Carisinyal / SSD / Inilah Kelebihan dan Kekurangan SSD yang Harus Anda Ketahui

Inilah Kelebihan dan Kekurangan SSD yang Harus Anda Ketahui

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 November 2019

Apakah Anda berniat untuk membeli SSD? Apa Anda masih ragu untuk meminang SSD karena belum tahu plus minusnya? Jika Anda merasa demikian, tidak usah khawatir karena kali ini Carisinyal akan memberi jawaban atas kebingungan Anda.

Pada kesempatan ini, Carisinyal bakalan membahas kelebihan dan kekurangan SSD. Tujuannya agar Anda yang berniat membeli SSD bisa benar-benar tahu keunggulan dan kekurangan dari produk yang Anda beli. 

Tanpa berlama-lama lagi, mari simak kelebihan dan kekurangan SSD berikut ini. Tapi sebelumnya mari mengenal dulu tipe penyimpanan SSD dan HDD agar Anda lebih mudah memilih soal kelebihan dan kekurangan SSD.  

Tentang SSD dan HDD

HDD SSD

* sumber: commons.wikimedia.org

Sebelum kehadiran SSD, perangkat penyimpanan yang paling banyak digunakan adalah HDD (Hard disk Drive). HDD adalah tipe penyimpanan berjenis non-volatile yang mengandalkan cakram padat metal dengan lapisan magnet sebagai media untuk menyimpan data.

Karena berbentuk cakram atau piringan padat, HDD bekerja dengan memutar cakram tersebut. Karena hal ini, HDD saat bekerja memiliki bunyi yang sedikit bising. 

Pada perkembangannya, penyimpanan data di komputer memiliki jenis terbaru, yakni SSD. SSD merupakan singkatan dari Solid State Drive. Berbeda HDD, SSD tidak menggunakan cakram magnetik sebagai penyimpanan data. SSD menggunakan chip flash yang saling terhubung. Sistemnya mirip dengan penyimpanan USB Flashdisk. 

SSD juga memiliki berbagai form factor. Ada yang berbentuk kotak seperti HDD yang lebih dikenal sebagai SSD 2,5 inch (2,5 inch mengacu pada ukuran HDD yang umumnya 2,5 inch) dengan antarmuka SATA. Ada juga SSD dengan form factor M.2 yang dipasangkan di slot M.2 dengan antarmuka SATA. 

Dan yang ketiga, ada SSD NVMe yang memiliki form factor mirip dengan SSD M.2 tetapi dengan antarmuka PCIe. SSD NVMe ini adalah tipe SSD dengan kecepatan paling kencang yang ditunjukan dengan penamaan PCI Express V3 (PCIe V3) atau PCIe 4x. Soal tipe SSD ini, Anda bisa membaca lebih lengkap pada artikel tentang jenis-jenis SSD

HDD dan SSD sendiri banyak dijual di pasaran, baik di toko online maupun offline. Meskipun sudah ada teknologi SSD, HDD masih laku keras di pasaran. Tidak sedikit orang yang masih mau menyimpan data di HDD karena menawarkan kapasitas yang besar. 

Namun, apakah HDD adalah pilihan menarik sebagai penyimpanan? Atau sebaiknya memakai SSD? Untuk menjawabnya, mari simak kelebihan dari SSD berikut ini. 

Kelebihan SSD 

Samsung SSD 960 Pro

SSD memiliki beberapa kelebihan yang membuat tipe penyimpanan ini lebih menarik dipilih dibandingkan HDD. Kelebihan tersebut antara lain sebagai berikut. 

  • Performa Lebih Cepat 

SSD menawarkan performa yang lebih cepat jika dibandingkan dengan HDD. Performa dalam hal ini adalah kecepatan baca (read) dan tulis (write) yang lebih cepat. Contohnya, SSD SATA  2,5 inci saja minimal memiliki kecepatan baca dan tulis di angka 400 sampai 500-an. Sementara kecepatan baca tulis HDD umumnya berkisar di angka 150-an. 

Nilai kecepatan baca tulis lebih cepat jika menggunakan SSD NVMe PCIe x4 yang angkanya bisa sampai 3.000 sampai 4.000-an. Angka yang besar bukan? Apa pengaruh dari angka ini. 

Dengan angka yang lebih tinggi, akan membuat proses membuka program lebih cepat. Melakukan booting Windows juga lebih cepat. Contohnya misalnya sebuah laptop Windows 10 dengan HDD memiliki kecepatan booting kisaran  45 detik. Sementara laptop Windows 10 dengan SSD memiliki kecepatan booting 5 detik saja. Jauh sekali bukan? 

SSD juga membantu dalam mengoptimalkan kinerja multitasking komputer. Jadi, tidak hanya berpengaruh pada kecepatan membuka program atau gim tetapi juga SSD memberi pengaruh kecepatan perpindahan aplikasi. 

  • Tidak Menimbulkan Bunyi 

Karena tidak menggunakan piringan yang berputar, SSD relatif lebih sunyi ketika digunakan. Berbeda dengan HDD yang ketika digunakan, misalnya membuka program di Windows, piringan akan berputar yang menimbulkan bunyi putaran. 

  • Lebih Hemat Energi 

Selain tidak berisik, SSD juga menawarkan konsumsi daya yang lebih hemat. Berbeda dengan HDD yang memiliki komponen bergerak yang tentunya membutuhkan lebih banyak energi. 

  •  Lebih Minim Kerusakan  

HDD dikenal sebagai perangkat yang sensitif. Adanya piringan bergerak di dalam HDD, membuat penggunaan HDD harus ekstra hati-hati. Terlebih jika HDD mengalami benturan yang membuat perangkat HDD rusak atau malah menimbulkan bad sector. 

Meskipun ada cara untuk memperbaiki bad sector pada HDD, tentu lebih baik memiliki perangkat yang minim kerusakan seperti SSD. Karena di dalam SSD, terdapat flash memory dan bukan piringan bergerak, membuat SSD minim dari kerusakan yang umum terjadi di HDD. 

Kekurangan SSD 

SSD memang memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan HDD. Tapi, SSD juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu Anda perhatikan. Berikut kekurangan dari SSD. 

  • Harga yang Lebih Mahal 

Karena SSD adalah teknologi yang lebih baru, jelas harga perangkat ini lebih mahal dibandingkan HDD. Sebagai contoh, dengan harga Rp600 sampai Rp700 ribuan, Anda bisa mendapatkan HDD 1 TB yang cukup berkualitas. Dengan kisaran harga yang sama, Anda hanya mendapatkan SSD berkapasitas 256 GB saja. 

  • Kapasitas 

Menilik harganya, jelas SSD tidak menawarkan kapasitas yang besar dengan rentang harga yang sama. Karena itu, kapasitas jadi satu kekurangan lain dari SSD. Soal kapasitas ini, orang lebih banyak memilih HDD berkapasitas besar sebagai penyimpanan atau back data saja. 

  • Memiliki Batas Umur

HDD mengalami kerusakan jika terjadi benturan, adanya bad sector, atau karena memang piringan yang rusak. Jika HDD tidak mengalami kerusakan apapun, HDD bisa bertahan lama sepanjang dirawat dengan baik. 

Hal yang sama tidak berlaku bagi SSD. SSD memiliki batas umur. Umur SSD biasanya dihitung dengan  satuan Terabytes Written (TBW). Sederhananya, setiap kali menulis ulang data di SSD, saat itu juga SSD mengalami penurunan kemampuan yang mengakibatkan pada akhirnya SSD akan rusak setelah mencapai batasi TBW. 

Simpulan 

SSD pada dasarnya adalah perangkat penyimpanan yang memiliki banyak kelebihan. Penggunaan SSD sangat berpengaruh pada kecepatan dalam membaca aplikasi, kecepatan dalam melakukan booting Windows, kecepatan saat loading game, sampai pengaruh pada performa multitasking yang lebih lancar. 

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan dari SSD, rasanya tidak perlu ragu bagi Anda untuk memilih SSD sebagai penyimpanan utama yang dipakai untuk sistem. Penggunaan SSD sangat berpengaruh pada kecepatan produktivitas dan aktivitas di komputer. 

Namun, memang SSD bukan pilihan tepat untuk digunakan sebagai penyimpanan data saja. Jika ingin menyimpan data, sebaiknya memilih HDD eksternal saja yang memiliki kapasitas besar. Jadi, SSD bisa digunakan untuk sistem saja. 

Tertarik untuk membeli SSD? Sebelum benar-benar membeli, pastikan Anda mengetahui tipe SSD yang ingin Anda gunakan. Anda juga harus pintar memilih merek SSD terbaik. Jika Anda bingung, Anda bisa membaca artikel tentang merek SSD terbaik yang bisa dijadikan panduan sebelum membeli SSD. 

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar