Carisinyal / Info Xiaomi / 10 Alasan Kenapa HP Xiaomi Harganya Murah dan Juga Laris

10 Alasan Kenapa HP Xiaomi Harganya Murah dan Juga Laris

Ditulis oleh - Diperbaharui 17 Januari 2019

Ponsel pintar besutan Xiaomi  hampir semuanya ditawarkan dengan harga yang murah. Murah dalam hal ini maksudnya adalah sebuah ponsel dengan spesifikasi tertentu ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau dibanding hape dari merek lain dengan spesifikasi sama.

Contohnya, hape dari vendor lain dengan spesifikasi  SoC Snapdragon 425, RAM 2GB, ROM 32GB, layar 5 inch HD ditawarkan dengan harga 1,5 jutaan sampe 2 juta. Tapi Xiaomi, malah menjual lebih rendah dari 1,5 juta. Ponsel Xiaomi yang dimaksud adalah Xiaomi Redmi 5A yang dibanderol dengan harga Rp999.000.

Contoh hape lainnya adalah Xiaomi Mi A1 yang di jual pada kisaran Rp 3,1 juta. Malah ada promo dari Xiaomi sendiri menjual Xiaomi Mi A1 dengan harga Rp2,999.000.  Ponsel Xiaomi Mi A1 ini mengusung layar 5,5 inch Full HD, Snapdragon 625, ROM 64GB, RAM 4GB.  Dengan spesifikasi yang sama atau hampir sama, produk dari vendor lain menjual dengan harga mendekati 4 juta bahkan lebih.

Apa yang dilakukan oleh Xiaomi sebenarnya dilakukan juga oleh vendor lokal di Indonesia. Hanya saja nilai brand vendor lokal kurang kuat dan build quality-nya diragukan. Berbeda dengan Xiaomi yang memiliki “value” tersendiri. Vendor asal Tiongkok ini jadi perbincangan hangat di kalangan  para pecinta ponsel. Bahkan penyebutan “The Next Apple” pada Xiaomi membuat orang semakin tetarik pada Xiaomi.

Selain karena brand value yang dimilik Xiaomi, ada setidaknya 10 alasan yang membuat harga hp Xiaomi lebih murah dibandingkan hp dari vendor lain dengan spesifikasi yang sama. Berikut 10 alasan tersebut.

10 Alasan Kenapa HP Xiaomi Murah

1. Pemasaran Secara Online

Xiaomi Sales

* sumber: www.ibexmag.com

Xiaomi melakukan pendekatan pemasaran yang kekinian, yakni lewat media online. Hape Xiaomi umumnya populer di ranah maya. Xiaomi tidak melakukan promosi di media konvensional. Tentu saja promosi di media konvensional membutuhkan biaya tinggi. Karena itulah Xiaomi lebih memilih melakukan penjualan secara online.

Tengok saja perbedaan harga Xiaomi yang dibeli secara online dan yang dibeli dari konter hape. Perbedaannya bisa sampai 200.000. Karena pada saat ini orang rata-rata belanja online, wajar jika jumlah transaksi penjualan Xiaomi via online lebih banyak dibandingkan offline.

2. Promosi Media Sosial

Xiaomi Social Media

* sumber: www.lucidsoftech.com

Xiaomi belajar cara promosi murah dari sebuah film garapan sutradara Taiwan. Xiaomi melakukan foto bersama yang dibubuhi promosi produk Xiaomi pada bagian atas. Foto tersebut kemudian tayang di Weibo, media sosial rasa “Twitter” asal Tiongkok.

Foto tersebut kemudian viral yang menimbulkan efek kepopuleran brand Xiaomi. Strategi yang sama diterapkan Xiaomi ketika masuk Indonesia. Karena di Indonesia, Facebook dan Twitter memiliki jumlah pengguna yang banyak, maka promosi pun dilakukan di kedua media sosial tersebut. Ketika Instagram mullai populer, Xiaomi juga menjadi lebih dekat dengan penggunanya melalui media sosial kekinian ini.

Denga mempromosikan diri dan banyak dibicarakan di media sosial, Xiaomi menjadi bahan perbincangan banyak orang. Tak aneh jika kemudian orang yang kenal Xiaomi lebih dulu adalah mereka yang aktif di media sosial. Dengan promosi di media sosial, tentu saja Xiaomi bisa menekan biaya untuk keperluan promosi.

3. Kerjasama Strategis dengan Qualcomm

Xiaomi Qualcomm

* sumber: wikimedia.org

Hampir semua hape pintar besutan Xiaomi dibekali dengan SoC Snapdragon. Ternyata penggunaan SoC Snapdragon ini ada alasannya. Xiaomi ternyata menjalin kerjasama yang strategis dengan pembuat SoC Snapdragon, Qualcomm. Berkat kerjasama ini, Xiaomi bisa mendapatkan SoC Snapdragon yang lebih murah.

Kabarnya, Xiaomi adalah pembeli SoC Snapdragon terbesar. Tampaknya Xiaomi memang menjanjikan penjualan ponsel yang besar kepada Qualcomm. Karena  alasan inilah harga ponsel Xiaomi bisa lebih murah.

4. Keuntungan Sedikit, Penjualan Banyak

Xiaomi Rise

* sumber: www.linkedin.com

Xiaomi dan Apple sama-sama terkenal dan sama-sama memiliki fan garis keras. Tapi jalan yang ditempuh Xiaomi dan Apple berbeda. Apple menjual produk-produknya dengan harga tinggi karena mereka memang mencari keuntungan besar dengan mengedepankan nilai jual yang lebih dari pesaing. Sementara Xiaomi justru menjual produknya dengan harga murah.

Target pasar Xiaomi yang menyasar menengah ke bawah jadi alasan tersendiri. Bisa dibilang target pasar menengah ke bawah inilah marketshare Xiaomi. Dengan target pasar yang sudah jelas, Xiaomi mampu mendapat keuntungan yang sedikit. Bahkan, Xiaomi sudah menyatakan kalau mereka hanya akan mendapat untung 5% saja. Tapi keuntungan yang sedikit ini tidak membuat rugi karena Xiaomi mampu menjual hape besutan mereka dengan jumlah yang banyak.

5. Mencari Keuntungan dari Iklan di MIUI

MIUI

Karena keuntungan kecil dan harga ponsel Xiaomi harus tetap murah, Xiaomi pun mencari cara dengan mencari keuntungan baru. Salah satunya adalah dengan menghadirkan iklan di ponsel Xiaomi yang mengusung MIUI. Keberadaan iklan ini jadi salah satu cara Xiaomi untuk dapat keuntungan dan tetap mempertahankan harga ponsel lebih murah dibandingkan ponsel lain dengan spesifikasi yang sama.

6. Flash Sale dan Hungry Marketing

Xiaomi Flash Sale

* sumber: www.facebook.com

Meskipun Xiaomi mampu mencatatkan penjualan yang banyak, tapi cara mereka berjualan dengan pelanggannya menerapkan metode flash sale. Metode ini flash sale ini adalah metode penjualan dengan cara cepat. Terbukti Xiaomi selalu berhasil menjual habis saat menggelar flash sale produk terbaru mereka.

Flash Sale ini umumnya dilakukan secara online dengan menggandeng e-Commerce ternama seperti Lazada, JD.ID, dan Shopee. Strategi flash sale ini dalam dunia pemasaran disebut sebagai hungry marketing. Artinya, pembatasan jumlah produk saat flash sale bertujuan agar pasar tetap penasaran dengan hape Xiaomi. Dan strategi ini cukup bisa menekan biaya promosi karena dilakukan tidak tiap hari.

7. Pandai Melihat Peluang di Pasar

market opportunity

* sumber: www.creative-commons-images.com

Xiaomi termasuk vendor yang pintar dalam melihat peluang di pasar smarpthone. Mereka mampu membaca pasar dengan baik. Contohnya ketika banyak vendor besar bereksnpansi ke negara lain, Xiaomi fokus pada negara yang memang banyak peminat terhadap produknya, seperti Indonesia dan India. Tidak aneh, jika Xiaomi terus “menggempur” Indonesia dengan produk-produknya.

Xiaomi juga pandai melihat apa yang diinginkan pasar. Contohnya pendekatan mereka dengan Mi A1 sebagai ponsel Xiaomi yang khusus ditujukan untuk mereka yang ingin memakai hape Xiaomi tapi tidak menggunakan tampilan MIUI. Xiaomi juga membuat pabrik di Indonesia karena kebutuhan pasar yang begitu tinggi. Hadirnya pabrik di Indonesia juga jadi alasan kenapa hp Xiaomi bisa murah.

8. Berrmitra dengan Banyak Perusahaan

partnertship

* sumber: pxhere.com

Saking populernya Xiaomi, banyak perusahaan di Indonesia yang menjalin kerjasama dengan Xiaomi. Contohnya Erafone yang memang sering “bergandengan tangan’ dengan Xiaomi.

Perusahaan lain yang juga bekerjasama adalah perusahaan telekomunikasi Indosat. Kerjasama ini menghasilkan bundle smarpthone yang  dibanderol murah seperti Redmi 5A. Indosat melakukan subsidi kepada produk Redmi 5A dengan cara mencicil produk tersebut asalkan berlangganan kartu pascabayar Indosat. Sistem subsidi ini jelas jadi alasan juga kenapa ponsel Xiaomi bisa murah.

9. Toko Fisik Milik Sendiri

Mi Store

* sumber: twitter.com

Untuk mengekspansi pasar, Xiaomi tentu juga perlu menjual secara konvensional alias tidak mengandalkan online. Karena itulah, Xiaomi mendirikan toko fisik milik sendiri yang dinamakan Mi Store. Kehadiran Mi Store ini tent memangkas biaya distributor dan biaya reseller yang efeknya mampu membuat harga hp Xiaomi tetap murah dan stabil.

10. Paket Penjualan Minus Headset

Xiaomi Redmi Note Box

* sumber: upload.wikimedia.org

Buat mereka yang sudah membeli hape pintar dari Xiaomi pasti tahu kalau dalam paket penjualan, Xiaomi tidak menyertakan headset. Tidak seperti vendor lain memang yang sering menyematkan headset ke dalam paket penjualan. Xiaomi lebih memilih tak menyertakan headset dan membiarkan pembeli memilih headset yang mereka ingin pilih. Ketiadaan headset ini juga jadi alasan kenapa harga hp Xiaomi bisa ditekan.

Nah itulah alasan-alasan yang membuat hape-hape produksi Xiaomi bisa lebih murah harganya di pasaran. Dengan tetap fokus pada 10 alasan tersebut, Xiaomi bisa dipastikan bertahan dalam cukup waktu lama untuk terus menghadirkan ponsel pintar dengan harga murah.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar