carisinyal web banner retina

10 Kelebihan dan Kekurangan OPPO A95, Apa Saja Itu?

Ditulis oleh Ahmad Tsalis - Diperbaharui 25 November 2021

Pada 18 November 2021, OPPO Indonesia merilis satu smartphone kelas menengah baru. Smartphone yang dimaksud adalah OPPO A95. Ponsel ini dirilis dengan harga normal Rp3.999.000 dan diedarkan mulai 26 November 2021.

Kehadiran HP ini pun melengkapi rentetan ponsel OPPO A Series yang telah diluncurkan OPPO Indonesia sepanjang 2021. Beberapa di antaranya yang meluncur adalah OPPO A54, OPPO A74, dan OPPO A74 5G.

Adapun status OPPO A95 merupakan penerus dari OPPO A92 yang hadir di Indonesia pada Mei 2020. Smartphone ini juga merupakan kembaran dari OPPO F19s yang meluncur duluan di India pada September 2021. OPPO A95 dan OPPO F19s hanya memiliki perbedaan minor.

Satu hal yang mungkin jadi pertanyaan Anda adalah, untuk siapa OPPO A95 ini dihadirkan? Jawabannya tentu masih bias jika Anda belum tahu kelebihan dan kekurangan si ponsel. Oleh sebab itu, kami coba membantu Anda menemukan jawabannya melalui artikel ini. Simak sampai habis!

Spesifikasi OPPO A95

OPPO A95
Layar AMOLED 6.43 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 662
RAM 8 GB
Memori Internal 128 GB
Kamera 48 MP (wide) 2 MP (depth) 2 MP (macro)
Baterai Li-Po 5000 mAh
Harga Saat Rilis Rp 3.999.000
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Kelebihan OPPO A95

OPPO merupakan salah satu produsen yang punya rekam jejak bagus dalam hal penjualan offline. Tanpa didukung oleh produk yang menarik, mustahil itu terjadi. Beberapa poin di bawah ini adalah alasan mengapa OPPO A95 bisa disebut sebagai salah satu produk yang menarik.

1. Desain Indah dan Tahan Cipratan Air

desain oppo A95

Untuk kali pertama dalam sejarah, OPPO mengaplikasikan rancangan desain mahal mereka pada OPPO A Series. Rancangan desain ini biasanya hanya Anda jumpai pada seri OPPO Reno. Rancangan desain yang dimaksud adalah OPPO Glow yang melapisi penutup belakang OPPO A95.

Lantas, apa sih istimewanya OPPO Glow? Pertama, desain ini diklaim mampu 100% menangkal noda sidik jari dan debu. Hal itu membuat pengguna dengan mudah membersihkan si ponsel. Kedua, OPPO mengklaim desain ini lebih tahan goresan dan penampilan warnanya awet (tidak luntur) dalam jangka panjang.

Klaim tersebut diperoleh karena OPPO telah melakukan tes abrasi hingga 1000 kali. Ketiga, OPPO Glow bikin penampilan HP jadi indah karena kilauannya, sekaligus memberi tekstur tertentu agar HP tidak licin saat dicengkeram.

Ada dua varian yang bisa Anda pilih dari OPPO A95: Glowing Starry Black dan Glowing Rainbow Silver. Keindahan HP ini tidak sebatas pada penutup belakangnya saja. Namun, keindahannya merembet ke rangka lengkung, bagian depan, dan dimensi secara keseluruhan.

Dimensi HP ini terbilang cukup kompak: 160,3 x 73,8 x 7,95 mm. Angka yang paling belakang menunjukkan ketebalannya. Ketika angka tersebut tidak lebih dari 8 mm, maka HP termasuk punya bodi tipis. Sementara itu, bobot HP ini cukup ringan, yakni 175 gram.

Tidak hanya indah, OPPO A95 juga kuat karena dilengkapi sertifikasi ketahanan cipratan air IPX4. HP ini adalah ponsel ketiga OPPO dari seri A yang punya sertifikasi IPX4 setelah OPPO A54 dan OPPO A16 4/64. Arti dari IPX4 adalah ia tidak punya ketahanan jika kemasukan debu, tetapi bisa menangkal cipratan air dari segala arah.

Ingat, hanya cipratan. Bukan berarti HP ini bisa diajak berenang. Namun, setidaknya sertifikasi itu tidak membuat Anda waswas ketika memakai OPPO A95 saat hujan sekalipun.

Selain itu, OPPO menjamin betul kualitas HP ini dengan uji pengendalian mutu terbaik. Beberapa uji yang dilakukan OPPO sebelum ponsel ini lolos ke pasaran adalah tes jatuh (28 ribu kali), tes pemakaian di suhu ekstrem (150 kali), dan tes tekan tombol power (500 ribu kali).

Sekadar informasi tambahan, OPPO A95 memakai laci tiga slot. Ada dua slot untuk kartu SIM dan satu slot untuk kartu microSD. Kartu microSD paling besar yang bisa dipasang adalah 256 GB. Jack audio 3,5 mm juga masih tersedia di HP ini.

2. Tampilan AMOLED

layar oppo A95

Sektor tampilan OPPO A95 sudah modern. Layarnya pakai gaya punch hole dengan lubang kamera di pojok kiri atas. Panel yang disematkan adalah AMOLED dengan bentang 6,43 inci dan resolusi Full HD+ (1080 x 2400 piksel). Ketika melihat spesifikasi dasar tersebut, Anda bisa berekspektasi bahwa kualitas tampilannya memang sip ala AMOLED.

Kami pun coba mengonfirmasinya dengan merujuk pada pengalaman para penguji yang memakai OPPO F19s, kembaran dari OPPO A95. Rujukan pertama adalah penguji 91 Mobiles, Kshitij Pujari. Menurut Pujari, AMOLED di HP ini memberikan tampilan dengan sudut pandang yang menyenangkan, warna cemerlang, dan hitam yang pekat.

Kemudian, soal kecerahan, Ayushmann Chawla dari Gadget Snow dan Akhil Taneja dari Cashify sepakat menyatakan bahwa layar HP ini cukup cerah. Keterbacaan konten yang ditampilkan cukup baik kendati ponsel dipakai di luar ruangan, bahkan di bawah terik matahari.

Pendapat mereka seolah menegaskan bahwa level kecerahan puncak 600 nit pada layar HP ini terbukti sudah cukup. Di sisi lain, layar HP ini tidak hanya enak dipakai di situasi outdoor, tapi juga di kamar yang gelap. Pasalnya, layar OPPO A95 bisa mencapai level kecerahan terendah sampai 2 nit.

Hanya saja, level kecerahan yang rendah membuat layar dengan panel AMOLED cenderung menampakkan kedipan yang familier disebut flickering. Kedipan layar ini jelas bikin mata cepat lelah, apalagi jika Anda menatapnya secara intens. Untungnya OPPO sudah menjejalkan fitur DC Dimming guna menangkal gejala flickering.

Yang istimewa lagi dari layar OPPO A95 adalah adanya pemindai sidik jari di bawah permukaan layar. Fitur keamanan ini bisa ditanam di layar HP dengan syarat panel yang dipakai adalah AMOLED.

Adapun para penguji menyebut bahwa layar HP ini sudah mendukung Widevine L1. Artinya, Anda bisa menonton film Netflix di HP ini dengan resolusi Full HD. Akan tetapi, video dengan sertifikasi HDR10 belum didukung.

3. Performa Memadai

performa oppo a95

Anda jangan kecewa dulu dengan kenyataan bahwa OPPO A95 memakai SoC Snapdragon 662 dari Qualcomm. Benar bahwa SoC ini adalah chipset lawas, meluncur pada kuartal pertama 2020. Snapdragon 662 juga belum dibikin dengan fabrikasi di bawah 10 nm, tepatnya 11 nm.

Namun, belum tentu HP dengan SoC lawas punya performa yang melempem. Sebab setelan yang bagus pada software bisa memaksimalkan potensi SoC. Nah, software antarmuka ColorOS dari OPPO punya reputasi yang baik terhadap hal itu.

Lagipula Snapdragon 662 sudah mengandung empat inti performa Kryo 260 Gold (2,0 GHz) yang berbasis Cortex A73. Ada juga empat inti efisiensi Kryo 260 Silver (1,8 GHz) dengan arsitektur Cortex A53, dan GPU Adreno 610. Oleh sebab itu, SoC 4G ini sebetulnya masih cukup layak dipakai.

Nah, di sektor dapur pacu OPPO A95, Snapdragon 662 ditemani RAM 8 GB (LPDDR4X) dan memori internal 128 GB. Ada juga fitur RAM expansion untuk menambah kapasitas RAM hingga 5 GB, memanfaatkan sebagian ruang kosong di memori internal.

Lantas bagaimana performa hariannya? Jawabannya adalah cukup memadai. Ayushmann Chawla bilang, HP ini dapat dengan mudah melayani segala urusan Anda. Kemampuan multitasking-nya oke. Respons saat membuka HP melalui pemindai wajah dan pemindai sidik jari pun cukup cepat.

Kshitij Pujari juga merasakan pengalaman yang serupa saat sehari-hari memakai HP ini. Jenis pemakaian seperti browsing menggunakan Google Chrome dan bersosial media, bisa dijalankan dengan lancar oleh OPPO A95.

Beberapa tes benchmark sintetis yang dilakukan Pujari juga mencerminkan hasil yang wajar buat smartphone dengan SoC Snapdragon 662. Misalnya, untuk AnTuTu 9, skor yang diraih HP ini ada di kisaran 200 ribuan. Sementara itu, GeekBench 5 menghasilkan skor 312 buat singlecore, dan 1352 untuk multicore.

HP ini pun tidak mengalami throttling alias penurunan performa akibat overheat berdasarkan pengujian yang dilakukan Jagat Review. Pasalnya, kestabilan performa yang diraihnya mencapai 99,5% pada 3DMark Wildlife Stress Test, dan 84% pada CPU Throttling Test.

4. Kamera Sip

kamera OPPO A95

Modul kamera belakang berkelir hitam yang dipunyai OPPO A95 menyimpan tiga lensa kamera. Rinciannya ada kamera utama 48 MP, f/1.7; kamera makro 2 MP, f/2.4; dan sensor kedalaman 2 MP, f/2.4. Di sisi depan ada kamera selfie 16 MP dengan bukaan f/2.4.

Kamera HP ini juga dilengkapi beragam mode. Di antaranya adalah panorama, potret, malam, dan slow motion. Untuk perekaman video, resolusi maksimal yang bisa diraih kamera utama adalah 1080p (Full HD) 30 fps. Resolusi yang sama pun bisa diraih saat penstabil EIS aktif.

Adapun 720p (HD) 120 fps adalah resolusi maksimal saat kamera utama digunakan untuk merekam video slow motion. Sementara itu, kamera depan HP ini dapat menghasilkan video hingga resolusi 1080p pada 30 fps.

Mengenai hasil jepretannya, tidak ada satu pun penguji yang menyangkal bahwa kualitas foto dari kamera utama OPPO A95 memang bagus. Khususnya jika diambil pada siang hari ketika pencahayaannya cukup.

sampel foto oppo a95Sumber: 91 Mobiles

Menurut Akhil Taneja, warnanya cukup menyala dan rentang dinamisnya bagus. Sementara itu, Kshitij Pujari senang karena penguncian fokus dan shutter speed kamera utama HP ini cepat.

AI alias kecerdasan buatan pun bekerja dengan akurat. AI HP ini disebut Taneja mampu mendeteksi setelan apa yang cocok untuk meningkatkan kualitas foto berdasarkan objek yang dibidik.

Masih soal kamera belakang, kamera ini juga cukup baik menghasilkan foto bokeh. Taneja bilang, blur yang dibikin oleh kamera utama OPPO A95 tampak alami.

Nah, yang bikin para penguji kagum dengan kamera OPPO A95 adalah kualitas foto low light-nya. Ayushmann Chawla, Akhil Taneja, dan Kshitij Pujari sama-sama menyukai hasilnya. Kata Pujari, foto tetap bagus kendati mode malam tidak diaktifkan.

sampel foto oppo a95Sumber: 91 Mobiles

Namun, menurut Taneja, mode malam jelas dapat meningkatkan kecerahan foto dengan noise yang minim. HP ini butuh proses yang sedikit lama ketika mengambil foto di kondisi low light, baik saat mode malam aktif maupun tidak.

Sementara itu, tangkapan kamera selfie OPPO A95 cukup bagus bagi Kshitij Pujari. Foto wajah yang dihasilkan tajam dan eksposurnya terjaga.

sampel foto oppo a95Sumber: 91 Mobiles

Sedikit soal hasil perekaman video, Ayushmann Chawla bilang bahwa kualitas videonya lumayan, autofokus bekerja dengan cepat. Akhit Taneja juga menilai bahwa video rekaman HP ini oke, tetapi hanya pada siang hari. Noise bermunculan pada video yang direkam malam hari.

5. Baterai Awet

Pengisian daya oppo a95

Di balik bodi yang tipis dan ringan, OPPO A95 ternyata menyimpan baterai cukup besar: 5000 mAh. OPPO memang tak membeberkan hasil ketahanan daya baterai HP ini pada skenario pemakaian tertentu. Namun, mereka menjamin bahwa HP ini bisa menemani aktivitas si pengguna dalam satu hari penuh.

Penguji seperti Ayushmann Chawla bahkan bisa daya tahan HP ini hingga lebih dari satu hari. Syaratnya hanya dengan gaya pemakaian normal. Misalnya, sesekali memainkan gim ringan, video call, dan streaming video di YouTube. Dalam pengujian yang dilakukan Jagat Review, OPPO A95 dapat bertahan selama 21 jam 25 menit, pada skenario video playback 1080p

Yang keren lagi dari sektor daya OPPO A95 adalah dukungan teknologi pengisian cepat 33W. Output daya sebesar ini cukup jarang ditemui di kelas harganya. OPPO mengklaim, setengah jam mengecas bikin baterai HP ini terisi 54%. Sementara itu, Jagat Review mendapat waktu 1 jam 10 menit untuk mengisi baterai si HP dari 0 sampai 100%.

Adapun OPPO membekali macam-macam fitur untuk mendukung sektor daya OPPO A95. Salah satunya adalah optimized night charging. Fitur ini diklaim OPPO dapat memperpanjang usia baterai buat Anda yang suka mengecas HP sambil tidur.

Fitur ini bekerja dengan cara mengisi daya baterai sampai kapasitasnya 80%. Kemudian, pengisian untuk sementara dihentikan. Pengisian akan dilanjutkan kembali - dengan kecepatan rendah - sampai penuh ketika pengguna bangun tidur.

6. Kelengkapan Sensor dan Sambungan

nfc oppo a95

OPPO membekali OPPO A95 dengan dengan sensor yang berlimpah. Mulai dari akselerometer, cahaya, giroskop, kompas, proksimitas, dan pengukur langkah. Sementara itu, jenis sambungan atau konektivitas di HP ini juga lengkap.

Dukungan 5G memang belum ada karena SoC Snapdragon 662 yang dipakai hanya mengandung modem 4G. Namun, NFC multifungsi sudah ada di HP ini. Selain itu, ada juga WiFi 5, Bluetooth 5.0, dan USB C yang mendukung USB OTG.

Kekurangan OPPO A95

HP dari keluarga seri terjangkau seperti OPPO A95 memang tak bisa memuaskan semua orang. Hal itu wajar karena produsen mana pun mesti memangkas sektor tertentu demi meningkatkan sektor lain yang esensial. Beberapa poin di bawah ini adalah penjelasan mengenai bagian dari si ponsel yang mungkin kurang memuaskan.

1. Refresh Rate, Speaker, dan Mikrofon

sensor sidik jari oppo a95

Ada satu hal yang dikorbankan ketika OPPO menyematkan panel AMOLED di HP ini. Ya, satu hal itu adalah refresh rate standar 60 Hz. Bagi sebagian orang, masalah ini adalah dilema. Pasalnya, di rentang harga ini, tidak banyak HP yang punya layar AMOLED dengan refresh rate tinggi.

Orang pun diberi pilihan antara HP berlayar IPS LCD dengan refresh rate tinggi (90 Hz atau 120 Hz) dan HP berlayar AMOLED dengan refresh rate 60 Hz saja. Adapun layar OPPO A95 punya touch sampling rate hingga 180 Hz yang artinya sudah cukup responsif.

Sisi selanjutnya yang dikorbankan dari HP ini adalah konfigurasi tunggal pada speaker dan mikrofon. Kalau untuk mikrofon, mungkin masih bisa dimaklumi. Anda hanya harus lebih berhati-hati ketika merekam video. Jangan sampai tangan menutupi lubang mikrofon agar suara tetap terekam dengan baik.

Hanya saja, ketiadaan speaker ganda cukup disayangkan mengingat konfigurasi ini sudah mulai diaplikasikan pada HP-HP kelas entri. Penikmat audio berkualitas tinggi praktis hanya bisa mengandalkan earphone.

2. Kamera Ultrawide Absen

oppo a95

Akhil Taneja menilai bahwa sudah semestinya sebuah ponsel punya kemampuan pemotretan makro. Hanya saja, hasil jepretan kamera makro OPPO A95 tidak membuatnya terkesan. Bersama dengan sensor kedalaman, kamera ini tak ubahnya seperti pajangan saja.

Menurut kami, ketimbang memasang sensor kedalaman dan kamera makro yang tidak terlalu fungsional itu, akan lebih baik memasang kamera ultrawide. Kamera ini jelas akan lebih sering dipakai karena banyak skenario pemotretan yang butuh pengambilan dengan sudut lebar.

Selain itu, kamera ultrawide bisa memerankan fungsi sebagai kamera makro. Syaratnya, kamera jenis ini harus dibekali kemampuan autofokus. Sayang, kamera ultrawide tidak ada dalam barisan kamera belakang OPPO A95.

3. SoC Ketinggalan

Snapdragon 662

Kami memang sengaja tidak memberi penjelasan soal kemampuan gaming HP ini pada bagian kelebihan. Pasalnya, SoC Snapdragon 662 milik OPPO A95 sekadar mumpuni dalam penggunaan standar. Untuk skenario gaming, SoC ini ketinggalan dibanding Snapdragon 720G, 732G, 678, bahkan Snapdragon 480.

Alasannya, arsitektur Cortex A73 dan Cortex A53 yang dipakai CPU-nya memang agak lawas. Selain itu, GPU Adreno 610 milik Snapdragon 662 memang kurang powerful, setidaknya untuk kelas harga jual HP ini. Tidak diketahui apa alasan OPPO masih memakai SoC ini. Namun, situasi pandemi memang menyebabkan adanya kelangkaan SoC.

Kemungkinan lain, OPPO ingin menekan biaya seminimal mungkin di sektor ini. OPPO A95 bukan ditujukan buat kalangan gamers, melainkan first jobber atau fresh graduate yang baru saja memasuki dunia kerja.

Beberapa penguji pun merasakan bahwa OPPO A95 tampak ngos-ngosan saat menjalankan sejumlah gim populer. Kshitij Pujari mengaku bahwa HP ini kerap mengalami frame drop saat dipakai main gim Battlegrounds Mobile India. Padahal, setelan grafiknya hanya mentok di Smooth dengan frame rate High.

Gim ini baru bisa berjalan mulus ketik frame rate diturunkan ke medium, menurut Akhil Taneja. Adapun frame drop juga sering terjadi saat Ayuhsmann Chawla memainkan gim Asphalt dan Call of Duty Mobile.

Tidak hanya itu, performa yang agak loyo di OPPO A95 tampak pula ketika membuka aplikasi yang berat. Berdasarkan pengalaman Akhil Taneja, aplikasi yang berat itu seperti Photoshop, Snapseed, dan aplikasi pengeditan video.

4. Harga Relatif Mahal

harga oppo a95

Poin yang satu ini memang agak subjektif, Anda tentu boleh tidak menyetujuinya. Namun, dengan harga Rp4 juta kurang seribu, OPPO A95 relatif mahal. Tiga poin kekurangan yang kami jelaskan sebelum poin ini adalah alasannya.

Andai refresh rate yang dipakai sudah 90 Hz, punya kamera ultrawide, dan memakai SoC yang lebih bertenaga, banderol harga Rp4 juta rasa-rasanya tidak mahal buat HP ini.

Simpulan

OPPO telah "mengangkat derajat" OPPO A95 dengan menyematkan berbagai komponen yang jarang atau belum pernah ada HP OPPO seri A. Komponen itu seperti layar AMOLED, NFC, teknologi pengisian cepat 33W, dan desain indah ala OPPO Glow.

Bersama dengan kemampuan kamera yang mumpuni, empat komponen itu menjadi daya tarik OPPO A95. Namun demikian, ketiadaan refresh rate tinggi, speaker ganda, kamera ultrawide, dan SoC yang bertenaga merupakan catatan yang tak boleh Anda singkirkan saat hendak memilih HP ini.

Apalagi banderol harganya sudah masuk ke rentang menengah atas. Yang perlu digarisbawahi, HP ini sama sekali tidak jelek. Hanya saja, tidak semua orang bakal cocok dengan si ponsel.

Beberapa jenis konsumen yang pas dengan HP ini adalah mereka yang mencari smartphone keren dengan harga yang tidak terlalu mahal. Di antaranya adalah first jobber, profesional kantoran, dan sosialita. Nah, apakah Anda termasuk yang mengidolakan OPPO A95?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram