Ketahui 7 Perbedaan Luna G8 dan Luna G9 Berikut Ini

Ditulis oleh Ananda Ganesha M

Di antara sekian banyaknya merek ponsel lokal yang ada di Indonesia, mungkin Luna terbilang jarang didengar khalayak awam. Ya, pamornya memang belum seluas Advan yang sempat membuat terpukau penggiat gadget setelah hadirnya Advan GX. Meski begitu, produk Luna sebenarnya memiliki sisi kualitasnya tersendiri, lho.

Terlihat pada Luna G9 yang dirilis pada Agustus 2021. Ponsel yang dikenakan harga Rp1 jutaan ini tampak kece dengan bentuk desain yang membuatnya tampak seperti ponsel mahal. Apalagi kalau bukan karena desain Infinity O Screen miliknya?

Ditambah lagi, nama Luna memang sudah lama tidak terdengar. Saat terakhir Luna mengeluarkan ponsel adalah pada tahun 2017, tepatnya ketika perilisan Luna G8 yang jadi generasi pendahulu Luna G9. Apabila Anda kepo dengan perbedaan keduanya, silakan simak perbedaan Luna G8 dan Luna G9 yang sudah Carisinyal rangkum berikut ini.

Spesifikasi Luna G8

  • Rilis: Desember 2017
  • Layar: LCD 6 inci HD+
  • Chipset: Mediatek Helio P25
  • GPU: Mali-T880MP2
  • RAM: 4 GB
  • Memori Internal: 64 GB
  • Memori Eksternal: microSD hingga 256 GB
  • Kamera Belakang: 13.0 MP + 5.0 MP
  • Kamera Depan: 20.0 MP + 8.0 MP
  • Baterai: 4010 mAh

Spesifikasi Luna G9

Layar IPS LCD 6.39 inci
Chipset UNISOC SC9863A
RAM 4 GB
Memori Internal 32 GB
Kamera 13 MP (AI)
Baterai Li-Po 4500 mAh
Kelebihan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada Tokopedia

Perbedaan Luna G8 dan Luna G9

Punya budget terbatas kini sudah tidak perlu jadi masalah, karena ada dua pilihan HP brand lokal bernama Luna yang siap menjadi milik Anda. Maka dari itu, simak perbedaan Luna G8 dan Luna G9 berikut ini!

1. Helio P25 vs. Unisoc SC9863A

Bagi Anda yang seorang gamer pastinya ingin memilih yang hadirkan performa buas. Walau Luna merupakan sebuah ponsel merek lokal yang seringkali dianggap tidak sebagus pesaingnya, tapi kedua ponsel ini memiliki kinerja yang cukup layak untuk kelas harganya masing-masing.

Luna G9 yang memang berada di rentang harga 1 jutaan ini masih dibekali dengan chipset Unisoc 9863A. Apakah bisa dibilang powerful? Tentu tidak jika kita bandingkan dengan ponsel gaming ataupun HP entry level di kelas harga berbeda. Tapi ingat, ini adalah HP 1 jutaan. Dan bagi kami, SoC Unisoc tersebut mampu adalah pilihan cukup solid di harganya.

Tentu tidak bisa dibandingkan dengan Luna G8 yang punya harga rilis 3 jutaan, ya. Walau termasuk ponsel jadul di akhir tahun 2017, dapur pacunya sudah didukung dengan Helio P25. Berasal dari seri Helio P, chipset ini memang tidak diperuntukkan khusus untuk bermain game. Tapi performanya terbilang passable dan layak di 3 jutaan.

Kita tilik dulu spesifikasi masing-masing chipset, ya. Mulai dari Unisoc SC9863A yang dibuat pada proses manufaktur 28 nm, prosesor yang dulunya bernama Spreadtrum ini menghadirkan GPU berupa PowerVR Rogue GE8322.

Konfigurasi octa-core yang dihadirkannya mencakup 8 inti ARM Cortex A55 dengan clock speed 1,6 GHz. Sedangkan pada Helio P25 yang mengotaki Luna G8, prosesor tersebut hadirkan besaran manufaktur yang lebih kecil yakni 16 nm. Alhasil, pengguna dapat mengekspektasikan efisiensi daya yang lebih baik.

Prosesor yang ditemani dengan pengolah grafis Mali-T880MP2 ini diakomodasikan dengan delapan inti, terdirikan atas dua klaster ARM Cortex A53 pada clock speed 2,6 GHz.


Walau bukan chipset gaming, tapi salah satu video pengujian dari kanal YouTube Sobat HAPE menunjukkan gameplay yang lancar saat Luna G8 memainkan Honkai Impact.

Kini beralih ke Luna G9 yang ternyata bisa memainkan game-game populer dengan kinerja cukup baik. Kanal YouTube Main Lagi menunjukkan kehebatan ponsel ini yang dapat memainkan MLBB pada pengaturan grafis High secara lag free. Bahkan, masih layak juga memainkan game shooter seperti COD Mobile.

Oke, bisa disimpulkan kalau Luna G8 dan Luna G9 sama-sama layak untuk dijadikan sarana gaming. Tapi kami tentu akan lebih memilih Luna G8. Pertama, karena harganya di tahun 2021 yang sudah turun jadi 1 jutaan, namun sudah hadirkan chipset MediaTek dengan clock speed lebih tinggi.

Kedua, Luna G8 lebih cocok untuk permainan kompetitif karena masih hadirkan sensor cukup lengkap, termasuk gyro. Tapi hal ini bukan berarti Luna G9 berkinerja buruk, ya.

Berdasarkan pengamatan kami, ponsel yang hadir dengan prosesor Unisoc tersebut ternyata masih terampil dalam menjalankan game-game populer terkini. Tentu dengan ekspektasi yang bisa ditaruhkan pada ponsel 1 jutaan.

2. Kapasitas Memori Internal

Tingginya kedua ponsel Luna G9 dan G8 saat bermain game dipengaruhi juga oleh besaran RAM 4 GB yang mereka miliki. Di harga 1 jutaan, kapasitas RAM tersebut memang terbilang sangat tinggi.

Yang berbeda antara keduanya adalah kapasitas memori internal. Dalam hal ini, jelas Luna G8 yang lebih unggul karena membawakan kapasitas 64 GB. Ya, dua kali lipat lebih besar dibanding Luna G9 yang hanya menyuguhkan 32 GB saja.

Dengan begitu, Luna G8 lebih mampu menampung aplikasi ataupun game pada jumlah besar. Anda yang ingin menaruh file di HP pun tidak perlu mengorbankan space pada memori internal. Sebab, kedua HP ini sama-sama dibekali slot SIM hibrida untuk diselipkan microSD.

3. Ketersediaan Sensor Sidik Jari

Ada beberapa hal yang membuat Luna G8 lebih berjaya dibanding G9. Meski hadir di tahun 2017, tapi rentang harga saat rilis berada di kisaran 3 jutaan. Itu juga yang membuat Luna G8 hadir dengan sensor sidik jari di belakangnya, walaupun kini harganya hanya 1 jutaan.

Beda halnya dengan Luna G9 yang memang tidak hadirkan sensor biometrik pemindai sidik jari sama sekali. Sebagian orang mungkin dapat mewajarkan hal tersebut harga banderol harganya yang murah. Akan tetapi, ponsel dengan harga rilis 1 jutaan lainnya sebenarnya sudah ada yang tawarkan sensor sidik jari, seperti Infinix Smart HD 2021 contohnya.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram