carisinyal web banner retina
Mau nanya rekomendasi HP? klik di sini
Carisinyal / Editorial / Jenis-Jenis Chipset Exynos yang Dipakai oleh Smartphone

Jenis-Jenis Chipset Exynos yang Dipakai oleh Smartphone

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha - Diperbaharui 26 Juli 2021

Exynos adalah nama chipset yang dikembangkan langsung oleh Samsung. Chipset ini merupakan chipset yang berbasis ARM dan merupakan chipset yang banyak digunakan oleh ponsel yang diproduksi sendiri oleh Samsung.

Exynos banyak digunakan di ponsel Samsung. Tetapi, beberapa vendor lain juga ada yang memakai chipset Exynos. Contohnya adalah vivo. Tipe vivo yang memakai chipset Exynos adalah vivo X30 dan vivo X30 Pro.

Exynos sendiri hadir pada 2010 dengan produk pertamanya yakni Exynos 3. Chipset ini pertama kali dipakai di perangkat Samsung Galaxy S generasi pertama. Di 2011, hadir Exynos 4210 yang dipakai di Samsung Galaxy SII. Setelah itu, Samsung menghadirkan chipset Exynos lainnya.

Exynos  memiliki penamaan yang cukup rumit. Penamaan dan tingkatan chipset Exynos cukup sulit dikategorikan. Pasalnya, Samsung tidak menyederhanakan lini produk chipset secara langsung.

Jika mengeluarkan chipset, Samsung sering memberi nama angka setelah angka Exynos. Hanya saja terkadang penamaan ini jadi cukup sulit dikategorikan atau diberi penjelasan. Contohnya adalah Exynos 5 hadir dengan dua generasi dan proses fabrikasi yang berbeda. Belum lagi empat angka di belakang satu angka setelah Exynos.

Untuk menyederhanakan jenis-jenis chipset Exynos, mari bagi saja chipset Exynos ke dalam dua kategori. Kategori pertama adalah Exynos yang didasarkan pada arsitektur ARMv7  Kategori kedua adalah Exynos yang didasarkan pada arsitektur ARMv8. ARMv7 dan ARMv8 adalah instruksi arsitektur prosesor yang jadi patokan produsen seperti Samsung dalam membuat chipset.

Jenis-jenis Chipset Exynos

Chipset Exynos sendiri punya jenis yang berbeda. Nah, agar Anda tidak salah beli Hp, sebaiknya Anda juga perlu mengetahui jenis-jenis chipset Exynos berikut ini.

1. ARMv7 Exynos

armv7

Exynos yang berdasarkan set arsitektur ARMv7 terdiri dari 15 tipe chipset yang berbeda. Kelima chipset tersebut hadir dengan berbagai proses fabrikasi yang berbeda-beda. Contohnya yang pertama adalah yang berbasiskan fabrikasi 45 nm ada Exynos 3 Single 3110 dan Exynos 4 Dual 4212.

Ada juga chipset Exynos yang dibangun dengan fabrikasi 32 nm. Di kategori ini, terdapat chipset seperti Exynos 4 Quad 4412 dan Exynos 5 Dual 5250. Ada juga chipset yang dibangun dengan fabrikasi 20 nm seperti Exynos 5 Hexa 5430.

Yang paling banyak adalah chipset yang dibangun dengan fabrikasi 28 nm. Chipset tersebut di antaranya adalah Exynos 2 Dual 3250, Exynos 3 Quad 347, Exynos 3 Quad 3475, Exynos 4 Quad 4415, Exynos 5 Hexa 5260, Exynos 5 Hexa 5410, Exynos 5 Hexa 5420, Exynos 5 Hexa 5422. 

2. ARMv8 Exynos

Exynos 9

Pada quartal akhir 2014, Samsung mulai meninggalkan set instruksi ARMv7 dan beralih ke set instruksi ARMv8. Dengan set instruksi yang baru ini, chipset Samsung kini lebih menarik dan bisa bersaing dengan chipset Snapdragon atau dari produsen chipset lainnya.

Chipset Exynos berbasis ARMv8  ini bisa dikategorikan ke dalam dua kategori. Kedua kategori tersebut sebagai berikut

  • ARMv8 Exynos Mid-Range dan Entry-Level 

Kategori pertama adalah Exynos berbasis ARMv8 yang ditujukan untuk kelas menengah (mid-range) dan kelas bawah (entry-level). Sederhannya, chipset ini dibuat untuk smartphone di kelas harga terjangkau dan kelas harga menengah.

Chipset Exynos di kategori ini diantaranya adalah Exynos 7500 series, 7870 dan 7880 yang dibuat kisaran 2015 sampai 2017. Chipset ini ada yang dibuat dengan fabrikasi 28 nm dan 14 nm. Ada juga Exynos 7872, 7884 series, 7885 dan 7904. Chipset ini dibesut kisaran 2018 sampai 2019. Chipset tersebut dibuat dengan fabrikasi 14 nm.

Chipset lainnya adalah Exynos 9600 series yang keluar tahun 2019 dan Exynos 800 series yang keluar tahun 2020. Exynos 9600 dibesut dengan proses fabrikasi 10 nm sementara Exynos 800 series dibesut dengan proses fabrikasi 8 nm.

  • ARMv8 Exynos High-End

Kategori kedua adalah Exynos berbasis ARMv8 yang ditujukan untuk kelas atas. Chipset ini umumnya digunakan untuk ponsel-ponsel Samsung kelas atas. Contohnya adalah Samsung Galaxy S Series dan Note Series.

Seri ini mulai hadir dengan Exynos 5433 yang dibangun dengan fabrikasi 2o nm. Chipset ini hadir pada tahun 2014. Selanjutnya, hadir Exynos 7420  yang dibangun dengan fabrikasi 20 nm. Chipset ini hadir pada tahun 2015.

Pada tahun 2016 sampai 2017, Exynos menghadirkan Exynos 8800  series. Seri pertama adalah Exynos 8 Octa 8890 yang hadir pada tahun 2016. Chipset ini dibangun dengan fabrikasi 14 nm. Selanjutnya ada Exynos 8895 yang dibangun dengan fabrikasi 10 nm. Chipset ini hadir pada 2017.

Tahun 2018, hadir Exynos 9810 yang dibangun dengan fabrikasi 1o nm. Setahun sesudahnya, hadir Exynos 9820 yang dibangun dengan fabrikasi 8 nm. Di tahun yang sama, hadir Exynos 9825 yang hadir dengan fabrikasi 7 nm.

Proses fabrikasi 8 nm menghasilkan chipset yang dinamakan Exynos 980. Chipset ini digunakan di merek ponsel lain. Contohnya vivo S6 5G. Karena chipset ini sudah mendukung jaringan 5G.

Sementara fabrikasi 7 nm menghadirkan chipset Exynos 990. Chipset ini merupakan chipset kelas atas Samsung dan digunakan di Samsung Galaxy S20 series dan Samsung Galaxy Note20 series. Exynos 990 dan Exynos 980 sama-sama hadir pada tahun 2020.

Selanjutnya ada chipset dengan fabrikasi 5 nm yakni Exynos 2100. Chipset ini menawarkan performa yang lebih baik dan stabil jika dibandingkan Exynos 990. Chipset ini juga sudah mendukung modem 5G terintegrasi. Chipset ini hadir di Samsung Galaxy S21 series yang muncul pada awal 2021.

Daftar Chipset Exynos Terbaik

Lantas, dari sekian banyak chipset Exynos, manakah yang terbaik? Untuk mengetahuinya, maka Anda bisa baca ulasannya berikut ini.

1. Exynos 2100

galaxy s21 exynos 2100

Exynos 2100 adalah chipset yang jadi otak Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra. Chipset ini dibangun dengan proses fabrikasi EUV 5 nm yang diproduksi Samsung sendiri. Banyak yang memuji performa dari chipset ini karena menawarkan performa kencang, stabil, dan tidak membuat bodi ponsel panas.

Chipset yang sudah mendukung jaringan 5G ini sendiri hadir dengan delapan core yang terbagi jadi tiga kluster. Yang pertama adalah dua prosesor Cortex-A78 dengan kecepatan 2,8 GHz untuk kebutuhan performa, sangat kencang, satu prosesor Cortex-X1 6 2,9 GHz untuk performa lebih kencang, dan 4 prosesor Cortex-A55 2,2 GHz. Untuk prosesor grafis, hadir ARM Mali-G78 MP14 -yang jelas lebih baik dari pengolah grafis ARM Mali-G78 MP14.

Hal menarik dari Exynos 2100 adalah dukungan prosesor gambar dengan resolusi hingga 200MP. Satu hal yang menakjubkan mengingat Exynos 2100 jadi yang chipset yang pertama yang dukung hasil foto 200 MP. Nilai Antutu dari Exynos 2100 ini sendiri ada di angka 750 ribuan untuk Antutu versi 9.

2. Exynos 1080

Exynos 1080

Exynos 1080 merupakan chipset besutan Samsung yang pemakaianya justru bukan di ponsel Samsung. Chipset ini malah pertama kali dipakai di vivo X60 dan vivo X60 Pro yang khusus dijual untuk pasar Tiongkok. Karena itu, vivo X60 dan X60 Pro yang masuk resmi ke Indonesia tidak memakai Exynos 1080.

Chipset ini dibangun dengan proses EUV 5nm yang diklaim Samsung dapat mendongkrak kinerja single-core 50 persen lebih tinggi dari generasi sebelumnya.  Sementara kinerja multi-core Exynos 1080 diklaim dua kali lebih ngebut dibanding pendahulunya.

Exynos 1080 ini memiliki empat core dengan tiga kluster. Yang pertama adalah 1 prosesor Cortex-A78 2,8 GHz untuk kebutuhan performa sangat kencang, 2 prosesor Cortex-A78 2,6 GHz untuk performa kencang, dan 4 prosesor Cortex-A55 2,00 GHz untuk hemat daya. Untuk prosesor grafis, hadir ARM Mali-G78 MP. Performanya chipset ini berkisar di angka 600 ribuan berdasarkan Antutu versi 9.

Di dalam Exynos 1080 sendiri terdapat fitur NPU yang dapat memproses 5,7 TOPS, dukungan RAM LPDDR5/LPDDR4x, serta storage UFS 3.1. Selain itu, chipset ini telah mendukung 4G dan 5G. Sementara jaringan 4G hadir dengan dukungan jaringan 4G LTE Cat.18 dengan kecepatan downlink 1,2 Gbps dan uplink 200 Mbps.

3. Exynos 990

exynos 990

Exynos 990 merupakan chipset kelas atas besutan Samsung. Chipset ini hadir dengan proses fabrikasi EUV (Extreme Ultraviolet Lithography) 7 nm. Di dalam chipset ini, terdapat tiga kluster yang terdiri dari 2 ARM Cortex-A76 berperforma tinggi, 4 ARM Cortex-A55 untuk efisiensi, dan 2 core custom Exynos M5.

Exynos 990 ini diklaim memiliki kemampuan 20% lebih cepat dibandingkan dengan chipset kelas atas sebelumnya, yakni Exynos 9825. Terlebih, Exynos 990 hadir dengan kemampuan AI on-device yang ditangani melalui dual-core NPU (Neural Processing Unit) dan ISP yang mendukung 6 sensor gambar.

Exynos 990 ini juga sudah hadir dengan 5G Exynos Modem 5123, sebuah modem 5G terintegrasi. Hal ini membuat smartphone dengan Exynos 990 pada dasarnya sudah mendukung jaringan 5G. Hanya saja, smartphone dengan Exynos 990 yang hadir di Indonesia seperti Galaxy S20 series atau Galaxy Note 20, dukungan 5G-nya tidak diaktifkan.

4. Exynos 9825

Exynos 9825

Exynos 9825 merupakan chipset yang dibuat dengan fabrikasi EUV 7 nm. Chipset ini merupakan penyempurnaan dari Exynos 9820 yang digunakan di Samsung Galaxy S10 series yang tentunya juga berpengaruh pada peningkatan performa. Sementara Exynos 9825 digunakan di Samsung Galaxy Note 10 dan Samsung Galaxy Note 10 Plus.

Exynos 9825 hadir dengan tiga kluster prosesor. Kluster pertama adalah kluster custom Samsung M4 dengan jumlah 2 core berkecepatan 2,73 GHz. Kluster kedua adalah 2 core Cortex A75 2,4 GHz dan kluster ketiga 4 core Cortex A55 1,95 GHz. Sementara untuk pengolah grafisnya, chipset ini dilengkapi grafis Mali G76MP12

5. Exynos 9820

Exynos 9820

Exynos 9820 adalah chipset yang digunakan di Samsung Galaxy S10 series dan kemungkinan bakal tetap digunakan di Galaxy Note 10. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, chipset ini dibangun dengan teknologi fabrikasi 8 nm.

Teknologi fabrikasi 8 nm ini membuat Samsung Galaxy S10 series memiliki performa kencang. Hal ini juga dapat dilihat dari nilai Antutu Samsung Galaxy S10 Plus yang mencapai 340 ribuan.

Samsung menyebut Exynos 9820 sebagai prosesor generasi keempat yang menghadirkan kemampuan prosesor yang baik, berkat custom CPU yang dimilikinya. Custom CPU dalam hal ini adalah kombinasi prosesor 4+2+2.

Maksud dari kombinasi tersebut adalah prosesor di chipset ini terdiri dari delapan prosesor yang terbagi tiga kluster. Pertama, empat prosesor hemat daya Cortex A55 1.9GHz. Kedua, ada dual core prosesor Cortex A75 2,3GHz dan ketiga dual core Exynos M4 2,7GHz. Gabungan dua kluster Cortex A75 dan Exynos M4 ditujukan untuk kebutuhan prosesor yang kencang. Untuk GPU, chipset ini dibekali GPU Mali-G76 MP12.

6. Exynos 980

Exynos 980

Selanjutnya ada chipset Exynos 980 yang hadir dengan teknologi fabrikasi 8 nm. Chipset ini merupakan chipset Samsung yang digunakan di luar ekosistem ponsel pintar Samsung. Smartphone seperti vivo X30, vivo X30 Pro, dan vivo S6 memakai chipset Exynos 980.

Sementara ponsel pintar Samsung yang memakai Exynos 980 diantaranya adalah Samsung Galaxy A71 5G dan Samsung Galaxy A51 5G. Dari daftar ponsel tersebut, jelas kalau Exynos 980 ini sudah mendukung jaringan 5G karena memang di dalam chipset ini terdapat modem 5G yang sudah terintegrasi.

Exynos 980 sendiri terdiri dari dua kluster prosesor. Kluster pertama adalah 2 core Cortex-A77 2,2 GHz untuk performa dan 6 core Cortex-A55 1,8 GHz untuk efisiensi daya. Sementara untuk pengolah grafis, chipset ini ditenagai dengan pengolah grafis GPU Mali-G76 MP5.

Chipset ini sendiri sudah dilengkapi DSP dan NPU yang diklaim dapat menghadirkan kemampuan AI yang baik. Selain itu, chipset ini sudah mendukung sensor 108 MP atau kamera ganda dengan resolusi 20 MP. Chipset ini juga sudah mendukung perekaman 4K pada 120fps.

7. Exynos 9810

exynos 9810

Sebelum kehadiran Exynos 9820, Samsung menghadirkan Exynos 9810 yang dibangun dengan fabrikasi 10 nm. Chipset ini digunakan di perangkat Samsung kelas atas seperti Samsung Galaxy S9 series dan Samsung Galaxy Note 9. Nilai Antutu perangkat yang memakai Exynos 9820 rata-rata berada di angka 240 ribuan.

Adapun, Exynos 9810 ini hadir dengan kombinasi dua kluster prosesor. Kluster pertama adalah Exynos M3 dengan empat prosesor berkecepatan 2,9GHz untuk kebutuhan prosesor kencang. Yang kedua adalah Cortex A55 dengan empat prosesor 1,9GHz yang bakal berjalan sebagai proses hemat daya.

Untuk performa grafisnya, Exynos 9810 dibekali dengan pengolah grafis Mali-G72 MP18. Oh yah, Exynos 9810, Exynos 9820, dan satu Exynos 9110 (untuk Galaxy Watch) hadir dengan instruksi set ARMv8.2-A.

8. Exynos 8895

exynos 8895

Exynos 8895 adalah chipset yang digunakan Samsung Galaxy S8, Samsung Galaxy S8 Plus, dan Samsung Galaxy Note 8. Ketiga perangkat adalah ponsel Samsung kelas atas tahun 2017 yang secara performa tergolong baik karena umumnya memiliki nilai Antutu di angka 200 ribuan.

Chipset dengan fabrikasi 10 nm ini memiliki empat prosesor Mongoose 2.3 GHz dan empat prosesor Cortex A53 dengan kecepatan 1.7 GHz. Sementara pengolah grafis yang digunakan adalah Mali-G71 MP20. Pada masanya, chipset ini tergolong mumpuni dan mampu memberikan pengalaman gim yang lancar.

9. Exynos 8890

exynos 8890

Exynos 8890 merupakan chipset yang dibangun dengan fabrikasi 14 nm. Chipset ini hadir dengan empat prosesor Exynos M1 Mongoose 2.3 GHz dan empat prosesor Cortex A53 dengan kecepatan 1.6 GHz. Untuk pengolah grafisnya, chipset ini dibekali GPU Mali-T880 MP12.

Samsung Galaxy S7, Samsung Galaxy S7 Edge, dan Samsung Galaxy Note FE adalah tiga perangkat Samsung yang memakai chipset ini. Menariknya, chipset ini juga dipakai di luar ponsel Samsung seperti di Meizu Pro 6 Plus dan dipakai jadi board MicroVision MV 8890-LCD SBC.

10. Exynos 9611

exynos 9611

Exynos 9611 bisa dibilang merupakan chipset  yang banyak digunakan untuk ponsel Samsung kelas menengah. Pasalnya, chipset ini banyak digunakan di ponsel Samsung mulai dari Samsung Galaxy M dan Samsung Galaxy seri A. Ada Samsung Galaxy M30s, Samsung Galaxy M31, Samsung Galaxy M31s, Samsung Galaxy M21, Samsung Galaxy A50s dan Samsung Galaxy A51.

Performa chipset dengan fabrikasi 1o nm ini memang termasuk mumpuni untuk kelas menengah. Di dalam chipset ini, tersemat prosesor dengan dua kluster. Kluster pertama 4 core Cortex-A73 2,3 GHz untuk performa. Kluster kedua adalah 4 core Cortex-A53 1,7 GHz. Sementara untuk pengolah grafis, tersemat pengolah grafis GPU Mali-G72 MP3.

Demikianlah penjelasan soal chipset Exynos. Semoga pemaparan ini membantu pembaca mengetahui tentang seluk-beluk dan jenis-jenis chipset Exynos.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram