Carisinyal / Audio / 7 Cara Merawat Headset yang Baik agar Awet dan Tahan Lama

7 Cara Merawat Headset yang Baik agar Awet dan Tahan Lama

Earphone dan headset adalah benda elektronik yang jadi andalan untuk mendengarkan lagu atau menikmati suara saat menonton video/film dari gawai yang kita gunakan. Khusus earphone biasanya juga digunakan untuk menelepon. Dan headset umum digunakan untuk perangkat desktop baik untuk menikmati konten multimedia maupun untuk bermain game.

Earphone dan headset juga punya fungsi sebagai pengganti speaker. Karena kita tentu tidak bisa mengandalkan speaker terus menerus, terlebih jika digunakan di tempat publik.

Karena memiliki manfaat dan fungsi yang banyak, headset menjadi salah satu barang favorit untuk banyak orang, barangkali termasuk Anda. Sayangnya, headset seringkali “dianaktirikan” dalam perawatannya. Tidak seperti laptop yang sering dijaga perawatannya atau kamera DSLR yang rajin dirawat, sebagian dari kita menganggap headset tak perlu dirawat.

Padahal layaknya barang elektronik lain, headset perlu dijaga dan dirawat. Sayang, tidak sedikit orang peduli untuk merawat headset. Baru ketika mulai rusak, kita mulai khawatir dengan headset kesayangan, apalagi kalau harganya mahal.

Nah sebelum headset rusak dan kita terus mengeluarkan uang untuk membeli yang baru, lebih baik kita rawat headset kita. Jangan khawatir, merawat headset tidak akan sesulit Anda yang bayangkan kok. Langsung saja cek poin-poin tentang cara merawat headset berikut ini.

7 Cara Merawat Headset yang Baik

1. Hindari Volume Maksimal

Seringkah Anda memakai headset dengan pengaturan volume yang terlalu keras atau maksimal? Jika sering, sebaiknya hilangkah kebiasaan ini. Terlalu sering mengatur suara maksimal akan membuat komponen pada headset atau earphone rentan rusak. Suara dari headset juga berpotensi tidak memiliki suara jernih seperti pada awal penggunaan.

Selain itu, pengaturan suara yang terlalu keras akan membuat suara headset bocor. Coba cek, apakah suara headset Anda tidak teredam lagi alias terdengar dari luar meski sudah diatur volume kecil? Jika demikian, Anda berarti sering menggunakan headset dengan pengaturan volume yang tinggi.

Satu hal lagi, menggunakan headset dengan volume tinggi juga tidak baik untuk telinga Anda. Efeknya, telinga mengalami penurunan kepekaan dalam mendengar suara pelan. Karena itu, mulai sekarang, sebaiknya mendengarkan lagu atau nonton video tidak menggunakan pengaturan suara yang terlalu tinggi.

2. Menggulung Kabel Headset dengan Benar

Menggulung Headset

* sumber: www.youtube.com

Headset dan earphone memiliki kabel yang panjang dan kadang membuat Anda bisa pusing jika kabelnya kusut atau tidak beraturan seperti terbelit-belit. Mau dirapikan juga malah bikin pusing. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda sebaiknya merapikan kabel headset dengan cara menggulung, tapi tidak sembarang menggulung. Berikut cara menggulung kabel headset yang benar:

  • Pakailah tiga jari tangan (telunjuk, jari tengah, jari manis) dekatkan ke kabel kemudian gulungkan kabel memutari tiga jari tangan.
  • Jangan semua kabel digulung, sisakan sepanjang kurang dari 10 cm.
  • Lepaskan tiga jari tangan dari gulungan kabel headset.
  • Pegang gulungan kabel dengan kedua tangan yang akan menyisakan ruang kosong di tengah.
  • Gulungkan sisa kabel yang tidak tergulung tadi sebagai pengikat.
  • Masukkan colokan headset pada bagian tengah gulungan tadi.

Lebih jelasnya bisa melihat video berikut ini!

Jika cara tersebut terlalu rumit, Anda bisa memilih headset tanpa kabel seperti headset bluetooh. Atau jika Anda tetap memakai headset kabel, Anda bisa menggunakan cara dari Robert Matthews Universitas Aston, Inggris. Cara merapikan kabel headset adalah dengan menjepit kabel tersebut sehingga colokan headset dan earbud berdekatan seperti pada gambar berikut ini.

3. Membersihkan Secara Rutin

 

Headset juga perlu dirawat secara rutin. Rawatlah headset dengan cara membersihkan bagian kabel yang sering terkena noda. Gunakan alkohol untuk membersihkan kabel-kabel tersebut dari noda dan bakteri.

Selain itu, bersihkan juga debu-debu yang menempel di bagian earbud. Cara membersihkan debunya bisa menggunakan cotton bud yang telah dicelupkan pada cairan alkohol dengan kadar 70%. Bisa juga menggunakan sikat gigi. Membersihkan earbud dengan sikat gigi bisa membuat suara headset kembali nyaring dan tidak sumbang.

4. Mengeringkan Telinga dan Menghindari Air

Salah satu penyebab headset cepat rusak adalah kehadiran air yang bisa masuk ke earbud. Namanya barang elektronik, pasti akan konslet jika terkena air. Karena itu, sebaiknya hindari earbud berdekatan dengan air.

Selain itu, sebaiknya sebelum menggunakan headset, telinga Anda harus dipastikan dalam keadaan kering. Kelihatan sepele, tapi bisa bahaya dan merusak headset. Jadi, setelah Anda mandi atau kehujanan jangan langsung pake headset sebelum yakin telinga Anda dalam keadaan kering.

5. Menyimpan Headset di Tempat Khusus

Sebaiknya simpan headset di tempat khusus. Misalnya di kotak kemasan tertentu atau kantong tertentu. Kotak khusus bisa menggunakan kotak bekas atau kantong kecil yang tak terpakai. Menyimpan headset di tempat khusus bisa menghindari resiko dari kabel yang berantakan dan tercampur dengan kabel lainnya.

Jika Anda memiliki headset gaming, sebaiknya membeli gaming bag agar headset benar-benar terlindungi. Terutama ketika Anda keluar rumah. Apabila Anda memakai kantong biasa, sebaiknya hindari gesekan atau tekanan dari bendalain kepada headset.

6. Membersihkan Bantalan Headset

Ada beberapa tipe headset yang memiliki bantalan yang empuk. Bantalan ini juga perlu dirawat dan jangan disepelkan. Agar bantalan awet, sebaiknya hindari terkena sinar matahari langsung. Selain itu, bersihkan bantalan dengan katun atau microfiber setelah menggunakan headset. Tujuannya agar bantalan headset terbebas dari keringat dan debu.

Bantalan headset juga bisa dibersihkan menggunakan lap basah atau bisa menggunakan sedikit air sabun. Anda juga bisa menggunakan pembersih khusus untuk kulit sintetis untuk kotoran yang menempel atau noda yang membandel di bantalan headset.

Untuk Anda yang sering main game dan sering menggunakan headset dengan bantalan, sebaiknya hindari asap rokok dan keringat yang berlebihan. Mengingat main game biasanya lama, pasti akan ada keringat mengucur dan terkena bantalan headset. Anda bisa mengantisipasi keringat yang menempel, seringlah membersihkan bagian bantalan headset seperti yang sudah dijelaskan.

7. Hindari Meminjamkan Headset ke Orang Lain

Cara merawat headset agar awet adalah dengan tidak sering memakai secara beramai-ramai, alias dipinjamkan ke orang. Anggap headset atau earphone adalah sikat gigi yang memang khusus digunakan untuk keperluan pribadi. Bayangkan jika headset sering dipinjam-pinjamkan, bisa saja ada kuman dari pemakai yang menempel di headset kita.

Contoh kasus paling gampang, banyak headset di warung internet yang usianya tidak lama. Biasanya headset yang digunakan untuk warung internet memang harganya terjangkau karena pemiliknya tahu kalaupun beli yang mahal, headset akan cepat rusak. Jelas karena penggunaannya rutin dan berbeda-beda pemakainya.

Demikianlah penjelasan tentang 7 poin penting cara merawat headset atau earphone. Dari pemaparan tersebut, sudah jelas kalau headset memang perlu dirawat dengan baik, terutama soal kabel terlilit yang sering menjadi penyebab cepat rusaknya headset.

Mudah bukan cara merawatnya? Mulai sekarang, mari rawat headset atau earphone Anda. Jika Anda memiliki tips lainnya untuk cara merawat headset, bagikan kepada kami dan pembaca lain di kolom komentar, ya.

Topik Terkait: ,

Artikel Terkait

About the Author:

Hilman Mulya Nugraha
Content writer since 2013. Has worked as a content manager. Blogger since 2011. Find me at my personal blog: Hilmangraha.com or Twitter/Instagram: @hilmangraha.

Leave A Comment