Carisinyal / Buyer Guide / Yuk, Ketahui Jenis-jenis Infrared yang Paling Umum Ini!

Yuk, Ketahui Jenis-jenis Infrared yang Paling Umum Ini!

Ditulis oleh - Diperbaharui 28 April 2019

Jika Anda melihat perkembangan sekarang, hampir semua hal bisa ditemukan di smartphone, baik dalam bentuk aplikasi maupun dalam bentuk hardware. Dalam bentuk aplikasi misalnya, tersedia aplikasi catatan keuangan yang lebih praktis atau informasi soal lainnya.

Dari segi hardware, smartphone juga menyediakan berbagai fitur pendukung kehidupan seperti NFC untuk mengecek saldo, kamera untuk foto-foto, maupun infrared atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai inframerah. Untuk apa infrared ini? Apakah semua HP memiliki fitur ini?

Tidak semua smartphone atau HP memang memiliki fitur ini tetapi tidak sedikit juga HP yang menawarkan fitur infrared. Pasalnya, kehadiran fitur infrared di HP bisa jadi sangat bermanfaat. Coba Anda ingat dulu ketika era HP yang sering disebut sebagai featured phone banyak yang menawarkan fitur infrared karena memang fiturnya berguna.

Di era HP pintar, tidak semua HP memiliki fitur ini. Anggapannya karena infrared dulu digunakan untuk transfer data antar ponsel. Sekarang sudah banyak pengantar transfer yang lebih baik seperti Bluetooth, NFC, dan lainnya. Namun, sekali lagi masih banyak orang, barangkali termasuk Anda yang masih butuh Infrared. Lantas, apa sebenarnya Infrared?

Pengertian dan Fungsi Infrared

infrared

Adalah William Herschell, seorang astronom Inggris yang pertama kali menemukan Infrared ketika dia sedang mencari bahan untuk penyaring optik. Ia menemukan sebuah radiasi warna yang tampak merah, karena itu namanya disebut sebagai infrared alias infra merah. Penamaan infrared sendiri berasal dari bahasa Latin, yakni Infra yang berarti bawah.

Radiasi yang ditemukan oleh William Herschell ini merupakan sebuah radiasi elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang yang terlihat lebih pendek dari gelombang radio dan lebih dari panjang dari cahaya yang terlihat. Panjang gelombangnya antara 700 nm dan 1 mm.

Adanya gelombang infrared ini tidak terlepas dari sumbernya. Sumber dari infrared adalah sinar matahari langsung. Di dalam sinar matahari ini terdapat 93 lumens per watt flux radian yang memiliki tiga gelombang cahaya. Yang pertama adalah cahaya ultra violet sebesar 6%, kemudian ada cahaya tampak sebesar 46%, dan inframerah sebesar 47%.

Tidak hanya dari sinar matahari, sumber inframerah juga bisa didapatkan dari cahaya lainnya seperti cahaya api atau pantulan jalan aspal yang terkena panas. Radiator kendaraan juga ternyata bisa menghasilkan infrared.

Di dunia teknologi, infrared berfungsi sebagai transfer data atau sebagai penghubung antar dua perangkat (remote). Namun infrared sebenarnya memiliki fungsi lebih dari itu. Ada banyak fungsi dari infrared seperti contohnya berikut ini.

  • Di bidang kesehatan

Infrared dapat berfungsi untuk memicu molekur air di dalam tubuh agar aktif. Sifatnya yang memiliki getaran bisa membuat molekur air pecah dan menghasilkan cairan untuk tubuh. Infrared juga dapat digunakan untuk meningkatkan metabolisme dan meningkatkan Ph di dalam tubuh.

Alat-alat kesehatan umumnya memanfaatkan infrared untuk memeriksa kondisi badan seseorang. Paling sederhana adalah memeriksa kondisi tubuh. Misalnya, jika Anda demam atau meriang, Anda bisa memakai alat temperature scanner yang kemudian arahkan ke tubuh Anda untuk memeriksa panas di tubuh Anda.

  • Di bidang industri

Di bidang industri, ada lampu yang memanfaatkan infrared. Lampu ini adalah lampu yang kawat pijarnya memiliki suhu di atas ±2500°K. Karena suhu yang tinggi tersebut, berpengaruh pada sinar inframerah yang lebih banyak dipancarkan daripada lampu pijar biasa. Umumnya, lampu merah ini digunakan untuk kebutuhan pemanasan di berbagai bidang industri.

  • Di bidang kedokteran

Infrared dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mendiagnosis medis dengan teknologi Near-infrared spectroscopy atau NIRS.  Teknologi ini memungkinkan infrared mengukur kadar oksigen dan gula darah dalam tubuh. 

  • Di bidang keruangan
Infrared dapat dimanfaatkan untuk memancarkan sinar infrared dari suatu tempat atau objek. Tujuannya agar bisa mendapatkan foto infrared yang bisa dijadikan patokan dalam mengukur pancanaran panas di suatu tempat dalam objek tersebut.

Ada banyak bidang lain juga yang terbantu dengan infrared. Namun, yang paling memberi pengaruh besar adalah dunia teknologi dan komunikasi. Selain untuk mentransfer data, infrared juga bisa dimanfaatkan untuk kamera tembus pandang. Kamera di ponsel pun banyak yang memanfaatkan fitur ini.

Selain itu, infrared juga bisa dimanfaatkan sebagai pembaca wajah atau IR scanner seperti halnya yang dilakukan Asus di Asus Zenbook UX333FA.

Jenis-jenis Infrared

infrared 2

Infrared tidak memiliki jenis atau kategori berdasarkan alat karena banyak alat yang memang memanfaatkan Infrared. Namun, Infrared dapat dikategorikan jenisnya berdasarkan jarak cahayanya. Apa sajakah jenis-jenis infrared tersebut? Berikut penjelasannya.

1. Infrared Jarak Dekat

Jenis pertama adalah infrared jarak dekat. Disebut jarak dekat karena infrared ini memiliki panjang gelombang 0.75 µm sampai 1.5 µm. Contoh alat yang memanfaatkan infrared jarak dekat adalah Nightscoop yakni alat untuk mencitrakan pandangan pada malam hari.

2. Infrared Jarak Menengah

Jenis kedua adalah infrared jarak menengah. Jenis infrared ini memiliki panjang gelombang lebih dari 1.5 µm. Kisaran angka panjang gelombangnya adalah 1.5 µm sampai 10 µm. Contoh alat yang memanfaatkan infrared jarak menengah adalah sensor alarm.

3. Infrared Jarak Jauh

Jenis infrared ketiga adalah infrared jarak jauh. Jenis infrared ini memiliki panjang gelombang 10 µm sampai 100 µm. Jenis alat yang memanfaatkan infrared jarak jauh adalah beberapa alat kesehatan.

Karakteristik Infrared

infrared 3

 

Berdasarkan penjelasan soal pengertian, fungsi, dan jenis-jenis infrared, dapat disimpulkan kalau infrared ini memiliki karakteristik khusus. Karakteristik pertama adalah cahayanya yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia. Karakteristik kedua, sinar infrared ternyata tidak dapat menembus objek yang tidak tembus pandang.

Karakteristik lainnya dari infrared adalah sumber cahayanya yang bisa didapatkan dari panas. Dan yang paling penting, infrared memiliki panjang gelombang yang terbalik dengan suhu. Ketika suhu turun, maka panjang gelombang infrared akan naik dan ketika suhu naik, panjang gelombang infrared. Satu karakteristik lainnya dari inframerah adalah berpotensi diinterfensi oleh cahaya matahari.

Infrared di HP, Penting atau Tidak?

Infrared

* sumber: www.flickr.com

Setelah mendapatkan penjelasan soal infrared, pertanyaan selanjutnya adalah apakah infrared ini adalah fitur yang harus ada atau penting sekali untuk ada di sebuah HP? Pertanyaan ini mengemuka karena sekarang sudah banyak produsen HP yang tidak memberikan fitur infrared. Hanya Xiaomi, yang cukup konsisten menghadirkan fitur infrared di HP buatan mereka, meskipun ada juga produknya yang tidak memiliki fitur ini.

Sebenarnya fitur infrared dihilangkan tidak terlalu masalah bagi penulis secara pribadi. Pasalnya, di dunia teknologi, teknologi infrared hanya sedikit fungsinya. Fungsi sebagai konektivitas antar perangkat pun sudah tidak layak karena sudah tergantikan dengan fitur lain. Satu-satunya fitur infrared yang berguna yaitu sebagai pengganti remote ketika remote TV atau AC hilang.

Nah, setelah tahu fungsi dan berbagai penjelasan soal infrared, apakah Anda masih mencari HP dengan infrared atau tidaknya infrared juga tidak masalah? Bagi sebagian orang, fitur infrared mungkin bermanfaat tetapi sekali lagi untuk penulis secara pribadi, fitur infrared di sebuah ponsel sudah kurang relevan.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar