10 HP Gaming 1 Jutaan Terbaik di Tahun 2026
Siapa bilang main game seru itu harus keluar uang banyak? Ponsel di kisaran harga 1 jutaan saat ini sudah banyak yang memiliki fitur-fitur gaming yang lumayan mumpuni untuk diajak seru-seruan bareng teman.
Berbagai game ringan seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile biasanya sudah mampu dimainkan dengan baik tanpa mengalami frame drop. Game seberat Genshin Impact sekalipun masih bisa dimainkan, kendati tidak dengan pengalaman yang terbaik.
Penasaran apa saja ponsel terbaik untuk bermain game di harga 1 jutaan? Simak daftar rekomendasinya berikut ini.
1. Advan X1
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G100 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Advan X1 mengandalkan chipset MediaTek Helio G100 yang dilengkapi teknologi HyperEngine. Teknologi ini bertugas mengoptimalkan kinerja CPU dan GPU saat bermain game sekaligus mengelola jaringan secara cerdas agar koneksinya tetap stabil saat main game online.
Dari pengujian, chipset ini sudah cukup lancar untuk menjalankan game-game populer seperti Mobile Legends, Free Fire, dan PUBG Mobile.
Untuk tampilan, Advan X1 memiliki layar IPS LCD berukuran 6,78 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz. Refresh rate setinggi itu membuat pergerakan grafis di layar terasa mulus, terutama saat sedang kejar-kejaran di game battle royale.
Advan juga membekali ponsel ini dengan RAM 8 GB serta penyimpanan 128 GB berbasis UFS 2.2 yang lebih responsif dibanding eMMC. Kalau masih kurang, ada slot microSD yang bisa ditambah hingga 1 TB.
Satu hal yang patut diapresiasi adalah adanya hardware gyroscope alias giroskop fisik di dalamnya. Sensor ini sangat berguna untuk game FPS yang mengandalkan kontrol gerakan agar bidikanmu makin akurat.
2. Samsung Galaxy A07
| Rilis | 2025 |
| Layar | PLS LCD 6.7 inci |
| Chipset | Mediatek Helio G99 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Ponsel entry-level Samsung biasanya tidak terlalu unggul soal performa dibanding merek lain. Tapi kali ini Samsung Galaxy A07 4G hadir berbeda. Di balik harga yang terjangkau, ponsel ini sudah mengusung chipset Helio G99 yang sebelumnya banyak ditemukan di ponsel-ponsel kelas menengah yang juga mengusung label "gaming".
Dengan chipset tersebut, Samsung Galaxy A07 4G sudah mampu menjalankan berbagai game populer dengan cukup lancar. Tersedia pilihan RAM mulai dari 4 GB hingga 8 GB dengan penyimpanan berbasis UFS yang lebih cepat dibanding eMMC.
Layarnya berukuran 6,7 inci dengan panel PLS LCD dan refresh rate 90 Hz. Meski belum 120 Hz, angka 90 Hz sudah cukup memberikan sensasi gulir yang lebih mulus saat bermain game maupun sekadar scrolling media sosial.
Yang membuat Samsung Galaxy A07 4G menonjol adalah janji pembaruan software yang luar biasa, yaitu enam generasi pembaruan OS dan enam tahun pembaruan keamanan. Artinya ponsel ini masih akan mendapat dukungan resmi hingga sekitar tahun 2031. Ponsel ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP54 yang membuatnya tahan debu dan cipratan air dari berbagai arah.
3. itel S25
| Rilis | 2024 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | UNISOC T620 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Buat kamu yang mengutamakan kualitas layar untuk pengalaman gaming yang lebih imersif, itel S25 layak masuk daftar pertimbangan. Ponsel ini sudah menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz. Warna yang dihasilkan panel AMOLED terasa lebih hidup dan kontras dibanding panel LCD biasa, jadi grafis game jadi terlihat lebih indah.
Kecerahan layarnya mencapai 1.800 nits sehingga layar tetap jelas terlihat meski kamu bermain di luar ruangan saat siang hari. Layarnya juga mendukung sentuhan tangan basah serta sensor sidik jari di layar, fitur yang biasanya hanya ditemukan di ponsel dengan harga lebih tinggi.
Performa gaming-nya ditopang chipset Unisoc T620 yang dipadukan dengan RAM 8 GB. Berdasarkan pengujian, Mobile Legends dan Free Fire berjalan cukup lancar di pengaturan grafis menengah.
Namun perlu diketahui bahwa ponsel ini belum memiliki hardware gyroscope, sehingga kontrol gerakan di game FPS seperti PUBG Mobile mungkin tidak seresponsif ponsel lain yang sudah punya sensor tersebut.
Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dengan fast charging 18W dan dukungan bypass charging. Bypass charging berarti saat kamu mengisi daya sambil main game, aliran listrik langsung diarahkan ke mesin tanpa harus melewati baterai terlebih dulu, sehingga mengurangi panas berlebih dan menjaga kesehatan baterai.
4. Infinix Hot 60i
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.7 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G81 Ultimate |
| Baterai | Li-Po 5160 mAh |
Infinix Hot 60i mengusung tagline "Performa Sadis, Now with AI" dan label itu tidak sepenuhnya berlebihan. Di kelas 1 jutaan, ponsel ini hadir dengan fast charging 45W. Artinya baterai 5.160 mAh-nya bisa terisi hingga 50 persen hanya dalam 24 menit, jadi kamu tidak perlu menunggu lama sebelum bisa kembali bermain game.
Chipset yang digunakan adalah MediaTek Helio G81 Ultimate yang sudah cukup bertenaga untuk game-game FPS dan MOBA populer. Berdasarkan pengujian, Free Fire bisa berjalan di setting grafis tinggi dengan frame rate yang stabil.
Layarnya berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz dan touch sampling rate 240 Hz, serta sudah dilindungi Corning Gorilla Glass.
Satu fitur yang patut mendapat perhatian khusus adalah hardware gyroscope yang sudah tersedia di ponsel ini. Sensor giroskop fisik ini membuat kontrol gerakan di game FPS seperti PUBG Mobile terasa jauh lebih responsif dan presisi dibanding gyroscope berbasis software.
Selain itu, ada juga fitur UltraLink yang memungkinkan panggilan tanpa sinyal hingga jarak 500 meter ke sesama pengguna Infinix. Infinix Hot 60i juga sudah dilengkapi NFC, IR Blaster, dual speaker stereo, dan sertifikasi IP64. Baterainya bahkan mendukung reverse charging 10W sehingga bisa berbagi daya ke ponsel lain jika dibutuhkan.
5. nubia V70
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.7 inci |
| Chipset | UNISOC T616 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
nubia V70 adalah pilihan menarik dari ZTE untuk kamu yang ingin ponsel serbaguna dengan harga di bawah Rp2 jutaan. Ponsel ini hadir dengan refresh rate 120 Hz dan kapasitas memori yang sangat lapang, yakni RAM 8 GB serta penyimpanan internal 256 GB. Dengan ruang penyimpanan sebesar itu, kamu tidak perlu khawatir kehabisan tempat untuk menyimpan banyak game sekaligus.
Layarnya berukuran 6,7 inci dengan panel IPS LCD beresolusi HD+ dan refresh rate 120 Hz. Dari sisi performa, nubia V70 mengandalkan chipset Unisoc T616 yang cukup memadai untuk game-game ringan hingga menengah seperti Mobile Legends dan Free Fire di pengaturan grafis rendah hingga menengah.
Fitur menarik yang ada pada ponsel ini adalah Live Island 2.0, yaitu animasi interaktif di dekat poni layar yang bisa menampilkan berbagai notifikasi seperti persentase baterai, pengisian daya, timer, hingga peringatan saat kamu sedang merekam layar.
6. INOI A75 Elegance
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G99 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
INOI A75 Elegance dibekali chipset MediaTek Helio G99 yang sudah cukup teruji di kelas menengah, termasuk untuk gaming. Berdasarkan pengujian, INOI A75 Elegance mampu diajak bermain game berat seperti Mobile Legends dan Genshin Impact dengan performa yang cukup stabil.
Tersedia dalam pilihan RAM 6 GB atau 8 GB yang bisa diperluas secara virtual, dipasangkan dengan penyimpanan 256 GB atau 512 GB. Layarnya berukuran 6,78 inci IPS dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz.
Tidak hanya soal spesifikasi, ada satu nilai jual unik dari INOI yang jarang ditemukan di merek lain yaitu garansi resmi selama 777 hari atau lebih dari dua tahun.
Perlu dicatat bahwa sebagai merek baru, ada beberapa catatan dari sisi software seperti navigasi yang sesekali kurang responsif di aplikasi kamera. Namun untuk pengalaman gaming harian, INOI A75 Elegance sudah cukup memuaskan.
7. Nubia V80 Max
| Rilis | 2026 |
| Layar | IPS LCD 6.9 inci |
| Chipset | UNISOC T7250 |
| Baterai | Li-Ion 6000 mAh |
Dari namanya saja sudah tersirat keunggulan utamanya: "Max". nubia V80 Max hadir dengan baterai berkapasitas 6.000 mAh yang menjadi senjata utamanya di kelas harga 1 jutaan. Nubia bahkan mengklaim baterai ini dirancang memiliki ketahanan performa hingga empat tahun pemakaian.
Selain baterai yang jumbo, ponsel ini juga dilengkapi fitur Bypass Charging. Artinya saat kamu main game sambil mengisi daya, aliran listrik langsung diarahkan ke motherboard tanpa melalui baterai, sehingga suhu ponsel lebih terjaga dan baterai pun tidak cepat aus.
Layarnya berukuran 6,9 inci dengan panel IPS LCD dan refresh rate 120 Hz. Ukuran layar yang lega ini membuat pengalaman gaming terasa lebih leluasa. Dari sisi performa, chipset Unisoc T7250 yang digunakan sudah cukup untuk memainkan game-game MOBA dan ringan seperti Mobile Legends dengan lancar. Untuk game yang lebih berat, kamu mungkin perlu menurunkan pengaturan grafis.
Nilai plus lainnya adalah sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan debu dan cipratan air, serta ketahanan jatuh hingga 1,8 meter yang sudah bersertifikasi TÜV. Sertifikasi tersebut sangat cocok buat kamu yang sering beraktivitas di luar ruangan.
8. Infinix Smart 10 Plus
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.67 inci |
| Chipset | UNISOC T7250 |
| Baterai | Li-Po 6000 mAh |
Infinix Smart 10 Plus hadir dengan formula yang sederhana tapi menarik yaitu baterai besar, layar mulus, fitur lengkap, dan harga yang sangat bersahabat. Ponsel ini menjadi salah satu pilihan paling masuk akal di kelas 1 jutaan, terutama untuk kamu yang tidak ingin sering-sering mengisi daya di tengah sesi gaming.
Baterainya berkapasitas 6.000 mAh yang diklaim mampu bertahan lebih dari 36 jam dalam penggunaan campuran termasuk gaming. Dari pengujian, satu jam gaming di ponsel ini hanya memangkas sekitar tujuh persen baterai saja.
Layarnya berukuran 6,67 inci dengan panel IPS LCD, refresh rate 120 Hz, dan touch sampling rate 240 Hz. Angka touch sampling rate yang tinggi berarti layar merespons sentuhan jarimu dengan lebih cepat sehingga kontrol game pun terasa lebih presisi.
Chipset Unisoc T7250 yang digunakan mampu menjalankan Mobile Legends di pengaturan tinggi dengan frame rate 60 fps yang stabil, sementara PUBG Mobile berjalan baik di pengaturan menengah.
9. itel City 100
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.75 inci |
| Chipset | UNISOC T7250 |
| Baterai | Li-Po 5200 mAh |
itel City 100 adalah bukti bahwa ponsel murah tidak selalu murahan. Di harga 1 jutaan, itel berhasil menghadirkan sejumlah fitur yang biasanya hanya ada di ponsel dengan harga lebih tinggi, termasuk fitur Bypass Charging yang sangat berguna untuk para gamer.
Dengan fitur Bypass Charging, saat kamu mengisi daya sambil main game, daya listrik langsung mengalir ke mesin tanpa harus melalui baterai. Efeknya, ponsel tidak cepat panas dan masa pakai baterai pun lebih terjaga dalam jangka panjang. Baterainya berkapasitas 5.200 mAh dengan fast charging 18W.
Dari sisi performa, itel City 100 mengandalkan chipset Unisoc T7250 yang dipadukan dengan RAM 6 GB atau 8 GB. Memori internalnya menggunakan UFS 2.2 yang lebih cepat dibanding eMMC yang masih dipakai banyak ponsel di kelas ini. Untuk game seperti Mobile Legends, performanya cukup lancar. Sedangkan untuk PUBG Mobile, bisa berjalan di pengaturan Smooth dengan frame rate Ultra.
Layarnya berukuran 6,75 inci dengan panel IPS LCD beresolusi HD+ dan refresh rate 90 Hz. Ada juga fitur Dynamic Bar 2.0 yang menampilkan animasi notifikasi interaktif, serta sensor giroskop meski masih berbasis software. Sertifikasi IP64 dan ketahanan jatuh hingga 1,5 meter juga menjadi nilai tambah untuk penggunaan sehari-hari.
10. POCO C85
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.9 inci |
| Chipset | Mediatek Helio G81 Ultra |
| Baterai | Li-Po 6000 mAh |
POCO C85 dilengkapi baterai berkapasitas 6.000 mAh dengan fast charging 33W yang diklaim mampu mengisi 50 persen baterai hanya dalam 31 menit. Layarnya berukuran 6,9 inci dengan refresh rate 120 Hz yang sangat nyaman digunakan untuk bermain game.
Satu fitur menarik yang jarang ada di kelas harga ini adalah Wet Touch Display 2.0, yaitu teknologi yang membuat layar tetap responsif meski jari kamu basah karena keringat saat sedang asyik gaming.
Dari sisi performa gaming, POCO C85 mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 Ultra yang dipadukan dengan RAM hingga 8 GB. Berdasarkan pengujian langsung, Mobile Legends berjalan mulus tanpa penurunan frame rate sama sekali bahkan di pengaturan rata kanan. Ponsel ini juga mendukung RAM Expansion hingga total 16 GB.
POCO memberikan komitmen jangka panjang yang cukup menggiurkan yaitu empat kali pembaruan OS dan enam tahun pembaruan keamanan, ditambah garansi 15 bulan. Ponsel ini juga sudah memiliki sertifikasi IP64 dan mendukung reverse charging 10W. Jadi kalau teman kamu kehabisan baterai saat lagi main bareng, POCO C85 bisa menjadi powerbank dadakan.
