10 HP dengan Kamera 0,5x (Ultrawide) Termurah (Mei 2026)
Kadang kala, cukup sulit memasukkan seluruh subjek foto dalam satu frame. Oleh karena itu, sekarang sudah banyak ponsel yang menyematkan kamera ultrawide karena bisa mengambil gambar dengan sudut pandang yang lebih luas dibanding kamera biasa.
Kamera ultrawide ini terkadang disebut juga sebagai kamera 0,5 atau 0,5x karena mengacu pada angka yang ada di aplikasi kamera. Meskipun begitu, angka 0,5 bukanlah patokan karena ada beberapa ponsel yang menggunakan angka 0,6 untuk kamera ultrawide-nya.
Jika dulu kamera ultrawide ini hanya tersedia pada ponsel flagship, kini ponsel dengan harga yang lebih terjangkau juga sudah banyak yang menggunakannya. Oleh karena itu, di artikel ini Carisinyal akan mengulas daftar ponsel paling murah yang sudah memiliki kamera ultrawide tersebut.
1. Samsung Galaxy A16
| Rilis | 2024 |
| Layar | Super AMOLED 6.7 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G99 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Samsung Galaxy A16 hadir dengan tiga kamera belakang yaitu kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 5 MP, dan kamera makro 2 MP. Meski resolusi kamera ultrawide-nya terbilang kecil di angka 5 MP, kehadirannya sudah cukup untuk mengabadikan pemandangan lebar atau foto kelompok yang lebih luas dari biasanya.
Kamera utama 50 MP-nya menggunakan sensor Samsung ISOCELL JN1 dengan teknologi pixel binning yang menggabungkan empat piksel menjadi satu, sehingga hasil foto di kondisi cahaya baik terasa tajam dan penuh detail.
Sayangnya, kamera ini belum dilengkapi OIS sehingga hasil video bisa kurang stabil saat diambil sambil berjalan. Perekaman video juga terbatas di resolusi 1080p@30fps.
Di luar urusan kamera, Galaxy A16 punya nilai jual yang tidak bisa diabaikan yaitu jaminan pembaruan OS selama enam generasi dan pembaruan keamanan enam tahun. Layarnya menggunakan panel Super AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 90 Hz, baterai 5.000 mAh dengan fast charging 25W, dan sertifikasi IP54.
2. Redmi Note 14 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.67 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7025 Ultra |
| Baterai | Li-Po 5110 mAh |
Redmi Note 14 5G dilengkapi kamera utama beresolusi 108 MP dengan OIS. Dengan OIS (Optical Image Stabilization), foto dan video yang dihasilkan jauh lebih stabil meski diambil saat bergerak atau dalam kondisi cahaya redup. Kamera ini juga mendukung perekaman video hingga 4K.
Menemani kamera utamanya ada kamera ultrawide 8 MP yang sudah lebih baik dibanding banyak pesaing di kelas harga yang sama. Kamera depannya pun tidak main-main dengan resolusi 20 MP, cukup untuk selfie tajam maupun video call berkualitas tinggi.
Berbagai fitur AI juga turut hadir seperti AI Erase untuk menghapus objek tak diinginkan di foto dan AI Sky untuk mengubah tampilan langit di latar belakang.
Dari sisi lain, Redmi Note 14 5G hadir dengan layar AMOLED 6,67 inci Full HD+ refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 2.100 nits yang tetap jelas di bawah terik matahari. Performanya ditopang chipset Dimensity 7025 Ultra dengan pilihan RAM 8 GB atau 12 GB.
3. Motorola Moto G57 Power
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.72 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4 |
| Baterai | Li-Ion 7000 mAh |
Moto G57 Power mungkin lebih dikenal karena baterainya yang jumbo, tapi kameranya juga tidak bisa diremehkan. Ponsel ini mengandalkan kamera utama beresolusi 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 600.
Ukuran sensornya yang besar dan bukaan f/1.8 membuatnya sanggup menangkap cahaya lebih banyak sehingga hasil foto di kondisi gelap pun terlihat lebih baik dari rata-rata ponsel di kelas harganya.
Kamera ultrawide 8 MP-nya hadir dengan sudut pandang hingga 119,5 derajat, cukup lebar untuk memotret pemandangan. Seluruh kameranya pun mendukung perekaman video hingga resolusi 2K.
Yang menarik, Motorola juga menyertakan berbagai fitur AI untuk kamera seperti AI Photo Enhancement Engine, Auto Night Vision, dan dukungan Google Photos AI termasuk Magic Eraser dan Photo Unblur.
Sisi unggulan lainnya ada di baterai 7.000 mAh berbasis teknologi silikon-karbon yang diklaim tahan hingga 60 jam. Moto G57 Power juga menjadi salah satu ponsel pertama yang menggunakan chipset Snapdragon 6s Gen 4.
4. Samsung Galaxy A17
| Rilis | 2025 |
| Layar | Super AMOLED 6.7 inci |
| Chipset | Mediatek Helio G99 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Samsung Galaxy A17 4G adalah membawa upgrade yang cukup berarti dari Galaxy A16. Salah satu peningkatan paling terasa ada di sektor kamera karena kini kamera utama 50 MP-nya sudah dilengkapi OIS. Ini berarti foto dan video yang kamu hasilkan akan jauh lebih stabil dibanding generasi sebelumnya yang tanpa OIS.
Menemaninya ada kamera ultrawide 5 MP dan kamera makro 2 MP, serta kamera depan 13 MP untuk kebutuhan selfie.Perekaman video dengan kamera belakang bisa dilakukan hingga resolusi 1080p.
Desain bodinya juga kini lebih premium dengan penggunaan material glass fiber di bagian belakang yang memberikan kesan lebih mewah dibanding plastik biasa, plus perlindungan Corning Gorilla Glass Victus di bagian layar depan.
Selain kamera, Galaxy A17 4G juga membawa layar Super AMOLED 6,7 inci refresh rate 90 Hz, chipset Helio G99, baterai 5.000 mAh dengan fast charging 25W, sertifikasi IP54, dan dukungan enam kali pembaruan OS serta enam tahun pembaruan keamanan.
5. Infinix Note 50 Pro
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G100 |
| Baterai | Li-Po 5200 mAh |
Infinix Note 50 Pro tampil beda dari ponsel lain di kelas harganya berkat desain rangka aluminium aerospace yang terasa kokoh sekaligus ringan. Ketebalan bodinya hanya 7,32 mm sehingga membuatnya nyaman digenggam sehari-hari.
Dari sisi kamera, Note 50 Pro dibekali sensor utama 50 MP dengan OIS dan bukaan f/1.6, Bukaan yang besar tersebut memungkinkan lebih banyak cahaya bisa masuk ke sensor untuk hasil foto lebih terang.
Kamera ultrawide-nya beresolusi 8 MP dengan sudut pandang 112 derajat dan mendukung perekaman video berkualitas 2K@30fps. Untuk selfie, tersedia kamera depan 32 MP yang juga bisa merekam video 2K.
Berbagai fitur AI turut disematkan termasuk Draw Like a Pro untuk menyempurnakan sketsa dan AI Erase untuk menghapus objek dari foto.
Satu hal yang benar-benar membedakan Note 50 Pro dari ponsel lain adalah fitur Bio-Active Halo AI Lighting di bagian belakang. Lampu ini bisa berubah warna mengikuti notifikasi, dan bisa berfungsi sebagai timer kamera, hingga memantau detak jantung secara real-time.
6. Samsung Galaxy A16 5G
| Rilis | 2024 |
| Layar | Super AMOLED 6.7 inci |
| Chipset | Mediatek Dimensity 6300 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Samsung Galaxy A16 5G hadir dengan konfigurasi kamera yang identik dengan versi 4G yaitu kamera utama 50 MP, ultrawide 5 MP, dan makro 2 MP. Namun di versi 5G ini hadir tambahan gyro-EIS yang membantu menstabilkan rekaman video, sebuah peningkatan yang terasa saat kamu merekam sambil berjalan atau bergerak.
Kamera ultrawide 5 MP-nya memang bukan yang paling tinggi resolusinya, tapi sudah cukup untuk keperluan foto sudut lebar sehari-hari seperti memotret ruangan, pemandangan kota, atau foto bareng teman. Proses pengambilan gambarnya juga dibantu berbagai mode bawaan Samsung termasuk mode malam untuk kondisi gelap.
Nilai jual Samsung Galaxy A16 5G yang paling kuat ada di dukungan software jangka panjangnya. Samsung menjanjikan enam kali upgrade Android dan enam tahun pembaruan keamanan, menjadikannya salah satu ponsel terlama dukungan softwarenya di kelas harga ini.
7. Redmi Note 15 5G
| Rilis | 2026 |
| Layar | AMOLED 6.77 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 |
| Baterai | Li-Ion 5520 mAh |
Redmi Note 15 5G datang dengan konsep "Redmi Titan Durability" yang menekankan ketangguhan fisik di atas segalanya. Ponsel ini diklaim sebagai Redmi Note paling tipis saat dirilis dengan ketebalan hanya 7,35 mm dan bobot 178 gram.
Di sektor kamera, Redmi Note 15 5G membawa kamera utama 108 MP dengan sensor Samsung ISOCELL HM9 yang sudah dilengkapi OIS. Kamera ultrawide 8 MP-nya hadir sebagai pembeda utama dari versi 4G-nya yang hanya punya kamera depth sehingga membuat Redmi Note 15 5G jauh lebih fleksibel untuk fotografi sehari-hari.
Berbagai fitur AI juga turut hadir seperti Dynamic Shots 2.0 untuk efek gerakan dan AI Remove Reflection untuk menghapus pantulan cahaya di kaca.
Performanya ditopang chipset Snapdragon 6 Gen 3 yang efisien. Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,77 inci Full HD+ refresh rate 120 Hz dengan kecerahan puncak 3.200 nits yang sangat terang. Baterainya menggunakan teknologi silikon-karbon berkapasitas 5.520 mAh dengan fast charging 45W.
8. Infinix GT 30
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400 |
| Baterai | Li-Po 5500 mAh |
Infinix GT 30 memang dirancang sebagai ponsel gaming, tapi bukan berarti kameranya diabaikan. Ponsel ini hadir dengan konfigurasi tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 8 MP, dan kamera makro.
Kamera ultrawide 8 MP-nya sudah cukup mumpuni untuk mengabadikan momen di luar game, seperti memotret suasana ruangan gaming setup kamu atau foto bareng teman saat nongkrong.
Yang membuat GT 30 benar-benar menonjol ada di sektor layarnya. Panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5Kdan kecerahan puncak hingga 4.500 nits adalah salah satu yang paling terang di kelas harganya.
Layar seterang ini memastikan kamu masih bisa melihat layar dengan jelas bahkan di bawah terik matahari langsung. Refresh rate 144 Hz-nya juga membuat animasi terasa sangat halus.
Fitur gaming eksklusifnya yang paling menarik adalah GT Shoulder Triggers, tombol fisik di sisi kanan yang bisa dikonfigurasi ulang untuk kontrol gaming lebih presisi. Ada juga sistem pendingin 3D Vapor Cloud Chamber untuk menjaga suhu saat main game marathon.
9. Motorola Moto G67 Power 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.7 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 7s Gen 2 |
| Baterai | Li-Ion 7000 mAh |
Moto G67 Power 5G meneruskan tradisi lini Power dengan membawa baterai 7.000 mAh berbasis teknologi silikon-karbon. Teknologi ini membuat baterai lebih padat dan efisien sehingga kapasitas jumbo itu bisa muat di bodi yang ketebalannya hanya 8,6 mm.
Untuk kamera, G67 Power 5G mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 600 yang sama-sama dipakai di Moto G57 Power, ditambah kamera ultrawide 8 MP. Yang istimewa, semua kameranya mampu merekam video hingga 4K, termasuk kamera ultrawide dan kamera depannya.
Performa ponsel ini ditopang chipset Snapdragon 7s Gen 2 yang mendukung jaringan 5G. Layarnya menggunakan panel IPS LCD 6,72 inci dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 1.050 nits. Bodi berlapis vegan leather premium yang dikurasi Pantone juga memberi kesan lebih premium dari harganya.
10. iQOO Z10R 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.77 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7360 Turbo |
| Baterai | Li-Ion 6500 mAh |
iQOO Z10R 5G hadir dengan kombinasi yang cukup menarik yaitu performa gaming kencang sekaligus baterai jumbo. Konfigurasi kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX882 dan kamera ultrawide 8 MP.
Sensor Sony IMX882 di kamera utamanya dikenal punya kemampuan yang baik dalam kondisi cahaya minim, dan berbagai fitur AI seperti Super Night Algorithm dan AI Aura Light juga hadir untuk menyempurnakan foto malam hari.
Kamera ultrawide 8 MP-nya memudahkan pengambilan foto sudut lebar untuk pemandangan alam, area ramai, atau memotret ruangan. Kamera belakangnya mampu merekam video 4K, sedangkan kamera depan 32 MP yang terletak di punch hole tengah atas layar siap untuk selfie berkualitas tinggi.
Fitur AI foto lainnya termasuk AI Erase 3.0 untuk menghapus objek tak diinginkan dan AI Photo Enhance untuk memperbaiki foto yang kurang sempurna.

