dicas selama 2 jam 30 menit.

3. Performa Kalah Saing di Harganya, Refresh Rate Mentok di 60 Hz

Snapdragon 695

Sony Xperia 10 V dilaporkan memiliki isu sluggish bahkan ketika sedang menjelajahi antarmuka. Selain itu, pemilihan chipset Snapdragon 695 5G di ponsel ini juga tergolong kalah saing. Di harganya, masih banyak pesaing yang sudah gunakan chipset lebih tinggi.

Selain itu, meskipun Snapdragon 695 5G merupakan opsi chipset yang ramah daya dengan fabrikasi 6 nm, chipset ini telah digunakan pada varian smartphone pendahulunya yaitu Sony Xperia 10 IV. Otomatis, HP ini tidak mengalami peningkatan performa.

Snapdragon 695 5G memiliki GPU Adreno 619 yang dipadukan dengan delapan unit prosesor, yaitu dua unit Kryo 660 Gold (2.2 GHz) dan enam inti Kryo 660 Silver (1.7 GHz). Menurut GSM Arena, konfigurasi chipset ini tidak terbilang unggul untuk HP upper mid-range keluaran tahun 2023. Terlebih mengingat HP ini punya harga rilis di angka Rp7 jutaan.

Bahkan sekadar menjelajahi antarmuka saja bisa memunculkan pergeseran layar yang stutter. Ini bisa jadi karena absennya refresh rate tinggi di layar sehingga terlihat seperti yang memengaruhi performa.

Skor benchmark sintetis di HP ini juga terbilang kalah saing, terlebih saat dibandingkan dengan sejumlah mid-range lain seperti Samsung Galaxy A54 dan Redmi Note 12 Pro+. Dilansir dari Phone Arena, Sony Xperia 10 V hanya meraih skor Geekbench 6 sebesar 895 poin (single core) dan 2059 poin (multi-core).

Samsung Galaxy A54 bisa mendapatkan skor lebih tinggi yaitu 994 dan 2765 poin. Sementara itu, Redmi Note 12 Pro+ juga meraih angka lebih tinggi yakni 959 dan 2394 poin.

sony xperia 10 v antutu_Sumber: GSM Arena

Skor AnTuTu v9 pada Sony Xperia 10 V diketahui meraih 357.412 poin, angka yang cukup umum untuk hampir semua ponsel dengan chipset yang sama. Smartphone ini dipasangkan dengan satu opsi kombinasi storage yaitu 128 GB (UFS) dengan RAM 6 GB LPDDR4x.

Snapdragon 695 5G punya performa yang mirip-mirip dengan Helio G99, Snapdragon 4 Gen 1, dan juga Dimensity 700. Melihat dari skor benchmark-nya sejauh ini, bisa disimpulkan kalau Sony Xperia 10 V mampu menjalankan gim-gim populer dengan cenderung nyaman.

Seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile, Anda bisa mengharapkan performa cukup baik. Begitu pun dengan Genshin Impact yang semestinya masih bertahan di 30 FPS pada pengaturan Lowest.

4. Tidak Dibekali 4K Recording

sony xperia 10 v tanpa 4k_

Sebelumnya telah dijelaskan kalau smartphone ini menggunakan chipset Snapdragon 695 5G dengan performa yang kurang mumpuni di harganya. Namun yang perlu diketahui lagi, rupanya SoC juga tidak mendukung perekaman video 4K. Inilah alasan utama Sony Xperia 10 V hanya sanggup merekam di 1080p pada frame rate 30 FPS.

Selain itu, bahkan kamera belakang smartphone pun tidak mendukung 60 FPS yang fungsinya cukup krusial bagi content creator. Dukungan resolusi yang minim tersebut menjadikan Sony Xperia 10 V kalah saing, bahkan saat dibandingkan dengan ponsel-ponsel lain di harga lebih murah.

Simpulan

Sony Xperia 10 V dibanderol dengan harga rilis 449 euro atau sekitar Rp7,1 jutaan. Ini menjadikannya berada di segmen harga upper mid-range, atau yang bisa juga disebut sebagai flagship killer.

Namun melihat dari spesifikasinya, saya jarang menemukan hal-hal yang bikin HP ini worth it di kelas harganya. Ya, kemampuan kameranya memang sangat bagus, begitu pun dengan stereo speaker yang hadir di sisi depan.

Ukurannya yang compact dengan layar cerah, serta ketahanan baterai yang luar biasa menjadi beberapa alasan valid untuk membeli Sony Xperia 10 V. Tapi, tidak adanya refresh rate tinggi dan perekaman 4K di harga Rp7 jutaan rasanya menjadi deal-breaker yang patut diketahui.

Ponsel ini juga memiliki jaringan seluler 5G, konektivitas NFC, serta slot memori eksternal (shared). Namun entah mengapa sensor sidik jarinya diletakkan di samping alih-alih tertanam dalam layar. Ini tentu membuatnya berbeda dengan Samsung Galaxy A54.

Sejatinya, masih banyak opsi lain di harganya yang tawarkan performa lebih kencang dan fitur-fitur lebih lengkap. Sony Xperia 10 V tampaknya lebih cocok untuk non-gamer, fotografer, serta membutuhkan HP yang terasa pas di tangan. Bagaimana menurut Anda?

Kategori: ,
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram