carisinyal web banner retina

Pahami 10 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy S22 5G Ini!

Samsung mengambil pendekatan berbeda ketika merilis Galaxy S22 5G dan Galaxy S22+ 5G pada Februari 2022. Perusahaan elektronik asal Korea Selatan tidak menawarkan perombakan desain besar-besaran. Oleh sebab itu, Anda akan melihat bahwa S22 dan S22+ mirip layaknya generasi sebelumnya. Perubahan besar justru berfokus pada seri atasnya, yakni Galaxy S22 Ultra.

Keputusan tersebut mengindikasikan bahwa Samsung mencurahkan tenaga tim risetnya untuk membenahi sektor yang lebih krusial, yaitu performa dan kamera. Meski demikian, baik S22 dan S22+ mengalami penyusutan ukuran yang membuat keduanya lebih ringkas.

Baca Juga:
Kelebihan Kekurangan Samsung Galaxy S22 Plus

Kelebihan Kekurangan Samsung Galaxy S22 Ultra

Hal ini merupakan kabar baik bagi mereka yang sudah lama rindu akan HP kencang berukuran wajar. Dalam hal ini, Galaxy S22 merupakan ponsel dengan bentuk paling mungil dari seluruh S22 Series. Walau ukurannya lebih kecil, HP ini punya jeroan yang sama dengan S22+, kecuali soal layar dan baterai.

Lantas, seberapa menarik ponsel yang satu ini? Jawabannya akan segera Anda jumpai dalam artikel kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy S22 5G ini. Berikut ini spesifikasi si ponsel dapat Anda baca sebelum pembahasan dimulai.

Spesifikasi Samsung Galaxy S22

Samsung Galaxy S22 5G
Layar Dynamic AMOLED 2X 6.1 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1
RAM 8 GB
Memori Internal 128 GB, 256 GB
Kamera 50 MP (wide) 10 MP (telephoto) 12 MP (ultrawide)
Baterai Li-Ion 3700 mAh
Harga Saat Rilis Rp 11.999.000
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Kelebihan Samsung Galaxy S22

Yang besar tidak selalu indah. Ada sejumlah orang yang suka dan nyaman dengan bentuk kecil. Hal itu seperti Galaxy S22 5G ini dengan segala kelebihannya sebagai berikut.

1. Desain

Galaxy S22

Samsung mempertahankan desain modul kamera contour-cut yang membuat penampilan Galaxy S22 mirip dengan Galaxy S21. Walau begitu, S22 kini berkarakter lebih tegas karena tepian penutup belakangnya rata alias flat, selaras dengan layarnya.

Perubahan selanjutnya adalah perubahan ukuran yang sudah sedikit kami singgung pada paragraf pembuka. Dibanding S21, S22 lebih pendek, lebih ramping, dan lebih tipis. Ia juga lebih ringan. Dimensi terukurnya yakni 146 x 70.6 x 7.6 mm, dengan bobot 167 gram.

Pemangkasan ukuran ini tentu saja menjadikan pengalaman genggam Galaxy S22 jadi lebih nyaman. Namun, YouTuber Amerika Serikat, Marques Brownlee, menilai, kombinasi bentuk flat, bezel tipis simetris, dan layar penuh, menciptakan kesan bahwa beginilah caranya membuat ponsel sekompak mungkin.

Satu hal lagi yang berbeda dari Galaxy S22 adalah upgrade material penutup belakang, yakni Gorilla Glass Victus+. Sang kakak, Galaxy S21 masih memakai material polikarbonat. Selain itu, rangkanya dibikin dari aluminium armor yang lebih tahan benturan.

HP dengan slot dua kartu SIM tanpa microSD ini tetap mempertahankan sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan debu dan air. Di Indonesia, Galaxy S22 hadir dalam empat varian warna: Phantom White, Phantom Black, Hijau, dan Pink Gold.

2. Tampilan

layar s22+

Bentang layar yang digunakan Galaxy S22 adalah 6,1 inci. Ukuran diagonal ini turun 0,1 inci dibanding Galaxy S21. Teknologi panel yang dipakai masih sama, yaitu Dynamic AMOLED 2X. Begitu juga dengan resolusinya, tetap Full HD+ (1080 x 2340 piksel).

Sektor tampilan HP ini mempunyai kepadatan piksel 425 ppi dan diproteksi kaca Gorilla Glass Victus. Ada juga teknologi refresh rate hingga 120 Hz plus touch sampling rate 240 Hz.

Refresh rate tinggi membuat pengalaman menyaksikan tampilan HP ini jadi lebih mulus dalam hal apa pun. Namun, refresh rate tinggi bisa bikin baterai HP jadi boros. Untungnya Samsung menyuntikkan fitur adaptive refresh rate.

Fitur tersebut membuat layar Galaxy S22 mampu secara otomatis menurunkan atau menaikkan refresh rate sesuai dengan kegunaan. Rentangnya berkisar antara 48 sampai 120 Hz. Lebih lanjut, layar Galaxy S22 mampu mencapai level kecerahan 1300 nit yang termasuk tinggi.

Satu fitur baru lagi pada layar HP ini adalah Vision Booster. Beberapa penguji menyebut fitur ini mirip seperti True-tone milik iPhone. Fungsinya untuk meningkatkan kontras warna dan tingkat kecerahan, agar tampilan terlihat bagus di berbagai situasi pencahayaan sekitar.

Menurut Sean Riley, penguji Laptop Mag, layar HP ini mampu menyuguhkan tampilan yang benar-benar hidup. Dalam video yang ditonton Riley, sebuah katak serasa melompat dari dalam layar.

Sensasi ini bisa timbul karena layar disetel dalam mode warna vivid. Berbekal setelan ini, warna merah tua, biru, dan hijau terlihat tajam. Pengalaman yang dirasakan Riley seolah mengonfirmasi hasil uji kalibrasi warna si ponsel.

Dalam uji yang dilakukan Riley dan tim Laptop Mag, layar Galaxy S22 tembus gamut warna 151.1% DCI-P3. Adapun dalam mode natural, layar HP ini tembus rentang warna 79.4% DCI-P3. Hasil ini cukup mencengangkan buat Riley.

Tak hanya itu, warna yang keluar dari Galaxy S22 juga akurat. Nilai penyimpangan warnanya (Delta-E) hanya 0,24 dalam mode natural. Akurasi warna layar HP ini mengalahkan Google Pixel 6 Pro (0,3) dan iPhone 13 (0,26).

Adapun Galaxy S22 memiliki sertifikasi HDR10+, sehingga bisa menampilkan konten HDR. Ia juga punya sertifikasi Widevine L1, artinya bisa memutar film Netflix pada resolusi Full HD. Tidak lupa ada pemindai sidik jari optik berjenis ultrasonik yang ditanamkan di dalam layar HP ini.

3. Performa

soc s22+

Bersama S22+ dan S22 Ultra, Galaxy S22 adalah smartphone resmi pertama di Indonesia dengan SoC Snapdragon 8 Gen 1. HP ini pun menjadi ponsel Galaxy S Series kedua yang datang ke Indonesia dengan SoC bikinan Qualcomm.

Kali terakhir SoC Qualcomm dipercaya mengisi dapur pacu ponsel Galaxy S Series versi Indonesia terjadi pada 2014. Kala itu, Galaxy S5 ditenagai oleh Snapdragon 801.

Alasan mengapa seluruh Galaxy S22 Series memakai SoC Snapdragon 8 Gen 1 bisa terjadi karena dua hal. Pertama, sejak awal pandemi Covid-19, produsen HP mengalami masalah kelangkaan chipset. Oleh sebab itu, Samsung mengambil SoC dari brand mana saja yang siap, tapi tentu dengan standar mereka.

Kedua, Samsung ingin memberi pengalaman terbaik bagi konsumen Indonesia, yang merupakan salah satu mitra terbaik mereka. Samsung tampaknya ingin menghindari potensi kinerja HP yang kurang maksimal akibat penggunaan Exynos 2200.

Snapdragon 8 Gen 1 sendiri diklaim Qualcomm mengalami peningkatan 20% kemampuan CPU dan 30% kemampuan GPU, jika dibandingkan pendahulunya, yakni Snapdragon 888. Klaim itu timbul karena SoC ini memakai arsitektur CPU, GPU, dan fabrikasi yang baru.

Delapan inti CPU SoC ini terdiri atas satu inti Cortex-X2 (3.00 GHz), tiga inti Cortex-A710 (3x2.40 GHz) dan empat inti Cortex-A510 (1.70 GHz). Snapdragon 8 Gen 1 juga mengandung GPU Adreno 730 dan berbagai komponen lain. Semuanya disatukan melalui fabrikasi 4 nm.

Pada dapur pacau Galaxy S22, SoC ini didukung RAM 8 GB LPDDR5 dan penyimpanan internal UFS 3.1, baik varian 128 GB maupun 256 GB. Kami pun memperkirakan bahwa performa yang ditimbulkan Galaxy S22 tak akan jauh berbeda dari Galaxy S22+ mengingat spesifikasi keduanya sama.

Namun, Galaxy S22 memiliki sistem termal yang lebih sensitif dengan kenaikan temperatur akibat bentuknya yang lebih kecil. Dugaan kami didasarkan pada pengalaman Sascha Segan, dari PC Mag, yang mengetes ketiga ponsel melalui aplikasi CPU Throttling Test.

Segan berkata, Galaxy S22+ adalah ponsel yang paling adem dan paling kencang dibanding Galaxy S22 dan S22 Ultra. Kendati demikian, performa HP ini tetap tinggi jika dilihat dari skor-skor yang dicatatkan via aplikasi-aplikasi benchmark sintetis.

Skor multicore HP ini yang tampak pada aplikasi GeekBench 5 adalah 3341. Skor tersebut cukup tinggi dan menandakan bahwa kemampuan multitasking Galaxy S22 bisa diandalkan.

Menurut pengalaman Sean Riley, HP ini lancar digunakan saat membuka lusinan tab Google Chrome sambil memutar video Netflix (di latar belakang). Sesekali Riley juga berpindah ke tampilan aplikasi Twitter, YouTube Music, dan Gmail.

Soal performa gaming, Galaxy S22 dapat menjalankan gim PUBG Mobile pada setelan grafis dan frame rate tertinggi. Riley juga menjajal kemampuan grafis HP ini saat dipakai untuk men-convert video pendek dari resolusi 4K menjari 1080p Full HD.

Pekerjaan tersebut mampu diselesaikan Galaxy S22 dalam waktu 48 detik saja. Durasi tersebut memang belum bisa mengalahkan iPhone 13 (26 detik), tetapi jauh lebih cepat ketimbang Galaxy S21 (1 menit lebih 3 detik).

4. Kamera

Galaxy S22 Phantom White

Spesifikasi kamera Galaxy S22 sama dengan S22+. Samsung memberi peningkatan di sektor ini pada kamera utama dan kamera tele. Kamera selebihnya dari HP ini punya spesifikasi yang serupa dengan si pendahulu Galaxy S21.

Pada kamera utama, Galaxy S22 memperoleh ukuran sensor yang 23% lebih besar ketimbang pendahulunya, yakni 1/1,56 inci. Sensor yang mampu menghasilkan gambar dengan resolusi maksimal 50 MP bernama ISOCELL GN5.

Peningkatan ukuran sensor dimaksudkan agar kamera utama utama HP ini makin sensitif dalam menangkap cahaya, khususnya pada kondisi low light dan malam hari. Adapun kamera utama Galaxy S22 punya bukaan f/1.8, focal length 23 mm, serta dilengkapi OIS dan dual pixel PDAF.

Sementara itu, kamera tele Galaxy S22 memang mengalami penurunan resolusi, dari yang semula 64 MP menjadi 10 MP. Bukaannya juga ikut mengecil (f/2.0 menjadi f/2.4). Namun, Samsung meningkatkan kemampuan perbesaran optik menjadi 3x di sini.

Peningkatan perbesaran optik itu diiringi dengan focal length yang sesuai untuk zooming, yakni lebih sempit (70 mm). Kamera tele Galaxy S22 juga dilengkapi PDAF dan OIS.

Hal baru selanjutnya yang disematkan pada kamera Galaxy S22 adalah fitur-fitur optimasi, di antaranya yakni Adaptive Pixel, Auto Framing, dan Space Zoom. Penjelasan masing-masing fitur dapat Anda baca pada poin "Kamera" di artikel kelebihan dan kekurangan Galaxy S22+.

Kualitas jepretan HP ini juga kami anggap sama dengan Galaxy S22+ mengingat spesifikasi kamera keduanya sama. Sean Riley memuji temperatur warna foto yang dihasilkan dari kamera utama dan kamera ultrawide HP ini, khususnya pada kondisi siang hari.

Walau begitu, menurut kami, profil warna dan rentang dinamis kedua kamera sedikit berbeda. Dalam hal ini, foto yang dihasilkan dari kamera ultrawide sedikit lebih pucat. Rentang dinamis alias perbedaan gelap-terang antarobjek di kamera ultrawide juga sedikit di bawah kamera utama.

Soal fotografi malam hari, kedua HP dapat menghasilkan foto yang keren berkat mode malam (Nightography). Detail foto cukup tinggi dan minim noise, baik yang diambil menggunakan kamera utama maupun kamera ultrawide.

Lanjut ke kamera tele dan kamera selfie, keduanya mampu melakukan tugasnya dengan baik. Meski begitu, menurut Riley, kamera selfie HP ini sedikit mengalami masalah ketika mode potret diaktifkan.

Masalah tersebut adalah soal separasi antara objek utama dengan latar belakang yang kadang kurang akurat. Ada area yang mestinya tetap jelas, tapi malah diblur. Area itu adalah bagian tepi dari objek utama.

Sementara itu, untuk perekaman videonya, kamera Galaxy S22 pada umumnya sudah mampu melakukan tugas dengan baik. Warna, rentang dinamis, penguncian fokus, dan kestabilannya sip. Resolusi maksimal video, yakni 8K pada 24 fps, dapat dicapai oleh kamera utama.

Berikut contoh-contoh jepretan kamera Galaxy S22:

kamera utama Galaxy S22Sumber: Laptop Mag/Sean Riley
Kamera utama
kamera ultrawide galaxy s22Sumber: Laptop Mag/Sean Riley
Kamera ultrawide - mode malam
kamera tele galaxy s22Sumber: Laptop Mag/Sean Riley
Kanera tele - 3x zoom
kamera selfie galaxy s22Sumber: GSM Arena

5. Speaker dan Haptic Feedback

speaker galaxy s22 plus

Kami berasumsi bahwa kualitas speaker dan haptic feedback Galaxy S22 sama bagusnya dengan Galaxy S22+. Lagi-lagi karena spesifikasi jeroan yang dipakai Galaxy S22 sama dengan sang saudara kandung.

Ya, HP ini memakai speaker stereo yang disetel oleh perusahaan audio kenamaan AKG. Dalam uji yang dilakukan GSM Arena pada S22+, kelantangan suara speaker mencapai -26,0 LUFS, masuk kategori sangat bagus. Kurang lebih speaker Galaxy S22 mirip dengan S22+, sama-sama lantang.

Sementara itu, kualitas haptic feedback Galaxy S22 mendapat pujian dari Marques Brownlee. Menurut Brownlee, motor getar yang dipakai (untuk menghasilkan haptic feedback) tangguh, clicky, dan responsif.

Brownlee bilang, sensasi getar yang baik ini timbul karena Samsung beralih dari motor getar Z-axis menjadi X-axis. Motor getar tersebut sebetulnya hanya membuat arah getaran berubah jadi vertikal. Namun, efek getarannya sangat terasa, terutama jika ponsel ditaruh di atas meja.

6. Software

Galaxy S22 White

Bukan rahasia lagi bila salah satu alasan orang memilih ponsel Samsung adalah karena software-nya. Benar, antarmuka OneUI disenangi banyak orang karena stabil, banyak fitur, dan bebas iklan. Hal ini memanjakan orang yang tak mau mengoprek (utak-atik) lebih lanjut.

Orang dengan tipe seperti itu ingin HP yang langsung enak dipakai sejak dibeli. Ponsel Android dari Samsung pun memenuhi ciri tersebut, tak terkecuali Galaxy S22.

Menariknya lagi, Samsung mengumumkan bahwa seluruh Galaxy S22 Series bakal mendapat upgrade sistem operasi sebanyak empat kali, serta pembaruan patch keamanan selama lima tahun.

Itu artinya Galaxy S22, yang dirilis dengan Android 12, berpotensi mendapat peningkatan hingga Android 16. HP ini juga bakal memperoleh pembaruan patch keamanan sampai 2027. Hingga artikel ini ditulis, Galaxy S22 Series merupakan HP Android dengan jaminan update software paling panjang.

7. Kualitas Instastory

desain galaxy s22

Pendiri Jagat Review, Dedy Irvan, bersama timnya melakukan sebuah pengujian terhadap kualitas unggahan Instastory Galaxy S22 Series. HP yang digunakan sebagai sampel adalah Galaxy S22 Ultra.

Pengujian tersebut dilakukan Jagat Review karena selama ini ponsel Android selalu menghasilkan kualitas Instastory yang belum sebaik ponsel Apple iPhone. Singkatnya, hasil pengujian menunjukkan bahwa S22 Ultra merupakan HP Android dengan dukungan Instagram terbaik.

Peningkatan kualitas Instastory diperoleh baik melalui metode direct maupun indirect. Direct adalah video yang dihasilkan langsung melalui kamera Instagram. Sementara itu, indirect adalah video yang direkam terlebih dahulu dengan aplikasi kamera bawaan HP, kemudian baru diunggah ke Instagram.

Dalam pengujian tersebut, Instastory yang dihasilkan via metode indirect memang sedikit lebih baik ketimbang direct. Akan tetapi, secara umum kualitasnya sudah lebih baik, jika dilihat dari segi warna dan kestabilannya. Untuk diketahui, video Instastory direkam pada resolusi 1080p (Full HD)

Bahkan bitrate video yang diunggah lebih tinggi daripada iPhone 12 Pro (3218 kbps vs 2962 kbps). Meski begitu, kestabilannya masih belum setara iPhone. Menurut Jagat Review, kualitas Instastory yang dihasilkan Galaxy S22 Ultra sama seperti HP Galaxy S22 Series lain, tak terkecuali Galaxy S22.

Kekurangan Samsung Galaxy S22

Tak bisa dimungkiri bahwa Galaxy S22 adalah salah satu pilihan terbaik jika Anda menghendaki ponsel berperforma tinggi juga berbodi mini. Namun begitu, ada beberapa hal yang perlu Anda maklumi jika memilih HP yang satu ini.

1. Daya Tahan Baterai

baterai s22+

Memangkas dimensi dan bobot menciptakan pengalaman genggam yang lebih baik pada Galaxy S22. Namun, efek samping dari keputusan tersebut adalah penurunan kapasitas baterai yang kini hanya 3700 mAh. Kapasitas tersebut turun 300 mAh ketimbang Galaxy S21.

Di sisi lain, memang benar kapasitas baterai bukan satu-satunya faktor yang membuat ponsel bisa menyala lebih lama. Dengan sistem manajemen daya yang baik, ponsel dengan kapasitas baterai lebih kecil bisa punya daya tahan yang baik.

Hanya, dalam kasus Galaxy S22, hal itu tidak terjadi. Uji daya tahan baterai yang dilakukan Sascha Segan dan tim PC Mag membuktikannya. Dalam uji tersebut, Galaxy S22 dites untuk memutar video beresolusi HD secara streaming via koneksi WiFi.

Hasilnya, Galaxy S22 mampu bertahan selama 9 jam. Daya tahan baterai HP ini jadi yang terendah dari seluruh ponsel Galaxy S22 Series. Sang pendahulu, Galaxy S21, mampu bertahan lebih lama yakni 10,33 jam (sekitar 10 jam lebih 20 menit).

Fenomena ini membuktikan bahwa pemangkasan kapasitas baterai berdampak pada daya tahan baterai Galaxy S22. Sementara itu, Galaxy S22 menjadi satu-satunya ponsel dalam Galaxy S22 Series yang tidak mendukung pengisian cepat 45W.

HP ini hanya didukung pengisian cepat 25W. Kendati demikian, berdasarkan pengujian PC Mag, waktu yang dibutuhkan untuk mengecas baterai dari kosong sampai penuh sama seperti S22+ dan S22 Ultra, yaitu 75 menit.

2. Sisi Minor Kamera

kamera galaxy s22 plus

Pada poin "Kamera" yang telah kami jelaskan di atas, ada sedikit masalah mengenai separasi antara objek utama dengan latar belakang yang kurang rapi. Masalah tersebut dirasakan Sean Riley pada saat mengetes kamera selfie Galaxy S22 pada mode potret.

Namun, masalah kualitas foto Galaxy S22 bukan cuma itu. Ada beberapa masalah serius lainnya lantaran HP ini punya spesifikasi kamera yang sama dengan Galaxy S22+.

Ada tiga masalah yang dipaparkan oleh penguji Phone Arena, Peter Kostadinov. Tiga masalah itu adalah oversharpening, rentang dinamis, dan mode potret.

Untuk oversharpening, AI HP ini terlihat berupaya terlalu keras dalam menciptakan detail pada foto. Akibatnya foto malah tampak kurang natural, lebih-lebih saat memotret dengan kamera tele pada kondisi low light.

Soal rentang dinamis, Kostadinov menyebut elemen ini kurang bagus. Alasannya karena foto kehilangan detail pada area bayangan dan area yang terang. Mengaktifkan fitur Auto HDR belum bisa mengatasi masalah tersebut.

Terakhir, soal mode potret. Kostadinov menyatakan bahwa mode potret di HP ini kurang bisa menghasilkan separasi yang rapi. Objek utamanya pun terlihat oversharpening. Masalah yang dirasakan Kostadinov mirip seperti yang dialami Sean Riley.

Akan tetapi, apa yang dirasakan Kostadinov terjadi pada kamera belakang Galaxy S22. Berbagai masalah ini tentu saja bisa dibereskan dengan update software. Kostadinov yakin, Galaxy S22 punya hardware kamera mumpuni untuk bisa menghasilkan foto yang lebih baik.

3. Gejala Throttling

Galaxy S22 Series

Seluruh ponsel flagship non-gaming memang sangat wajar mengalami gejala throttling atau penurunan performa. Gejala ini muncul sebagai akibat dari protokol pembatasan performa agar temperatur ponsel tidak terlalu tinggi.

Dalam uji yang dilakukan Sascha Segan, seluruh ponsel Galaxy S22 Series mengalami gejala throttling setelah dites dengan aplikasi CPU Throttling Test. Hanya saja, Galaxy S22 muncul sebagai ponsel dengan hasil rata-rata performa terendah.

Rata-rata performa HP ini adalah 223 ribuan GIPS, tertinggal dari Galaxy S22 Ultra (249 ribuan) dan Galaxy S22+ (254 ribuan). Hasil ini mengindikasikan bahwa Galaxy S22 disetel dengan batas atas performa paling rendah dibanding saudara-saudaranya.

Hal tersebut sangatlah wajar mengingat HP ini punya bentuk paling mungil. Makin kecil ukuran HP, makin kecil pula komponen termalnya. Komponen termal dalam hal ini adalah vapor chamber dan berbagai pelat logam penyebar distribusi panas.

Simpulan

Tren memperlihatkan bahwa orang suka dengan HP berlayar lebar dengan bezel tipis. Namun, tidak semua orang mampu menoleransi dimensi ponsel yang ikut membengkak. Oleh sebab itu, muncullah HP kompak masa kini dengan diagonal layar tak sampai 6,5 inci.

Samsung pun menyadari hal itu lalu merilis Galaxy S22 5G. Kehadiran ponsel ini seolah menjadi jawaban buat mereka yang menginginkan HP berperforma tinggi, tetapi dengan bentuk yang ringkas. Galaxy S22 pun tidak sekadar S21 yang ukurannya diperkecil.

Namun, HP ini mengalami berbagai peningkatan. Mulai dari layar, dapur pacu, kamera software, dan kualitas Instastory. Khusus yang terakhir disebut, kreator konten di Instagram kini jadi punya opsi alternatif selain Apple iPhone.

Menariknya lagi, seluruh varian Galaxy S22 dijual dengan harga rilis lebih murah Rp1 juta ketimbang Galaxy S21. Varian terendah HP ini (8/128 GB) dijual seharga Rp11.999.000. Kendati demikian, satu poin paling serius mesti Anda toleransi ketika hendak membeli ponsel ini.

Hal itu adalah daya tahan baterai yang tak sebaik S22 Series yang lain, bahkan dengan generasi sebelumnya sekalipun. Jika daya tahan baterai bukan masalah serius buat Anda, HP ini jelas akan cocok. Bagaimana, tertarik dengan Galaxy S22?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram