carisinyal web banner retina

Review OPPO A96, Kelebihan & Kekurangan yang Perlu Diketahui

Dulu saya sering heran dengan strategi harga HP dari brand OPPO. Mereka seringkali menjual produk ponsel yang harganya selalu di atas rata-rata jika menilik spesifikasi yang ditawarkan. Seiring berjalan waktu, saya mulai paham, bahwa spesifikasi jelas bukan segalanya. Ada hal-hal dan fitur lain yang membuat sebuah HP dijual dengan harga tertentu.

Hal itu pula yang selalu saya lihat dari OPPO A96. Ini adalah produk penerus OPPO A95. Ponsel ini dibanderol dengan harga Rp4 jutaan. Harga yang sebenarnya masuk akal untuk OPPO. Namun, tentu tidak bagi beberapa orang yang cukup paham soal spek.

Sekali lagi, sebuah ponsel tidak hanya berbicara soal spec. Ada hal-hal lain pula yang membuat sebuah ponsel tersebut menarik. Begitu pula ketika saya memegang langsung produk OPPO A96. Memang bukan memegang dalam waktu lama. Namun, saya sempat menelaah produk ini lebih dalam dan memperhatikan apa yang jadi kelebihan dan kekurangannya.

Lantas, apa sajakah kelebihan dan kekurangan dari OPPO A96? Mari langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Spesifikasi OPPO A96

OPPO A96
Layar IPS LCD 6.59 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 680
RAM 8 GB
Memori Internal 256 GB
Kamera 50 MP (wide) 2 MP (depth)
Baterai Li-Po 5000 mAh
Harga Saat Rilis Rp 4.299.000
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Kelebihan OPPO A96

Dengan banderol harga Rp4 jutaan, OPPO A96 punya berbagai daya tarik tersendiri. Daya tarik tersebut jadi sebuah nilai jual yang mungkin patut dipertimbangkan ketika meminang ponsel ini.

1. Desain dan Build Quality yang Baik

OPPO A96

Hadir dengan dua model , Pearl Pink dan Starry Black, OPPO A96 hadirkan desain yang cukup menarik dari sisi tampilan. Namun, desainnya ini tidak mengkilau atau terlihat seperti kilauan desain ponsel plastik yang tampak seperti kaca.

Hanya saja OPPO tetap menamakan desain ponsel ini sebagai OPPO Glow. Penamaan tersebut mengacu pada perubahan warna bodi ponsel ketika dilihat dari sudut pandang tertentu. Saya juga sedikit bingung ketika melihat langsung. Varian Pearl Pink malah tidak terlihat seperti Pink. Terkadang bisa agak kebiruan bisa juga jadi putih.

OPPO A96

Kemampuan tahan gores bukan satu-satunya yang jadi nilai jual. Rancang bangun OPPO A96 juga turut diperhatikan OPPO A96. Contohnya adalah pengujian internal untuk berbagai tes. OPPO mengklaim jika ponsel ini sudah melalui tes jatuh dari ketinggian 1 meter sebanyak 28 ribu kali.

Hal tersebut tentu jadi ciri khas tersendiri dari OPPO A96. Selain itu, desain yang tampaik tidak berkilau ini juga diaplikasikan agar desainnya lebih terlihat kokoh dan tidak menyisakan sidik jari.

Desain OPPO Glow juga diaplikasikan agar ponsel tampak punya efek sejuta berlian bintang. Namun, jujur saya tidak berkesan dengan desainnnya. Tidak terlihat mewah secara tampilan dan ketikga dipegang tapi yang menarik justru apa yang ditawarkan oleh fitur desain bodinya.

Fitur yang dimaksud adalah rancang desain bodi yang tahan gores. Setidaknya itu klaim OPPO. Namun, klaim itu tampaknya ada benarnya mengingat saya melihat sendiri uji tes goresan di permukaan bodi OPPO A96.

OPPO A96

Hitungan 1 meter mungkin mengukur dari meja sehingga pengguna tidak akan khawatir ketika ponsel tersandung dan jatuh dari meja.

Pengujian lainnya adalah tes di lingkungan suhu yang sangat dingin dan sangat panas, yakni 15 derajat sampai 55 derajat. Di berbagai kondisi suhu tersebut, OPPO A96 berhasil lolos dan tetap berjalan dengan baik.

Karena berbagai hal tersebut, ponsel dengan dimensi 164.4 x 75.7 x 8.4 mm dan bobot 191 gram ini bisa disebut sebagai ponsel yang punya build quality yang baik. Selain itu, desainnya yang besar ini masih tergolong enak digenggam tangan. Terlebih, ponsel ini menerapkan sistem pembaca jari di tombol power yang ada di samping kanan. Hal ini membuat akses ke ponsel jadi lebih mudah.

2. Ada Ketahanan Air

OPPO A96

Desain bodi yang baik dari OPPO A96 diterapkan juga pada fitur yang satu ini. Sebuah fitur yang jarang hadir di ponsel harga Rp3 atau Rp4 jutaan. Bukan tidak ada tapi jarang. Fitur tersebut adalah tahan debu IP5X dan tahan air IPX4. Atau kalau digabungkan IP54.

Sertifikasi IP54 mengacu pada kemampuan OPPO A96 terhadap debu dan air untuk bagian tertentu. Hal ini berarti, ponsel ini tidak seluruh bagian aman terhadap air. Tentu ini berarti OPPO A96 bukan ponsel yang tahan ketika direndam air.

Setidaknya untuk guyuran hujan masih tergolong aman. Hanya saja tentu tidak untuk disengajakan alias untuk keadaan yang tidak terduga saja. Kemampuan ini membuat OPPO A96 masih tergolong cocok digunakan di lingkungan outdoor. Contoh digunakan untuk kebutuhan driver online atau driver logistik.

3. Layar dengan Berbagai Fitur yang Oke

OPPO A96

OPPO A96 datang dengan layar 6,59 inci Full HD+ (1080 x 2412 piksel) dengan refresh rate 90Hz. Ada fitur Adaptive Refresh Rate secara otomatis akan memilih refresh rate 60Hz atau 90Hz. Opsi ini bakal otomatis disesuaikan tergantung konten atau aplikasi yang digunakan. Layarnya juga sudah mendukung touch sampling rate 180Hz.

Panel layar yang digunakan adalah IPS. Panel ini mampu hadirkan visual yang bagus. Setidaknya berdasarkan mata saya ketika melihat layarnya. Terlebih OPPO sendiri mengklaim jika layar ponsel ini punya 96 persen NTSC Wide Color Gamut.

Klaim tersebut tidak berlebihan karena visualnya memang cukup cakep. Ada fitur All-day AI Eye Comfort juga yang membuat mata cukup nyaman melihat layar secara terus menerus.

Klaim layar yang bagus ini juga diperkuat berdasarkan ulasan dari kanal Youtube NL Tech. Menurutnya, layar OPPO A96 mampu hadirkan tampilan yang baik. Bezelnya memang tergolong agak tebal, terutama untuk bawah. Namun, hal itu bukan masalah besar karena menurutnya bezel layar HP ini simetris. Untuk kualitas, sekali lagi, menurutnya ini bagus meski tentu tidak sebagus panel layar OLED.

4. Kamera Utama 50 MP yang Oke

OPPO A96

Ada dua kamera yang bertengger di modul kamera belakang OPPO A96. Kamera tersebut meliputi kamera utama 50 MP f/1.8, serta kamera depth 2 MP f/2.4. Saya termasuk orang yang menanggap kamera depth sebenarnya tidak akan terlalu efektif. Jadi, mari fokus pada kamera utamanya.

Kamera di OPPO ini punya berbagai fitur menarik. Contohnya adalah Bokeh Flare Portrait yang biasanya ada di seri Reno. Fitur lainnya adalah Ai Natural Retouching untuk mempercantik wajah secara alami. Untuk hasil fotonya sendiri sih saya bisa katakan cukup bagus. Berikut hasil tangkapan kamera OPPO A96.

hasil foto OPPO A96

hasil foto OPPO A96

Kamera utama ponsel ini yakni 50 MP, mampu memotret gambar dengan hasil yang bagus. Namun, dalam mode standar aplikasi kameranya, resolusinya bukan 50 MP. Perlu pilih opsi untuk memilih mode 50 MP untuk hasil yang bisa dikatakan cukup oke.

NL Tech juga mengatakan kalau hasil tangkapan kamera ponsel ini tergolong oke. Hasil fotonya tidak terlalu memperlihatkan kontras yang tinggi. Bisa dikatakan cukup natural meski memang ada sentuhan software. Sayangnya, untuk foto kondisi malam, hasil fotonya memang agak sedikit noisy.

5. Kamera Selfie Masih Jadi Andalan

OPPO A96

Untuk sektor kamera depan, OPPO A96 membenamkan kamera selfie 16 MP. Kamera selfie ini termasuk tipe kamera yang bisa diandalkan. Berikut contoh hasil tangkapan kamera depan OPPO A96..

hasil foto OPPO A96

Foto selfie tersebut diambil pada kondisi di dalam ruangan di sore hari. Hal ini berarti cahaya yang masuk agak kurang. Namun, hasil foto menunjukan jika kualitas foto OPPO selfie A96 masih cukup menjanjikan. Terlebih OPPO punya fitur 360 derajat Fill Light agar hasil foto selfie etap cerah di kondisi cahaya minim.

6. Super VOOC dan Baterai Tahan Lama

OPPO A96

OPPO A96 punya dua fitur menarik dari sisi baterai. Yang pertama adalah sisi daya tahan baterainya yang diklaim OPPO dapat memberi daya sampai seharian. Yang kedua, adalah charger 33W SUPERVOOC yang sudah hadir di paket penjualan. Hal yang patut diapresiasi mengingat ada beberapa brand yang sekarnag menghilangkan charger di kotak penjualan.

OPPO A96 punya dua fitur menarik dari sisi baterai. Yang pertama adalah sisi daya tahan baterainya yang diklaim OPPO dapat memberi daya sampai seharian. Yang kedua, adalah charger 33W SUPERVOOC yang dapat mengisi daya 50 persen. hanya dalam 26 menit. Kehadiran charger ini sudah hadir di paket penjualan. Hal yang patut diapresiasi mengingat ada beberapa brand yang sekarnag menghilangkan charger di kotak penjualan.

Lantas, apakah klaim tersebut tepat? Menurut NL Tech sih daya tahan baterai OPPO A96 memang lama. Berdasarkan pengujian Pass Mark 10, baterai OPPO A96 mencapai waktu 16 jam. Sementara untuk tes pengisian daya, baterai OPPO A96 dari 15 persen sampai 100 persen hanya membutuhkan waktu satu jam. Hasil yang memang cukup tepat dan relevan dengan klaim OPPO.

7. NFC, Dual Speaker, ColorOS, dan Storage 256 GB di Seri A

OPPO A96

Kelebihan lain dari OPPO A96 ada pada fitur-fitur lainnya yang menarik. Sebut saja hadirnya speaker ganda (dual speaker) menghadirkan pengalaman audio yang imersif, dan refresh rate tinggi serta System Booster yang membuat segala hiburan tetap berjalan lancar dan cepat. Selain itu, OPPO A96 juga sudah dilengkapi dengan fitur NFC, fitur yang semakin banyak dibutuhkan.

Ada satu kelebihan lain lagi dari OPPO A96. Kelebihan tersebut terletak pada storage atau memori internal. Memori internal OPPO A96 menawarkan kapasitas 256 GB. Kapasitas ini biasanya ditawarkan pada seri Reno. Ini berarti, OPPO A96 jadi seri A pertama yang menawarkan memori internal 256 GB.

Satu lagi hal menari dari OPPO A96 adalah antarmuka ColorOS. Antarmuka ini memberikan user experience yang baik dibandingkan antarmuka OS dari merek ponsel Tiongkok lainnya. Sayangnya, ColorOS yang dihadirkan adalah ColorOS 11.1 berbasis Android 11, bukan ColoroS 12 berbasis Android 12.

Kekurangan OPPO A96

Pada kisaran harga Rp4 jutaan, pengguna tentu berharap lebih terhadap satu ponsel. Sayangnya, untuk ponsel ini, kekurangannya terlalu tampaik. Sesuatu yang membuat saya sebenarnya terbiasa. Langsung saja cek kekurangan OPPO A96 berikut ini.

1. Minus Kamera Ultrawide

OPPO A96

Ada tiga kamera yang seharusnya perlu ada di sebuah ponsel; kamera wide, ultra-wide, dan telefoto. Namun, jika hanya menawarkan dua kamera, seharusnya kombinasinya kamra wide dan ultra-wide atau kamera wide dan telefoto.

Sayangnya, banyak produsen ponsel yang hadirkan gimmick banyak kamera di ponsel yang sebenarnya tidak perlu. Contohnya kamera makro dan kamera depth. Fungsi kamera tersebut dapat digantikan dengan kamera wide atau kamera utama.

Begitu juga dengan OPPO A96. Ponsel ini punya dua kamera di bagian belakang. Satu kamera utama, satu lagi kamera depth. Akan lebih baik jika kamera kedua adalah kamera ultra-wide karena bisa memberikan opsi memotret lebih luas. Terlebih untuk sebuah ponsel di kelas harga Rp4 jutaan.

2. Penggunaan Chipset 4G di Kelas Harga yang Kurang Tepat

Snapdragon 680

Chipset yang digunakan OPPO A96 adalah chipset Qualcomm Snapdragon 680. Tidak ada yang salah dengan chipset ini. Chipset ini cukup bagus untuk sebuah ponsel yang fokus pada irit daya. Hanya saja, penempatan chipset Qualcomm Snapdragon 680 pada OPPO A96 terasa kurang tepat.

Mengapa kurang tepat? Karena dengan harga Rp4 jutaan, setidaknya, OPPO A96 seharusnya menawarkan chipset yang sudah mendukung jaringan 5G. Sementara Qualcomm Snapdragon 680 hanya punya modem 4G.

Selain itu, Qualcomm Snapdragon 680 bukanlah chipset ngebut. Chipset ini adalah penerus Qualcomm Snapdragon 665 yang dikenal sebagai chipset yang hemat daya. Chipset ini cukup bisa menjalankan game kompetitif seperti Mobile Legends atau Free Fire. Namun, untuk game kelas tinggi, tentu ada pengaturan grafis rendah agar nyaman main.

Fokus pada hemat daya, bukan berarti OPPO A96 tidak bisa digunakan untuk multitasking. Kehadiran RAM 8 GB di ponsel ini memungkinkan pengguna bisa melakukan berbagai tugas atau aplikasi dengan lancar. Terlebih OPPO A96 punya fitur penambah RAM.

3. Akan Lebih Baik Jika Layarnya AMOLED

OPPO A96

Satu kekurangan lain yang perlu jadi perhatian dari OPPO A96 adalah panel layarnya. OPPO A96 masih memakai panel layar IPS. Sementara di kelas harga Rp4 jutaan, banyak merek HP lain yang sudah menawarkan panel AMOLED. Penggunaan panel AMOLED akan sangat memberi pengaruh pada tampilan atau visual yang ditawarkan.

Simpulan

Dengan banderol harga Rp4 jutaan, apakah OPPO A96 layak dibeli? Kalau pertanyaan seperti itu, tentu tergantung. Beberapa kekurangan sangat jadi perhatian sebagian orang. Selebihnya mungkin bakalan menjawab bukan jadi soal.

Karena itu, saya punya pendapat kalau OPPO A96 ini tidak cocok untuk mereka yang fokus pada HP untuk gaming atau untuk hiburan. Namun, untuk mereka yang aktif, butuh ponsel untuk penggunaan sehari-hari, punya desain dan rancang bangun yang baik, maka OPPO A96 masih tergolong cocok untuk dipinang.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram