Carisinyal / Editorial / 10 Cara Mengetahui Xiaomi Asli atau Palsu dengan Mudah

10 Cara Mengetahui Xiaomi Asli atau Palsu dengan Mudah

Ketika sebuah produk memiliki duplikatnya alias punya versi KW, produk tersebut sudah dipastikan adalah produk populer. Hal ituah yang juga terjadi dengan Xiaomi. Vendor yang satu ini merupakan salah satu vendor populer di dunia yang penjualan ponselnya laris.

Kepopuleran Xiaomi juga terjadi di Indonesia. Banyak orang mencari HP Xiaomi karena vendor ini dikenal menawarkan HP dengan build quality yang baik, spesifikasi yang tinggi dengan harga yang masuk akal, dan juga dukungan komunitas yang kuat.

Smartphone dari Xiaomi juga rata-rata banyak dicari. Bahkan, smartphone Xiaomi yang tidak masuk secara resmi (tidak melewati proses TKDN) ke Indonesia, masih laku di pasaran. Tengok saja situs-situs e-commerce yang menjual Xiaomi, banyak yang menjual tipe HP Xiaomi yang belum masuk resmi ke Indonesia.

Saking populernya HP Xiaomi, permintaan akan HP ini cukup tinggi. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mendapatkan keuntungan. Namanya oknum berarti caranya tidak benar. Dan, ya, mereka melakukan hal yang tidak benar dengan cara menjual HP Xiaomi palsu, alias tiruan, alias KW.

HP Xiaomi KW ini ternyata sulit sekali dikenali alias memang hampir mirip dengan yang asli. Apalagi jika melihatnya secara sepintas. Jika Anda mau beli Xiaomi tapi tak memerhatikan secara mendetail, bisa saja Anda mendapatkan Xiaomi KW.

Karena itu, sebelum Anda berniat membeli Xiaomi pastikan terlebih dahulu apakah HP Xiaomi tersebut asli atau palsu? Nah, untuk membantu hal tersebut, Carisinyal akan memaparkan perbedaan Xiaomi asli dengan yang palsu.

10 Cara Mengetahui Xiaomi Asli atau Palsu

1. Cek Fisik HP Xiaomi

Cara pertama adalah dengan mengecek fisik HP Xiaomi. Umumnya cara ini cukup mudah dilakukan dengan hanya melihat bagian belakang casing-nya saja. Pada Xiaomi asli, akan terlihat sertifikasi replacement, garansi, serta kode keamanan. Namun pada Xiaomi palsu, bagian belakang terlihat blur.

Selain itu, tidak adanya sertifikasi dan kode keamanan seperti Xiaomi asli, hal itulah yang menandakan bahwa HP Xiaomi tersebut palsu. Xiaomi palsu juga biasanya memiliki ujung bagian kotak yang tidak tajam dan juga kartu garansi yang tampak murahan.

2. Mengecek Secara Online

Xiaomi Verifcation Apps

Cara paling mudah untuk melihat apakah HP Xiaomi yang Anda beli asli atau palsu adalah dengan mengeceknya lewat situs Mi Verification, klik di sini. Anda bisa akses situs tersebut menggunakan browser di PC ataupun browser di perangkat mobile.

Download file APK yang ada di situs tersebut. Setelah itu pasang atau instal di HP Xiaomi yang akan Anda cek keasliannya. Jangan lupa juga untuk mengatur hak akses izin instal aplikasi di luar Google PlayStore.

Setelah terpasang, akses kembali Mi Verification, sebaiknya Anda mengakses melalui laptop atau PC Desktop. Lakukan dengan scan kode QR yang ada di situs tersebut. Jika sudah, situs tersebut akan memberikan informasi terkait keaslian HP Xiaomi Anda.

Catatan tambahan: Xiaomi generasi awal-awal seperti Redmi 1S dan Redmi 2, tidak mendukung pemindaian ini.

3, Mengecek dengan Factory Reset

Jika Anda membeli HP Xiaomi tipe tertentu dengan harga sangat murah maka Anda perlu mengecek apakah benar HP tersebut sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan? Misalnya, Anda membeli Xiaomi Mi A1 dengan harga terlampau murah.

Harga Xiaomi Mi A1 saat ini ada di harga 2,9 jutaan keatas. Jika Anda membeli seharga 1,5 juta kebawah, tentu Anda perlu waspada. Jangan-jangan hanya bungkusnya saja yang Mi A1, jeroannya bisa saja ternyata hanya Redmi 1s. Kenapa hal ini bisa terjadi? Ternyata ada oknum yang dengan segala dayanya mampu memanipulasi angka di aplikasi benchmark atau aplikasi yang menunjukkan spesifikasi tetentu.

Nah, untuk mengidentifikasi HP Xiaomi semacam ini, lakukan factory reset agar aplikasi yang terinstal saat Anda beli terhapus. Setelah melakukan reset ulang, instal aplikasi semacam Antutu, CPU-Z, dan Sensor Box untuk melihat detail jeroan HP. Cek apakah benar sesuai dengan tipe yang ditulis di kotak penjualan atau tidak.

4. Mengecek Sistem Operasi

MIUI

* sumber: xiaomi-mi.co.uk

HP Xiaomi yang beredar umumnya menggunakan MIUI. Nah, biasanya HP Xiaomi yang asli akan mendapatkan MIUI versi stabil. Jika Anda mengecek MIUI pada HP Xiaomi dan tertulis versi beta, ada kemungkinan itu adalah Xiaomi palsu yang menggunakan ROM MIUI abal-abal.

Pengecekan MIUI juga bisa dilakukan di internet. Anda bisa mengecek versi MIUI apakah sesuai dengan perangkat HP Xiaomi Anda atau tidak? Jika tidak, mungkin bisa jadi HP Xiaomi Anda memang palsu.

5. Pengecekan Baterai

baterai Xiaomi

Anda juga bisa mengecek baterai yang digunakan pada HP Xiaomi. Jika Anda mendapatkan baterai HP Xiaomi yang berwarna tampak orange, biasanya HP tersebut adalah asli. Ini karena HP Xiaomi memang menggunakan warna dan desain baterai yang jadi ciri khasnya.

Jika baterai pada HP Xiaomi tersebut ternyata berwarna lain, maka kemungkinan besar perangkat Xiaomi tersebut palsu. Selain itu, cek juga kapasitas baterainya apakah sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan atau tidak. Jika tidak, maka Anda patut meragukan keasliannya.

6. Pengecekan IMEI dan Serial Number

verifiy IMEI Xiaomi

Semua tipe HP memiliki nomor IMEI dan serial number, termasuk HP Xiaomi. Cek nomor IMEI dan serial number pada paket penjualan apakah sesuai dengan yang tertera pada bodi HP atau tidak. Umumnya sih, IMEI dan serial number menempel di bagian belakang HP.

Cara pengecekan nomor IMEI juga bisa dilakukan dengan mengetik *#06# di HP Xiaomi Anda. Di bagian pengaturan juga terdapat informasi soal nomor IMEI. Caranya tinggal masuk bagian pengaturan atau setting, lalu cek about phone dan pilih IMEI. Anda juga bisa melakukan verifikasi serial IMEI di situs Xiaomi.

Jika nomor IMEI pada kotak penjualan berbeda dengan nomor IMEI yang ada di HP, maka sudah dipastikan kalau HP Xiaomi Anda palsu.

7. Cek Bagian Layar

Xiaomi Redmi 2 Prime

HP Xiaomi KW memiliki layar yang berbeda dengan layar pada Xiaomi asli. Jika pada HP Xiaomi asli, layar akan tampak terlihat cerah dan jernih. Sementara layar HP Xiaomi yang palsu biasanya warnya kekuning-kuningan.

Nah, coba gunakan HP Xiaomi yang Anda miliki dengan menonton video yang memiliki kontras warna. Perhatikan jika warnanya tampak kekuning-kuningan, ada kemungkinan perangkat Xiaomi tersebut palsu.

8. Cek Hasil Foto dan Kamera

xiaomi mi4i

Perbedaan HP Xiaomi asli dan palsu juga bisa dilihat dari hasil jepretan kamera. Bahkan Anda bisa cek spesifikasi kamera yang digunakan. Pastikan spesifikasi kamera pada HP Xiaomi Anda sesuai dengan spesifikasi resmi dari perangkat tersebut. Pastikan juga kualitas foto perangkat Xiaomi tersebut. Namun, perlu diingat bahwa hasil foto yang baik tidak menandakan bahwa produk HP Xiaomi Anda asli.

9. Cek dengan Akses Mi Recovery

Mi Recovery

* sumber: c.mi.com

Ponsel Xiaomi memiliki akses pada Mi Recovery. Akses ke Mi Recovery bisa dilakukan saat HP sedang mati kemudian tekan volume up dan power secara bersamaan. Ketika sedang akses menu ini, akan ada tampilan kelinci Mi yang tampak terlihat mengoperasikan maskot robot Android. Setelah itu akan muncul pilihan bahasa Inggris dan China.

Nah, apabila ketika akses Mi Recovery langsung ke Mi Recovery tanpa melewati proses pilihan bahasa, ada kemungkinan HP Xiaomi tersebut palsu.

10. HP Xiaomi Asli Dijual oleh Penjual Resmi

* sumber: thenextweb.com

Jika tidak mau ribet untuk membedakan apakah Xiami asli atau palsu, sebelum membeli HP Xiaomi alangkah baiknya hati-hati terlebih dahulu ketika membeli HP. Pastikan membeli HP Xiaomi di tempat terpercaya seperti di Mi Store, Erafone, Oke, dan lainnya.

Yang paling banyak menjual Xiaomi palsu sebenarnya adalah penjual online. Nah, jika Anda ingin membeli HP Xiaomi secara online, pastikan membeli di official store Xiaomi yang kini sudah ada di Lazada maupun Shopee.

Jika Anda membeli dari penjual lain, pastikan rating dari produk tersebut dan lihat komentar yang ada. Jika ternyata banyak yang puas dan rating penjualan HP tersebut bagus, tak ada salahnya untuk membeli di toko tersebut. Hindari membeli HP Xiaomi yang tidak memiliki rating bintang atau penjualnya belum menjual satu produk pun.

Nah, itulah 10 perbedaan Xiaomi KW dan asli. Penting untuk diketahui oleh Anda untuk tetap hati-hati dalam membeli produk Xiaomi, terutama yang online dengan transaksi langsung ke penjual tanpa perantara. Semoga membantu dan menambah ilmu.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

About the Author:

Hilman Mulya Nugraha
Content writer since 2013. Has worked as a content manager. Blogger since 2011. Find me at my personal blog: Hilmangraha.com or Twitter/Instagram: @hilmangraha.

Leave A Comment