10 HP Samsung Terbaru yang Rilis di Indonesia Tahun 2026
Samsung merupakan salah satu raja ponsel sejak era smartphone Android dimulai. Ponsel Samsung dipilih banyak orang karena beragam alasan, mulai dari teknologi terdepan, citra mereknya yang kuat, hingga lini produk yang mendukung terciptanya ekosistem.
Buat kamu yang tertarik membelinya, kali ini tim Carisinyal akan menyajikan deretan ponsel Samsung terbaru yang hadir secara resmi di Indonesia.
1. Samsung Galaxy A57 5G
| Rilis | 2026 |
| Layar | Super AMOLED+ 6.7 inci |
| Chipset | Exynos 1680 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Galaxy A57 5G hadir sebagai pembaruan paling signifikan di lini Galaxy A series tahun ini. Salah satu hal pertama yang langsung terasa adalah desainnya yang jauh lebih ramping dari sebelumnya, hanya 6,9 mm dengan bobot sekitar 179 gram. Bagian belakangnya menggunakan lapisan kaca dengan finishing glossy yang memberikan kesan premium, mirip seri Galaxy S.
Di balik tampilan yang lebih segar ini, Samsung menyematkan chipset Exynos 1680 terbaru yang diklaim menghadirkan peningkatan performa hingga 12,5% di sisi CPU dan 13,8% di GPU dibanding generasi sebelumnya.
Untuk menjaga suhu tetap stabil saat dipakai bermain game atau multitasking berat, Samsung juga memperluas ukuran vapor chamber di dalamnya sebesar 13%.
Kamera menjadi salah satu fokus utama Galaxy A57. Konfigurasinya terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera makro 5 MP. Kehadiran OIS membuat foto dan video terasa lebih stabil meski diambil dalam kondisi bergerak.
Samsung juga meningkatkan ISP kamera untuk menghasilkan foto yang lebih tajam di kondisi minim cahaya lewat fitur Nightography.
Daya tarik lain Galaxy A57 5G ada pada fitur AI-nya yang cukup lengkap untuk kelas harga ini. Fitur seperti Circle to Search, Object Eraser, AI Select, dan Voice Transcription semuanya hadir bawaan lewat One UI 8.5 berbasis Android 16. Yang paling menarik, Samsung menjanjikan enam generasi pembaruan OS dan enam tahun pembaruan keamanan.
2. Samsung Galaxy A37 5G
| Rilis | 2026 |
| Layar | Super AMOLED 6.7 inci |
| Chipset | Exynos 1480 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Kalau A57 5G adalah saudara yang lebih premium, Galaxy A37 5G hadir sebagai pilihan yang lebih terjangkau. Ponsel ini ditenagai chipset Exynos 1480, chipset yang sebelumnya sudah terbukti bekerja baik di Galaxy A55, sehingga performanya untuk penggunaan harian sudah teruji.
Layarnya menggunakan panel Super AMOLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz, dilengkapi fitur Vision Booster agar layar tetap terbaca jelas di bawah sinar matahari langsung.
Di sektor kamera, Galaxy A37 5G mengusung sistem triple camera dengan kamera utama 50 MP yang juga dilengkapi fitur Nightography, kamera ultrawide 8 MP, dan kamera makro 5 MP. Kamera depannya memiliki resolusi 12 MP.
Sama seperti A57, Galaxy A37 juga mendapat sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Fitur Galaxy AI seperti Circle to Search, Object Eraser, dan transkripsi suara otomatis juga hadir di sini lewat One UI 8.5 berbasis Android 16.
3. Samsung Galaxy S26 Ultra
| Rilis | 2026 |
| Layar | Dynamic LTPO AMOLED 2X 6.9 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Galaxy S26 Ultra hadir dengan beragam inovasi yang belum pernah ada sebelumnya di dunia smartphone, termasuk fitur Privacy Display yang menjadi sorotan utamanya.
Layar 6,9 inci Dynamic AMOLED 2X dengan resolusi QHD+ ini mampu membuat tampilan menjadi gelap jika dilihat dari sudut samping, sehingga orang di sebelah kamu tidak bisa mengintip isi layarmu di tempat umum. Layar ini pun dilindungi oleh Corning Gorilla Armor 2 dan mencapai kecerahan puncak hingga 2.600 nits.
Performa Galaxy S26 Ultra didukung chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Samsung juga mendesain ulang sistem vapor chamber-nya sehingga efisiensi pembuangan panas meningkat hingga 21% dibanding generasi sebelumnya, membuatnya tetap dingin saat dipakai gaming atau multitasking berat dalam waktu lama.
Untuk kamera, Galaxy S26 Ultra hadir dengan konfigurasi quad camera yang terdiri dari kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 50 MP, kamera telefoto 5x 50 MP, dan kamera telefoto 3x 10 MP. Samsung juga meningkatkan kemampuan Video Nightography untuk hasil rekaman video yang lebih hidup di kondisi minim cahaya, serta fitur SuperSteady yang makin konsisten anti-goyang meski diambil sambil bergerak cepat.
Fitur Galaxy AI di ponsel ini juga lebih menarik dari sebelumnya. Ada Call Screening yang bisa mengidentifikasi penelepon tak dikenal, Now Nudge yang memberikan saran aktivitas secara proaktif, hingga Photo Assistant yang kini mendukung input teks untuk mengedit foto. S Pen tetap hadir sebagai pelengkap, dan Samsung menjamin pembaruan OS dan keamanan selama tujuh tahun penuh.
4. Samsung Galaxy S26+
| Rilis | 2026 |
| Layar | Dynamic LTPO AMOLED 2X 6.7 inci |
| Chipset | Exynos 2600 |
| Baterai | Li-Po 4900 mAh |
Bagi yang ingin pengalaman flagship Galaxy S26 Series tanpa harus membayar seharga Ultra, Galaxy S26+ menjadi pilihan yang sangat masuk akal. Ponsel ini hadir dengan layar 6,7 inci Dynamic AMOLED 2X resolusi QHD+ dan refresh rate adaptif 1-120 Hz yang memanjakan mata.
Desainnya juga mengikuti bahasa desain seri S26 terbaru dengan bingkai Armor Aluminum datar yang terasa kokoh sekaligus premium di tangan. Sama seperti seluruh seri S26, Galaxy S26+ menjalankan Android 16 dengan One UI 8.5 dan mendapat jaminan tujuh tahun pembaruan OS dan keamanan.
Di balik layarnya yang lega, Galaxy S26+ ditenagai chipset Exynos 2600 yang menawarkan performa tinggi dengan efisiensi daya yang baik. Sistem Vapor Chamber-nya juga didesain ulang untuk menghasilkan performa termal 29% lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Konfigurasi kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera telefoto 10 MP dengan zoom optik 3x. Kamera depan 12 MP kini didukung AI ISP yang membuat hasil selfie terlihat lebih natural.
Baterai Galaxy S26+ berkapasitas 4.900 mAh dengan pengisian cepat 45W yang diklaim bisa mengisi hingga 69% hanya dalam 30 menit. Ponsel ini juga mendukung pengisian nirkabel dan wireless PowerShare untuk berbagi daya ke perangkat lain seperti earbuds atau smartwatch.
5. Samsung Galaxy S26
| Rilis | 2026 |
| Layar | Dynamic LTPO AMOLED 2X 6.3 inci |
| Chipset | Exynos 2600 |
| Baterai | Li-Po 4300 mAh |
Galaxy S26 adalah versi paling kompak dari seri flagship terbaru Samsung, tapi jangan salah kira ukurannya yang lebih kecil berarti spesifikasinya biasa saja. Dengan layar 6,3 inci Dynamic AMOLED 2X yang lebih ringkas, ponsel ini justru jadi pilihan ideal bagi yang mencari flagship bertenaga namun tetap nyaman digenggam dengan satu tangan.
Chipset yang dipakai sama dengan Galaxy S26+, yaitu Exynos 2600, yang memberikan performa kencang untuk segala kebutuhan mulai dari gaming hingga produktivitas. Satu fitur menarik di Galaxy S26 adalah peningkatan sistem pembuangan panas yang membuat ponsel ini tetap dingin saat dipakai dalam waktu lama.
Konfigurasi kamera belakangnya juga identik dengan S26+: kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 12 MP, dan telefoto 10 MP dengan zoom optik 3x.
Baterainya berkapasitas 4.300 mAh dengan pengisian cepat 25W yang diklaim bisa mengisi hingga 55% dalam 30 menit. Fitur-fitur Galaxy AI seperti Circle to Search, Now Brief, dan Photo Assist juga hadir lengkap di sini.
6. Samsung Galaxy A07 5G
| Rilis | 2026 |
| Layar | PLS LCD 6.7 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 6300 |
| Baterai | Li-Po 6000 mAh |
Daya jual utama Galaxy A07 5G ada pada baterainya yang sangat besar yaitu 6.000 mAh, kapasitas yang diklaim 120% lebih besar dibanding generasi sebelumnya di kelasnya. Dengan baterai sebesar itu, kamu bisa streaming, scrolling media sosial, dan multitasking sepanjang hari tanpa khawatir kehabisan daya.
Layarnya menggunakan panel PLS LCD 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz yang terasa halus saat dipakai scrolling maupun bermain game. Tingkat kecerahan layarnya mencapai 800 nits dalam mode High Brightness, membuat konten tetap terbaca jelas di luar ruangan.
Untuk kamera, Galaxy A07 5G mengandalkan kamera utama 50 MP yang mampu menghasilkan foto dengan warna kaya dan detail halus di berbagai kondisi cahaya. Ada juga kamera depth 2 MP untuk efek bokeh dan kamera depan 8 MP untuk selfie.
Fitur AI seperti Google Gemini dan Circle to Search juga hadir di ponsel ini, cukup tekan tombol samping dan Gemini siap membantu. Yang paling menarik, Samsung menjanjikan enam generasi pembaruan OS dan enam tahun pembaruan keamanan.
7. Samsung Galaxy XCover7 Pro
| Rilis | 2025 |
| Layar | TFT LCD 6.6 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3 |
| Baterai | Li-Po 4350 mAh |
Tidak semua orang bekerja di lingkungan yang ramah terhadap ponsel biasa. Bagi kamu yang aktif di lapangan, bekerja di industri logistik, kesehatan, konstruksi, atau sektor lain yang menuntut ketahanan perangkat ekstra, Galaxy XCover7 Pro hadir sebagai jawabannya.
Ponsel ini adalah ponsel "rugged" atau tangguh dari Samsung yang dirancang khusus untuk bertahan di kondisi kerja paling berat sekalipun. Ketangguhan fisiknya dibuktikan dengan sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu, serta sertifikasi MIL-STD-810H yang merupakan standar pengujian militer untuk benturan, suhu ekstrem, debu, dan pasir.
Lebih dari itu, layar 6,6 inci Full HD+ 120 Hz-nya dilapisi Corning Gorilla Glass Victus Plus dan dilengkapi fitur Touch Sensitivity agar tetap bisa dioperasikan meski kamu memakai sarung tangan tebal hingga 2 mm. Ada juga Vision Booster agar layar tetap jelas di bawah sinar matahari langsung.
Di balik tampilannya yang kokoh, XCover7 Pro tetap bertenaga dengan chipset Snapdragon 7s Gen 3 dan RAM 6 GB. Dua tombol yang bisa dikustomisasi, yaitu Top Key dan XCover Key, memudahkan akses cepat ke aplikasi yang sering dipakai di lapangan seperti pemindai barcode atau push-to-talk.
Baterainya 4.350 mAh dengan keunggulan langka karena baterai ini bisa dilepas dan diganti sendiri, sehingga tidak ada downtime saat baterai habis.
Konektivitasnya juga lengkap mulai dari 5G, Wi-Fi 6E, hingga POGO Charging untuk pengisian daya di dok khusus. Fitur Samsung DeX juga hadir untuk mengubah ponsel ini menjadi layaknya workstation saat disambungkan ke monitor.
8. Samsung Galaxy S25 FE
| Rilis | 2025 |
| Layar | Dynamic AMOLED 2X 6.7 inci |
| Chipset | Exynos 2400 |
| Baterai | Li-Po 4900 mAh |
Galaxy S25 FE atau Fan Edition adalah cara Samsung menghadirkan pengalaman mendekati flagship seri S untuk pengguna yang ingin performa tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya selangit. Ponsel ini hadir dengan desain yang lebih ramping dari generasi sebelumnya, hanya 7,4 mm dengan bobot 190 gramt.
Untuk performa, Galaxy S25 FE mengandalkan chipset Exynos 2400 yang sebelumnya juga digunakan di Galaxy S24 Series. Samsung juga meningkatkan sistem pendingin sebesar 10% sehingga performa tetap stabil saat dipakai gaming atau multitasking berat.
Layarnya menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz, dilindungi Gorilla Glass Victus+, dan sudah berstandar IP68.
Di sektor kamera, konfigurasinya terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 12 MP, dan telefoto 8 MP dengan zoom optik 3x. Kamera depannya ditingkatkan menjadi 12 MP yang kini didukung ProVisual Engine untuk selfie lebih jernih dan natural.
Kapasitas baterai meningkat menjadi 4.900 mAh dengan pengisian cepat 45W yang bisa mengisi hingga 65% dalam 30 menit. Seluruh fitur Galaxy AI seperti Generative Edit, Instant Slow-Mo, Circle to Search, dan Audio Eraser juga hadir lengkap. Samsung pun menjamin tujuh tahun pembaruan OS dan keamanan.
9. Samsung Galaxy A17
| Rilis | 2025 |
| Layar | Super AMOLED 6.7 inci |
| Chipset | Mediatek Helio G99 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Galaxy A17 versi 4G hadir sebagai pilihan paling terjangkau di lini A17 Series, tapi tetap membawa fitur-fitur yang biasanya hanya ada di ponsel yang lebih mahal.
Yang langsung menarik perhatian adalah kamera utamanya yang sudah dilengkapi OIS (Optical Image Stabilization). Dengan OIS, foto dan video yang kamu ambil menjadi jauh lebih stabil dan minim blur, terutama di kondisi minim cahaya atau saat kamu sedang bergerak.
Layarnya menggunakan panel Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 90 Hz, sudah dengan perlindungan Gorilla Glass Victus. Meski resolusinya Full HD+, tampilannya tetap tajam dan warnanya cukup punchy untuk dinikmati sehari-hari.
Performanya ditopang chipset MediaTek Helio G99 dengan RAM 8 GB yang bisa diperluas secara virtual hingga 16 GB lewat fitur RAM Plus, serta penyimpanan 128 GB atau 256 GB yang masih bisa ditambah dengan kartu microSD hingga 2 TB.
Fitur AI seperti Circle to Search dan Gemini juga hadir di sini. Samsung menjamin enam kali pembaruan OS dan enam tahun pembaruan keamanan, membuat Galaxy A17 4G menjadi investasi jangka panjang yang menarik.
10. Samsung Galaxy A17 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | Super AMOLED 6.7 inci |
| Chipset | Exynos 1330 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Satu tingkat di atas versi 4G-nya, Galaxy A17 5G hadir dengan chipset Exynos 1330 yang lebih bertenaga dan tentunya konektivitas 5G yang membuat akses internet terasa jauh lebih cepat dan stabil.
Konfigurasi kameranya identik dengan versi 4G yaitu kamera utama 50 MP dengan OIS yang diklaim menghasilkan foto malam hari hingga 2,5 kali lebih terang dari generasi sebelumnya, kamera ultrawide 5 MP, kamera makro 2 MP, dan kamera depan 13 MP. Layarnya juga sama-sama Super AMOLED 6,7 inci dengan Gorilla Glass Victus.
Salah satu fitur yang membedakan Galaxy A17 5G dari banyak ponsel di kelasnya adalah adanya tombol hardware khusus untuk mengakses Gemini secara instan, cukup tekan agak lama dan asisten AI dari Google ini langsung siap membantu. Circle to Search juga hadir untuk pencarian informasi dari layar secara cepat.
Baterai 5.000 mAh dengan fast charging 25W dan sertifikasi IP54 melengkapi paket yang ditawarkan. Samsung juga berkomitmen pada enam generasi pembaruan OS dan enam tahun keamanan.
