Carisinyal / Huawei 2019 / Inilah 6 Perbedaan HP Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro

Inilah 6 Perbedaan HP Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro

Ditulis oleh - Diperbaharui 12 Maret 2020

Huawei Mate 30 Series merupakan serangkaian ponsel kelas atas Huawei yang satu di antaranya dipasarkan di Indonesia. Ponsel Huawei di seri ini tersedia dalam versi 4G (reguler dan Pro) dan versi 5G (reguler dan Pro). Selain itu terdapat pula model khusus berteknologi 5G yang diberi nama Huawei Mate 30 RS Porsche Design.

Berkenaan dengan permasalahan yang dihadapi Huawei, hanya Huawei Mate 30 Pro varian warna Space Silver saja yang dijual secara resmi di Indonesia. Ponsel itu dirilis di Tanah Air pada bulan November 2019 dengan harga resmi Rp 12,5 jutaan.

Nah, meskipun versin regulernya tidak masuk ke Indonesia, kali ini Carisinyal akan membahas beberapa perbedaan utama antara Huawei Mate 30 dan Huawei Mate 30 Pro 4G. Sebelumnya cek dulu spesifikasi kedua perangkat di bawah ini.

Spesifikasi Huawei Mate 30

Huawei Mate 30

  • Chipset: Kirin 990
  • RAM & Memori: 6/128 GB, 8/128 GB
  • Kamera: Triple 40 MP + 8 MP + 16 MP
  • Baterai: Li-Po 4200 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Spesifikasi Huawei Mate 30 Pro

Huawei Mate 30 Pro

  • Chipset: Kirin 990
  • RAM & Memori: 8/128/256 GB
  • Kamera: Quad 40 MP + 8 MP + 40 MP + Kamera TOF 3D
  • Baterai: Li-Po 4500 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Perbedaan Huawei Mate 30 dan Huawei Mate 30 Pro 4G

Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara Huawei Mate 30 dan Huawei Mate 30 Pro 4G yang berhasil Carisinyal temukan.

1. Bodi dan Desain

Bodi Mate 30 Pro

Versi Pro sebuah ponsel tidak harus memiliki dimensi bodi yang lebih besar dari versi regulernya dan ini diterapkan Huawei pada Mate 30 dan Mate 30 Pro mereka. Dalam urusan bodi, Huawei Mate 30 berdimensi lebih lebar dan panjang dari Huawei Mate 30 Pro, namun dengan ketebalan yang sedikit lebih tipis.

  • Dimensi dan bobot bodi Mate 30: 160.8 x 76.1 x 8.4 mm, 196 gram
  • Dimensi dan bobot bodi Mate 30 Pro: 158.1 x 73.1 x 8.8 mm, 198 gram

Meskipun demikian, bobot Huawei Mate 30 Pro sedikit lebih berat dari Mate 30. Hal itu utamanya disebabkan oleh lapisan kaca Gorilla Glass 6 yang melindungi bagian depan dan belakang Mate 30 Pro serta kapasitas baterainya yang 300 mAh lebih besar dari Huawei Mate 30.

Bodi Huawei Mate 30 Pro juga dibuat lebih tangguh dengan sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan terhadap debu dan air hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit. Sementara itu, bodi Huawei Mate 30 hanya mendapatkan proteksi IP53 yang membuatnya hanya terlindung dari debu dan percikan air saja.

Secara keseluruhan, kedua perangkat memiliki desain yang tidak jauh berbeda, khususnya tampak belakang. Namun menurut pandangan kami, Huawei Mate 30 Pro terlihat lebih modern dengan desain layar lengkungnya.

2. Tampilan

Layar Mate 30 Pro

Memiliki dimensi bodi yang lebih lebar sudah pasti memiliki ukuran layar yang lebih lebar pula. Huawei Mate 30 tampil dengan ukuran layar 6,62 inci Full HD+ rasio 19,5:9. Sementara itu Huawei Mate 30 Pro menampilkan layar 6,53 inci Full HD+ dengan rasio 18,5:9.

Seperti yang telah disebutkan di atas, layar Huawei Mate 30 Pro dilapisi kaca Gorilla Glass 6 yang kuat untuk menahan berbagai goresan benda-benda tajam yang mungkin sering terbawa di saku celana atau di dalam tas.

Secara keseluruhan, kualitas tampilan Huawei Mate 30 dan 30 Pro tidak jauh berbeda meskipun terdapat sedikit perbedaan kepadatan piksel di antara keduanya.

Hanya saja layar melengkung dengan kurva ultra 88 derajat milik Huawei Mate 30 Pro pastinya dapat memberikan pengalaman baru ketika berinteraksi dengan perangkat, seperti menyesuaikan volume dan kontrol permainan empat jari yang dilakukan langsung pada layar (tidak menggunakan tombol fisik seperti pada Huawei Mate 30).

3. Memori

Ikon Penyimpanan HP

Baik Huawei Mate 30 maupun Mate 30 Pro tersedia dalam dua varian memori. Varian paling rendah untuk Mate 30 adalah RAM 6 GB dengan ROM 128 GB, sedangkan varian tertingginya memiliki RAM 8 GB dengan ROM 128 GB.

Sementara itu, Huawei Mate 30 Pro dijual dalam versi RAM 8 GB dengan ROM 128 GB serta RAM 8 GB dengan ROM 256 GB. Nah, Mate 30 Pro yang tersedia di pasar Indonesia hanya versi 8/256 GB saja.

Jika penyimpanan internal dirasa kurang, pengguna masih bisa memperluas dengan memori nano hingga 256 GB (menggunakan slot SIM bersama).

4. Kamera

Kamera Mate 30 Pro

Kedua perangkat dibekali pengaturan kamera yang sedikit berbeda. Di bagian belakang Huawei Mate 30 terdapat tiga modul kamera yang terdiri dari kamera sudut lebar 40 MP dengan bukaan f/1.8, kamera sudut ultra lebar 16 MP dengan bukaan f/2.2, dan lensa telefoto 8 MP dengan 3x zoom optik.

Huawei Mate 30 Pro memiliki pengaturan kamera belakang yang lebih hebat yang terdiri dari empat modul kamera. Kamera utamanya adalah sensor sudut lebar 40 MP dengan bukaan f/1.6, lensa telefoto dengan bukaan f/2.4 dan 3x zoom optik, pembidik ultra lebar 40 MP dengan bukaan f/1.8, dan sebuah sensor mendalam 3D.

Untuk kamera depan, keduanya sama-sama dilengkapi dengan kamera TOF 3D, namun Huawei Mate 30 Pro menawarkan sensor 32 MP yang lebih tinggi dari Mate 30 dengan sensor 24 MP-nya.

Secara keseluruhan, Huawei Mate 30 Pro memiliki kemampuan kamera yang lebih baik, namun bukan berarti kemampuan kamera Mate 30 buruk. Kamera adalah salah satu nilai jual utama kedua perangkat ini, sehingga kemampuannya dibuat bersaing dengan ponsel pintar lain di kelas harga yang sama.

5. Baterai

Baterai Mate 30 Pro

Seperti yang telah disebutkan di atas, Huawei Mate 30 Pro dibekali baterai yang lebih besar dari Mate 30 (4500 mAh vs 4200 mAh). Namun keduanya mendukung teknologi pengisian yang sama, yaitu pengisian cepat 40W, pengisian nirkabel cepat 27W, dan fungsi power bank untuk mengisi daya perangkat lain secara nirkabel.

Namun diperlukan kabel dan charger Huawei SuperCharge jika ingin merasakan cepatnya mengisi daya Huawei Mate 30 dan 30 Pro. Begitu juga dengan Huawei SuperCharge 27 nirkabel yang dijual secara terpisah.

6. Jack Audio

Pengguna yang sering mendengarkan musik dengan earjack 3.5 mm harus mulai beradaptasi dengan cara baru jika menggunakan Huawei Mate 30 Pro. Itu karena ponsel tersebut tidak dilengkapi dengan jack audio 3.5 mm.

Sebagai gantinya mereka harus memakai earjack tipe-C untuk bisa mendengarkan audio dengan kabel. Di sisi lain, Huawei Mate 30 masih setia dengan teknologi jack audio 3.5 mm.

Nah, itulah beberapa perbedaan Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro yang perlu diketahui meski hanya varian Pro saja yang dijual di Indonesia. Sejauh ini hanya terdapat enam perbedaan utama yang berhasil Carisinyal temukan antara Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro 4G.

Sebagai informasi, salah satu alasan mengapa Huawei cukup berhati-hati dalam memasarkan produk mereka, khususnya seri Huawei Mate 30 adalah karena permasalahan antara Huawei dan pemerintah Amerika Serikat.

Sebagaimana diketahui, Huawei dilarang berbisnis dengan perusahaan asal Amerika Serikat, termasuk Google yang merupakan pemilik sistem operasi Android yang telah lama digunakan Huawei dan pabrikan lain di seluruh dunia. Dengan segala keterbatasan, Huawei harus mengatur strategi pemasaran mereka dengan baik.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

One Response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *