carisinyal web banner retina

10 Kelebihan dan Kekurangan ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro

Ditulis oleh Ananda Ganesha M

Pada Juli 2022, ASUS mengeluarkan lanjutan dari ASUS ROG Phone 5s series yang hadir pada setahun sebelumnya. Ponsel penerus ini diberi nama ASUS ROG Phone 6 dan ASUS ROG Phone 6 Pro. Kedua ponsel ini sudah tersedia di pasar Eropa dan India.

Melihat dari sejarah, tampaknya pasar Indonesia juga akan kedapatan kedua seri ASUS ROG Phone 6 ini. Biasanya butuh beberapa bulan sesudah launching bagi ASUS Indonesia untuk membawanya masuk resmi.

Tampil dengan desain yang berbeda, serangkaian peningkatan juga dapat ditemukan dari sisi performa dan fitur-fitur penunjangnya.

Lantas, apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan ASUS ROG Phone 6 dan ASUS ROG Phone 6 Pro ini? Mengingat keduanya hanya menawarkan perbedaan yang terlampau sedikit, kami putuskan untuk menggabungkan keduanya dalam satu artikel ini. Berikut adalah penjabarannya.

Spesifikasi ASUS ROG Phone 6

ASUS ROG Phone 6
Layar AMOLED 6.78 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 8+ Gen 1
RAM 8 GB, 12 GB
Memori Internal 256 GB
Kamera 50 MP (wide) 13 MP (ultrawide) 5 MP (macro)
Baterai Li-Po 6000 mAh
Kelebihan & Kekurangan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada Blibli

Spesifikasi ASUS ROG Phone 6 Pro

ASUS ROG Phone 6 Pro_
Layar AMOLED 6.78 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 8+ Gen 1
RAM 18 GB
Memori Internal 512 GB
Kamera 50 MP (wide) 13 MP (ultrawide) 5 MP (macro)
Baterai Li-Po 6000 mAh
Kelebihan & Kekurangan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada Blibli

Kelebihan ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro

Anda sungguh hanya akan merasakan spesifikasi terbaik pada ASUS ROG Phone 6 series, seperti yang bisa Anda lihat dari sejumlah poin kelebihan di bawah ini.

1. Memiliki Spesifikasi Layar AMOLED Terbaik + Refresh Rate 165 Hz

asus rog phone 6 pro layar_

Jika Anda sudah berdecak kagum dengan kehadiran refresh rate 144 Hz pada ASUS ROG Phone 5 series, tunggu hingga Anda melihat peningkatan layar pada ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro ini.

Pasalnya, ASUS berikan peningkatan laju penyegaran menjadi 165 Hz yang notabene merupakan tertinggi di industri smartphone sepanjang sejarah. Selain refresh rate tinggi, ASUS ROG Phone 6 series juga dihadirkan dengan touch sampling rate 720 Hz sehingga menawarkan input lag pada layar yang serendah mungkin.

Dengan serangkaian tweak yang dilakukan oleh pakar-pakar yang ada di tim ASUS, perangkat inipun mampu memberikan latensi sentuhan hingga serendah 23 milidetik saja.

Menurut ulasan dari GSM Arena, pengaturan refresh rate yang dipilih pun cukup spesifik. Dalam artian, jika Anda memilih salah satu mode refresh rate dari beberapa yang tersedia (60 Hz, 90 Hz, 120 Hz, 144 Hz, dan 165 Hz), layar akan selalu berusaha tampilkan refresh rate yang dipilih terlepas dari aplikasi atau gimnya mendukung atau tidak.

Ini berbeda jika Anda memilih mode Auto Refresh Rate. Pada mode tersebut, perangkat akan selalu berusaha menampilkan refresh rate 120 Hz ketika ada pergerakkan di layar dan otomatis berubah ke 60 Hz ketika layarnya sedang statis (tidak menampilkan pergerakkan sama sekali).

Hal ini juga berlaku ketika Anda sedang menonton film baik secara online streaming ataupun secara offline, layar akan menampilkan laju penyegaran 60 Hz yang lebih optimal untuk ketahanan baterai sekaligus pengalaman pengguna.

Pasalnya, percuma juga hadirkan refresh rate tinggi sementara mayoritas video yang tersedia hanya mentok di maksimal 30 FPS.

Menariknya lagi, Anda juga dapat menyetel setting-an refresh rate untuk masing-masing gim dengan mengakses menunya di fitur gaming bernama Armoury Crate.

Misalnya Anda ingin tampilkan refresh rate 165 Hz pada COD Mobile dan hanya 90 Hz untuk Mobile Legends, hal ini bisa dilakukan dengan mengubah penyetelan di dalam menu Armoury Crate.

Kini berbicara soal spesifikasi dasar, layar ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro dibekali dengan ukuran 6,78 inci pada resolusi 2448 x 1080 piksel pada aspek rasio 20,4:9. Tidak berubah dari generasi sebelumnya (ASUS ROG Phone 5 Pro).

Panel layarnya menggunakan AMOLED yang mendukung warna 10 bit (menampilkan sebanyak 1 miliar warna), memiliki sertifikasi HDR10+, dan menghadirkan tingkat kerapatan piksel 395 ppi.

Pada pengujian GSM Arena, ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro diketahui memiliki kecerahan maksimal hingga 501 (mode Manual) dan sanggup mencapai kecerahan maksimal 829 nit (Auto Brightness).

Meski tidak mendukung Dolby Vision, namun setiadknya layar sudah memiliki sertifikasi DRM Widevine L1 sehingga eligibel untuk menonton konten Full HD pada aplikasi OTT (over the top) seperti Netflix dan Amazon Prime Video.

Tersedia dua profil warna yang meng-cover dua standar warna berbeda, yakni Standard untuk sRGB dan Cinematic untuk DCI-P3. Anda pun dapat membuat profil custom sendiri dengan mengatur temperatur warna dan intensitas warna putih yang diinginkan.

Sebagai salah satu ponsel gaming terbaik di jagat raya, layar ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro terbukti jadi yang terbaik dalam tawarkan pengalaman visual yang imersif dan tak terkalahkan.

2. Ketahanan Baterai Luar Biasa dengan Fast Charging 65 W

asus rog phone 6 pro baterai_

Aktivitas bermain gim sungguh memakan daya baterai. Itu mengapa, sebagai salah satu HP gaming yang bergengsi, ASUS pun memodali ROG Phone 6 dan 6 Pro dengan kapasitas baterai 6.000 mAh yang terdiri atas dua baterai 3.000 mAh diletakkan secara simetris. Tidak berbeda dengan ASUS ROG Phone 5 series yang jadi pendahulunya.

Dan, seperti sebelumnya juga, perangkat ini membawakan dua port pengisian USB Type-C di lokasi berbeda, satu di bawah dan satunya lagi di samping. Ini berguna agar jika pengguna ingin bermain gim sambil mengecas, kabel yang mencolok di samping tak akan mengganggu tangan.

asus rog phone 6 pro battery test_Sumber: GSM Arena

Berdasarkan pengujian ketahanan abterai yang dilakukan GSM Arena, ASUS ROG Phone 6 Pro berhasil meraih skor endurance rating sebesar 119 jam. Pengujian dilakukan pada kondisi refresh rate tertinggi, kecuali pada video playback yang gunakan 60 Hz.

Untuk melakukan panggilan telepon 3G, ponsel sanggup bertahan hingga durasi 31 jam 12 menit. Sementara untuk pengujian web browsing pada 165 Hz, durasi yang berhasil dicapai adalah 16 jam 8 menit. Menurunkan refresh rate menjadi 60 Hz saat browsing berhasil meningkatkan durasi menjadi 18 jam 53 menit.

Kemudian pada pengujian menonton video playback, ASUS ROG Phone 6 Pro berhasil mencapai durasi ketahanan 18 jam 40 menit.

Skor endurance rating ASUS ROG Phone 6 Pro yang mencapai 119 jam ini lebih baik ketimbang ASUS ROG Phone 5s Pro dengan endurance rating 110 jam. Sejumlah gaming smartphone lain yang jadi pesaingnya pun kalah saing, seperti Black Shark 5 Pro dengan skor 83 jam dan ZTE nubia Red Magic 7 Pro dengan skor 64 jam.

Ini membuktikan bahwa ketika Anda mengaktifkan laju penyegaran 165 Hz secara nonstop, Anda tidak perlu mengkhawatirkan ketahanan baterainya. Ponsel ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro niscaya akan berikan ketahanan baterai terbaik sembari hadirkan tampilan visual terbaik pula.

Bukan hanya baterai yang memadai, perangkat gaming istimewa ini juga dilengkapi dengan sistem pengisian daya cepat (fast charging) yang unggul di kelasnya.

Membawakan daya 65 W, ASUS mengklaim ponsel ini hanya membutuhkan waktu sekitar 42 menit ketika dicas dari 0-100%. Oh ya, poin plus juga bagi ASUS karena menyertakan adapter 65 W tersebut dalam boks penjualan.

GSM Arena turut mengamini klaim tersebut, berhasil mencapai baterai 75% dalam waktu pengecasan 30 menit saja dan mencapai 100% dalam waktu 42 menit. Durasi pengecasan ini masih lebih unggul dibandingkan ASUS ROG Phone 5 dan 5s Pro yang makan waktu sekitar 1 jam 3 menit untuk diisi hingga penuh.

Meski demikian, ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro bukanlah yang tercepat untuk jenis HP gaming. HP ini masih tidak dapat mengalahkan Xiaomi Black Shark 5 Pro yang hadirkan daya pengecasan 120 W, hanya butuh waktu 18 menit untuk isi daya dari 0-100%.

3. Performa Tercepat di Industri dengan Snapdragon 8+ Gen 1

asus rog phone 6 pro performa_

Ada sebuah alasan yang membuat ASUS melakukan refresh terhadap seri generasi pendahulunya. Di tahun 2021, ASUS merilis ROG Phone 5s series setelah beberapa bulan sebelumnya baru meluncurkan ASIS ROG Phone 5 series.

Pasalnya, ASUS ROG Phone 5 series hanya diotaki dengan chipset Snapdragon 888, dan ASUS tidak ingin melewatkan kesempatan merilis ponsel gaming dengan Snapdragon 888+, yakni chipset yang mengotaki ROG Phone 5s series.

Untungnya, kali ini varian base dari ASUS ROG Phone 6 series sudah langsung diperkenalkan dengan Snapdragon 8 Gen 1+ sehingga tidak akan ada lagi ceritanya refresh produk seperti sebelumnya.

Snapdragon 8+ Gen 1 ini merupakan hasil overclock dari versi regulernya. SoC ini hadirkan clock speed lebih tinggi pada CPU dan GPU-nya. Bukan cuman itu, proses fabrikasinya juga beralih dari 4 nm 4LPE dari Samsung menjadi 4 nm N4 dari TSMC yang ASUS klaim 30% lebih efisien.

Pada spesifikasi prosesornya, Snapdragon 8+ Gen 1 hadir dengan konfigurasi octa-core yang mencakup tiga klaster berformat 1 + 3 + 4. Klaster pertama merupakan 1 inti prime core Kryo Prime (berbasiskan Cortex X2) berkekuatan 3.2 GHz. Sedikit lebih besar dari versi reguler dengan frekuensi 3.0 GHz.

Klaster keduanya hadirkan 3 inti berkinerja tinggi Kryo Gold (berbasiskan Cortex A710) berkekuatan 2.75 GHz, dan klaster ketiganya bawakan 4 inti hemat daya Kryo Silver (berbasiskan Cortex A510) dengan clock speed 2.0 GHz.

Pada unit kartu pengolahan grafis (GPU), chipset powerful ini dimodali dengan Adreno 730 yang kini berlari pada kecepatan 900 Hz, ketimbang yang dimiliki Snapdragon 8 Gen 1 dengan frekuensi GPU 818 MHz.

Yang menjadikan fitur dapur pacu di HP ini semakin unik, pengguna diizinkan untuk mengatur batas suhu internal yang dikerahkan oleh chipset.

Ini artinya, Anda bisa mengatur batasan panas yang bisa diraih oleh chipset, sehingga memberikan Anda keleluasaan untuk mendapatkan kinerja puncak, atau apakah Anda prefer mendapatkan kinerja berkelanjutan (sustained performance) pada durasi yang panjang.

Ponsel ini memiliki dua mode, yakni mode Dynamic dan X Mode. Jika Anda memilih X Mode, maka seluruh daya akan dikerahkan untuk kebutuhan gaming sehingga memberikan frame rate paling kencang yang bisa Anda dapatkan.

Jika Anda menghubungkan aksesoris kipas pendingin aktif AeroActive Cooling 6 dengan ponsel, X Mode akan berganti menjadi X Mode+, dan pastinya lebih sanggup hadirkan performa tinggi.

asus rog phone 6 pro geekbench single_Sumber: GSM Arena
asus rog phone 6 pro geekbench multi-coreSumber: GSM Arena
asus rog phone 6 pro antutu 9_Sumber: GSM Arena

Seperti yang bisa dilihat dari pengujian benchmark sintetis di atas yang dihimpun dari GSM Arena, ASUS ROG Phone 6 Pro sanggup meraih skor 1329 poin untuk Geekbench 5 single core dan 3980 poin untuk multi-core. Namun, skor ini mengharuskan Anda menggunakan X Mode+ (menggunakan kipas angin eksternal).

Dengan setup yang sama, ASUS ROG Phone 6 Pro dengan X Mode+ berhasil meraih skor AnTuTu v9 sebesar 1.103.188 poin. Jika menggunakan X Mode (tanpa kipas angin eksternal), skornya agak menurun jadi 1300 poin (Geekbench 5 single core), 3889 poin (Geekbench 5 multi-core), dan 1.094.300 poin (AnTuTu v9).

Skor akan menurun secara drastis apabila tidak mengaktifkan X Mode dan tidak menggunakan kipas pendingin. Pada kondisi ini, ponsel meraih skor 1110 poin (single core) dan 2659 poin (multi-core) pada pengetesan Geekbench 5. Adapun untuk skor AnTuTu v9, ponsel meraih skor 762.090 poin.

Itu tadi sekadar pengujian benchmark sinstetis yang sayangnya tidak daapt mempresentasikan kinerjanya dalam penggunaan berdurasi panjang. Untuk mengetahui apakah performanya tetap kencang setelah 1 jam penggunaan berat, GSM Arena melakukan pengujian CPU Throttling Test.

asus rog phone 6 pro cpu throttling tanpa x mode_Sumber: GSM Arena
CPU Throttling Test tanpa X Mode

Pada pengujian 1 jam di mode reguler (tanpa mengaktifkan X Mode), perangkat dengan sengaja menurunkan performanya pada menit ke-6 demi menjaga suhunya agar tetap dingin.

Menurut pantauan GSM Arena, ini tampaknya bukan sebuah akibat dari throttling, melainkan upaya yang disengaja oleh ASUS agar hadirkan performa yang lebih stabil dengan suhu yang nyaman di tangan.

Buktinya, setelah alami penurunan hingga 60% dari kinerja maksimal, performa tetap berangsur stabil tanpa adanya penurunan lebih lanjut.

asus rog phone 6 pro cpu throttling dengan x mode_Sumber: GSM Arena
CPU Throttling Test dengan X Mode

Kemudian pada pengujian menggunakan X Mode, barulah sustained performance benar-benar dapat diraih. Setelah 1 jam pengujian, penurunan performa terendahnya masih tetap pertahankan 86% dari performa maksimal.

asus rog phone 6 pro cpu throttling dengan x mode plus_Sumber: GSM Arena
CPU Throttling Test dengan X Mode+ dan AeroActive Cooler 6 (Frozen)

Kondisi paling prima yang bisa diraih ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro adalah ketika berada di X Mode+, menggunakan aksesoris kipas pendingin eksternal dengan mode yang paling dingin yaitu Frozen.

Saat berada dalam kondisi tersebut, ponsel ini sanggup mempertahankan 90% dari peak performance-nya setelah 1 jam pengetesan CPU Throttling Test.

ASUS ROG Phone 6 Pro hadir dengan sistem pendingin GameCool 6 yang telah diperbaharui, dengan desain termal yang dapat mendinginkan suhu prosesor dari segala arah. Ada setidaknya tiga cara mendinginkan suhu agar dapat meningkatkan stabilitas performa saat bermain gim berat.

Pertama adalah hadirnya Boron Nitride pada satu sisi prosesor yang dapat mengurangi thermal throttling saat bermain gim pada durasi yang sebentar. Kedua, ruang uap (vapor chamber) dan lapisan-lapisan graphite menghilangkan panas dari sisi prosesor satunya lagi secara efisien ketika durasi permainan berlangsung agak lama.

Barulah untuk permainan yang dilakukan hingga berjam-jam, ASUS menyarankan pengguna untuk menggunakan AeroActive Cooler 6 yang menyertakan siste pendingin aktif bertenagakan AI.

Ditambah lagi, ia menggunakan elemen pendingin bernama peltier yang menawarkan permukaan pendingin tambahan, menghadirkan kipas yang diletakkan di atas lokasi SoC.

Pada pengujian gaming yang dilakukan YouTuber bernama Geek Culture, terlihat bahwa perangkat ini bisa memainkan Genshin Impact di pengaturan Highest 60 FPS dengan begitu lancarnya. Sama sekali tidak terlihat adanya lag, stutter, bahkan pada adegan pertarungan dan setelah permainan berlangsung cukup lama.

Gim-gim lainnya yang bisa ia mainkan pada grafis tertinggi mencakup Apex Legends, Real Racing 3, dan COD Mobile. Untuk memainkan gim-gim berat tadi saja sudah lancar, apalagi untuk memainkan gim MOBA paling populer Mobile Legends.

4. Hadirnya Sertifikasi IPX4 pada Ponsel Gaming untuk Pertama Kalinya

asus rog phone 6 pro kamera kurang flagship_

Desain bodi yang dimiliki ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro masih mempertahankan nuansa "gaming"-nya, namun dengan desain yang cenderung semakin jinak ketimbang predesor-predesornya.

Tampaknya ini memang sudah menjadi tren di kalangan smartphone gaming yang semakin mengurangi desain esentrik dan lebih condong ke desain yang lebih clean dan simpel, meski tanpa mengurangi nuansa gaming itu sendiri.

Pada ASUS ROG Phone 6, Anda akan menemukan lampu logo RGB ROG yang akan bereaksi terhadap sejumlah kondisi tertentu seperti menerima notifikasi, telepon, dan sebagainya.

Berbeda dengan ASUS ROG Phone 6 Pro yang tampilkan layar OLED berukuran 2 inci yang sepenuhnya berwarna. Fitur ini pertama kali Anda jumpai pada ROG Phone 5 series, di mana versi Ultimate menampilkan display monokrom dan versi Pro hadir dengan display berwarna seperti ASUS ROG Phone 6 Pro ini.

Pada layar OLED tersebut, Anda bisa melihat beragam animasi bergerak yang bervariatif, tergantung dari aktivitas yang diterima ponsel. Saat menerima notifikasi, mengaktifkan X Mode, menerima panggilan telepon, mengecas, dan sebagainya, layar kedua ini akan tampilkan animasi yang berbeda.

Ada setidaknya 60 desain beragam yang bisa Anda unduh dan pilih, atau Anda juga dapat membuat desain sendiri menggunakan logo atau gambar yang Anda punya pada built-in editor yang tersedia.

Kedua ponsel sama-sama hadir dengan bodi belakang yang terbuat dari kaca, tepatnya dilapisi dengan Gorilla Glass 3 yang dapat mencegah baret. Sedangkan di bagian layar, tersemat kaca pelindung Gorilla Glass Victus yang disinyalir dapat meminimalisir kemungkinan rusak akibat terjatuh dari ketinggian hingga 2 meter ke permukaan keras.

Di antara semua keindahan desain yang ditawarkan ASUS ROG Phone 6 series, ada satu fitur unik yang tak pernah dimiliki ponsel gaming mana pun sebelumnya. Ya, fitur tersebut adalah sertifikasi IP Rating berupa IPX4.

Artinya, ponsel dirancang agar tetap tangguh meski terkena beberapa tetes air dari segala arah. Meski hal ini tidak membuatnya sanggup bertahan di kedalaman air, namun hadirnya ingress protection saja sudah layak diapresiasi pada sebuah ponsel gaming.

5. Sensor AirTrigger 6 yang Banyak Alami Peningkatan dengan Fitur yang Melimpah

asus rog phone 6 pro airtrigger6_

ASUS mengklaim bahwa fitur AirTrigger kini telah mengalami evolusi, memberikan lebih banyak jenis kontrol dan kemudahan yang membuat pengalaman gaming semakin seru. Kini, Anda dapat menikmati motion control yang mendukung hingga sebanyak 10 gerakan yang berbeda.

Anda bisa menggeser ponsel ke kiri dan kanan untuk bergerak, menggesernya ke depan, memiringkannya ke kiri, kanan, atas, dan bawah, serta merotasikannya ke kiri dan kanan dan mengguncangnya secara vertikal. Masing-masing gerakan ini bisa Anda atur untuk mengakses kontrol tombol pada layar.

Kehadiran dua tombol bahu ultrasonik di ASUS ROG Phone 6 series juga semakin menghadirkan gesture yang beragam. Anda bisa melakukan tap, melakukan slide secara vertikal dan horizontal, dan melakukan swipe pada tombol bahu.

Fitur Dual Partition juga dapat membagi masing-masing dari kedua tombol bahu untuk punya dua fungsi yang berbeda. Selain itu, Anda pun dapat mengatur agar dua arah swipe yang berlawanan bisa menjalankan dua perintah yang berbeda (Dual Control).

Khusus pada AirTrigger 6, ada 3 tambahan gesture yang bisa Anda coba. Yang pertama merupakan Dual Action, yakni dapat mengakses dua tombol virtual di layar secara bersamaan dengan sekali ketukan pada salah satu tombol bahu.

Fitur kedua adalah press and lift, di mana menekan tombol dan kemudian melepasnya akan mengeluarkan dua perintah yang berbeda secara berurutan. Lalu, fitur baru ketiga adalah Gyroscope Aiming yang ketika menekan dan menahan tombol bahu, Anda tinggal perlu menggerakkan perangkat untuk membidik.

Kesemua gesture ini tentu bisa Anda setel dan atur sesuka hati, pada gim apapun yang Anda inginkan dan untuk menjalankan perintah apapun yang dapat memberikan advantage saat bermain melawan musuh.

6. Performa Stereo Speaker Terbaik di Industri dengan Pengaturan Gaming

asus rog phone 6 pro speaker_

Di antara sejumlah kelebihannya yang lain, ASUS ROG Phone 6 Pro juga mengalami evolusi terhadap sistem audionya. Ponsel ini dilengkapi dengan GameFX yang menghadirkan speaker stereo yang disusun secara simetris yang menghadap wajah pengguna.

Fitur GameFX juga dapat digunakan untuk mengatur equalizer untuk skenario penggunaan yang beragam, seperti musik, bermain gim, dan menonton film. Berkat hasil kolaborasi dengan spesialis audio bernama Dirac, hal ini diklaim ASUS dapat meningkatkan kualitas suara speaker sejernih kristal yang tidak dapat ditandingi oleh ponsel lain manapun.

Kehadiran teknologi Snapdragon Sound dan kodek Bluetooth aptX sungguh membuat pengalaman transfer suara menjadi minim latensi dan berkualitas tinggi. Kini, mendengarkan lagu menggunakan TWS (True Wireless Stereo) bisa berlangsung lebih nyaman.

Apabila tidak memiliki TWS, Anda pun bisa dengan mudah menghubungkan headset kesukaan Anda pada port audio 3,5 mm jack yang tersedia.

Masing-masing dari kedua speaker menggunakan lima magnet dengan 12x16 Linear Speaker dan ekskursi maksimal di angka 0,8 mm. Masing-masing dari speaker juga terhubung dengan amplifier mono terdedikasi bernama Cirrus Logic CS35L45.

Berdasarkan pengujian speaker yang dilakukan GSM Arena, ASUS ROG Phone 6 Pro mendapatkan skor kelantangan -24,1 LUFS yang membuatnya mendapatkan predikat suara Sangat Baik.

Dihimpun dari PCMag.com, earpiece (speaker di atas bodi) menghasilkan suara 78.2 dB pada volume maksimal dan speaker-nya menghasilkan suara hingga 91 dB.

Menurutnya, suara yang keluar dari earpiece terbilang cukup pelan ketimbang mayoritas ponsel yang hadirkan suara dari 85 hingga 90 dB. Namun, kelantangan suara 91 dB sudah termasuk dalam rata-rata ponsel kebanyakan.

7. Sistem Operasi Android yang Kaya akan Fitur Gaming

asus rog phone 6 pro game genie_

Tidak melulu menggembor-gemborkan kekuatan hardware, ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro juga alami peningkatan dari sisi software. Ponsel pintar ini menghadirkan sistem operasi Android 12 out-of-the-box dengan antarmuka ROG UI. ASUS mengatakan ponsel akan mendapatkan update OS hingga Android 14.

Tidak hanya menawarkan tampilan tema yang kental akan nuansa gaming, pengguna juga dapat membuat antarmuka ponsel ini tampil secara simpel dan terlihat seperti HP lain kebanyakan, menggunakan tema Classic ZenUI. Tentunya, tersedia juga beragam tema yang bisa Anda unduh secara gratis.

Tampilan-tampilan antarmuka di ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro sangat customizable dan menawarkan navigasi-navigasi praktis demi kenyamanan penggunaan. Selain itu, tersedia juga beragam fitur yang dapat meningkatkan pengalaman bermain gim.

Yang pertama adalah Armoury Crate, sebuah portal gaming yang menyuguhkan antarmuka khusus untuk membuka gim kesukaan Anda. Jika diibaratkan, mungkin Armoury Crate ini bisa dianggap setara dengan Steam. Bedanya, Armoury Crate tidak dapat digunakan untuk membeli gim.

Sebagai sebuah portal, ketika Anda mengaksesnya, Anda akan disuguhkan dengan librari gim yang terinstal di HP dalam bentuk antarmuka yang unik.

Armoury Crate menyediakan opsi penyetelan grafis, kontrol, refresh rate, dan sebagainya untuk masing-masing gim yang Anda pilih. Misalnya, Anda bisa mengatur agar gim tertentu (seperti PUBG Mobile, misalnya) untuk memiliki sensivitas slider yang lebih tinggi ketimbang gim lainnya.

Anda juga dapat menyetel pengaturan grafis tingkat lanjut seperti pengaplikasian filter anisotropic, MSAA, mengatur tingkat kualitas filter tekstur, dan lain sebagainya.

Bahkan, pengguna pun diizinkan akses terhadap tuning performa tingkat lanjut yang umumnya tidak bisa diakses pada smartphone yang tidak di-root. Selain itu, Armoury Crate juga menyediakan opsi pengaturan profil performa seperti X Mode, Dynamic, dan Ultra Durable.

Pada portal gaming ini, pengguna juga dimungkinkan untuk menyetel key mapping terhadap kontrol di layar dengan tombol bahu AirTrigger 6, serta melakukan penyetelan pada aksesoris AeroActive Cooler 6 pada empat mode yang tersedia: Smart, Cool, Frosty, dan juga Frozen.

Nah, Armoury Crate tadi merupakan aplikasi portal gaming yang bisa diakses dari Home Screen. Lalu, apakah ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro memiliki fitur in-game seperti rata-rata HP lain kebanyakan? Tentu ada, fitur tersebut dinamakan Game Genie.

Game Genie adalah menu yang bisa diakses ketika Anda sedang bermain sebuah gim. Ia bisa memunculkan informasi real-time yang berisikan daya CPU dan GPU, tingkat baterai, suhu sistem, FPS, serta sisa durasi waktu bermain yang berdasarkan tingkatan baterai.

Selain dapat melakukan pemetaan kontrol di Armoury Crate, Game Genie juga memungkinkan pengguna melakukan key mappling AirTrigger 6 dan Motion Control secara spontan.

Masih banyak hal-hal lain yang bisa Anda lakukan pada fitur Game Genie ini, termasuk memblokir panggilan telepon, mengunci brightness, mencegah perpindahan jaringan data, recording, mengaktifkan X Mode, dan lain sebagainya.

8. Kualitas Hasil Foto yang Membanggakan

asus rog phone 6 pro kamera_

ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro memang merupakan ponsel yang difokuskan untuk gaming. Namun, bukan berarti ia tidak sanggup menghasilkan foto dan video berkualitas.

Kamera ponsel ini dinilai sanggup menghadirkan foto siang hari yang cerah dan tajam, begitu pun dengan hasil foto malam hari. Bahkan, perangkat inipun sudah hadir dengan stabilisasi gyro-EIS yang sehingga video yang direkam tidak akan mudah goyang sekalipun sambil berjalan.

HP ini hadir dengan konfigurasi tiga lensa di belakang yang terdiri atas kamera utama 50 MP wide-angle (f/1.9), kamera ultrawide 13 MP (f/2.2), dan terakhir adalah kamera makro 5 MP.

Adapun pada sisi depannya, tersemat kamera selfie 12 MP dengan focal length 28 mm (wide-angle). Untuk fitur perekamannya, kamera belakang mendukung resolusi 4K pada kecepatan 30, 60, dan 120 FPS serta 8K di kecepatan 24 FPS. Sedangkan, kamera depan hanya sanggup merekam pada resolusi 1080p di kecepatan 30 FPS.

asus rog phone 6 pro hasil kamera utama_Sumber: GSM Arena
Kamera utama (default)
asus rog phone 6 pro hasil kamera ultrawide_Sumber: GSM Arena
Kamera ultrawide
asus rog phone 6 pro sampel foto_Sumber: XDA Developers
Kamera utama
asus rog phone 6 pro hasil foto_Sumber: PC Mag
Kamera utama
asus rog phone 6 pro hasil foto mode malam_Sumber: GSM Arena
Night Mode

Foto-foto yang dihasilkan kamera ASUS ROG Phone 6 Pro terbilang memukau untuk seukuran ponsel gaming, hadir dengan rentang dinamis yang luas pada pemotretan kamera utama dan juga ultrawide.

Melihat dari contoh sampel Night Mode di atas, ponsel ini dapat diandalkan pada sesi pemotretan minim cahaya lantaran sanggup tampilkan exposure yang cukup dengan detil yang tajam dan noise yang minim.

Kamera ponsel ini juga sanggup melakukan perekaman video yang stabil pada resolusi 1080p karena mendukung stabilisasi gyro-EIS.

Kekurangan ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro

Agak sulit menemukan kekurangan dari salah satu HP tercanggih di dunia ini. Namun, nyatanya ASUS ROG Phone 6 dan 6 Pro memang tidak sepenuhnya sempurna. Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang mesti Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli.

1. Tidak Menyediakan Slot MicroSD

asus rog phone 6 pro tanpa microsd_

Bagi Anda yang tidak suka menggabungkan file foto, gambar, dan video pada satu storage yang sama dengan aplikasi dan gim, ASUS ROG Phone 6 Pro tampaknya akan sedikit mengecewakan. Soalnya, perangkat ini tidak menghadirkan slot microSD.

Ponsel ini sendiri memiliki memori internal berstandar UFS 3.1 dengan kapasitas 512 GB serta RAM jumbo 18 GB LPDDR5. Namun ini tentu tidak sepenuhnya menghilangkan kebutuhan akan memori eksternal.

Tanpa gunakan microSD, Anda tidak dapat memindahkan data dari ponsel lama ke ponsel baru dengan hanya memindahkan kartu saja. Selain itu, Anda pun akan kehilangan semua file ketika melakukan factory reset, berbeda ketika file disimpan di microSD.

2. Konfigurasi Kamera yang Tergolong Biasa Saja untuk Seukuran Flagship

asus rog phone 6 pro desain_

ASUS ROG Phone 6 Pro memang bukanlah smartphone yang berfokus pada kamera. Biasanya, HP khusus gaming memang hanya menawarkan konfigurasi kamera seadanya. Untungnya saja, kamera ASUS ROG Phone 6 Pro masih tawarkan kualitas hasil foto yang baik.

Namun jika menilik dari harganya, ponsel ini memang hanya dimodali dengan setup kamera yang terlampau "standar", alias tidak terasa seperti kamera pada HP flagship.

Masih banyak pesaingnya yang sudah tawarkan kamera lebih baik, seperti lensa telefoto yang bisa lakukan zoom optik, kamera dengan OIS, atau yang lainnya.

Jika Anda sekadar ingin HP flagship dengan kemampuan chipset yang dahsyat, masih banyak alternatif lain yang memenuhi syarat sekaligus hadirkan kamera yang lebih canggih.

Simpulan

ASUS ROG Phone 6 dan ASUS Phone 6 Pro merupakan dua ponsel dengan spesifikasi tingkat tinggi, dibuat khusus untuk memuaskan hasrat bermain gim hingga pada tingkatan tertinggi.

Sayangnya, untuk bisa memiliki salah satu dari keduanya, Anda memang diharuskan mengeluarkan budget yang tinggi yakni sekitar Rp13 jutaan untuk versi reguler dan Rp17 jutaan untuk versi Pro.

Kendati harganya bikin melongo, tapi fitur-fitur dari kedua ponsel ini memang sulit ditemukan oleh smartphone biasa. Sangat cocok bagi siapapun yang ingin memulai karirnya dalam perhelatan eSport, memiliki mesin emulator konsol serbaguna, atau sekadar ingin merasakan teknologi terkini dan paling modern dalam dunia mobile gaming.

Kategori: ,
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram