carisinyal web banner retina
Carisinyal / Tips Trik / Inilah Cara Menemukan IMEI pada Smartphone Xiaomi

Inilah Cara Menemukan IMEI pada Smartphone Xiaomi

Ditulis oleh Ananda Ganesha M - Diperbaharui 25 Desember 2020

Tidak semua orang tahu apa itu IMEI dan apa perlunya mengetahui IMEI. Banyak juga yang menyepelekan soal IMEI dari ponsel yang mereka gunakan, padahal IMEI ini nantinya akan menjadi penyelamat Anda kalau HP Anda hilang nanti. Lho, kok bisa?

Nah, setiap vendor smartphone punya cara-cara tersendiri untuk menampilkan kode IMEI, dan kali ini kami akan menyediakan cara mengetahui IMEI untuk Anda yang memiliki ponsel Xiaomi. Tanpa menunggu lebih lama lagi, langsung saja baca tutorial berikut.

Definisi dan Manfaat IMEI

cek imei xiaomi

Bagi Anda yang tidak tahu IMEI, Carisinyal akan jelaskan secara singkat, ya. Jadi, IMEI itu singkatan dari International Mobile Equipment Identity. Fungsinya sama seperti KTP pada warga Indonesia – untuk menjadi tanda pengenal bagi setiap ponsel. Maka dari itu, tentu saja IMEI setiap ponsel dijamin berbeda-beda.

IMEI ini bisa dikontrol melalui jaringan telepon, jadi operator bisa menonaktifkan jaringannya jika ada pengaduan mengenai ponsel yang memiliki IMEI tertentu. Ini juga yang memungkinkan Indonesia akan memblokir IMEI dari ponsel yang dibawa ke Indonesia secara tidak resmi, seperti beli dari luar negeri secara tidak sah.

Tadi sempat disinggung kalau IMEI bisa menjadi penyelamat di kemudian hari. Tapi, sebenarnya apa sih fungsinya IMEI ini? Nah, daripada penasaran langsung saja simak beberapa poin manfaat ini.

1. Untuk Antisipasi saat Ponsel Dicuri

Tidak ada yang tahu kapan ponsel Anda akan hilang. Kalau hilang saja sih tidak apa-apa, tapi kalau dicuri? Setidaknya Anda bisa memblokir ponsel Anda agar tidak bisa lagi digunakan sama sekali. Ya, caranya dengan menghubungi layanan operator yang digunakan dan memberitahukan IMEI Anda.

Nantinya, dari pihak operator akan melakukan pemblokiran jaringan supaya ponsel tidak bisa menerima atau melakukan panggilan telepon, mengakses data internet, ataupun dipakai untuk ber-SMS.

Lah? Kalau begitu si pencuri 'kan tinggal pindah operator saja? Jangan dikasih ampun, Anda juga bisa lho menghubungi operator-operator lainnya untuk ikut melakukan pemblokiran juga.

Jadinya, ponsel yang dicuri tidak akan punya fungsi lebih dari sekadar batu bata untuk mengganjal pintu. Memang sih, ponsel yang di-blacklist masih bisa akses WiFi, tapi siapa pula pembeli yang mau membeli ponsel yang terblokir IMEI-nya? Kalau si pencuri merasa rugi karena gagal jual HP curian, semoga saja jadi kapok dan tidak ada lagi korban berikutnya.

2. Sarana Pengecekan Ponsel Bekas

Kalau sedang kepepet tapi ingin punya HP mahal, solusinya adalah beli yang bekas. Akan tetapi, Anda tidak akan tahu apakah HP yang Anda beli adalah curian atau bukan.

Nah, Anda bisa mengecek IMEI dari ponsel bekas yang akan dibeli, tinggal masukan IMEI tersebut ke situs-situs yang menyediakan jasa pengecekkan IMEI dan Anda bisa tahu apakah ponsel tersebut telah di-blacklist atau tidak. Salah satu situs tersebut adalah laman product authentication resmi dari Xiaomi.

Dan, tidak hanya saat membeli ponsel bekas, lho! Anda juga bisa pakai cara ini untuk mengetahui apakah ponsel yang dibeli legal atau tidak. Pasalnya, kadang suka ada yang jual ponsel black market yang diedarkan secara ilegal. Hati-hati, karena bisa saja ponsel ini sudah di-blacklist.

3. Supaya Tahu Info Lengkap dari Ponsel

"Eh, kamu HP-nya pakai chipset apa? RAM-nya berapa? Layarnya pakai panel apa? Kapan saya dapat jodoh?" Kalau dengar pertanyaan seperti ini, pasti Anda kesal. Apalagi kalau tidak tahu jawabannya. Dengan mengetahui IMEI dari ponsel, Anda bisa memasukkannya ke situs imei.info untuk dapat mengetahui informasi selengkap-lengkapnya dari ponsel yang Anda gunakan.

Jenis informasi yang bisa Anda temukan adalah spesifikasi dasar ponsel, waktu rilis, spek kamera, dan masih banyak lagi. Jadi, tidak perlu bingung lagi saat ditanya hal-hal yang berkaitan dengan HP milik sendiri.

Cara Menemukan IMEI di Xiaomi

Sekarang setelah Anda tahu manfaat dari kode IMEI, kami akan berikan cara-cara menemukan IMEI di ponsel Xiaomi yang pastinya sangat mudah diikuti.

1. Melalui Boks Pembelian

imei xiaomi boks

Ini adalah cara paling praktis. Pasalnya, Anda masih bisa mengetahui nomor IMEI bahkan setelah ponsel Anda dicuri atau hilang, asalkan masih menyimpan boks pada saat pertama membeli ponsel. Biasanya, IMEI ini ditampilkan di bawah boks, tapi bisa juga terletak pada lembaran manual instruksi.

2. Melalui Menu Pengaturan

imei xiaomi menu setting

Cara ini hanya berlaku apabila ponselnya masih berada di tangan Anda. Masing-masing ponsel Xiaomi mungkin akan punya navigasi menu yang berbeda. Penulis menggunakan Xiaomi Mi A1 sebagai acuannya. Berikut ini adalah langkah-langkahnya.

  1. Akses menu Setting dan klik menu System.
  2. Selanjutnya, pilih menu About phone.
  3. Lakukan scroll ke bawah, Anda akan menemukan dua kode IMEI yang berbeda untuk mewakili slot SIM Card yang berbeda.

Mudah sekali, bukan? Setelah mengetahui kedua IMEI, segera catat di atas kertas dan simpan di tempat yang aman. Kode ini akan menjadi penting, terlebih jika Anda sudah tidak tahu di mana letak boks pembelian ponsel.

3. Melalui Kode USSD

imei xiaomi ussd

Yang satu ini adalah cara yang bisa Anda lakukan tidak hanya pada ponsel Xiaomi, melainkan juga ponsel dari merk-merk lain. Caranya pun mudah, seakan Anda sedang mengecek sisa pulsa.

  1. Masuk ke menu telepon.
  2. Masukkan kode USSD *#06#
  3. Kode IMEI pun akan otomatis terpampang di layar ponsel Anda.

Di antara cara lainnya, nampaknya inilah cara paling mudah karena tidak perlu mencari-cari menu pengaturan dan tidak perlu menjelajahi gudang untuk mencari boks pembelian.

Simpulan

Itu tadi adalah 3 cara mencari kode IMEI pada ponsel Xiaomi. Seperti yang sudah Anda ketahui, kode IMEI ini perannya amat penting sekali. Jadi, usahakan untuk selalu menyimpannya di tempat yang aman, ya! Bisa ditulis di kertas, dimasukkan ke notes lalu unggah ke penyimpanan cloud, atau catat di telepon orang lain yang masih serumah.

Bagaimana kalau misalnya HP terlanjur hilang, tidak sempat mencatat, dan boks pembelian pun sudah tidak tahu ke mana? Nah, kalau hal ini sampai terjadi, barangkali bisa diatasi dengan menggunakan fitur Find My Phone melalui PC atau laptop. Gunanya adalah untuk menemukan lokasi terakhir HP saat hilang.

Di antara ketiga cara tadi, manakah cara yang paling disukai oleh Anda? Atau, apakah Anda punya cara selain ketiga cara di atas? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ya!

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram