10 HP Harga 3 Jutaan Terbaik (Juni 2026)
Siapa bilang ponsel harga 3 jutaan itu spesifikasinya biasa-biasa saja? Saat ini, persaingan di kelas harga ini justru semakin seru. Banyak ponsel yang sudah hadir dengan fitur-fitur yang dulu hanya bisa ditemukan di ponsel kelas atas.
Jika Anda kebingungan saat mencari ponsel di harga 3 jutaan, tidak usah khawatir! Di artikel ini Carisinyal sudah menyusun daftar ponsel terbaik di rentang harga 3 juta sampai 3,5 jutaan yang bisa Anda pilih. Mari langsung saja simak daftarnya berikut ini.
1. Infinix GT 30
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400 |
| Baterai | Li-Po 5500 mAh |
Kalau kamu ingin ponsel gaming sejati di harga Rp3 jutaan, Infinix GT 30 adalah salah satu pilihan paling menarik yang ada sekarang. Ponsel ini dirancang khusus untuk para gamer, bukan sekadar klaim semata, melainkan benar-benar dibuktikan dari fitur dan spesifikasi yang disematkan.
Layarnya sudah menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K (2720 x 1224 piksel), refresh rate 144 Hz, dan tingkat kecerahan maksimal hingga 4.500 nits. Layar yang sangat terang ini membuat kamu bisa tetap melihat konten dengan jelas meski sedang berada di luar ruangan di bawah terik matahari. Layarnya juga sudah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i.
Untuk dapur pacunya, Infinix GT 30 mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7400 yang dibuat dengan fabrikasi 4nm. Chipset ini sudah mampu menjalankan berbagai game populer seperti Free Fire, MLBB, PUBG, hingga Garena Delta Force dengan frame rate yang stabil. Infinix bahkan sudah mendapatkan sertifikasi High Frame-rate Technology untuk 10 judul game populer tersebut..
Yang paling keren dari Infinix GT 30 adalah adanya GT Shoulder Triggers, yaitu tombol di samping kanan yang bisa dikonfigurasi ulang untuk kontrol gaming yang lebih presisi. Agar suhu tetap terjaga saat main game maraton, Infinix juga membekali ponsel ini dengan teknologi pendingin 3D Vapor Cloud Chamber.
Dari sisi baterai, kapasitasnya 5.500 mAh dengan fast charging 45W dan reverse charging 10W. Cukup untuk menemani seharian penuh bermain game. Ponsel ini juga hadir dengan lebih dari 25 fitur AI, seperti AI Erase untuk menghapus objek di foto secara otomatis, Screen Q&A untuk merangkum materi pelajaran, dan AI Privacy Masking untuk menyamarkan data sensitif saat berbagi layar.
2. Redmi Note 14 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.67 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7025 Ultra |
| Baterai | Li-Po 5110 mAh |
Daya jual utama Redmi Note 14 5G ada di kameranya. Ponsel ini dibekali kamera utama 108 MP yang sudah dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS). Dengan OIS, foto dan video yang kamu hasilkan akan terasa lebih stabil dan tidak blur meski diambil saat bergerak atau dalam kondisi kurang cahaya. Kamera ini juga mampu merekam video hingga resolusi 4K.
Dari sisi layar, Redmi Note 14 5G sudah menggunakan panel AMOLED berukuran 6,67 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz. Tingkat kecerahan layarnya mencapai 1.300 nits, sehingga tetap jelas terlihat di bawah sinar matahari langsung.
Performanya ditopang oleh chipset MediaTek Dimensity 7025 Ultra, dipadukan dengan RAM 8 GB atau 12 GB dan penyimpanan 256 GB atau 512 GB. Baterainya berkapasitas 5.110 mAh dengan dukungan fast charging 45W. Cukup andal untuk menemani aktivitas harian.
Yang menarik, Redmi Note 14 5G juga sudah dilengkapi sensor sidik jari di dalam layar, konektivitas NFC, serta desain bodi yang tampil stylish dalam pilihan warna Midnight Black, Coral Green, dan Lavender Purple.
3. iQOO Z10R 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.77 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7360 Turbo |
| Baterai | Li-Ion 6500 mAh |
Kalau kamu mencari ponsel dengan baterai paling badak di kelas harga Rp3 jutaan sekaligus performa gaming yang kencang, iQOO Z10R 5G layak masuk pertimbangan paling atas.
Yang langsung mencolok dari iQOO Z10R 5G adalah baterainya yang berkapasitas 6.500 mAh dengan dukungan 90W FlashCharge. Baterai sebesar itu bisa diisi penuh dari 1% hingga 100% hanya dalam waktu 52 menit saja. Daya tahan baterainya pun diklaim mampu bertahan hingga 15 jam bermain game FPS atau 27,5 jam streaming YouTube.
Ponsel ini juga punya fitur Bypass Charging yang menyalurkan daya langsung ke motherboard saat kamu main game sambil dicas, sehingga mengurangi panas berlebih dan menjaga kesehatan baterai jangka panjang.
Untuk performanya, iQOO Z10R 5G mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7360-Turbo (4nm) yang berhasil meraih skor AnTuTu hingga lebih dari 717.000 poin. Dari hasil uji, ponsel ini mampu menjalankan game MOBA dengan rata-rata 89,73 fps hingga 3 jam bermain. Ada juga fitur Monster Mode yang bisa mengaktifkan performa maksimal saat gaming.
Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 6,77 inci dengan resolusi Full HD+, refresh rate 120 Hz, dan peak brightness hingga 3.000 nits. Layar ini juga dilengkapi teknologi 2000Hz Instant Touch Sampling Rate untuk respons sentuhan yang super cepat saat gaming, serta sertifikasi SGS Low Blue Light untuk kenyamanan mata.
4. Motorola Moto G67 Power 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.7 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 7s Gen 2 |
| Baterai | Li-Ion 7000 mAh |
Nama "Power" di ekor nama ponsel ini bukan sekadar gimmick. Motorola Moto G67 Power 5G benar-benar membawa baterai yang luar biasa besarnya: 7.000 mAh. Yang membuatnya makin menarik, baterai jumbo ini menggunakan teknologi silikon-karbon (Si/C). Hasilnya, baterai bisa diisi ulang ribuan kali tanpa cepat kehilangan kapasitasnya.
Motorola mengklaim baterai ini mampu bertahan hingga 130 jam memutar musik, 33 jam menonton video, 28 jam web browsing, hingga 49 jam menelepon. Bahkan dengan baterai sebesar itu, bodi Moto G67 Power 5G tetap terbilang ramping di ketebalan hanya 8,6 mm.
Performa ponsel ini ditopang oleh chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 2 yang sudah mendukung jaringan 5G. Layarnya menggunakan panel IPS LCD berukuran 6,72 inci dengan resolusi Full HD+ dan dilindungi Corning Gorilla Glass 7i.
Yang tak kalah menarik adalah sektor kameranya. Kamera utamanya beresolusi 50 MP dan menggunakan sensor Sony LYTIA 600 yang terkenal andal dalam berbagai kondisi pencahayaan. Uniknya lagi, seluruh kameranya, termasuk kamera ultrawide 8 MP dan kamera depan 32 MP, mampu merekam video hingga resolusi 4K.
Moto G67 Power 5G juga hadir dengan bodi berlapis Vegan Leather premium yang dikurasi oleh Pantone, dual speaker stereo dengan Dolby Atmos, sertifikasi MIL-STD-810H, dan IP64 untuk ketahanan debu dan percikan air.
5. Advan Macha 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.67 inci |
| Chipset | Mediatek Dimensity 7060 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Di tengah dominasi merek-merek asing, Advan hadir membawa kebanggaan lokal lewat Advan Macha 5G. Ponsel buatan Indonesia ini sukses membuat kejutan dengan menjadi perangkat pertama di Indonesia yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7060. Chipset baru ini hadir dengan dukungan 5G, serta performa yang efisien dan responsif untuk berbagai kebutuhan harian.
Yang paling menonjol dari Advan Macha adalah desainnya yang tipis dan ringan, ketebalannya hanya 7,2 mm dengan bobot 173 gram. Untuk kamera, Advan Macha mengandalkan sensor utama Sony IMX752 beresolusi 50 MP yang mampu merekam video hingga 2K@30fps.
Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 6,67 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz. Tingkat kecerahan hingga 1.000 nits sehingga memastikan layar tetap jelas terlihat di luar ruangan. Ponsel ini juga sudah dilengkapi sensor sidik jari di dalam layar (in-display fingerprint) yang menambah kesan premium.
Fitur lainnya termasuk NFC, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.2, IR Blaster, giroskop hardware, IP64, dan Bypass Charging untuk gaming sambil dicas.
6. Infinix Note 50S 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7300 Ultimate |
| Baterai | Li-Po 5200 mAh |
Infinix Note 50S 5G adalah pilihan yang sangat menarik bagi kamu yang mengutamakan kualitas layar dan pengalaman visual yang memanjakan mata. Ponsel ini hadir dengan layar AMOLED berukuran 6,78 inci beresolusi Full HD+ dengan desain 3D Curved.
Refresh rate layarnya mencapai 144 Hz dengan Instant Touch Sampling Rate 2160 Hz, serta kecerahan puncak 1.300 nits. Layar ini juga sudah mendapatkan sertifikasi TÜV Low Blue Light untuk kenyamanan mata saat digunakan lama.
Performanya ditopang oleh chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony IMX682 beresolusi 64 MP yang mampu merekam video 4K. Dilengkapi fitur Super Night, AIGC Portrait, dan Super Macro untuk kebutuhan foto yang beragam.
Baterainya berkapasitas 5.500 mAh dengan fast charging 45W dan bypass charging. Infinix Note 50S 5G juga hadir dengan dual speaker JBL yang sudah bersertifikasi Hi-Res Audio, sensor sidik jari di layar, IR Blaster, dan sertifikasi IP64.
Ada satu fitur unik yang membedakan Infinix Note 50S 5G dari yang lain yaitu varian warna Marine Drift Blue yang menghadirkan teknologi Scent-Tech. Teknologi tersebut menghasilkan aroma parfum berbahan dasar lemon, lily of the valley, amber, dan vetiver pada panel belakangnya yang bisa bertahan hingga enam bulan. Fitur ini belum pernah ada di ponsel kelas mana pun sebelumnya.
7. Tecno POVA 7 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.78 inci |
| Chipset | Mediatek Dimensity 7300 Ultimate |
| Baterai | Li-Po 6000 mAh |
Kalau kamu mencari ponsel gaming 5G yang tampil beda dari yang lain, Tecno POVA 7 5G hadir dengan desain yang benar-benar unik. Terinspirasi dari "Interstellar Spaceship Design", ponsel ini memiliki modul kamera berbentuk segitiga khas POVA yang dilengkapi Mini-LED Status Light.
Lampu indikator unik ini bisa menyala dengan berbagai warna tergantung aktivitas yang sedang berjalan seperti panggilan masuk, notifikasi, pengisian daya, bahkan saat kamu sedang main game. Secara estetika, ini adalah salah satu desain paling berani dan menarik di kelas Rp3 jutaan.
Di balik tampilannya yang futuristik, Tecno POVA 7 5G menyimpan spesifikasi yang cukup gahar karena dibekali Chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate. Baterainya berkapasitas 6.000 mAh dengan fast charging kabel 45W sekaligus wireless charging 30W. Ada pula fitur reverse charging 10W dan bypass charging 2.0.
Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci resolusi Full HD+ dengan refresh rate 144 Hz dan kecerahan hingga 1.300 nits. Kelengkapan fitur lainnya meliputi NFC, IR Blaster, dual speaker Dolby Atmos, IP64, serta fitur unik FreeLink yang dapat digunakan untuk mengirim pesan dan menelepon tanpa sinyal hingga jarak 550 meter ke sesama pengguna Tecno.
8. Motorola Moto G57 Power
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.72 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4 |
| Baterai | Li-Ion 7000 mAh |
Masih dari keluarga "Power" Motorola, Moto G57 Power hadir sebagai pilihan yang lebih terjangkau namun tetap membawa keunggulan yang tidak main-main. Ponsel ini diklaim sebagai salah satu perangkat pertama di dunia yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4 (4nm).
Sama seperti kakaknya, baterai adalah senjata utama Moto G57 Power. Kapasitasnya 7.000 mAh menggunakan teknologi silikon-karbon yang serupa, sehingga lebih tahan lama dan lebih efisien. Dengan baterai sebesar itu, kamu tidak perlu mengisi daya setiap hari.
Untuk kamera, Moto G57 Power menggunakan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-600 yang terbukti menghasilkan foto tajam di berbagai kondisi. Di sisi belakang juga ada kamera ultrawide 8 MP. Motorola melengkapinya dengan fitur-fitur berbasis Moto AI seperti AI Photo Enhancement Engine, Auto Night Vision, dan dukungan Google Photos AI seperti Magic Eraser dan Photo Unblur untuk mengedit foto dengan lebih mudah.
Ponsel ini juga hadir dengan layar Full HD+ 6,7 inci refresh rate 120 Hz yang dilindungi Corning Gorilla Glass 7i, dual speaker stereo Dolby Atmos, jack audio 3,5 mm yang sudah makin langka di ponsel modern, serta NFC. Motorola juga menyertakan dukungan Wi-Fi 6 untuk koneksi internet yang lebih cepat dan stabil.
Dari sisi ketahanan, Moto G57 Power sudah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H dan IP64, serta mendukung RAM virtual hingga 24 GB melalui RAM Boost 4.0.
9. Infinix Note Edge 5G
| Rilis | 2026 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7100 |
| Baterai | Li-Ion 6500 mAh |
Infinix Note Edge 5G menggabungkan tiga keunggulan sekaligus yang jarang hadir bersamaan di satu perangkat Rp3 jutaan yaitu desain premium tipis, layar AMOLED lengkung resolusi 1,5K, dan baterai 6.500 mAh.
Bodinya sangat tipis di angka 7,2 mm, yang cukup mengejutkan mengingat baterainya yang besar. Kesan premiumnya semakin kuat berkat pilihan material komposit berkekuatan tinggi dengan efek batu permata di beberapa varian warna, serta varian Silk Green yang memiliki tekstur polyurethane water wave brushed yang mirip efek berkilau seperti riak permukaan air saat terkena cahaya.
Layarnya menggunakan panel AMOLED 3D Curved berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak hingga 4.500 nits. Layar melengkung tiga dimensi ini memberikan pengalaman visual yang lebih imersif dan terasa seperti ponsel jauh lebih mahal. Layarnya juga dilindungi Corning Gorilla Glass 7i.
Chipset yang digunakan adalah MediaTek Dimensity 7100 yang mendukung 5G dengan konsumsi daya rendah. Baterainya 6.500 mAh dengan dukungan fast charging 45W. Fitur lainnya meliputi IP65 (lebih baik dari IP64), speaker stereo JBL, NFC, IR Blaster, dan sensor sidik jari di layar.
10. Redmi Note 15 5G
| Rilis | 2026 |
| Layar | AMOLED 6.77 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 |
| Baterai | Li-Ion 5520 mAh |
Redmi Note 15 5G membawa konsep "Redmi Titan Durability", yaitu sebuah standar baru yang fokus pada ketahanan fisik, perlindungan dari air dan debu, serta daya tahan baterai yang lebih panjang.
Redmi Note 15 5G diklaim sebagai Redmi Note paling tipis yang pernah ada, yaitu hanya 7,35 mm, dengan bobot 178 gram. Meski ramping, ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP66 yang berarti tahan debu dan percikan air bertekanan kuat, lebih baik dari IP64 yang dimiliki banyak pesaingnya.
Performanya ditopang oleh chipset Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 (4nm) yang menghadirkan performa kencang dengan efisiensi daya yang baik. Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 6,77 inci Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 3.200 nits.
Kamera utamanya beresolusi 108 MP dengan OIS dan sensor Samsung ISOCELL HM9, ditambah kamera ultrawide beresolusi 8 MP. Kamera depannya memiliki resolusi 20 MP yang cukup tajam untuk selfie maupun video call.
Baterainya menggunakan teknologi silikon-karbon (SiC) berkapasitas 5.520 mAh dengan fast charging 45W. Dukungan software-nya juga terjamin panjang dengan jaminan empat generasi update OS Android dan enam tahun update keamanan.

