carisinyal web banner retina

10 Kelebihan dan Kekurangan HP Xiaomi yang Wajib Diketahui

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha - Diperbaharui 27 Juni 2021

Kalau ada yang tanya kenapa Xiaomi terkenal? Jawaban mudahnya adalah HP Xiaomi umumnya memiliki nilai harga yang berimbang dengan spesifikasi yang ditawarkan. Xiaomi juga dikenal sebagai distributor ponsel cerdas terbesar ke-3 di Dunia

Alasan lain juga karena ponsel ini memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan produk dari vendor lain. Tapi Xiaomi juga bukan tanpa kekurangan. Perusahaan teknologi yang tergolong memiliki perkembangan yang cepat ini punya kelebihan dan kekurangan.

Carisinyal akan menjabarkan kelebihan dan kekurangan HP Xiaomi. Langsung cek poin pembahasannya berikut ini mulai dari kelebihan atau keunggulan dari HP Xiaomi berikut ini.

Kelebihan HP Xiaomi

Yuk ketahui terlebih dahulu kelebihan HP Xiaomi dan apa yang membuat HP Xiaomi menarik di mata konsumen.

1. Harga Murah

1. Redmi 9T Layar dan Bodi

Ponsel besutan Xiaomi hampir semuanya ditawarkan dengan harga yang menarik. Atau bisa dikatakan harganya lebih murah dibanding ponsel dengan spesifikasi yang sama dari merek lain. Contohnya Redmi Note 10 Pro yang memakai chipset Snapdragon 720G ditawarkan di harga Rp3 jutaan. Padahal ponsel dari merek lain dengan chipset yang sama ditawarkan di harga Rp4 atau Rp5 jutaan, malah ada yang lebih. 

Dengan spesifikasi yang hampir mirip, vendor lain akan menjual dengan harga yang lebih tinggi. Xiaomi melakukan hal ini karena Xiaomi tidak ambil keuntungan tinggi dari penjualan ponsel mereka. 

Tahun 2018, Xiaomi Global menegaskan kalau mereka mengambil untung hanya 5 persen. Sementara dari laporan Gizmo China, Lei Jun, pendiri Xiaomi mengatakan jika Xiaomi hanya memiliki margin laba kotor  8  hingga 9 persen, yang membuat perangkat perusahaan hemat biaya.

Karena alasan ini pula, HP Xiaomi umumnya punya nilai jual yang lebih murah dibandingkan ponsel dari merek lain. 

2. Mi Fans dan Dukungan Komunitas yang Kuat

Mi Fans

Harga HP Xiaomi yang cenderung murah membuat banyak orang akhirnya penasaran dan akhirnya berkembang mencintai vendor dari Tiongkok ini. Perkembangan pengguna yang banyak juga memunculkan komunitas yang kuat (Mi Fans).

Kehadiran komunitas yang kuat ini juga jadi salah satu strategi marketing Xiaomi. Xiaomi lebih memanjakan komunitas dibanding melakukan marketing di berbagai media. 

Komunitas yang kuat semakin dimanjakan karena sering dilibatkan pada event peluncuran produk Xiaomi. Sudah sering, Xiaomi meluncurkan produk terbarunya di Indonesia dengan melibatkan Mi Fans. Mi Fans ini semakin kuat karena di tiap daerah juga bermunculan komunitas Mi Fans versi lokalnya.

Komunitas yang kuat ini juga yang membuat HP Xiaomi semakin populer. Pada perkembangan selanjutnya, komunitas ini jadi bagian inti Xiaomi dalam meraih pangsa pasar lebih luas. Tidak heran, jika kemudian Xiaomi lakukan marketing secara masif dengan cara lain, misalnya dengan menunjuk brand ambassador JKT48. 

3. MIUI

MIUI 12

Xiaomi tidak hanya terkenal karena HP-nya tetapi juga karena MIUI-nya. Bagi yang belum tahu, MIUI ini adalah firmware yang bisa dibilang sebagai OS yang berbasis Android. MIUI ini dikembangkan oleh Xiaomi yang pada awal kemunculannya (MIUI V1) dikembangkan berdasarkan sumber Android  2.2.X Froyo dan CyanogenMod 6.

Sebelum Xiaomi terkenal dengan produknya, MIUI ini lebih dikenal terlebih dulu. Banyak fans yang menyukai tampilan antarmuka MIUI sehingga komunitas MIUI juga berkembang pesat. Terlebih ketika MIUI jadi “sistem operasi” yang hadir di smartphone besutan Xiaomi, banyak orang menyukainya, termasuk orang yang tadinya tidak mengenal MIUI.

MIUI memiliki fitur dan tampilan yang menarik. Fitur-fitur ini menawarkan hal yang lebih dari sekadar mengandalkan Android bawaan. Suntikan fitur inilah yang membuat banyak orang yang menyukai HP Xiaomi karena MIUI. 

4. Terus Hadirkan Inovasi

10 Kelebihan dan Kekurangan HP Xiaomi yang Wajib Diketahui 4

Xiaomi yang memiliki banyak gebrakan dalam perkembangan dunia teknologi, membuat perusahaan ini banyak dilirik dan dibicarakan. Tidak heran jika kemudian Xiaomi masuk ke dalam salah satu perusahaan paling inovatif di 2016 (posisi 35).

Xiaomi mampu mengungguli perusahaan besar semacam Dell, Honda, Intel, dan Huawei. Karena diakui sebagai perusahaan yang paling inovatif, dapat dikatakan produk dari Xiaomi (terutama HP pintar besutan Xiaomi) memiliki value yang lebih. 

Diakuinya Xiaomi sebagai salah satu perusahaan paling inovatif  jadi alasan lain yang membuat kenapa Xiaomi terkenal, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Inovatif bukan karena cara penjualannya saja tetapi juga hal-hal lain yang berkembang jauh. 

Contohnya adalah produk HP Xiaomi dulu punya desain yang membosankan dan sama-sama saja tiap serinya, dari harga termurah sampai yang kelas atas. Belakangan, desain tiap HP lebih inovatif dan berbeda. 

Inovasi juga banyak dilakukan oleh Xiaomi Indonesia. Jika dulu mereka mengandalkan penjualan online, kini Xiaomi Indonesia fokus pula dalam penjualan offline. Mereka juga punya Mi Store dan Mi Store yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. 

Xiaomi Indonesia yang dulunya selalu hadirkan ponsel terjangkau, berkembang untuk merambah pasar kelas atas. Hal tersebut ditunjukan Xiaomi mulai 2020. Mereka mendatangkan resmi produk Xiaomi kelas atas yang menarik seperti Xiaomi Mi Note 10 dan Note 10 Pro, Xiaomi Mi 10, Xiaomi Mi 10T dan Mi 10T Pro, POCO F2 Pro dan POCO F3, serta Xiaomi Mi 11 dan Mi 11 Ultra.

Berkat langkah ini juga, HP Xiaomi yang masuk secara tidak resmi mulai berkurang. Hal ini juga dipengaruhi dengan langkah pemerintah untuk melakukan blokir IMEI terhadap produk yang tidak beredar secara resmi. 

5. Penawaran Garansi yang Menarik

logo garansi resmi Indonesia di HP Xiaomi
Sumber foto merupakan dokumentasi Carisinyal


Dalam hal garansi, Xiaomi Indonesia menawarkan hal yang benar-benar menarik. Salah satu langkahnya adalah diperbolehkannya melakukan root tanpa menghanguskan garansi. Namun, dengan catatan tanpa mengganti custom ROM. 

Soal garansi lain yang menarik adalah hadirnya garansi sampai 2 tahun untuk beberapa tipe HP dari Xiaomi. Hal yang tentunya patut diapresiasi mengingat merek lain umumnya hanya menawarkan garansi selama 1 tahun. 

Klaim garansi ini berlaku untuk HP Xiaomi bergaransi resmi. Ciri HP Xiaomi bergaransi resmi biasanya ditandai dengan adanya stiker logo bertuliskan “Garansi Resmi Xiaomi, Kami Buatan Indonesia”

Kekurangan HP Xiaomi

Tentu saja tidak ada yang sempurna di dunia ini. Begitu juga dengan ponsel-ponsel besutan Xiaomi. Meski memiliki banyak keunggulan atau kelebihan, ponsel yang diproduksi Xiaomi memiliki beberapa kekurangan.  Kekurangan tersebut adalah sebagai berikut.

1. Pemisahan Brand yang Masih Kurang Kuat

Xiaomi dan Sub Brand-nya

Xiaomi punya lini produk yang banyak, bahkan beragam. Hal ini yang kemudian memicu kelahiran sub-brand baru dari Xiaomi. Keputusan untuk punya merek tersendiri dilakukan Xiaomi pada 2018. Hal tersebut dilakukan untuk menghadapi pasar yang semakin berkembang

Brand yang ada di bawah bendera Xiaomi bisa dikatakan ada 3 Plus 1. Brand tersebut adalah Redmi, POCO, dan Xiaomi itu sendiri. Sementara plus satu yang dimakud adalah Black Shark. 

Redmi ini awalnya lini seri ponsel Xiaomi untuk kelas harga murah. Namun, Xiaomi memutuskan agar Redmi jadi brand sendiri meski tetap dalam pengawasan Xiaomi.

Yang kedua ada POCO. POCO ini brand yang fokus pada ponsel dengan performa bagus tapi dibanderol dengan harga yang lebih murah.

Kemudian ada Xiaomi itu sendiri yang fokus lewat seri Mi. Seri Mi ini adalah seri ponsel yang menghadirkan fitur premium dan menyasar segmen ponsel kelas atas.

Selain Redmi dan POCO, ada juga yang dinamakan Black Shark. Black Shark ini adalah brand yang terpisah, dalam artian tidak di bawah naungan Xiaomi. Hanya saja, Black Shark selalu identik dengan Xiaomi. Hal ini lantaran Xiaomi berinvestasi di perusahaan Black Shark. Black Shark lebih fokus pada produk HP untuk bermain gim.

Pemisahan brand ini tergolong inovatif dan membuat pengguna bisa punya banyak pilihan. Namun, pemisahan brand ini juga bisa jadi membingungkan. Pasalnya, seringkali, tiap merek tersebut harus bersaing di kelas harga yang sama. 

Contohnya untuk pasar Indonesia, Xiaomi di bawah bendera Redmi punya Redmi Note 10 Pro. Di bawah bendera POCO, ada POCO X3 Pro. Ada juga Xiaomi Mi 11 Lite yang berada di bawah bendera Xiaomi Mi series. Ketiga ponsel tersebut dijual di Indonesia di rentang harga Rp3 jutaan, bahkan perbedaan harganya tidak terlalu jauh. 

Hal yang bisa dimengerti jika pemisahan brand ini agar pengguna tetap fokus membeli Xiaomi. Sayangnya, di Indonesia sendiri, pemisahan tiap brand ini masih kurang kuat. Pasalnya, semua brand tersebut masih dikelola di bawah bendera yang sama, setidaknya untuk Indonesia. 

Lain cerita untuk Black Shark. Meskipun orang juga mengenal Black Shark karena pemberitaan bahwa Xiaomi menanam modal di merek tersebut. 

Jika Xiaomi ingin meniru BBK Electronics (induk perusahaan OPPO, vivo, realme) dengan berbagai brand ponselnya, maka boleh dibilang pembagiannya masih kurang kuat. 

Meski di pusatnya masih satu induk, OPPO, vivo, dan realme dijalankan dengan tim marketing yang berbeda dan tidak saling menginduk, setidaknya untuk pasar di Indonesia. Bahkan, mungkin untuk pasar di negara lain. 

2. Iklan 

miui redmi note 7

HP Xiaomi memang dijual murah. Namun, hal ini menimbulkan resiko lain, iklan. Seiring dengan keuntungan Xiaomi yang di bawah 10 persen, perusahaan asal Tiongkok pun punya cara agar bisa dapat keuntungan lain. Keuntungan tersebut didapatkan dengan adanya iklan di antarmuka MIUI. 

Dengan berbagai fitur menarik, MIUI ternyata menyisipkan iklan. Iklannya sendiri tidak mengganggu. Hanya ketika membuka aplikasi bawaan Xiaomi, iklan tersebut muncul. Namun, tentu saja tidak semua orang suka dengan iklan. 

Bakal ada orang yang merasa membuang uang untuk membeli ponsel yang didalamnya justru ada iklan. Hal ini tentu bisa jadi kekurangan tersendiri. 

Kabar baiknya, iklan di MIUI selain tidak mengganggu sebenarnya bisa dihilangkan dengan cara tertentu. Cara tersebut tergolong mudah. Silkan baca artikel soal cara menghilangkan iklan Xiaomi berikut ini

Satu hal lagi, iklan di MIUI umumnya hadir di seri Redmi dan POCO. Khusus seri Mi, iklan yang hadir sangat sedikit malah hampir tidak ada. Karena itu, seri Mi dijual dengan harga yang cukup wajar untuk spesifikasi yang ditawarkan. 

3. Jangan Terlalu Berharap Pembaruan Android

Android-10

Satu hal yang pasti, Xiaomi jarang sekali memberikan update software Android pada ponsel yang mereka jua, apalagi untuk seri kelas menengah dan seri terjangkau. Jika HP Xiaomi saat membeli bersistem operasi Android 10, tidak usah berharap dapat pembaruan ke Android 11. Untungnya, MIUI biasanya dapat update untuk satu atau dua versi. 

4. Flash Sale dan Hype yang Berpengaruh Pada Harga Jual 

redmi note 9 pro

HP Xiaomi yang dijual di Indonesia, selalu dijual dengan harga menarik untuk spesifikasi yang ditawarkan. Apalagi mereka sering memperkenalkan harga flash sale atau harga perkenalan saat pertama kali rilis HP.

Strategi Xiaomi ini berjalan baik sejak lama. Mereka yang memopulerkan cara hungry marketing atau pemasaran yang tetap membuat orang penasaran dengan cara penjualan flash sale dalam jumlah barang terbatas.

Namun, hungry marketing ini tidak lagi terlalu digunakan. Penyebabnya karena belakangan stock HP Xiaomi tergolong banyak. Namun karena permintaan yang tinggi, flash sale Xiaomi selalu laku keras. Terlebih ada “oknum”: yang memanfaatkan hal ini karena kehadiran HP Xiaomi punya hype yang tinggi. 

Oknum tersebut membeli HP Xiaomi di harga flash sale kemudian menjualnya 300 sampai 400 ribu lebih murah. Contohnya ada HP Xiaomi yang dijual secara flash sale dengan harga Rp1.999.000. 

Karena minat orang akan HP tersebut tinggi, ada oknum yang punya cara tertentu untuk mendapatkan HP tersebut dalam jumlah yang banyak. Kemudian mereka menjualnya di harga Rp2.300.000. Karena efek ini, harga HP Xiaomi umumnya bisa normal saat hype menurun dan stock HP tersebut sudah melimpah. 

5. Harga Jual yang Rendah

price drop
*

HP Xiaomi garansi resmi (umumnya garansi TAM) memiliki nilai jual kembali yang masih dibilang wajar. Harga jual kembali di sini maksudnya adalah HP Xiaomi bekas. Penurunan HP Xiaomi bekas garansi resmi sekitar 30%.

Untuk Xiaomi garansi distributor, harganya terbilang jatuh mengingat banyaknya persoalan seperti terkait dukungan garansi dan soal ROM abal-abal. Bisa dibilang harga jualnya terlalu rendah untuk sebuah ponsel yang terbilang populer.

Dari pemaparan tersebut, sudah tahu bukan sekarang kelebihan dan kekurangan hp Xiaomi? Untuk kekurangan umumnya memang terjadi pada Xiaomi tipe garansi tidak resmi.

Karena itu, bagi yang ingin membeli HP Xiaomi sebaiknya cari tahu dulu tentang produknya. Apakah bergaransi resmi atau distributor. Jikapun membeli garansi distributor, pastikan ROM yang didapatkan adalah ROM MIUI yang bukan abaal-abal alias dapat update berkala.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram