MediaTek Dimensity 1050 Setara Apa? Inilah 5 SoC Pesaingnya

Ditulis oleh Ahmad Tsalis

MediaTek memperkenalkan tiga SoC (System on Chip) baru pada Mei 2022. Tiga SoC itu adalah Dimensity 1050, Dimensity 930, dan Helio G99. Ketiganya diproduksi dengan fabrikasi 6 nm oleh TSMC. Dalam artikel ini, SoC yang akan dibahas adalah Dimensity 1050.

MediaTek merancang Dimensity 1050 agar bisa memperkuat smartphone kelas menengah atas. Satu hal yang spesial dari SoC ini adalah dukungan konektivitas 5G mmWave. Sebelum Dimensity 1050 muncul, MediaTek belum punya SoC yang mendukung 5G mmWave.

Deretan SoC Dimensity yang dirilis sebelum Dimensity 1050 baru bisa tersambung ke 5G Sub6. Untuk diketahui, mmWave adalah jenis 5G dengan pita frekuensi di atas 6 GHz. Lebih lanjut, mari kita lihat apa saja komponen yang dikandung SoC satu ini.

Pada CPU, Dimensity 1050 memiliki CPU delapan inti. Penghuninya adalah dua inti performa dan enam inti efisiensi. Dua inti performa diisi Cortex A78 2,5 GHz, sedangkan enam inti efisiensi disokong Cortex A55 2,0 GHz.

Beralih ke unit pengolah grafis, terdapat GPU Mali-G610 MC3 bikinan ARM. MediaTek tidak mengungkap clockspeed si GPU tiga core tersebut. Namun, menurut Chip Guider Mali-G610 MC3 milik sang SoC disetel pada frekuensi 600 MHz.

Komponen lain yang dimiliki Dimensity 1050 antara lain prosesor gambar (ISP) Imagiq 760, prosesor AI MediaTek APU 550, serta modem internal 5G. Ada juga cip WiFi 6e dan Bluetooth 5.2. SoC ini siap disandingkan dengan RAM LPDDR5 atau LPDDR4X, serta penyimpanan UFS 3.1 atau UFS 2.1.

Perihal multimedia, Dimensity 1050 mendukung resolusi tampilan hingga 2520 x 1080, sedangkan refresh rate-nya sampai 144 Hz. Kamera yang bisa dipasang di SoC ini maksimal beresolusi 108 MP, bisa juga 20 MP ganda. Terkait resolusi video yang bisa diproses dan diputar maksimal beresolusi 4K 30 fps.

Dimensity 1050
Fitur-fitur yang dimiliki MediaTek Dimensity 1050

Selain komponen-komponen di atas yang sifatnya hardware, ada pula teknologi optimasi yang disematkan MediaTek pada Dimensity 1050. Misalnya HyperEngine 5.0. Fitur ini bertujuan untuk mengatur penggunaan CPU dan GPU supaya ponsel bisa mendapatkan frame rate mulus, tapi daya tahan baterainya tetap bagus.

Fitur tersebut juga berupaya meminimalkan latensi, entah itu jaringan WiFi atau jaringan seluler, supaya koneksi internet tetap lancar. Dengan begitu, gamers akan terbebas dari insiden lagging. Contoh ponsel yang telah menggunakan Dimensity 1050 adalah Motorola Edge 2022.

Dalam pengujian yang dilakukan Android Authority, Dimensity 1050 yang dipakai Motorola Edge 2020 menghasilkan skor GeekBench 5 sebesar 746 untuk single-core, serta 2173 untuk multi-core. Sementara itu, skor kemampuan grafisnya pada 3DMark Wild Life adalah 2510.

Ponsel yang sama juga mencetak skor AnTuTu 9 senilai 522.375, menurut Kimovil. Angka-angka yang disebutkan tidak mutlak dimiliki oleh seluruh ponsel dengan Dimensity 1050. Namun, angka-angka tersebut sudah bisa menggambarkan seperti apa performa SoC.

Lantas, SoC atau chipset mana saja yang memiliki performa satu level dengan Dimensity 1050? Berikut ini adalah deretan SoC yang setara dengan Dimensity 1050.

1. MediaTek Dimensity 1080

MediaTek Dimensity 1080

MediaTek Dimensity 1080 dirilis secara resmi oleh MediaTek pada kuartal empat 2022, tidak jauh dari peluncuran Dimensity 1050. SoC ini memang mirip dengan Dimensity 1050. Yang membedakannya hanya clock speed, GPU, dan ISP.

Dimensity 1080 mengandung CPU delapan core. Rinciannya, ada dua core performa Cortex A78 (2,6 GHz) serta enam core efisiensi Cortex A55 (2,0 GHz). GPU yang dipakainya adalah Mali-G68 MC4 (empat core, 800 MHz).

Untuk ISP alias prosesor gambar, tidak diketahui namanya. Namun, MediaTek menyebut bahwa ISP yang dipakai mendukung kamera dengan resolusi hingga 200 MP. Komponen lain yang dikandung Dimensity 1080 yakni MediaTek APU 3.0 (prosesor AI) serta modem internal 5G.

SoC 6 nm ini mendukung memori RAM LPDDR4X atau LPDDR5, dan penyimpanan UFS 2.1 atau UFS 3.1. Ia juga mampu memproses dan menampilkan video 4K 30 fps. Adapun Dimensity 1080 bisa dipasangi layar dengan resolusi hingga 2520 x 1080, beserta refresh rate 120 Hz.

Contoh ponsel yang memakai SoC ini adalah realme Pro+ 5G dan Infinix Zero 5G 2023. Dalam catatan Nano Review, Dimensity 1080 meraih skor AnTuTu 9 sebesar 492.617. Sementara itu, skor GeekBench 5-nya adalah 810 buat single-core dan 2272 untuk multi-core.

Sementara itu, skor kemampuan grafis sang SoC pada 3DMark Wild Life tercatat 2411 menurut Unite 4 Buy. Berikut perbandingan antara Dimensity 1050 dan Dimensity 1080:

Kelebihan Dimensity 1080 dibanding Dimensity 1050

  • Skor single-core dan multi-core lebih tinggi (810 vs 746; 2272 vs 2173)
  • Clockspeed GPU lebih tinggi (800 MHz vs 600 MHz)
  • Dukungan resolusi kamera lebih tinggi (200 MP vs 108 MP)

Kekurangan Dimensity 1080 dibanding Dimensity 1050

  • Belum mendukung 5G mmWave
  • Skor AnTuTu 9 lebih rendah (492.617 vs 522.375)
  • Skor 3DMark Wild Life lebih rendah (2411 vs 2510)
  • Dukungan refresh rate lebih rendah (120 Hz vs 144 Hz)

2. Qualcomm Snapdragon 860

Snapdragon 860

Snapdragon 860 merupakan rebrand dari Snapdragon 855+. SoC ini diperkenalkan Qualcomm pada kuartal pertama 2021. Hanya POCO X3 Pro ponsel yang memakai Snapdragon 860. Sementara itu, beberapa HP yang menggunakan Snapdragon 855+ adalah realme X3 Superzoom dan ASUS ROG Phone II.

Komponen yang dimiliki Snapdragon 860 antara lain delapan inti CPU, GPU Adreno 640 (675 MHz), prosesor AI Hexagon 690, dan ISP Spectra 380 yang mendukung kamera hingga 192 MP. Ada pula modem internal 4G X24 LTE.

Sebagai catatan, Snapdragon 860 sebenarnya mendukung 5G, asalkan dipasangi modem eksternal X55. Akan tetapi, karena modem eksternal tidak efisien (baik dari segi ruang dan konsumsi daya), banyak produsen smartphone yang tidak memasangnya. Alhasil, SoC ini hanya mendukung jaringan seluler 4G.

1 23»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram