carisinyal web banner retina

Inilah 10 Perbedaan Samsung Galaxy A52 dan Galaxy M52 5G

Ditulis oleh Ahmad Tsalis - Diperbaharui 19 November 2021

Samsung mewarnai kalender 2021 dengan merilis berbagai smartphone menarik. Dua di antaranya adalah Samsung Galaxy A52 dan Samsung Galaxy M52 5G. Kedua smarpthone kelas menengah tersebut cukup menarik karena punya kemampuan merata di berbagai aspek.

Bahkan, beberapa sektor yang dimilikinya unggul ketimbang ponsel lain di kelas harga serupa. Namun demikan, seri A dan seri M tentu punya target pasar yang berbeda. Nah, dalam artikel ini Carisinyal mengajak Anda untuk menerka konsumen seperti apa yang cocok untuk masing-masing HP.

Caranya dengan membuat komparasi spesifikasi agar Anda dapat mengetahui perbedaan kedua ponsel. Kalau Anda belum kenal betul dengan dua smartphone Samsung ini, silakan baca spesifikasi singkatnya sebagai berikut.

Spesifikasi Samsung Galaxy A52

Perbedaan Samsung Galaxy A52 dan Galaxy M52 5G
Layar Super AMOLED 6.5 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 720G
RAM 8 GB
Memori Internal 128 GB, 256 GB
Kamera 64 MP (wide) 12 MP (ultrawide) 5 MP (macro) 5 MP (depth)
Baterai Li-Po 4500 mAh
Harga Saat Rilis Rp 4.999.000
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Spesifikasi Samsung Galaxy M52 5G

Perbedaan Samsung Galaxy A52 dan Galaxy M52 5G
Layar Super AMOLED Plus 6.7 inci
Chipset Snapdragon 778G
RAM 8 GB
Memori Internal 128 GB
Kamera 64 MP (wide) 12 MP (ultrawide) 5 MP (macro)
Baterai Li-Ion 5000 mAh
Harga Saat Rilis Rp 5.399.000
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Perbedaan Samsung Galaxy A52 dan Galaxy M52

Ada cukup banyak perbedaan antara Samsung Galaxy A52 dan Galaxy M52 meskipun nama kedua ponsel mirip. Kami menemukan 10 perbedaan pada kedua ponsel. Anda sudah tahu apa saja perbedaannya? Mari kita cocokkan satu per satu!

1. Desain dan Dimensi

Samsung Galaxy A52

Samsung Galaxy A52 menganut desain seperti flagship Galaxy S20. Ciri-ciri utamanya adalah mulus, tidak ada hiasan aneh-aneh di penutup belakang. Samsung menyebut desain tersebut dengan seamless design.

Lebih lanjut, penutup belakang diberikan polesan matte sehingga meminimalkan bercak sidik jari. Masih di area buritan, ada modul kamera menonjol. Modul kamera tersebut punya warna yang selaras dengan penutup belakang.

Di dalam modul tersebut terdapat lima lingkaran. Tiga di antaranya adalah lensa dengan lingkaran besar, sedangkan dua sisanya adalah sensor kedalaman dan lampu flash.

Nah, kalau Galaxy M52, posisi modul kamera dan penataan lensa kameranya mirip seperti Galaxy A52. Warnanya pun selaras dengan penutup belakang. Meski begitu, karena punya jumlah kamera yang lebih sedikit, susunan kameranya pun jadi 3-1. Tiga lingkaran besar adalah kamera, sedangkan satu lingkaran kecil adalah lampu flash.

Bedanya lagi, penutup belakang Galaxy M52 mengusung desain seperti Galaxy M62, yakni streamlined design aesthetics. Artinya, penutup belakang HP ini punya corak garis-garis lurus vertikal dengan polesan glossy.

Samsung Galaxy M52

Lanjut ke sisi rangka, kedua ponsel punya beberapa perbedaan. Pertama, hanya Galaxy A52 yang masih memiliki jack audio 3,5 mm. Kedua, posisi slot dual SIM hybrid Galaxy A52 ada di sisi atas, sedangkan M52 ada di samping.

Ketiga, hanya Galaxy M52 yang memasang pemindai sidik jadi di tombol power. Galaxy A52 sudah menganut pemindai sidik jari di bawah permukaan layar. Mengenai desain, tidak ada hal yang berbeda lagi karena kedua ponsel sama-sama memakai gaya layar dengan lubang kamera di sisi tengah atas (punch hole).

Geser ke dimensi untuk melihat bentuk dan berat kedua ponsel. Pada sektor ini, Galaxy A52 lebih pendek dan lebih singset dibanding saudaranya itu. Ukuran si ponsel adalah 159.9 x 75.1 x 8.4 mm dengan bobot 189 gram.

Walau panjang, Galaxy M52 ternyata lebih tipis dan lebih ringan. Ia berdimensi 164.2 x 76.4 x 7.4 mm plus bobot 173 gram. HP ini diklaim 21% lebih tipis ketimbang Galaxy M51.

Namun demikian, ada satu hal lagi yang tak bisa disaingi oleh Galaxy M52 terhadap Galaxy A52. Satu hal itu adalah sertifikasi IP67 alias ketahanan debu dan air. Sertifikasi ini tidak dimiliki Galaxy M52.

2. Tampilan

Samsung Galaxy M52 5G

Ada beberapa perbedaan di bagian tampilan kedua ponsel. Mulai dari panelnya, Galaxy A52 memakai Super AMOLED, sedangkan M52 menggunakan Super AMOLED Plus. Pada dasarnya, kedua jenis panel sama. Yang membedakannya adalah matriks piksel yang dipakai.

Super AMOLED Plus disebut memakai matriks piksel real-stripe yang konon lebih tipis, lebih terang, dan lebih hemat energi ketimbang matriks pentile yang dipakai Super AMOLED. Inilah salah satu alasan kenapa bodi Galaxy M52 juga lebih tipis daripada Galaxy A52.

Perbedaan selanjutnya adalah soal ukuran layar, kepadatan piksel, dan refresh rate. Galaxy A52 tentu lebih ramah genggaman kerena punya layar 6,5 inci yang proporsional. Namun, jika Anda suka menonton film, layar 6,78 ini tentu bisa lebih memuaskan mata.

Ukuran layar yang kecil menyebabkan kepadatan piksel Galaxy A52 lebih tinggi ketimbang Galaxy M52, yakni 407 berbanding 393 ppi. Meski begitu, kedua ponsel sama-sama mengusung layar beresolusi Full HD+ (1080 x 2400 piksel).

Kemudian, soal refresh rate, Galaxy M52 adalah juaranya karena sudah mendukung adaptive refresh rate 120 Hz. Pengalaman menggulir layar dan menikmati beragam animasi jadi lebih menyenangkan. Meski begitu, refresh rate 90 Hz pada Galaxy A52 juga masih oke.

Mengenai level kecerahan, Samsung tidak memberi informasi berapa nit yang bisa dicapai oleh Galaxy M52. Sementara kecerahan puncak Galaxy A52 adalah 800 nit. Adapun kedua layar ponsel sudah diproteksi Gorilla Glass 5.

3. Chipset

Qualcomm Snapdragon 778G

Sektor dapur pacu kedua ponsel dibekali oleh SoC atau chipset kelas menengah atas dari Qualcomm. Galaxy A52 memakai Snapdragon 720G, sedangkan Galaxy M52 menggunakan Snapdragon 778G.

Perbedaan kedua SoC yang paling utama adalah modem yang tersemat. Snapdragon 720G hanya disematkan modem 4G (X15 LTE), lain dengan 778G yang sudah punya modem 5G bernama X53 5G.

Selanjutnya, mari kita lihat apa saja susunan komponen yang ada di dalam kedua SoC. Snapdragon 720G punya CPU dengan dua inti performa Kryo 465 Gold (2,3 Ghz) dan enam inti efisiensi Kryo 465 Silver (1,8 GHz).

Kryo 465 Gold dirancang dengan arsitektur asli Cortex A76, sedangkan Kryo 465 Silver berbasis Cortex A55. CPU tersebut digabung dengan komponen lain, termasuk modem X15 LTE dan GPU Adreno 618 melalui fabrikasi 8 nm LPP Samsung.

Untuk Snapdragon 778G, di dalamnya ada CPU dengan satu inti performa Kryo 670 Prime (2,4 GHz), tiga inti menengah Kryo 670 Gold (2,2 GHz), dan empat inti efisiensi Kryo 670 Silver (1,9 GHz).

Kryo 670 Prime dan Gold merupakan kustomisasi dari Cortex A78, sedangkan Kryo 670 Silver adalah modifikasi dari Cortex A55. CPU delapan inti tersebut dirangkai dengan berbagai macam komponen, tak terkecuali GPU Adreno 642L, via fabrikasi 6 nm TSMC.

Karena memakai arsitektur CPU dan GPU yang baru, Snapdragon 778G lebih bertenaga ketimbang 720G. Hal itu setidaknya terlihat dari skor AnTuTu 9 yang dicatat oleh situs nanoreview.

Situs tersebut mengungkap bahwa 778G meraih skor 524.034. Skor tersebut 57% lebih tinggi ketimbang Snapdragon 720G yang hanya mencapai 334.294.

4. Kamera

Samsung Galaxy A52

Konfigurasi kamera kedua ponsel sebetulnya dibekali spesifikasi yang sama persis. Mulai dari kamera utama 64 MP f/1.8, kamera ultrawide 12 MP f/2.2, dan kamera makro 5 MP f/2.4. Kemudian kamera depannya sama juga, yakni beresolusi 32 MP dengan bukaan f/2.2.

Baik kamera depan dan kamera belakang Galaxy A52 dan Galaxy M52 bisa merekam video hingga resolusi 4K pada 30 fps. Nah, yang membedakannya adalah penstabil gambar berbasis optik (OIS) dan sensor kedalaman 5 MP f/2.4.

Dua komponen itu hanya dimiliki oleh Samsung Galaxy A52. Oleh sebab itu, Galaxy A52 lebih dapat diandalkan memfoto dalam kondisi low light seperti pada malam hari atau di dalam ruangan. OIS akan meminimalkan getaran saat kamera HP berusaha menangkap lebih banyak cahaya dengan jalan memperlama shutter speed.

5. Konfigurasi Memori

Samsung Galaxy A52

Galaxy A52 yang meluncur resmi di Indonesia hadir dalam dua varian. Semuanya memakai RAM 8 GB, tetapi ada yang punya memori internal 128 GB, ada juga yang 256 GB. Sementara itu, Galaxy M52 yang tiba di Indonesia hanya punya satu varian memori, yaitu RAM 8 GB dengan penyimpanan internal 128 GB.

Pengguna dengan hobi mendokumentasikan momen via foto dan video, atau gemar mengoleksi lagu dan film, akan senang dengan penyimpanan 256 GB. Hal itu hanya dimiliki oleh Galaxy A52. Di sisi lain, meski M52 hanya bermemori internal 128 GB, pengguna bisa menambah ruang simpan dengan memasang kartu microSD pada slot dual SIM hybrid.

Pengguna harus memilih, apakah memasang dua kartu SIM atau satu SIM plus kartu microSD. Kartu microSD yang bisa dipasang maksimal berkapasitas 1 TB. Galaxy A52 juga bisa menampung microSD seperti M52 melalui jenis slot yang sama.

6. Konektivitas

Samsung Galaxy M52

Seperti yang sudah disinggung pada poin chipset, Galaxy M52 mendukung jaringan 5G, sedangkan Galaxy A52 belum dan mentok di 4G. Namun, perbedaan dukungan konektivitas pada kedua ponsel tidak berhenti di situ.

Sebab, jaringan WiFi yang didukung kedua ponsel ternyata berbeda. Galaxy A52 hanya mampu menangkap sinyal WiFi hingga WiFi AC alias WiFi 5 GHz. Galaxy M52 lebih keren karena sudah mendukung WiFi 6 alias WiFi AX.

WiFi 6 memang masih berjalan di frekuensi 2,4 GHz dan 5 Ghz sperti WiFi AC. Akan tetapi, standar baru ini membuat koneksi lebih cepat karena latensinya kian minim. Kecepatan WiFi 6 bisa mencapai 9,6 Gbps atau 37% lebih kencang ketimbang WiFi 5.

7. Sensor

Samsung Galaxy A52

Samsung membekali sensor yang lengkap untuk kedua ponsel. Mulai dari sensor akselerometer, proksimitas, cahaya, giroskop, kompas, sampai pemindai sidik jari. Setelah membaca poin desain yang ada di atas, Anda tentu sudah tahu bahwa pemindai sidik jari kedua ponsel punya teknologi yang berbeda.

Galaxy A52 pakai in-display, sedangkan Galaxy M52 pakai pemindai sidik jari fisik di tombol power. Lantas ada perbedaan apa lagi di sektor sensor? Satu lagi perbedaan terletak di sensor proksimitas.

Galaxy A52 memakai sensor proksimitas virtual, sedangkan M52 menggunakan proksimitas fisik. Sensor proksimitas virtual bekerja dengan memanfaatkan AI (kecerdasan buatan). Singkatnya, AI melakukan olah data dari tiga komponen, yakni sensor giroskop, layar, dan kamera depan.

Data dari ketiga komponen tersebut berupa seberapa luas bidang layar yang tersentuh oleh kulit, serta apakah lensa kamera depan tertutupi, dan orientasi ponsel. Kemudian, data tersebut dioleh AI untuk kemudian memerintahkan ponsel untuk mematikan layar. Mekanisme ini bekerja ketika pengguna melakukan panggilan telepon.

Sensor proksimitas fisik bekerja dengan mekanisme yang sederhana. Ia mengirimkan data jarak saat ada benda yang berada di depannya. Pada jarak tertentu, data itu berguna sebagai sinyal agar ponsel mematikan layarnya.

8. Speaker

Speaker Samsung Galaxy A52

Layar Galaxy A52 memang sedikit lebih kecil. Akan tetapi, pengalaman menonton film mungkin lebih asyik di smarphone ini. Alasannya karena, smartphone ini sudah mengusung speaker ganda atau speaker stereo.

Speaker utama dipasang di rangka bawah, sedangkan speaker kedua menyatu dengan earpiece di bingkai atas layar. Menurut GSM Arena, kelantangan speaker Galaxy A52 masuk kategori bagus (-27.0 LUFS). Galaxy M52 belum punya speaker stereo alias masih speaker tunggal.

9. Baterai

Baterai Samsung Galaxy A52

Samsung Galaxy M52 memang memiliki baterai tak sebesar generasi sebelumnya. Namun, kapasitas 5000 mAh yang dipunyainya 500 mAh lebih besar ketimbang Galaxy A52. Apakah kapasitas yang lebih besar membuat waktu pakainya jadi lebih lama?

Pengujian yang dilakukan Jagat Review mengungkap bahwa Galaxy M52 mampu menyala selama 18 jam dalam skenario menyetel video lokal 1080p. Refresh rate yang disetel dalam skenario tersebut adalah 120 Hz. Kalau refresh rate-nya diturunkan jadi 60 Hz, si ponsel mampu menyala selama 18 jam 30 menit.

Sementara itu, Galaxy A52 mampu menyala selama 17 jam 37 menit pada tes yang sama, tetapi setelan refresh rate-nya 90 Hz. Jagat Review tidak membeberkan informasi mengenai hasil pengujian dengan setelan refresh rate yang lebih rendah.

Adapun kedua ponsel mendukung pengisian cepat 25W. Hanya saja, adaptor yang disertakan pada paket penjualan hanya memiliki output 15W. Karena itu, Anda mesti beli adaptor sendiri jika ingin pengecasan baterai si ponsel lebih cepat.

10. Harga Rilis

Harga Samsung Galaxy M52

Saat kali pertama dirilis di Indonesia, Galaxy A52 dijual dengan SRP (Suggested Retail Price) Rp4.999.000 untuk varian 8/128 GB dan Rp5.399.000 untuk varian 8/256 GB. Sementara itu, Galaxy M52 dijual dengan harga normal Rp5.399.000 untuk satu-satunya varian memori, yaitu 8/128 GB.

Galaxy M52 memang lebih mahal ketimbang Galaxy A52 pada varian memori yang sama. Namun, harga tersebut sudah sepadan dengan SoC yang lebih kencang, baterai yang lebih awet, dan layar yang lebih mulus. Tidak lupa konektivitas 5G yang membuat ponsel punya umur panjang.

Simpulan

Samsung Galaxy A52 dan Galaxy M52 memang ada pada rentang harga yang sama. Meski begitu, perbedaan di antara keduanya cukup banyak. Perbedaan itu memang sengaja diciptakan agar kedua ponsel dapat menyasar profil konsumen yang sesuai.

Dengan melihat perbedaan spesifikasi di atas, kami menyimpulkan bahwa Galaxy A52 akan lebih cocok buat pengguna kasual yang mengutamakan desain kalem, kemampuan kamera mumpuni, serta ketahanan terhadap debu dan air (IP67).

Sementara itu, Galaxy M52 cenderung cocok buat penggila performa tinggi yang ingin menggunakan smartphone-nya dalam jangka waktu lama, hingga ia bisa merasakan kecepatan internet 5G. Kalau Anda, pilih yang mana Galaxy A52 atau Galaxy M52?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram