Carisinyal / Review / Review Asus Vivobook S S430: Laptop Cantik dengan FItur Premium

Review Asus Vivobook S S430: Laptop Cantik dengan FItur Premium

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Mei 2019

Saya sudah pernah membahas laptop Asus kelas premium yakni Asus ZenBook S UX391UA. Laptop ini merupakan laptop kelas atas yang harganya mahal dan belum tentu semua orang membutuhkan laptop tersebut. Menariknya, Asus tahu hal tersebut karena itu Asus memiliki kelas Notebook dengan nama “Vivobook”.

Jika “Zenbook” berada di kelas premium dengan target pasar pengguna kelas atas, maka “Vivobook” ada di kelas harga yang lebih terjangkau dari “Zenbook”. Bahkan, Vivobook ini memiliki kelasnya lagi karena ada Vivobook di bawah harga Rp10 jutaan ada juga Vivobook di atas Rp10 jutaan.

Vivobook yang harga banderolnya di atas Rp10 jutaan umumnya ditujukan untuk pengguna yang memang membutuhkan laptop untuk kebutuhan produktivitas, memiliki fitur premium, dan harga terjangkau. Dan hal tersebut ditujukan lewat salah satu seri Vivobook yang dinamakan Asus Vivobook S S430.

Seperti apa Asus Vivobook S S430 ini? Bagaimana performanya? Tanpa berlama-lama lagi, mari simak ulasan saya terkait produk Asus Vivobook S S430 ini.

Spesifikasi Asus Vivobook S UX391UA

ASUS VivoBook S14 S430

  • Layar: 14 inch LED baclit FHD 1920 x 1080 pixel with NanoEdge Display
  • Prosesor: Intel Core i5 8250 or Intel Core i7-8550U CPU 8M Cache, up to 4.00 GHz
  • Graphic Card: Nvidia MX MX150 2GB GDDR5 VRAM with Intel UHD 620
  • RAM: 8GB DDR4 2400MHz SDRAM
  • Storage: 256GB SATA 3 M.2 SSD + 1TB HDD
  • Konektivitas: 1 x Type C USB3.1 (GEN 1), 1 x HDMI, 1 x USB 3.1 port (Gen 1), 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 2 x USB 2.0 port, 1 x MicroSD Card Reader, Dual-band 802.11ac Wi-Fi, Bluetooth 4.2
  • Port: 1x USB 3.1 Type-C gen 1, 2x USB-C with Thunderbolt 3, mic/headphone
  • Baterai: 3 Cells 42 Whrs Lithium-Polymer Battery

1. Desain Cantik dan Menarik

Hal yang menarik pertama kali melihat Asus Vivobook S S430 adalah desainnya. Desain laptop ini memiliki warna yang kontras. Jika tampak luar, laptop ini memiliki warna hitam pekat layaknya laptop pada umumnya. Tetapi bagian dalam laptop ini, serta beberapa bagian sisinya, terlihat kalau laptop ini memiliki warna yang keren dan menarik.

Asus Vivobook S S430

Warna yang ditampilkan pada bodi laptop ini terlihat mencolok sehingga membuat laptop ini lebih terlihat cantik dan menarik. Padahal konstruksi bodi laptop ini menggunakan bodi plastik tetapi Asus mampu meramunya menjadi sebuah laptop dengan bodi plastik yang solid dan menarik.

Terlihat di gambar kalau kombinasi warna mencolok dengan bodi permukaan yang warna hitam tidak membuat laptop ini terasa norak. Kesan premium malah sangat terlihat dari keseluruhan warna bodinya.

Karena faktor warna ini, lubang port sebelah kiri dan lubang port sebelah kanan yang berjejer rapih tampak menyatu dan terlihat menonjol. Bandingkan dengan bodi laptop yang memiliki satu tone warna hitam yang kadang membuat jajaran port tidak terlalu menonjol.

Oh yah, port kanan laptop ini hadir dengan port audio jack, USB Type-C, HDMI, USB 3.1 , dan juga port DC. Kehadiran port HDMI di sebelah kanan membuat laptop ini lebih mudah terhubung dengan layar kedua yang umumnya ada di sebelah kanan.

Di port sebelah kiri, hadir port untuk microSD reader. Tersedia juga dua buah port USB  2.0. Selebihnya tidak ada port lain yang terlihat di sebelah kanan. Hal ini membuat bagian sisi sebelah kanan laptop ini tampak lebih lega.

Kehadiran port di kedua sisi tidak membuat nilai minus desain bodi laptop ini secara keseluruhan. Hal yang saya suka justru ketika laptop ini dibuka yang kemudian memperlihatkan pantulan warna mencoloknya bagi siapapun mata yang memandang.

2. Performa Oke untuk Kerja Maupun Main Gim

Setelah bahas desain, mari lihat bagaimana performa dari laptop ini. Bagi yang belum tahu atau malas baca tabel spesifikasi, Asus Vivobook S S430 ini dibekali dengan prosesor Intel Core i5 8250 yang dikombinasikan dengan kartu grafis Nvidia MX150. Di bagian RAM, tersemat RAM berkapasitas 8 GB.

Dengan spesifikasi tersebut, Asus Vivobook S S430 ini mampu digunakan untuk kebutuhan produktivitas maupun digunakan untuk hiburan. Saya beberapa kali mengerjakan tugas memakai laptop ini dan tergolong nyaman digunakan untuk kebutuhan mengetik maupun untuk nonton.

Asus Vivobook S S430

Bagaimana untuk hiburan seperti main gim ataupun untuk produktivitas yang lebih berat seperti edit video. Jelas Asus Vivobook S S430 mampu menjalankan hal tersebut. Hal ini sudah terbukti ketika saya uji Asus Vivobook S S430 lewat beberapa software benchmark.

Contohnya menggunakan Cinebench R15. Saya tes Cinebench R15 dengan kondisi laptop menggunakan tenaga baterai. Hasil yang didapatkan, Asus Vivobook S S430 mendapatkan skor OpenGL 45,35 fps dan skor CPU 435 cb.

cinebench baterai

Saya lakukan pengujian kedua dengan benchmark Cinebench R15 tetapi dengan kondisi laptop terhubung dengan listrik. Hasilnya, nilai benchmark jadi lebih tinggi jika dibandingkan sebelumnya. Asus Vivobook S S430 ini dapat nilai 561 cb untuk performa CPU dan dapat 73,08 untuk performa OpenGL alias kemampuan grafisnya.

cinebench power

Saya juga tes Asus Vivobook S S430 menggunakan benchmark PCMARK 10. Test ini menghasilkan skor 3.576, skor yang cukup lumayan. JIka menilik detailnya, laptop ini memiliki skor 7.063 untuk kebtuuhan penggunaan esensial, skor 5.494 untuk kebutuhan produktivitas seperti penggunaan aplikasi Microsoft Office, dan skor 3.200 untuk proses pembuatan konten digital.

Menilik benchmark tersebut, laptop ini dapat dibilang sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan produktivitas. Bagaimana untuk performa main gim? Untuk mengetes ini, kami menguji permainan PUBG Mobile. Pilihan permainan ini karena gim ini sedang ramai dimainkan dan lebih banyak yang main versi ini dibandingkan PUBG versi Steam.

Saya mainkan gim PUBG Mobile dan saya bisa mendapatkan grafis HD dengan framerates “High” yang tergolong nyaman. Padahal awalnya, PUBG Mobile menyarankan untuk mengatur grafis ke medium alias “balance” saja.

 

Jika ingin performa yang lebih, Asus Vivobook S S430 menyediakan varian prosesor Intel Core i7 8550. Asus Vivobook S S430 dengan prosesor Intel Core i7 8550 ini jelas menawarkan performa gaming yang lebih baik. Bahkan, sudah dicoba untuk memainkan gim Sid Meier’s Civilization VI dengan lancar.

Setelah menguji untuk bermain gim, bagaimana untuk kebutuhan pembuatan video? Bagian ini sekarang banyak ditanyakan mengingat banyak orang mencari laptop untuk para content creator. Karena itu, kami menguji sesuai kebutuhan kreator video zaman sekarang, yakni melakukan render video dari video 4K ke video 1080P.

Ada dua video 4K yang saya tes, satu video berdurasi 1 menit lebih,  satu video lagi berdurasi 30 detik. Kamu gabungkan kedua video tersebut dan kami render menggunakan Wondershare Filmora ke video format MP4 dengan resolusi 1080p.  Dengan tes tersebut, saya  mendapatkaan waktu render selama 8 menit 37 detik untuk sebuah video berdurasi 2 menitan.

Hasil tersebut memang tidak menunjukan kemampuan render video durasi panjang. Tetapi setidaknya test tersebut menggambarkan berapa lama durasi render video 4K ke 1080p. Dan menurut saya, hasil tersebut sudah menunjukan kalau laptop ini sangat bisa diajak untuk kebutuhan video editing maupun rendering. 

 3. Layar dengan Warna yang Kaya dan NanoEdge Display

Asus Vivobook S S430

Hal yang membuat saya menyukai Asus Vivobook S S430 selain desiannya adalah tampilan layarnya. Laptop ini hadir dengan layar 14 inci dengan tampilan warna yang kaya dan jernih. Beberapa kali saya test memutar video 4K, hasilnya, laptop mampu menampilkan gambar kualitas 4K dengan baik dan cukup tajam.

Asus Vivobook S S430

Selain tampilan warna yang cerah, laptop ini memiliki bentangan layar yang luas, padahal layarnya hanya 14 inci. Hal ini ternyata dipengaruhi oleh teknologi NanoEdge Displa. Dengan teknologi ini, Asus Vivobook S S430 dapat menghadirkan layar dengan bezel tipis sehingga membuat Asus Vivobook S S430 memiliki screen-to-body-ratio yang tinggi, yakni 84%.

4. Memiliki SSD Berkapasitas Besar

 

Asus Vivobook S S430 dibekali dengan dua tipe penyimpanan. Satu penyimpanan utama, yaknI SSD dengan kapasitas 256 GB dan satu lagi HDD dengan kapasitas 1 TB. Dengan dua penyimpanan ini, tentu membuat Asus Vivobook S S430  memiliki kapasitas penyimpanan yang besar.

Selain besar, Asus Vivobook S S430  juga memiliki SSD yang cukup kencang. Saya test menggunakan CrystalDiskInfo untuk melihat spesifikasi SSD yang digunakan laptop ini. Ternyata SSD yang digunakan di laptop ini bermerek Micron dengan tipe SSD adalah SSD Sata.

ssd micron vivobook

Sayang sekali, SSD yang digunakan pada laptop ini bukanlah SSD NVMe. Namun, hal ini bukan masalah besar. Lagipula SSD Sata juga cukup cepat dan tidak terlalu panas seperti SSD NVMe. Lantas bagaimana kecepatan SSD Sata Micron pada laptop ini? Saya tes kecepatannya menggunakan CyrstalDiskMark dan hasilnya bisa disimak pada tabel berikut ini.

TEST KECEPATAN SSD MICRON

Terlihat pada tabel kalau kecepatan baca SSD di laptop ini mencapai 524 MB/s dan kecepatan tulisnya mencapai 444 MB/s. Kecepatan tersebut cukup baik mengingat SSD yang digunakan adalah SSD Sata. Kalau SSD NVMe, jelas kecepatannya biasanya mencapai angka ribuan.

Lantas, bagaimana dengan HDD yang ada di laptop ini? HDD di laptop ini diketahui adalah HDD tipe SATA dengan tidak ada keterangan merek yang digunakan. Yang jelas status HDD sangat bagus dengan temperature suhu 32 derajat celcius. Bandingkan dengan SSD, yang suhunya mencapai 57 derajat tetapi wajar karen SSD umumnya sering mencapai suhu tersebut.

Untuk kecepatan baca dan tulis HDD, jelas bakal kalah dari SSD. Angka kecepatan 126 MB/s untuk baca dan 51 MB/s jelas bukan angka yang bagus untuk kebutuhan proses loading sistem operasi dan aplikasi zaman sekarang.

Untungnya, Asus Vivobook S S430  ini memiliki OS Windows yang diinstal pada SSD sehingga booting OS Windows maupun membuka program yang terinstal di SSD begitu cepat. Jika Anda punya laptop ini, memang sebaikny HDD hanya dijadikan untuk penyimpanan saja.

5. Teknologi Desain Ergolift dan Portabilitas

Asus Vivobook S S430 (14)

Satu hal yang saya suka dari Asus Vivobook S S430 adalah hadirnya konsep desain Ergolift yang ada di Asus Zenbook S. Bagi yang belum tahu, Ergolift ini adalah mekanisme khusus yang memungkinkan laptop dapat terangkat dan membentuk sudut 3,5 derajat saat layar dibuka.

Dengan konsep desain Ergolift, ada dua keuntungan menarik untuk penggunanya. Satu, keyboard akan menjadi miring sehingga membuat pengalaman mengetik menjadi lebih enak. Kedua, desain Ergolift membuat sirkuliasi udara di bawah laptop menjadi lancar karena danya rongga ekstra yang tercipta akibat terangkatnya bagian bodi bawah laptop ke atas.

Asus harus sering-sering menghadirkan teknologi Ergolift ini di laptop kelas menengahnya karena mekanisme ini ternyata banyak manfaatnya.

Oh yah, Asus Vivobook S S430  juga nyaman digunakan dalam kondisi di perjalanan. Saya pernah menggunakan Asus Vivobook S S430  untuk kebutuhan mengetik saat di perjalanan. Ketika itu, saya naik kereta dan harus disegerakan membuat tulisan agar tayang secepatanya.

Ketika saya gunakan di perjalanan, Asus Vivobook S S430 ini enteng banget dan tidak repot, baik saat saya gunakan mengetik maupun saat saya simpan kembali ke dalam tas. Semuanya serba praktis, mudah, dan tidak repot.

6. Baterai Awet dan Pengisian Baterai Tergolong Cepat

Asus Vivobook S S430 dibekali baterai 3 Cells 42 Whrs Lithium-Polymer Battery. Baterai tergolong awet untuk penggunaan produktivitas. Beberapa kali saya pergi atau melakukan perjalanan seharian tanpa membutuhkan colok listrik.  Bisa dibilang daya tahan baterainya dengan penggunaan internet ringan dan mengetik bisa mencapai kurang lebih 5 jam lebih. 

Dalam pengalaman, saya bisa mendapatkan baterai yang tersisa 80% utuk penggunaan internetan selama satu jam lamanya. Penggunaan tersebut saya dapatkan dengan kondisi baterai “Better performance” dan tingkat kecerahan layar 90%.

Hasil akan jauh lebih irit tentunya jika tingkat kecerahahan diturunkan dan mode baterai yang digunakan juga diturunkan. Contoh, saya pernah bisa menghabiskan konsumsi baterai sebanyak 50% dalam tempo 3 jam. Hal tersebut didapatkan dengan kondisi baterai mode “battery saver” dan layar dengan tingkat kecerahan 25%. 

Dengan penggunaan tersebut, estimasi waktu yang saya dapatkan adalah empat puluh menit. Tapi biasanya, itu hanya estimasi yang biasanya hasil nyatanya malah lebih lama.

Hal menarik lainnya dari laptop ini adalah pengisian dayanya yang cepat. Saya pernah mendapati laptop berada pada kondisi baterai 9%. Saya coba isi daya dan ternyata, Asus Vivobook S S430 ini dapat mengisi daya dari 9% sampai 100% dengan tempo 1 jam 17 menit saja. Benar-benar luar biasa.

Simpulan

Selama menggunakan Asus Vivobook S S430, saya hampir tidak menemui kendala berarti. Kekurangan pun hampir saya belum temukan. Posisi keyboard? Untuk yang satu ini mungkin terkesan subjektif, tetapi posisi tuts keyboard pada laptop ini lebih terlihat lega dan jaraknya lebih lega jika dibandingkan posisi tombol keyboard yang terlihat rapat pada Asus Zenbook S.

Keyboard pada laptop Asus Vivobook S S430 juga tergolong nyaman digunakan untuk mengetik ataupun main gim. Hampir tidak saya tidak temukan kekurangan yang ada. Yah kalaupun dicari-cari paling hanya soal posisi tombol power yang lagi-lagi menyatu deengan keyboard.

Oh yah, Asus Vivobook S S430 juga punya sensor sidik jari yang tergolong cukup cepat dalam membaca sidik jari kita.

Secara keseluruhan, Asus Vivobook S S430 ini adalah laptop terbaik di kelasnya. Banyak aspek yang membuat laptop terlihat lebih unggul. Kalaupun mau dibilang kekurangan, bodinya yang plastik tetapi hal tersebut justru ditutupi dengan desain laptop ini yang terlihat cantik. Salut, Asus.

Tertarik membeli Asus Vivobook S S430 ini? Siapkan dana 12 jutaan untuk meminang Asus Vivobook S S430 varian Intel Core i5 8250U. Jika punya dana lebih, siapkan dana 15 jutaan untuk meminang Asus Vivobook S S430 varian Intel Core i7 8550U.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar