carisinyal web banner retina

Inilah 10 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A03 Core

Ditulis oleh Ananda Ganesha M - Diperbaharui 26 November 2021

Pada November 2021, Samsung mengumumkan akan meluncurkan produk seri Galaxy A terbarunya yakni Samsung Galaxy A03 Core. Perlu dicatat, ponsel ini berbeda dengan Samsung Galaxy A3 Core yang merupakan nama lain dari Samsung Galaxy A01 Core. Notabene, Galaxy A01 Core adalah pendahulu dari Galaxy A03 Core.

Hadir di rentang harga entry-level, Galaxy A03 Core memang hanya memiliki banderol sekitar Rp1 jutaan lebih sedikit, tidak berbeda dengan Galaxy A01 Core. Semua fitur-fiturnya terbilang sederhana.

Galaxy A03 Core juga diketahui sebagai ponsel Samsung pertama yang diotaki dengan SoC Unisoc. Penasaran dengan HP ini? Langsung saja cari tahu selengkapnya pada spesifikasi, kelebihan dan kekurangan berikut ini.

Spesifikasi Samsung Galaxy A03 Core

samsung galaxy a03 core photo_
Layar TFT 6.5 inci
Chipset Unisoc SC9863A
RAM 2 GB
Memori Internal 32 GB
Kamera 8 MP (wide)
Baterai Li-Ion 5000 mAh
Harga Saat Rilis Rp 1.199.000
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada

Kelebihan Samsung Galaxy A03 Core

Apakah Samsung Galaxy A03 Core mampu menarik minat Anda sebagai ponsel budget? Perhatikan beberapa poin kelebihannya di bawah ini.

1. Layar Lebar di Kelasnya

samsung galaxy a03 core

Meski Galaxy A03 Core berada di kelas harga murah, ia tetap dirancang dengan desain layar Infinity-V atau yang biasa disebut waterdrop notch. Sebuah peningkatan ketimbang Galaxy A01 Core yang masih menggunakan layar FullView dengan bezel tebal.

Itu mengapa, dimensi layarnya pun jadi ikutan meningkat, dari yang semula 5.3 inci pada A01 Core kini menjadi 6.5 inci. Sedangkan untuk panel layarnya, menggunakan TFT pada resolusi HD+ (720p).

Tidak diketahui apakah ia hadir dengan Gorilla Glass atau tidak, namun jika melihat dari harganya, safe to assume layar HP ini tidak dilapisi dengan kaca pelindung dari pabrikannya.

2. Hadir dengan Baterai 5.000 mAh

samsung galaxy a03 core

Aktivitas jangan sampai terganggu hanya karena baterai HP yang lemah. Untungnya, kini HP 1 jutaan sudah mulai berbondong-bondong menggunakan kapasitas baterai hingga 5.000 mAh, salah satunya adalah Samsung Galaxy A03 Core.

Dibandingkan dengan Samsung Galaxy A01 Core yang jadi pendahulunya yang menggunakan baterai 3.000 mAh, jelas ini merupakan sebuah peningkatan yang cukup drastis. Setidaknya, dalam sekali cas HP ini bisa bertahan dari pagi hingga malam, namun tentu ini juga sesuai penggunaan.

Sementara untuk port pengisian dayanya, ia belum menawarkan USB Type-C yang merupakan port paling umum zaman sekarang. Alih-alih USB Type-C, Samsung Galaxy A03 Core dibekali dengan port microUSB yang berjalan pada pengisian daya 10W.

3. Desain Bodi yang Simpel namun Tetap Menarik

samsung galaxy a03 core

Tidak seperti ponsel 1 jutaan lain yang berusaha "menyamarkan" fakta bahwa mereka hanya memiliki Single Lens, justru Samsung Galaxy A03 Core tampil dengan unik. Ya, modul kameranya hanya tonjolkan satu kamera tanpa ada lensa-lensa dekoratif sebagai tambahannya, tidak seperti ponsel-ponsel pesaing di kelas harga serupa.

Di bawah kamera tersebut hanya ada satu bulatan kecil yang berfungsi sebagai LED Flash. Lumayan, supaya hasil foto saat malam hari tidak gelap-gelap amat. Desain modul kamera ini mungkin terbilang sederhana, tapi justru ada nilai baik yang ditonjolkannya.

Entah bagaimana, Samsung Galaxy A03 Core justru terlihat simpel dan "lucu", dengan corak bergaris diagonal yang memberikan penekanan visual pada modul kamera.

Tentu saja, bagus tidaknya desain bodi ini kembali lagi ke selera. Mungkin Anda lebih tertarik dengan desain bodi seperti Infinix Smart 6 yang hadirkan lensa tambahan sebagai dekorasi? "Different strokes for different folks", begitu istilah kerennya. Oh, ngomong-ngomong, HP ini tersedia pada dua varian warna saja yakni hitam dan biru.

4. Performa yang Tergolong Lancar untuk Keseharian

unisoc-SC9863A_

Sudah menjadi hal umum untuk tidak berharap banyak pada ponsel yang harganya cuman 1 juta lebih sedikit. Dalam hal ini, berlaku juga bagi Samsung Galaxy A03 Core yang hanya didukung oleh dapur pacu Unisoc SC9863A.

Ini merupakan SoC yang kerap dimiliki oleh ponsel yang harganya begitu murah, termasuk juga Infinix Smart 6 yang menjadi salah satu rivalnya. Chipset Unisoc tersebut disusun atas konfigurasi octa core yang mencakup empat unit Cortex A55 pada frekuensi 1.6 GHz dan empat unit Cortex A55 yang berkekuatan 1.2 GHz.

Proses fabrikasi yang ditawarkannya sebesar 28 nanometer dan mengusung IMG8322 sebagai kartu pengolah grafis (GPU). Samsung juga meracik ponsel ini dengan balutan RAM 2 GB serta memori internal 32 GB pada jenis eMMC 5.1.

Apakah Anda menyadari bahwa chipset Unisoc SC9863A belum menawarkan klaster Cortex A7x? Ini sudah menjadi tanda jelas kalau Samsung Galaxy A03 Core memang sama sekali tidak diperuntukkan untuk game-game yang berat.

Namun untuk kebutuhan navigasi harian dan game ringan seperti Mobile Legends Bang Bang, Samsung Galaxy A03 Core sudah terbilang cukup mampu. Kendati begitu, jangan heran jika sesekali bertemu dengan yang namanya frame drop atau lag.

5. Hadir dengan 3-card Slot

samsung galaxy a03 core

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa ponsel ini hanya dibekali dengan RAM 2 GB dengan memori internal 32 GB. Seandainya kita masih hidup di awal tahun 2010, mungkin kapasitas ini masih terbilang cukup.

Namun seiring tumbuh kembangnya teknologi, masyarakat semakin bergantung pada beragam jenis aplikasi yang ada di Play Store seperti ojek online, portal lowongan kerja, hiburan OTT seperti Netflix, dan masih banyak lagi.

Dengan kapasitas 32 GB, opsi yang Anda miliki cukup terbatas, terlebih jika harus membagi porsi dengan penampungan file seperti foto dan video. Untungnya saja, file-file besar bisa Anda simpan di kartu memori eksternal tanpa harus mengganggu memori internal.

Kabar baiknya lagi, perangkat ini hadir dengan 3-card slot yang mendukung Dual SIM LTE serta satu slot microSD terpisah.

Kekurangan Samsung Galaxy A03 Core

Bagaimana pun, Samsung Galaxy A03 Core tidak dapat lepas dari stigma ponsel murah yang memberikan vibe sederhana dalam fiturnya. Simak beberapa poin kekurangannya berikut ini.

1. Tanpa Sensor Pemindai Sidik Jari

samsung galaxy a03 core

Saat melihat punggung bodi HP 1 jutaan ini, mungkin Anda berpikir wajar jika Samsung tidak membekalinya dengan sensor pemindai sidik jari sebagai fitur pembukaan kunci layar.

Well, sebenarnya tidak mustahil-mustahil amat lho untuk HP 1 jutaan memiliki fingerprint scanner. Contohnya, lihat saja Infinix Smart 6 yang menyediakannya di belakang.

Di zaman sekarang, sensor pemindai jari itu sudah menjadi hal wajib. Anda bisa saja mengandalkan fitur pemindai wajah, namun hal ini kan tidak sepenuhnya bisa diandalkan. Nyatanya, terkadang Face Unlock terasa lebih hit and miss dibandingkan sidik jari. Terlebih jika Anda sering keluar rumah memakai masker.

2. Hanya Memiliki Satu Kamera Belakang

samsung galaxy a03 core

Kekurangan yang satu ini agak berkaitan dengan desain bodi belakangnya, ya. Jika Anda membawa ponsel ini ke tempat umum, mungkin tidak akan memberikan sisi pede yang biasanya hadir saat menenteng ponsel dengan multi kamera.

Sebenarnya bukan hanya itu saja. Minimnya jumlah kamera juga membuat sesi fotografi menjadi kurang menyenangkan dan tidak variatif karena minimnya mode pemotretan.

Kamera belakang memiliki resolusi 8 MP (f/2.0) dengan fitur autofokus dan LED Flash. Ia diketahui mampu merekam video dengan resolusi 1080p pada frame rate 30 FPS. Sebagai ponsel murah, tentu wajar HP ini tidak dibekali fitur gyro-EIS untuk menstabilkan rekaman video.

Sementara itu, Samsung Galaxy A03 Core juga menghadirkan kamera depan berkekuatan 5 MP dengan diafragma f/2.0. Sama seperti kamera belakang, resolusi rekaman mendukung angka 1080p pada frame rate yang sama, 30 FPS.

3. Bodi Agak Tebal

samsung galaxy a03 core

Sejauh artikel ini ditulis, belum diketahui berapa berat yang dimiliki Samsung Galaxy A03 Core. Yang pasti, ia memiliki dimensi bodi (panjang x lebar x tebal) sebesar 164.2 x 75.9 x 9.1 mm.

Ya, ketebalannya mencapai 9.1 mm. Ini termasuk pada salah satu bobot terberat yang bisa ditemukan pada industri smartphone. Dengan bodi yang tebal, Anda mungkin akan sedikit merasa kesulitan menggenggamnya terlalu lama. Terlebih jika HP ini dimaksudkan sebagai hadiah bagi anak yang masih kecil.

4. Sensor Cukup Minim

samsung galaxy a03 core

Samsung Galaxy A03 Core disediakan dengan beberapa sensor utama. Yang pertama adalah sensor akselerometer yang berguna agar ponsel bisa mendeteksi posisi ponsel apakah sedang lanskap atau potret. Penting untuk menunjang fitur Auto Rotate.

Lalu yang kedua adalah light sensor alias sensor cahaya. Gunanya untuk mendeteksi perubahan intensitas cahaya pada sekitar layar sehingga ponsel bisa menyesuaikan brightness secara otomatis.

Yang ketiga adalah proksimitas yang dapat mendeteksi ketika telinga Anda sedang dalam posisi rapat dengan ponsel saat melakukan panggilan. Sehingga saat Anda menelepon, fitur touchscreen pada layar akan secara otomatis dimatikan.

Sayangnya, ponsel ini belum dibekali dengan kompas ataupun gyroscope. Tanpa kompas, Anda mungkin akan kesulitan melakukan navigasi pada Google Maps.

Sedangkan tanpa adanya gyroscope, fungsionalitas ponsel pun akan berkurang (tidak dapat mengaktifkan fitur AR pada Pokemon Go, tidak dapat membidik lawan di PUBG M dengan motion control, dll).

5. Kapasitas Memori Kalah Saing

samsung galaxy a03 core

Kendati HP ini dibekali dengan slot memori eksternal secara terpisah, tetap saja memori internal berukuran 32 GB terbilang sedikit. Pun dengan RAM yang hanya 2 GB, rasanya pengguna tidak akan dapat merasakan pengalaman multitasking yang baik terlebih saat membuka banyak aplikasi di waktu yang sama.

Ya, Samsung Galaxy A03 Core memang HP berharga ekonomis, makanya spesifikasinya dibuat begitu sederhana. Namun sebenarnya jika Anda berminat menambahkan budget beberapa ratus ribu saja, Anda sudah bisa menikmati Advan GX yang pakai RAM 4 GB dan memori internal 64 GB. Jauh lebih oke untuk kebutuhan harian, bahkan Advan GX sudah cocok untuk bermain game.

Simpulan

Samsung Galaxy A03 Core tidak dapat dikatakan sebagai yang terbaik di harganya. Hal ini sungguh jelas terlihat saat kita membandingkannya dengan beberapa rival yang menawarkan lebih banyak keunggulan dan fitur, seperti pemindai sidik jari, sensor yang lebih lengkap, dan lain sebagainya.

Kendati begitu, ini adalah sebuah peningkatan drastis dibandingkan Galaxy A01 Core yang dirilis jelang setahun sebelumnya. Perubahan dari desain layar FullView menjadi Infinity-V adalah sebuah peningkatan yang segar. Sayang, Samsung masih enggan memberikan opsi RAM dan memori internal yang lebih lega pada seri Core ini.

Samsung Galaxy A03 Core layak Anda pilih jika hanya mencari ponsel yang solid untuk keperluan mendasar seperti WhatsApp, Instagram, menonton YouTube, dan melakukan panggilan telepon.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram