Carisinyal / Smartphone / 10 Kelebihan dan Kekurangan HP OnePlus 6T yang Perlu Kamu Tahu

10 Kelebihan dan Kekurangan HP OnePlus 6T yang Perlu Kamu Tahu

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 November 2018

Anak perusahaan Oppo Electronics, OnePlus, menghadirkan produk ponsel dengan kode nama Fajita. Orang tuanya bahkan sudah memberi Fajita slogan ‘Unlock The Speed’ yang artinya kurang lebih ‘Membuka Kecepatan’.Fajita sendiri tak lain adalah OnePlus 6T, adik dari OnePlus 6 yang diperkenalkan pada bulan Oktober 2018. 

OnePlus sendiri adalah satu dari beberapa brand ponsel pintar negeri Panda yang cukup menarik untuk dibahas. Selain karena slogan-slogannya yang sering membuat panas dingin pabrikan ponsel pintar lain, OnePlus seakan sudah menghilangkan kesan ponsel Tiongkok yang sering dianggap kurang mengesankan.

Seperti OnePlus 6T misalnya. Menurut penuturan Tomsguide, OnePlus 6T adalah ponsel pintar pertama di Amerika Serikat yang menggunakan sensor sidik jari pada layar atau In-Display Fingerprint. Itu adalah salah satu bukti mengesankannya OnePlus yang memberikan opsi lain proses biometrik pada ponsel pintar.

Berkaitan dengan hal di atas, Carisinyal telah tertarik untuk membahas kelebihan dan kekurangan OnePlus 6T. Analisis mengenai ponsel pintar tersebut akan dimuat dalam artikel 10 Kelebihan dan Kekurangan OnePlus 6T Terbaru (2018) berikut ini. Sebelum lanjut, simak dulu spesifikasi singkat OnePlus 6T di bawah.

Spesifikasi OnePlus 6T

OnePlus 6T

 

  • Rilis: 6 November 2018
  • Layar: Optic AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
  • Resolusi Layar: 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~402 ppi density)
  • Chipset: Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 (10 nm)
  • CPU: Octa-core (4×2.8 GHz Kryo 385 Gold & 4×1.7 GHz Kryo 385 Silver)
  • GPU: Adreno 630
  • Memori Internal: 256 GB, 8 GB RAM or128 GB, 6/8 GB RAM
  • Memori Eksternal: Tidak ada
  • Kamera Belakang: 16 MP, f/1.7, 25mm (wide), 1/2.6″, 1.22µm, OIS, PDAF + 20 MP (16 MP effective), f/1.7, 25mm (wide), 1/2.8″, 1.0µm, PDAF
  • Kamera Depan: 16 MP, f/2.0, 25mm (wide), 1/3.1″, 1.0µm
  • Baterai: Non-removable Li-Po 3700 mAh battery

Kelebihan OnePlus 6T

1. Kinerja yang Perkasa

OnePlus 6T Gaming

Jeroan 6T masih sama dan perkasa dengan pendahulunya. Ponsel pintar ini dipersenjatai dengan chipset Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 dengan proses manufaktur 10 nm. CPU-nya terdiri dari delapan inti yang terdiri dari 4×2.8 GHz Kryo 385 Gold dan 4×1.7 GHz Kryo 385 Silver. Untuk bagian pengolah grafis, 6T menggunakan Adreno 630.

Terdapat dua varian pilihan ruang penyimpanan untuk OnePlus 6T. Yang pertama adalah varian RAM 8 GB dengan ruang penyimpanan 256 GB. Sedangkan yang kedua adalah varian RAM 6 atau 8 GB dengan ruang penyimpanan sebesar 128 GB. 6T dengan 6 GB RAM ditujukan untuk segmen entry-level sedangkan yang 8 GB untuk di atasnya.

Dengan dukungan jeroan yang demikian, Trusted Reviews bahkan berujar kalau kegiatan seperti streaming video, multitasking, hingga bermain game di OnePlus 6T itu lebih dari kata ‘cukup powerful‘. Maksudnya mungkin 6T sangat nyaman digunakan untuk menunjang kegiatan-kegiatan tersebut.

Untuk nilai benchmark OnePlus 6T, skor yang didapatkan seperti pada umumnya ponsel dengan Snapdragon 845. Seperti contoh benchmark Geekbench 4 pada OnePlus 6T didapatkan  skor 8.972 untuk tes multi-core. 

Skor tersebut terbilang tinggi jika dibandingkan Google Pixel 3 XL yang sama-sama menggunakan Snapdragon 845. Hasil tersebut berdasarkan pengujian yang dilakukan Tomsguide yang dalam pengujian didapatkan fakta kalau skor Geekbench 4 juga lebih tinggi dibandingkan Samsung Galaxy Note 9 yang hanya mendapat skor 8.876.

Menilik hasil tersebut, jelas kalau performa dari OnePlus 6T termasuk tinggi. Karena itu, rasanya tidak usah meragukan lagi soal performa dari ponsel ini.

2. Layar yang Lebih Besar dan Lebih Terang

OnePlus 6T Display

* sumber: www.tomsguide.com

Dibanding kakaknya OnePlus 6, secara keseluruhan OnePlus 6T menawarkan tampilan layar yang lebih besar dan terang dengan notch yang dibuat lebih kecil. Ukuran layarnya yang membentang hingga 6.41 inchi membuat 6T dikategorikan sebagai phablet.

Tipe layar yang digunakan masih sama seperti pendahulunya, yaitu panel AMOLED dengan 16 juta warna dan beresolusi ultra-wide Full HD 2340 x 1080 piksel. Resolusi sebesar itu sedikitnya berpotensi menghemat konsumsi daya baterai yang tergolong kecil. Dan dengan kerapatan piksel yang mencapai 402 ppi, gambar pada layar 6T terlihat sangat tajam.

Tomsguide bahkan berani menyebut jika kualitas tampilan OnePlus 6T mampu menyaingi kualitas flagship lain dengan harga dua kali lipat lebih mahal dibanding OnePlus 6T.

3. Bodi yang Elegan dan Powerfull

OnePlus 6T Back

Sebagai ponsel yang dibuat dengan banyak teknologi tinggi, OnePlus 6T pastinya tampil dengan bodi yang menggoda. Kaca merupakan material utama yang membalut body depan belakang OnePlus 6T. Dengan demikian, OnePlus 6T terlihat sangat elegan dan powerful. Frame aluminium juga menambah keindahan bodi OnePlus 6T ini.

Body belakang OnePlus 6T terlihat lebih simpel namun tetap berkelas. Menurut penulis sendiri, hal itu dikarenakan tidak adanya sensor sidik jari yang biasa terlihat menempel di sana. Di One Plus 6T sensor itu kini berpindah ke bagian depan dan menyatu dengan layar (In-Display Fingerprint). Karenanya mengakses perangkat OnePlus 6T jadi terasa lebih keren dan elegan.

4. Kapasitas Baterai yang Lebih Besar

OnePlus 6T Power

OnePlus 6T Battery

OnePlus 6T telah meningkatkan kapasitas baterainya hingga 12% dibanding generasi OnePlus sebelumnya, yaitu menjadi 3700 mAh. Dengan kapasitas sebesar itu, daya tahan baterai jadi lebih lama untuk penggunaan sehari-hari seperti berselancar di dunia maya dan menonton video.

Dalam hal pengisian cepat, OnePlus 6T masih mengandalkan teknologi yang sama dengan sebelumnya, yaitu 20W Dash Charge. Dengan teknologi ini, baterai OnePlus 6T dapat terisi penuh dalam waktu kurang lebih satu jam. Dalam uji yang dilakukan GSM Arena, untuk mengisi baterai OnePlus6T dari 0% hingga 55% membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Meskipun teknologi fast charging yang digunakan OnePlus 6T belum menggunakan standar Oppo yang baru (50W), hal itu dinilai sudah lebih dari cukup dalam keefisienan dan kecepatan pengisian daya baterai OnePlus6T.

5. Mendukung In-Display Fingerprint

OnePlus 6T Fingerprint

Jika OnePlus 6 menempatkan sensor fingerprint di belakang body, maka lain hal dengan adiknya. OnePlus 6T kini telah menggunakan teknologi pemindai sidik jari yang terletak pada layar (In-Display Fingerprint) yang dapat membantu proses biometrik menjadi lebih cepat dan akurat.

Dengan hadirnya In-Display Fingerprint, pengguna dapat melakukan proses membuka dan mengunci ponsel pintar mereka lebih cepat dan pastinya tingkat keamanan bisa menjadi lebih terjamin karena pemindaian sidik jari dilakukan lebih seksama lagi.

OnePlus 6T Fingerprint

Saat ingin membuka perangkat, pengguna tidak perlu menekan layar OnePlus 6T secara membabi buta. Hal itu karena 6T menyala dengan indikator sidik jari yang cukup ditekan ringan dan setelah itu home screen OnePlus 6T pun akan terbuka. Menurut OnePlus, kecepatan membuka OnePlus 6T mencapai angka 0,34 detik!

Teknologi In-Display Fingerprint ini juga telah memberikan opsi biometrik kepada pengguna selain pengenalan wajah atau Face ID yang dinilai sering kurang akurat.

6. Oxygen OS dengan Banyak Fitur Baru

Oxygen One Plus 6T

Android Pie adalah OS yang diadopsi dalam ponsel pintar OnePlus 6T. Untuk urusan antarmukanya, OnePlus 6T menggunakan Oxygen OS terbaru yang merupakan versi custom dari Android Pie itu sendiri. Walaupun tampilan Oxygen OS pada OnePlus 6T masih terlihat biasa, namun fitur yang ditawarkannya lebih banyak. Selain itu, fitur-fitur Android Pie juga sudah mulai bermunculan di Oxygen OS 6T.

7. Perbaikan Software Kamera

OnePlus 6T Camera

Teknologi kamera yang dibenamkan pada OnePlus 6T masih sama dengan pendahulunya. Akan tetapi, OnePlus 6T membawa beberapa perbaikan pada segi software-nya seperti night mode yang dapat membantu meningkatkan kualitas foto saat pengambilan di kondisi cahaya yang rendah dan juga dikatakan ada perbaikan pada portrait mode-nya juga.

Kekurangan OnePlus 6T

1. Tidak Ada Slot MicroSD

Memory

* sumber: www.pexels.com

Sebagian pengguna mungkin mengabaikan kekurangan ini, namun sebagian lainnya tetap memikirkannya. MicroSD adalah elemen penting untuk memperluas ruang penyimpanan ponsel di saat bawaan pabriknya sudah terisi penuh. 

Sayangnya pengguna OnePlus 6T harus membuang pikiran itu jauh-jauh karena OnePlus tidak menyertakan slot microSD pada produknya tersebut. Walaupun demikian, OnePlus sudah memberi peningkatan pada kapasitas ruang penyimpanan pada OnePlus 6T.

2. Hilangnya Jack Audio

OnePlus 6T Port

OnePlus 6T merupakan seri ponsel OnePlus pertama yang dijual tanpa hadirnya lubang jack audio. Sebagai gantinya, pengguna harus beradaptasi dengan penggunaan headset nirkabel yang tidak tersedia dalam paket penjualan.

3. Belum Support Pengisian Nirkabel

wireless charger

Body kaca yang membalut OnePlus 6T memungkinkannya untuk bisa melakukan pengisian baterai secara nirkabel. Namun, perusahaan nampaknya masih teguh menggunakan teknologi Dash Charge melalui perantara lubang USB Type-C. Ini bukanlah sebuah masalah mengingat dengan Dash Charge juga baterai OnePlus 6T dapat terisi penuh dalam waktu yang cukup singkat.

Itulah 10 kelebihan dan kekurangan OnePlus 6T yang dapat dijadikan bahan referensi sebelum membeli ponsel yang diinginkan. Dilihat dari bahasan di atas, sepertinya OnePlus 6T cukup menggiurkan untuk segera dipinang dan dibawa ke rumah masing-masing.

Simpulan

Dengan disematkannya banyak teknologi unggulan pada OnePlus 6T membuat ponsel pintar ini cukup mengenyangkan untuk dinikmati. Dengan harga yang ditawarkannya, tentu saja itu adalah nilai plus tersendiri bagi 6T sehingga mampu bersaing dengan perangkat yang dijual dengan harga lebih tinggi.

Kekurangan pada OnePlus 6T setidaknya masih bisa dimaklumi mengingat apa yang ditawarkannya juga sudah lebih dari cukup. Satu hal yang mungkin perlu diadaptasi bagi sebagian pengguna OnePlus adalah penggunaan headset nirkabel karena produk OnePlus sebelumnya masih menyediakan port untuk jack audio.

OnePlus 6T ini layak dipilih oleh Anda yang membutuhkan ponsel dengan chipset Snapdragon 845 dan penggunaan sensor sidik jari di dalam layar. Tertarik dengan OnePlus 6T? Anda bisa membeli OnePlus 6T di Bukalapak melalu link berikut ini

Jika Anda kurang tertarik dengan produk OnePlus 6T dan mencari alternatif ponsel Snapdragon 845 lainnya, Anda bisa lirik LG G7 ThinQ, Pocophone F1, atau Xiaomi Black Shark. Anda bisa membaca detail tentang ketiga produk tersebut pada  artikel “Kelebihan dan Kekurangan LG G7 ThinQ“. “Kelebihan dan Kekurangan Pocophone F1“, serta artikel “Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Black Shark”.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

Mau cashback 15% pas belanja di Bukalapak? Masukan saja kode BUKASINYAL. Kode ini berlaku untuk pembelian via aplikasi Bukalapak khusus untuk kamu yang yang belum pernah berbelanja di Bukalapak. Minimun pembelian Rp 100.000 dengan maksimal cashback Rp 50.000. yuk tunggu apa lagi, segera pakai kode BUKASINYAL dan dapatkan cashback-nya!

About the Author:

A bad writer but loves to write

Leave A Comment