Carisinyal / Aksesoris PC / Inilah Jenis-Jenis Monitor yang Banyak Digunakan Saat Ini

Inilah Jenis-Jenis Monitor yang Banyak Digunakan Saat Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 25 Maret 2020

Monitor dikenal sebagai perangkat yang memvisualisasikan data dari komputer. Perangkat ini adalah perangkat terhubungnya interaksi manusia dengan perangkat komputer. Monitor komputer sendiri cukup beragam.

Perkembangan teknologinya memang tidak secepat CPU, smartphone, atau hardware lain. Tetapi, monitor semakin hari, semakin menarik karena selalu hadir dengan teknologi baru. Terlebih saat ini, terkadang teknologi yang digunakan juga di TV.

Nah, pada kesempatan kali ini saya bakal membahas soal jenis-jenis monitor. Apa saja jenis-jenis monitor? Anda langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

1. CRT

CRT

* sumber: www.geek.com

Monitor CRT (Cathode-Ray Tube) merupakan jenis monitor komputer generasi 80 sampai 2000-an. Bisa dibilang, monitor ini adalah monitor di pertama yang banyak dikenal orang ketika komputer sudah mulai hadir ke pasaran. Saya juga pertama kali mengenal komputer, memakai monitor tipe CRT.

Monitor CRT memiliki bentuk kotak yang besar, lebar, dan memanjang ke belakang. Karena bentuknya yang besar dan mirip tabung, monitor ini sering dikatakan sebagai monitor tabung. Saya juga dulu menyebut monitor ini sebagai monitor tabung karena lebih populer jika dibandingkan dengan penyebutan monitor CRT.

Penyebutan monitor tabung juga tidak salah. Pasalnya, di dalam monitor CRT terdapat tabung yang hampa udara. Di tabung ini terdapat sinar katoda atau elektron. Sinar katoda ini dipancarkan dengan kecepatan tinggi dan menghasilkan pantulan elektron yang membentuk pola di layar.

Sinar katoda tersebut akan terus memantulkan layar monitor dan bekerja sesuai input yang merupakan hasil konversi digital ke gelombang elektromagnetik. Faktor ini yang kemudian membuat monitor CRT memiliki sinar radiasi yang cukup besar.

Karena memiliki sinar radiasi yang cukup besar, penggunaan monitor CRT sangat tidak disarankan. Tapi memang zaman sekarang, hampir semua komputer sudah tidak menggunakan CRT lagi meskipun masih banyak penjual yang menjual monitor CRT bekas.

2. LCD

LCD Display

Monitor LCD (Liquid Crystal Display) adalah tipe monitor paling populer dan masih banyak digunakan orang. Ketika LCD hadir, secara perlahan orang-orang mulai meninggalkan monitor CRT dan beralih ke monitor LCD. Pun dengan saya, yang setelah pindah ke LCD, rasanya sudah tidak mau lagi memakai monitor CRT, Terlebih karena CRT berpengaruh pada mata.

LCD sendiri merupakan tipe monitor yang di dalamnya tersusun dari cairan kristal. Cairan kristal ini tidak memancarkan cahaya sendiri. Di bagian belakang susunan cairan kristal, terdapat lampu neon putih yang memberikan cahaya pada kristal-kristal tersebut.

Bertemunya cahaya pada kristal-kristal tersebut mengakibatkan hadirnya titik cahaya atau piksel yang tentu jumlahnya jelas tidak sedikit, yakni sampai jutaan piksel. Kumpulan piksel yang banyak ini akan menghadirkan pencitraan sehingga muncul gambar di layar.

LCD sendiri memiliki kelebihan dengan kualitas gambarnya yang jernih dan tajam. LCD ini juga hadir sebagai solusi sebuah monitor yang lebih sehat ke mata dan lebih hemat daya. Maklum, monitor CRT adalah tipe monitor yang sangat boros daya.

Pada perkembangannya, saya sering menemukan kalau LCD sendiri memiliki beberapa teknologi bergantung pada panel yang digunakan. Biasanya saya menemukan tipe panel pada perangkat laptop. Beberapa panel LCD yang ada di laptop adalah sebagai berikut.

  • TN

TN (Twisted Nematic) adalah teknologi panel LCD yang banyak digunakan. Panel ini merupakan tipe panel yang murah. Pasalnya, panel TN ini tidak menghadirkan sudut pandang layar yang jelas jika dilihat dari berbagai sisi.

Selain itu, reproduksi dan keakuratan warna panel TN tergolong kurang bagus. Namun, keunggulan panel TN adalah kemampuan dalam menghadirkan response time yang paling baik. Sehingga panel ini cocok digunakan untuk kebutuhan bermain gim.

  • IPS

IPS (In-Plane Switching) merupakan tipe panel LCD yang tergolong bagus. LCD dengan panel ini mampu menghadirkan kualitas gambar yang baik, keakuratan warna yang oke dan sudut pandang yang lebih baik jika dilihat dari berbagai sisi. Karena itu, monitor IPS cukup banyak digemari.

Tidak sedikit juga orang yang mencari laptop dengan layar panel IPS karena kemampuannya dalam menghadirkan sudut pandang yang baik. Namun, panel IPS memiliki kemampuan response time sedikit lebih lambat dibandingkan panel TN.

Saya sendiri memiliki dua laptop dengan dua panel berbeda. Satu panel TN dan satu panel IPS. Jelas, laptop dengan panel IPS lebih memberikan tampilan visual yang lebih baik.

  • VA

VA (Vertical Alignment) dapat dikatakan sebagai panel LCD yang posisinya ada di tengah-tengah, antara TN dan IPS. Pasalnya, panel VA mirip dengan IPS. Panel ini menawarkan kemampuan reproduksi warna yang lebih baik dibandingkan panel TN. Sudut pandang panel layar VA juga lebih bagus dibandingkan TN.

Hanya saja panel VA memiliki response time yang lebih lambat dibandingkan panel TN dan juga IPS. Bagi sebagian ornag, tentu hal ini bukan masalah besar. Terlebih fakta kalau panel VA memiliki rasio kontras yang lebih tinggi dan memiliki kelebihan pada warna hitam yang lebih pekat.

3. TFT

TFT DISPLAY

TFT (Thin-film Transistor) adalah tipe monitor lainnya yang cukup populer. Tipe monitor ini bisa dibilang sebagai tipe monitor LCD yang diberikan implementasi komponen lain. Tujuannya untuk menghadirkan gambar yang dapat ditransmisikan dengan jelas dengan resolusi yang tinggi atau lebih memadai.

Teknologi pada TFT ididasarkan pada aplikasi transistor untuk masing-masing piksel layar. Dengan teknologi ini, layar memungkinkan bekerja dengan pembesaran dan pencahayaan gambar yang lebih besar. Bisa dibilang, TFT adalah sebuah teknologi layar menggabungkan kristal cair dengan kemampuan menghadirkan gambar beresolusi tinggi.

4. LED

LED

LED (Light-emitting diode) adalah tipe monitor hasil penyempurnaan dari LCD. Tipe monitor ini hadir dengan kualitas visual dan warna yang lebih banyak jika dibandingkan LCD. Selain itu, LED juga 70%  lebih hemat daya dibandingkan LCD.

LED juga terasa lebih istimewa karena memiliki kerapatan pixel yang jauh lebih tajam. Monitor LED cenderung lebih awet jika dibandingkan dengan penggunaan LCD. Selain itu, monitor LED memiliki ukuran yang lebih tipis jika dibandingkan dengan monitor LCD. Tapi jelas, harga monitor LED lebih mahal dibandingkan LCD.

5. DLP Monitor

DLP TV

DLP merupakan monitor yang memiliki definis tertinggi. Monitor ini bekerja berdasarkan prinsip perangkat micromirror digital atau DMD (digital micromirror devices). Monitor ini memiliki prinsip kerja memanfaatkan jutaan micromirrors untuk memodulasi cahaya secara digital.

Monitor ini merupakan tipe monitor yang cocok untuk pengeditan gambar atau video. Monitor ini juga cocok digunakan untuk bermain gim. Sayangnya, monitor DLP kurang begitu populer.

6. Touchscreens Monitor

touchscreen monitor

Sesuai namanya, monitor ini adalah monitor layar sentuh. Teknologi layar sentuh menjadi teknologi yang paling populer seiring dengan maraknya penggunaan ponsel pintar dan tablet. Pada dasarnya, monitor sentuh adalah tipe monitor yang berdiri sendiri dengan teknologi layar sentuh.

Perkembangan selanjutnya, perangkat monitor biasa, seperti LCD atau LED dapat dipasangkan dengan panel layar sentuh. Hal ini membuat hadirnya banyak monitor maupun televisi LCD maupun LED yang mendukung teknologi layar sentuh.

Penerapan penggabungan teknologi layar sentuh dan panel layar lain, banyak ditemukan di smartphone atau ponsel pintar. Ponsel pintar yang beredar hadir dengan berbagai panel layar yang semuanya mendukung teknologi layar sentuh.

7. Layar Plasma

plasma monitor

Layar plasma merupakan tipe monitor lainnya yang bisa dibilang tergolong populer. Monitor plasma ini adalah tipe monitor yang menggabungkan konsep LCD dengan keunggulan kualitas gambar yang baik dan CRT, yang dikenal memiliki sudut pandang yang luas.

Teknologi tersebut kemudian menghadirkan sebuah perangkat layar yang tergolong tipis, ramping, tetapi memiliki sudut pandang yang baik. Maka kemudian hadirlah produk-produk layar seperti TV plasma.

Sayangnya, perangkat layar ini tergolong boros daya. Selain itu, tingkat kontrasnya tergolong tinggi. Dan yang paling penting, harga layar plasma cenderung mahal.

8. OLED 

OLED

* sumber: www.techspot.com

Tipe monitor selanjutnya adalah OLED (Organic Light-Emitting Diode). Monitor ini adalah tipe monitor yang bekerja dengan cara memanfaatkan semikonduktor pemancar cahaya yang dibuat dari lapisan organik.

Monitor OLED adalah tipe monitor yang tergolong tipis. Sayangnya, monitor ini kurang begitu populer. Harganya yang terlalu mahal bisa jadi alasan mengapa tipe monitor OLED maupun TV OLED jarang dilirik banyak orang.

Nah, itulah beberapa jenis monitor komputer ataupun tipe monitor TV. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui berbagai jenis monitor.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *