carisinyal web banner retina

Dimensity 9300 Setara Apa? Ini Dia 5 Chipset Pesaingnya

Ditulis oleh Ananda Ganesha M

Selain Snapdragon 8 Gen 3, chipset lain yang mendominasi pasar flagship 2024 adalah Dimensity 9300. Chipset besutan MediaTek ini punya performa paling tinggi di tahun 2024, dibandingkan jajaran cip MediaTek lainnya yang pernah ada sebelumnya.

Dimensity 9300 dibangun pada manufaktur 4 nm dari pabrikan TSMC, mengusung arsitektur ARM v.9.2-A yang mencakup sebanyak 22,7 miliar. Cip ini memiliki kombinasi delapan inti prosesor yang lain dari biasanya.

Sebab, tidak seperti cip lain yang punya klaster hemat daya, Dimensity 9300 malah menggandeng inti high performance sebagai keseluruhan intinya. Delapan unit yang diusungnya adalah satu inti Cortex X4 (3.25 GHz), tiga unit Cortex X4 (2.85 GHz), serta empat inti Cortex A720 (2.0 GHz).

Padahal, beberapa cip yang setara, seperti Snapdragon 8 Gen 3 dan Exynos 2400, masih menyajikan Cortex A520 untuk menunjang aktivitas ringan yang tidak banyak makan daya. Apakah ini pertanda baik atau justru akan menimbulkan masalah?

Rentan Throttling?

Dimensity 9300

Absennya inti hemat daya membuat vivo X100 Pro, salah satu flagship yang diotaki Dimensity 9300, jadi lebih berisiko alami throttling. Fenomena throttling bisa terjadi sebagai cara chipset menyelamatkan ponsel dari panas berlebih.

Bila mencapai batas maksimal suhu, chip akan menurunkan performa agar suhunya menurun demi mencegah kerusakan pada ponsel.

Selain itu, concern yang perlu dicemaskan pada cip ini adalah daya tahan baterai bisa jadi kurang awet. Ini karena cip yang menangani tugas ringan adalah inti high performance, yang mestinya ditangani oleh inti efficiency core.

Akan tetapi, concern tersebut ditepis oleh pihak MediaTek yang mengatakan, empat inti Cortex A720 pada cip ini justru bisa mengonsumsi daya lebih sedikit ketimbang Cortex A520 saat bekerja dalam daya maksimal. Sebab, inti performa tinggi dapat jalankan tugas lebih cepat dan langsung dimatikan ketika tugasnya selesai.

Sejumlah Ponsel dengan Dimensity 9300 dan Skor Benchmark-nya

vivo x100 pro
vivo X100 Pro, tampil megah sekaligus berperforma kuat dengan Dimensity 9300

Sejumlah smartphone keluaran akhir tahun 2023 dan awal tahun 2024 sudah mencicipi kehebatan cip ini, yakni vivo X100, vivo X100 Pro, OPPO Find X7, dan iQOO Neo9 Pro.

vivo X100 Pro, bersamaan dengan vivo X100 "reguler", turut diluncurkan untuk pasar Indonesia pada tahun 2024. Jadi Anda berkesempatan mencicipi kinerja Dimensity 9300 lewat HP ini begitu ponsel tiba di pangkuan Anda.

Melansir GSM Arena, vivo X100 Pro dengan Dimensity 9300 mencapai skor AnTuTu v10 sebesar 2.107.464 poin. Skor tersebut nyaris tidak berbeda dengan Snapdragon 8 Gen 3 yang mengotaki iQOO 12, yakni 2.107.464 poin.

vivo X100 Pro turut mendapatkan skor Geekbench 6 yang tinggi, yakni 2.192 poin pada single core, dan 7.343 poin pada multi-core. Perihal pengujian CPU Throttling Test, vivo X100 Pro mampu pertahankan 73 persen dari performa puncaknya, setelah diujikan selama 60 menit. Ini masih tergolong baik.

Secara penggunaan riil, tidak akan ada skenario penggunaan yang akan memberikan beban seberat tes throttling tersebut. Jadi, besar kemungkinan vivo X100 Pro tetap lancar dipakai aktivitas seberat apa pun, termasuk bermain game berat dan mengedit video di CapCut.

Ponsel lain dengan Dimensity 9300 adalah OPPO Find X7, mendapatkan skor AnTuTu v10 sebesar 2.210.529 poin, dilansir dari Phones Data.

Sebagai salah satu cip paling berkinerja tinggi di tahun 2024, wajar banyak yang penasaran tentang gambaran performanya. Perihal gaming, vivo X100 Pro dapat diandalkan untuk Genshin Impact pada pengaturan tertinggi tanpa lemot sama sekali.

Untuk Anda yang memiliki file dump dari konsol-konsol game lawas, vivo X100 Pro bertenagakan Dimensity 9300 ini juga dapat jalankan emulator Nintendo Wii, Gamecube (Dolphin), Nintendo 3DS (Citra), dan PS2 dengan lancar pada resolusi tinggi.

Penting juga untuk mengetahui beberapa pesaingnya yang memiliki kinerja setara dengan Dimensity 9300, jika ingin mengetahui gambaran performanya lebih jelas. Nah, berikut ini adalah beberapa cip yang setara dengan Dimensity 9300.

Chipset Pesaing yang Setara dengan Dimensity 9300

Dua chipset yang kinerjanya paling mirip dengan Dimensity 9300 adalah Snapdragon 8 Gen 3 dan Exynos 2400. Untuk daftar lengkapnya, bisa disimak berikut ini.

1. Snapdragon 8 Gen 3

Snapdragon 8 gen 3

Snapdragon 8 Gen 3 merupakan chipset Qualcomm paling gahar di tahun 2024, sebagaimana Dimensity 9300 merupakan chipset tertinggi dari MediaTek.

Di dalam chipset ini terdapat delapan unit prosesor (CPU) yang mencakup Cortex X4 (3.3 GHz), Cortex A720 (3.15 GHz), Cortex A720 (2.96 GHz), serta Cortex A520 (2.26 GHz). Keempat klaster ini disusun dalam format 1+3+2+2.

Sebagai pengolah grafis (GPU), Snapdragon 8 Gen 3 mengandalkan Adreno 750 yang mendukung ray tracing secara real-time pada sejumlah permainan Android.

Dibandingkan dengan pendahulunya, Snapdragon 8 Gen 3 mengalami peningkatan signifikan pada kemampuan kecerdasan buatan (AI). Chipset ini mampu menghasilkan gambar generatif AI berkat kemampuan NPU Hexagon yang meningkat 98 persen. NPU ini juga 40 persen lebih hemat daya ketimbang sebelumnya.

Galaxy S24 Ultra
Samsung Galaxy S24 Ultra, salah satu ponsel dengan Snapdragon 8 Gen 3

Chip ini dibangun pada manufaktur 4 nm dari pabrikan TSMC. Jadi, tidak akan lagi terjadi isu overheating separah ketika Qualcomm menggunakan pabrikan Samsung.

Kemampuan GPU di chipset ini diklaim perusahaan mengalami peningkatan performa 25 persen. Serta, efisiensi dayanya pun meningkat sebanyak 25 persen pula. Adapun pada kemampuan ray tracing-nya meningkat hingga 40 persen dibandingkan Snapdragon 8 Gen 2.

Snapdragon 8 Gen 3 juga mendukung jenis memori RAM LPDDR5x yang kompatibel hingga kapasitas 24 GB. Selain itu, chip yang turut mengotaki Samsung Galaxy S24 Ultra ini menghadirkan modem Snapdragon X75 yang dukung jaringan 5G mmWave dan sub6GHz 4x4 MIMO.

Beberapa ponsel yang menggunakan cip Snapdragon 8 Gen 3 antara lain Samsung Galaxy S24 Ultra (varian for Galaxy), nubia Red Magic 9 Pro, realme GT5 Pro, ASUS ROG Phone 8 Pro, Xiaomi 14, OPPO Find X7 Ultra, iQOO 12, OnePlus 12, serta HONOR Magic6 Pro.

Melansir dari GSM Arena, Samsung Galaxy S24 Ultra yang dibekali Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy meraih skor AnTuTu v10 hingga 1.823.822 poin. Sedangkan, penilaian Geekbench 6-nya berada di angka 2.279 poin untuk single-core dan 7.076 poin untuk multi-core.

Adapun pada iQOO 12 (Snapdragon 8 Gen 3 "reguler"), mendapatkan skor AnTuTu v10 sebesar 2.104.997 poin. Ponsel lain, realme GT5 Pro yang juga diotaki Snapdragon 8 Gen 3, mendapatkan nilai AnTuTu v10 sebesar 1.981.149 poin, serta nilai Geekbench 6 sebesar 2.229 poin untuk single-core dan 6.783 poin untuk multi-core.

2. Apple A17 Pro

iphone 15 pro max

Di saat Dimensity 9300 dan Snapdragon 8 Gen 3 masih betah dengan fabrikasi 4 nm-nya, Apple menawarkan sesuatu yang lain, Ya, chipset A17 Pro yang mengotaki iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max ini dibangun pada manufaktur 3 nm yang lebih efisien.

Apple A17 Pro mendukung enam buah inti prosesor (hexa-core) dengan rincian dua unit high performance "Everest" (3.78 GHz) serta empat inti efficiency core "Sawtooth" (2.11 GHz).

Karena memiliki fabrikasi 3 nm yang begitu kecil, cip ini memiliki jumlah transistor sebanyak 19 miliar, peningkatan 19 persen lebih banyak dibanding A16 Bionic berjumlah 16 miliar transistor.

Sementara pada pengolahan grafisnya didukung dengan cip Apple GPU bermuatkan 6-inti. Apple menyebutkan, GPU ini memiliki kinerja yang 20 persen lebih cepat dibanding pendahulunya.

iphone 15 pro max
iPhone 15 Pro Max menjadi salah satu flagship dengan kinerja terbaik, menggunakan Apple A17 Pro

Apple juga mengatakan bahwa GPU di dalam A17 Pro ini merupakan hasil desain ulang paling drastis dalam sejarah GPU besutan Apple. Kini, GPU tersebut mendukung ray-tracing yang berbasiskan kecepatan hardware serta dukungan mesh shading.

Selain itu, Apple A17 Pro juga memiliki "mesin saraf" (neural engine) sebanyak 16 inti yang dapat melakukan 35 triliun pengoperasian setiap detiknya (TOPs).

Berdasarkan pengujian GSM Arena, iPhone 15 Pro Max mendapatkan nilai Geekbench 6 sebesar 2.926 poin untuk single core dan 7.237 poin untuk multi-core. Untuk skor AnTuTu v10, smartphone ini meraih angka 1.487.203 poin.

vivo X100 Pro (Dimensity 9300) mendapatkan skor Geekbench 6 sebesar 2.192 poin pada single core, dan 7.343 poin pada multi-core. Menilai hal ini, A17 Pro lebih powerful pada pengujian single core, namun justru sedikit kalah dari segi multi-core.

3. Exynos 2400

Exynos 2400

Exynos 2400 adalah cip yang setara dengan Snapdragon 8 Gen 3, karena menjadi alternatif varian pada Samsung Galaxy S24 dan Galaxy S24+. Selain itu, performa Exynos 2400 juga tidak beda jauh dengan Dimensity 9300.

Seperti pada Dimensity 9300 dan Snapdragon 8 Gen 3, satu fitur baru yang diperkenalkan pada Exynos 2400 adalah peningkatan kemampuan AI.

Chipset ini mampu menunjang fitur "Galaxy AI" pada Galaxy S24 series, sehingga menelurkan sederet fitur menarik seperti generative photo, Chat Assist, Live Translate, Circle to Search, hingga AI Wallpaper.

Uniknya lagi, Exynos 2400 mengantongi 10 inti prosesor (CPU) alih-alih hanya 8 seperti para cip pesaingnya. Sepuluh inti tersebut terdiri atas satu prime core Cortex X4 (3.21 GHz), lima unit high performance Cortex A72 (dua inti 2.9 GHz, tiga inti 2.6 GHz), dan empat unit efficiency core Cortex A520 (2 GHz).

Samsung Galaxy S24
Samsung Galaxy S24 dan S24+ adalah dua HP pertama yang ditopang dengan Exynos 2400

Dibangun pada fabrikasi 4 nm dari pabrikan Samsung membuat cip ini hadirkan efisiensi daya cukup tinggi. Belum lagi, ada unit GPU Samsung Xclipse yang berjalan pada frekuensi 2 GHz.

Adapun peningkatan yang dihadirkan ketimbang seri sebelumnya (Exynos 2200) adalah kinerja CPU yang 70 persen lebih kencang. Kartu grafis di cip ini juga memiliki basis AMD RDNA 3 serta mendukung fitur ray tracing yang terakselerasi secara perangkat keras.

Menilik pada skor AnTuTu v10 yang dilansir dari GSM Arena, Samsung Galaxy S24+ (Exynos 2400) hadir dengan nilai 1.774.819 poin. Nilai ini rupanya terpaut 17 persen lebih rendah dari vivo X100 Pro (Dimensity 9300) yang mencapai 2.104.997 poin.

4. Apple A16 Bionic

iphone 14 pro max

Selain Apple A17 Pro, salah satu cip lainnya yang punya kinerja setara dengan Dimensity 9300 adalah Apple A16 Bionic. Ini merupakan chipset dengan generasi satu tahun lebih lawas dibanding Dimensity 9300, namun performanya cukup mendekati.

Apple A16 Bionic hadir dengan 16 miliar transistor, mengalami peningkatan jumlah ketimbang Apple A15 Bionic dengan 15 miliar transistor. Chip ini memakai dua unit "Everest" dengan performa 3.46 GHz serta empat unit "Sawtooth" dengan frekuensi 2.02 GHz.

Chipset ini memiliki NPU berisikan 16 inti yang disebut dengan Apple Neural Engine, serta menghadirkan ISP baru dengan kapabilitas fotografi komputasional. Apple A16 Bionic juga memiliki modul baru yang dapat menunjang fitur-fitur terkait tampilan layar yang disebut sebagai Display Engine.

Apple A16 Bionic disertai dengan kartu pengolah grafis (GPU) lima inti yang memiliki bandwidth memori 50 persen lebih banyak dibanding pada Apple A15.

iPhone 14 Pro iPhone 14 Pro Max
iPhone 14 Pro dan Pro Max "mencicipi" Apple A16 Bionic untuk pertama kalinya, diikuti oleh iPhone 15 dan iPhone 15 Plus

Selain itu, cip ini juga memiliki mesin saraf (neural engine) berisikan 16 inti yang mampu menangani 17 triliun operasi per detik (TOPs). Kecepatan tersebut meningkat drastis dibandingkan Apple A15 Bionic dengan 15,8 TOPs.

Chipset ini tak hanya digunakan pada iPhone 14 Pro atau iPhone 14 Pro Max saja, melainkan iPhone 15 dan juga iPhone 15 Plus. Sebagai gambaran performa, GSM Arena mencatatkan nilai Geekbench 6 sebesar 2.606 poin untuk single core dan 6.526 poin untuk multi-core untuk iPhone 15 "reguler".

Skor pada penilaian AnTuTu v10 mencatatkan angka 1.354.651 poin, kendati tidak dapat dibandingkan dengan skor AnTuTu v10 pada smartphone Android.

5. Dimensity 9200 Plus

Mediatek dimensity 9200+

Dimensity 9200 Plus sering dianggap sebagai "Snapdragon 8 Gen 2 killer", karena kedua cip ini dirilis pada tahun yang sama sebagai yang terkuat dari masing-masing kubu (MediaTek dan Qualcomm).

Chipset yang diluncurkan pada tahun 2023 ini merupakan penerus dari Dimensity 9200 "reguler", memiliki peningkatan terhadap kinerja CPU dan GPU. Dimensity 9200 Plus menawarkan delapan unit prosesor yang mencakup prime core Cortex X3 (3.35 GHz), tiga inti high performance core Cortex A715 (3.0 GHz), serta empat inti efisiensi daya Cortex A510 (2.0 GHz).

MediaTek turut berikan kartu grafis (GPU) ARM Immortalis G715 dengan kinerja yang meningkat hingga 17 persen dibandingkan pendahulunya. Dengan kinerja ray tracing yang lancar, game dapat berjalan dengan lebih mulus sekaligus menampilkan kualitas grafis lebih memukau.

Adapun jaringan yang didukung chipset ini mencakup Wi-Fi 7 2x2 + 2x2 yang dukung kecepatan hingga 6,5 Gbps, Bluetooth 5.3, hingga jaringan 5G. Dimensity 9200+ turut dioptimalkan dengan MediaTek 5G UltraSave 3.0 yang bisa menghemat baterai saat penggunaan jaringan 5G.

xiaomi 13t dan xiaomi 13t pro
Xiaomi 13T Pro turut dibekali Dimensity 9200+, namun sayangnya tidak mengikuti jejak Xiaomi 13T "reguler" untuk turut hadir resmi di Indonesia

Berbekal APU 690 sebagai unit pemrosesan kecerdasan buatan (AI), chipset dapat menunjang fitur noise reduction dan resolusi tinggi dengan mengandalkan AI. MediaTek Imagiq 890 turut hadir sebagai prosesor sinyal gambar yang dapat meningkatkan kualitas gambar dan video pada kondisi gelap cahaya.

Tidak lupa, cip juga dilengkapi teknologi HyperEngine 6.0 yang bisa memberikan pengalaman gaming dengan performa tinggi yang adaptif. Dengan teknologi ini, sumber daya CPU, GPU, dan memori bisa dioptimalkan untuk berikan peningkatan performa.

Tidak banyak perangkat yang menggunakan chipset ini. Beberapa di antaranya adalah Xiaomi 13T Pro, vivo S18 Pro, vivo X90S, dan Redmi K60 Ultra, dan tidak ada satu pun yang dirilis untuk pasar Indonesia.

Pada Xiaomi 13T Pro, skor AnTuTu v10 yang diraih adalah 1.470.464 poin, dilansir dari GSM Arena. Skor tersebut lebih rendah 30 persen dibanding vivo X100 Pro dengan skor 2.104.997 poin.

Nilai Geekbench 6 pada Xiaomi 13T Pro adalah 1.289 poin untuk single core dan 3.921 poin untuk multi-core, mengutip dari Phone Arena.

Demikian penjabaran mengenai chipset pesaing Dimensity 9300 yang punya performa "dewa". Menyongsong segmen flagship, performanya dalam aktivitas berat tidak perlu diragukan lagi. Semoga informasi ini bermanfaat agar Anda dapat menentukan pilihan dengan lebih cerdas.

Kategori:
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram