carisinyal web banner retina

Kupas Tuntas 8 Kelebihan dan Kekurangan iPhone 15

Ditulis oleh Adam Duta Dwiguna

2023 menjadi tahunnya Apple dengan meluncurkan salah satu produk terbarunya untuk segmen HP yaitu empat ponsel iPhone 15 Series. Kali ini, Apple sedikit menyempurnakan versi vanilla iPhone dengan menambahkan beberapa pembaruan pada formulanya.

Singkatnya, Apple kali ini membuat iPhone 15 terasa lebih dekat dengan model lain di atasnya.Terdapat beberapa hal yang membuat iPhone 15 kali ini terasa lebih menarik.

Misalnya keberadaan fitur Dynamic Island yang sebelumnya hanya hadir untuk model Pro, kamera, hingga chip A16 Bionic baru. Yang lebih penting adalah semua model di iPhone 15 Series sudah menggunakan USB Type-C.

Kemudian pertanyaannya, apakah iPhone 15 versi vanilla ini layak untuk dibeli? Sebagai bahan pertimbangan, saya dan tim Carisinyal sudah membuat beberapa kelebihan dan kekurangan dari iPhone 15 ini. Anda bisa menyimak secara cepat pada tabel atau menyimak pembahasannya setelah tabel berikut ini.

*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Ketahanan bodi unggulan dengan barna baru
Beberapa catatan di sektor layar
Layar terang dengan warna akurat
Tidak ada charger di kotak dan masih lambat
Keberadaan fitur Dynamic Island
Apple A16 Bionic tangguh
Kamera utama unggul dengan 48 MP
Ketahanan baterai oke untuk ukurannya
Hadir dengan USB Type-C
Fitur keamanan darurat yang ditingkatkan

Spesifikasi iPhone 15

iPhone 15
Layar Super Retina XDR OLED 6.1 inci
Chipset Apple A16 Bionic
RAM 6 GB
Memori Internal 128 GB, 256 GB, 512 GB
Kamera 48 MP (wide) 12 MP (ultrawide)
Baterai Li-Ion 3349 mAh
Kelebihan & Kekurangan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada Blibli

Kelebihan iPhone 15

Jika dilihat dari tabelnya, iPhone 15 memiliki beberapa hal yang membuatnya tidak kalah menarik dari model lain di atasnya. Lantas, apakah hal ini membuatnya jadi layak dimiliki? Agar lebih dekat, silakan simak beberapa kelebihan iPhone 15 berikut ini.

1. Ketahanan Bodi Unggulan dengan Warna Baru

iPhone 15

Apple tampaknya masih setia dengan desainnya yang itu-itu saja, mirip seperti generasi sebelumnya yaitu iPhone 13 dan iPhone 14. Di bagian belakangnya cukup sederhana dengan kamera boba khas iPhone. Kamera tersebut disimpan di dalam modul persegi yang cantik.

Jika Anda mencari perbedaan, Anda bisa melihatnya di bagian depan. Benar, iPhone 15 kali ini tidak menggunakan notch poni yang mengganggu. iPhone 15 Series termasuk iPhone 15 sudah menggunakan Dynamic Island yang menarik. Ini mungkin jadi satu-satunya yang membuatnya terlihat berbeda secara tampilan dari generasi sebelumnya.

Memang tidak ada peningkatan soal ketahanan, tapi hal ini tidak jadi masalah. Pasalnya, iPhone 15 hadir dengan ketahanan atau build quality yang sangat baik. Bagian depan HP ini menggunakan bahan material kaca yang diperkuat oleh Corning.

Sayangnya, belum ada informasi detail soal jenis Corning yang digunakan. Yang jelas, kaca yang disebut Ceramic Shield itu sudah sangat tangguh. Bagian belakangnya juga kaca, tetapi tidak diketahui kaca apa yang dipakai.

Selain itu, iPhone 15 juga hadir dengan sertifikasi IP68 sebagai perlindungannya. Sertifikasi ini membuatnya mampu bertahan dari air tawar, bahkan berada di kedalaman 6 meter selama 30 menit. Anda bahkan bisa mencuci HP ini secara menyeluruh jika kotor. Namun, tetap tidak sampai berlebihan, sebab salah satu lapisannya tetap rentan terhadap kerusakan.

Untuk bagian frame-nya, iPhone 15 menggunakan material aluminium yang lebih kokoh dengan sebutan “enclosure”. Aluminium yang digunakannya memiliki kontur yang terasa lebih nyaman saat disentuh.

iPhone 15 menjadi model paling mungil di serinya. Selain itu, model ini juga memiliki ketebalan yang masih terbilang tipis yaitu 7,8 inci dengan bobot tidak lebih dari 171 gram. Hal ini akan meningkatkan kenyamanan pengguna saat menggenggam, apalagi bagian tepinya didesain sedikit melengkung agar tidak terlalu tajam.

Untuk kontrol di bagian samping bodinya tidak terlalu berbeda dengan generasi sebelumnya. iPhone 15 masih menggunakan slot untuk single SIM hingga speaker stereo yang lantang. Satu-satunya yang membuatnya berbeda adalah port USB yang kali ini menggunakan Type-C. Perubahan ini dialami oleh semua model di iPhone 15 Series.

Sama seperti generasi sebelumnya, iPhone 15 juga dibekali beberapa warna baru yang cantik. Terdapat varian warna Black, Green, Blue, Yellow, dan Pink. Warna-warna tersebut terlihat lebih lembut atau soft dengan warna pastelnya.

Selain itu, Apple juga menggunakan proses ion logam khusus dalam memasukkan warnanya. Sehingga warna tersebut bisa menyebar dan menampilkan warna yang diinginkan di seluruh permukaannya.

2. Layar Terang dengan Warna Akurat

iPhone 15

Beralih ke bagian layar, iPhone 15 menawarkan kemampuan yang cukup imersif untuk semua jenis penggunaan. Layarnya yang terbilang mungil yaitu 6,1 inci ini sudah menggunakan panel Super Retina XDR OLED. Ketajaman serta kemampuan dalam menghasilkan warnanya sudah sangat baik.

iPhone 15 memiliki resolusi layar yang sedikit lebih tinggi daripada pendahulunya yaitu iPhone 14. Alih-alih hanya 1170 x 2532 piksel dengan kerapatan 460 ppi, iPhone 15 memiliki resolusi 1179 x 2556 piksel dengan kerapatannya 461 ppi. Hal ini akan memengaruhi ketajaman gambar yang ditampilkan.

Sedangkan untuk warnanya, Apple tidak menjelaskan secara detail soal kedalaman warna dan mode warna yang digunakan. Namun, merujuk pada pengujian yang dilakukan GSM Arena, iPhone 15 ini menggunakan panel warna 10-bit. Sedangkan untuk mode warnanya menggunakan peralihan otomatis dari OS yang digunakan.

Dengan tidak membahasnya secara detail, Apple bermaksud mengajak penggunanya tidak usah mengkhawatirkan hal tersebut. Keakuratan warna yang dimiliki iPhone 15 nyatanya sudah sangat baik. Apalagi terdapat dukungan dari HDR10 dan Dolby Vision.

Selain itu, salah satu peningkatan yang cukup signifikan dari layarnya ini adalah soal kecerahan. Apple bahkan mengeklaim bahwa iPhone 15 Series, termasuk iPhone 15 ini memiliki kecerahan layar hingga dua kali lipat dibandingkan pendahulunya.

Kecerahan layarnya berada di angka 1000 nit untuk mode default-nya. Sedangkan ketika ditingkatkan, iPhone 15 mampu mencapai kecerahan layar hingga 2000 nit. Kemampuan ini benar-benar bisa diandalkan bahkan ketika digunakan di bawah cuaca yang terik. Anda tetap bisa membaca atau melihat layar iPhone 15 dengan jelas.

Salah satu hal yang mungkin sangat disayangkan dari sektor layar ini adalah kecepatan refresh rate-nya. Bagaimana tidak, iPhone 15 di kelas harganya yang cukup menguras ini hanya dibekali refresh rate 60 Hz saja. Bisa dibilang ini adalah refresh rate paling dasar untuk sebuah HP.

Jika kita berbicara Android, tentu refresh rate ini sudah lama ditinggalkan dan hanya ditemukan di kelas harga yang sangat murah. Sedangkan untuk sekelas harganya ini sudah pasti lebih baik.

Refresh rate yang kecil ini juga bisa jadi sebagai bagian dari strategi Apple. Pasalnya, Anda jadi harus terpaksa beralih ke mode Pro demi mendapatkan refresh rate yang lebih layak. Semoga di tahun berikutnya, Apple bisa lebih memperhatikan hal ini sebagai bentuk peningkatan berikutnya.

3. Keberadaan Fitur Dynamic Island

iPhone 15

Selain beberapa hal menarik terkait layar, keberadaan Dynamic Island tampaknya menjadi hal yang paling mencolok. Fitur ini memang bukan hal baru dan sudah diperkenalkan oleh iPhone 14 Pro Series tahun lalu. Namun, sebelumnya Apple hanya menyematkan fitur ini pada model Pro saja.

Kali ini, Apple menyematkan fitur Dynamic Island ini untuk semua model iPhone 15 Series, termasuk iPhone 15. Keberadaan fitur ini jelas sangat menarik dan jauh lebih baik ketimbang generasi sebelumnya yang masih menggunakan notch poni yang cukup mengganggu.

Selain itu, Apple juga mengeklaim bahwa fungsi dari Dynamic Island ini sudah lebih banyak melalui penyempurnaannya. Berbagai multitasking sudah bisa digunakan dengan maksimal. Misalnya perubahan tampilannya yang makin dinamis, dan fitur minimize seperti untuk timer, informasi musik, pengisian daya, panggilan, dan sebagainya.

Selain itu, Anda juga bisa memantau aktivitas seperti saat memesan makanan atau kendaraan, hingga memantau jalannya pertandingan besar yang didukung oleh Apple.

4. Apple A16 Bionic Tangguh

iPhone 15

Beralih ke sektor performanya, iPhone 15 hadir dengan chip yang cukup bertenaga yaitu Apple A16 Bionic. Chip ini sebelumnya digunakan oleh model Pro untuk iPhone 14 Series. Sedangkan iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max menggunakan chip yang lebih baru yaitu Apple A17 Bionic Pro (3 nm).

Meski begitu, penggunaan A16 Bionic ini sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah. Apalagi terdapat isu overheating yang terjadi pada Apple A17 Bionic Pro sejak perilisannya. Hal ini berbeda dengan A16 Bionic yang bisa dibilang sudah lebih matang karena digunakan oleh iPhone 14 Pro Series.

Dibandingkan generasi sebelumnya yaitu Apple A15 Bionic, A16 Bionic ini memiliki manufaktur yang lebih padat yaitu 4 nm (TSMC). Hal ini membuat jumlah transistornya ikut meningkat yaitu dari 15 miliar menjadi 16 miliar.

Sedangkan untuk sumber tenaganya, Apple A16 Bionic mengandalkan enam prosesor inti (Hexa-core) yang cukup bertenaga. Terdiri dari dua core berperforma tinggi bernama Everest (3,46 GHz) dan empat core dengan efisiensi tinggi bernama Sawtooth (2,02 GHz).

Soal performanya, Apple mengeklaim bahwa A16 Bionic ini memiliki performa 40 persen lebih kencang dibandingkan chipset lain di pasaran. Selain itu, terdapat peningkatan lain untuk bandwidth memori sebesar 50 persen. A16 Bionic ini juga didukung oleh Apple GPU terdiri dari 5 inti grafik serta neural engine yang bisa mengoperasikan 17 triliun per detik.

Untuk perpaduannya, iPhone 15 menghadirkan RAM LPDDR5 6 GB dengan memori internal paling kecil adalah 128 GB. Jika ingin memiliki kapasitas yang lebih, Anda bisa memilih beberapa kapasitas memori internal NVMe seperti 256 GB atau 512 GB paling tingginya.

Nah, untuk melihat peningkatan beberapa hal dalam performanya, kita bisa melihat hasil pengujian Benchmark AnTuTu 10 dan GeekBench 6 berikut yang dilansir dari GSM Arena.

iphone 15
iphone 15
iphone 15

Meski sudah berumur sekitar 1 tahun ketika perilisan iPhone 15, kemampuannya masih cukup unggul dengan hanya berada di bawah Apple A17 Bionic Pro milik iPhone 15 Pro Series.

Selain itu, skor AnTuTu-nya yang mencapai 1.354.651 ini sudah sangat tangguh dan mampu bersaing dengan perangkat lain yang menggunakan Snapdragon 8 Gen 2.

Setelah melihat hasil skor pengujian sintetisnya, bagaimana dengan performa saat digunakan bermain game secara langsung? Untuk itu, kita bisa melihat performa yang dihasilkannya melalui video kanal YouTube TheRelaxingEnd. Beberapa game yang diuji adalah Minecraft, Genshin Impact, Call of Duty Mobile, hingga PUBG Mobile.

Ketika memainkan Minecraft dengan Render Distance 17 Chunk alias rata kanan, serta Max Framerate pada Unlimited. Pergerakan serat permainan bisa dijalankan dengan sangat lancar. Tekstur yang ditampilkan juga terlihat enak dipandang.

Beralih ke Genshin Impact sebagai salah satu game dengan grafik tertinggi. iPhone 15 bisa menjalankannya dengan lancar, meski terdapat patah-patah di awal permainan. Sayangnya, tidak ditampilkan setelan grafik yang digunakan saat melakukan pengujian tersebut.

Untuk Call of Duty, HP ini sudah bisa menggunakan setelan garfik very high dan frame rate maximal. Setelan rata kanan ini tidak memengaruhi kelancaran saat bermain, bahkan pergerakannya terlihat lancar dan mulus.

Sementara untuk PUBG Mobile, setelan grafik yang mampu digunakan iPhone 15 paling maksimal adalah UltraHDR. Sedangkan Extreme HDR masih belum bisa digunakan. Meski begitu, agar mendapatkan kenyamanan yang baik saat bermain, setelan grafik HDR dengan frame rate Extreme lebih disarankan.

5. Kamera Utama Unggul dengan 48 MP

iPhone 15

Sektor kamera menjadi salah satu hal cukup identik dengan produk Apple ini. Masih sama seperti generasi sebelumnya, iPhone 15 dibekali konfigurasi dua kamera di bagian belakang. Tidak ada yang berbeda dari segi tampilannya yang seperti sebuah boba.

Namun, alih-alih menggunakan kamera utama 12 MP seperti iPhone 14 atau iPhone 13, iPhone 15 hadir dengan kamera utama 48 MP. Meski resolusinya sama dengan iPhone 15 Pro Series atau iPhone 14 Pro Series, nyatanya sensor kamera yang digunakan iPhone 15 dan iPhone 15 Plus ini sedikit berbeda.

iPhone 15 menggunakan sensor Sony khusus dan berbeda dari iPhone 15 Pro Series yang menggunakan Sony IMX803. Kamera utama iPhone 15 memiliki bukaan f/1.6 dan piksel 1.0µm dengan susunan Quad-Bayer. Meski begitu, kamera baru ini menawarkan mode 24 MP secara default untuk memprioritaskan detail.

Salah satu hal yang cukup menarik sebagai peningkatan lainnya adalah soal pembesarannya. iPhone 15 dengan kameranya kini sudah mendukung pembesaran atau zoom hingga 2x.

Selain itu, kamera utamanya juga sudah didukung oleh fitur lain seperti dual pixel PDAF dan sensor-shift OIS sebagai stabilisasinya. Selain itu, iPhone 15 juga dibekali kamera ultrawide 12 MP (f/2.4) dengan FoV hingga 120 derajat. Sayangnya, tidak ada fitur apapun untuk menunjang pemotretannya, fitur autofocus hanya ada di model Pro saja.

Sementara di bagian depannya, iPhone 15 mengandalkan kamera beresolusi 12 MP (f/1.9). Kamera ini memiliki ukuran sensor 1/3.6 dan sudah didukung oleh autofocus PDAF. Selain itu, terdapat sensor kamera SL 3D yang berfungsi untuk menghasilkan portrait lebih baik serta sebagai sensor biometrik.

Nah, agar tidak penasaran, berikut beberapa contoh gambar yang dihasilkan oleh iPhone 15. Beberapa foto berikut merupakan hasil pengujian langsung yang dilakukan oleh GSM Arena untuk menguji kemampuan kamera iPhone 15.

iphone 15Sumber: GSM Arena
Kamera Utama 48 MP (f/1.6) Dual-pixel PDAF dan OIS
iphone 15Sumber: GSM Arena
Kamera Utama 2x Zoom
iphone 15Sumber: GSM Arena
Kamera Utama Portrait
iphone 15Sumber: GSM Arena
Kamera Ultrawide 12 MP (f/2.4)

Kamera utama iPhone 15 dengan resolusi default 24 MP terlihat jauh lebih baik dibandingkan iPhone 14 dengan 12 MP miliknya. Detail yang ditampilkan oleh mode ini terlihat lebih baik, bahkan ketika dibandingkan dengan beberapa HP Android lainnya.

Meski begitu, kamera utama dengan menggunakan resolusi 48 MP tentu memiliki detail yang lebih baik lagi. Meski ketajamannya sedikit berkurang dengan beberapa noise dalam warna gelap, rentang dinamis serta warna yang ditampilkan benar-benar menarik. Gambar yang dihasilkan ketika melakukan zoom hingga 2x pun masih cukup mengesankan.

Menariknya, baik dalam zoom 1x atau 2x, Anda bisa mengambil mode portrait secara otomatis atau Automatic portrait. Bahkan, fitur ini memungkinkan Anda mengedit foto dan mengubahnya menjadi mode portrait atau tidak. Bahkan bisa memilih titik fokus dan blur sesuai keinginan Anda.

Selanjutnya adalah kamera ultrawide, yang tampaknya tidak mengalami perubahan apapun. Bahkan gambar yang dihasilkannya memiliki detail yang kurang dengan beberapa noise untuk posisi yang lebih gelap.

iphone 15Sumber: GSM Arena
Kamera Utama Low-light
iphone 15Sumber: PhoneArena
Kamera Ultrawide Low-light

Tidak hanya dalam pencahayaan yang baik, iPhone 15 juga mampu menghasilkan gambar menarik saat malam hari. Detail dan kontras yang ditampilkan terlihat natural dengan bayangan yang sedikit gelap. Anda juga bisa menggunakan fitur Night mode agar membantu pencahayaan pada gambar.

Bahkan menurut Aleksandar Anastasov dari PhoneArena menyebutkan fitur Night mode pada iPhone 15 ini sangat baik, lebih baik dibandingkan iPhone 14. Tidak hanya ketika menggunakan kamera utama saja, kamera ultrawide-pun bisa diandalkan. Gambar yang dihasilkan memiliki ketajaman dan detail yang baik bahkan untuk area gelap atau bayangan.

iphone 15Sumber: GSM Arena
Kamera depan 12 MP (f/1.9) Portrait

Beralih ke bagian depan, iPhone 15 dibekali kamera selfie yang cukup mumpuni dan sangat bisa diandalkan. Gambar yang dihasilkannya memiliki ketajaman yang sangat baik dengan warna yang pas. Detail serta kontras yang ditampilkan juga sangat luar biasa berkat fitur autofocus yang disematkan.

Menariknya, kamera depan ini juga dibekali fitur Automatic portrait seperti kamera belakang. Sehingga Anda bisa mengedit foto untuk mengubah foto biasa menjadi portrait atau sebaliknya.

Tidak hanya fotografi saja, iPhone 15 juga sudah sangat bisa diandalkan untuk urusan videografinya. Kamera bagian belakangnya ini mampu merekam video hingga 4K dengan 60 fps. Bahkan, terdapat beberapa fitur pendukung untuk memaksimalkan perekaman videonya.

Misalnya fitur HDR, Dolby Vision HDR hingga 60 fps, Cinematic mode, serta stereo sound untuk mendapatkan suara yang lebih baik. Sayangnya, Cinematic mode ini hanya bisa digunakan untuk perekaman video 4K dengan 30 fps saja.

6. Ketahanan Baterai Oke Untuk Ukurannya

iPhone 15

iPhone 15 hadir dengan ketahanan baterai yang bisa diandakan untuk digunakan seharian. Hal ini cukup menarik mengingat kapasitasnya yang sebenarnya terbilang kecil yaitu hanya 3349 mAh saja. Meski begitu, kapasitasnya ini sudah lebih besar jika dibandingkan dengan iPhone 14 yang hanya 3279 mAh saja.

Di balik ukurannya yang kecil, iPhone 15 memiliki ketahanan baterai yang baik. Bahkan, menurut pengujian oleh GSM Arena, iPhone 15 mampu mendapatkan skor endurance rating hingga 98 jam. Jika diperinci, skor ini berasal dari kemampuan menelepon hingga 18 jam 46 menit, browsing 20 jam 50 menit, dan memutar video 21 jam 11 menit.

Salah satu hal yang cukup disayangkan di sektor ini adalah fitur pengisian dayanya yang masih lambat. iPhone 15 dibekali fitur pengisian daya hingga 20 W melalui Power Delivery standar. Bahkan, ketika GSM Arena mencoba memasangkannya dengan pengisian daya 65 W, kecepatan pengisian dayanya mentok di 20 W saja.

Menurut klaimnya, iPhone 15 ini mampu mengisi daya hingga 50 persen dalam waktu 30 menit. Klaim ini tampaknya sedikit keliru. Sebab ketika diuji langsung oleh GSM Arena, HP terisi hingga 58 persen selama 30 menit.

Selain pengisian daya standar, iPhone 15 juga dibekali fitur pengisian lainnya. Misalnya fitur pengisian daya nirkabel atau wireless 15 W dan reverse charging 4,5 W. Jadi, Anda tetap bisa mengisi perangkat lain melalui HP ini menggunakan kabel USB Type-C to USB Type-C.

7. Hadir dengan USB Type-C

iPhone 15

Salah satu hal yang tidak boleh terlewat ketika membahas iPhone 15 adalah hadirnya port USB Type-C. Benar, Apple kali ini sudah meninggalkan port Lightning dan beralih ke USB Type-C yang lebih universal.

Penggunaan port USB Type-C sebenarnya bukan kali pertama dilakukan oleh Apple. Terdapat beberapa perangkat lain yang sudah menggunakan USB Type-C terlebih dahulu seperti iPad, Mac, hingga aksesori Apple lainnya.

USB Type-C ini tidak hanya digunakan oleh iPhone 15 saja. Namun, model lain di iPhone 15 Series juga kompak beralih ke USB Type-C ini, termasuk iPhone 15 Plus, iPhone 15 Pro, dan iPhone 15 Pro Max.

Adapun port USB Type-C yang dipakai iPhone 15 mengusung teknologi USB 2.0. Kendati demikian, fitur display out sudah hadir. Anda bisa sambungkan HP ini ke monitor untuk dapatkan tampilan yang lebih memuaskan.

8. Fitur Keamanan Darurat yang Ditingkatkan

iPhone 15

Salah satu kelebihan lain yang dimiliki oleh iPhone 15 ini adalah memiliki fitur yang menarik dan bermanfaat. Salah satunya adalah fitur untuk keamanan darurat seperti Emergency SOS via satellite.

Fitur ini bisa bekerja meski berada di luar jangkauan sinyal seluler atau WiFi. Hanya saja, fitur ini hanya mendukung pelayanan teks saja untuk kebutuhan daruratnya. Namun, layanan ini bersifat dua arah sehingga Anda akan mendapatkan kabar saat regu penyelamat sedang menuju Anda.

Untuk menentukan posisi Anda, fitur ini juga akan secara otomatis mengirimkan lokasi. Tidak hanya ke regu penyelamat saja, Anda juga bisa membagikannya ke teman agar tetap diawasi.

Selain itu, iPhone 15 juga dibekali chip Ultra Wideband (UWB) generasi kedua. Chip ini memungkinkan Anda untuk melakukan pencarian terhadap objek yang hilang, baik itu HP atau lokasi teman Anda. Agar lebih presisi dan akurat, Anda bisa melihat arah yang ditunjukkan oleh anak panah sebagai tampilannya.

Selain itu, chip ini juga memiliki jangkauan yang lebih luas hingga tiga kali lipat lebih besar dari chip generasi pertamanya. Sayangnya, chip UWB generasi kedua dan fungsinya ini tidak tersedia di setiap pasar. Bahkan beberapa negara mematikan fitur ini dengan alasan tertentu terkait peraturan umum.

Kekurangan iPhone 15

Meski memiliki beberapa hal menarik, iPhone 15 tetaplah menjadi model reguler di modelnya. Selain itu, tidak ada HP yang hadir tanpa kekurangan sama sekali. Maka dari itu, berikut adalah beberapa kekurangan iPhone 15 yang bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan Anda.

1. Beberapa Catatan di Sektor Layar

iPhone 15

Salah satu kekurangan yang mungkin jadi bahan pertimbangan ada pada sektor layarnya. Sektor ini memang sudah cukup mumpuni dengan panel Super Retina XDR OLED. Selain itu, kecerahannya juga bahkan dua kali lipat lebih terang dibandingkan generasi sebelumnya.

Namun, masih terdapat beberapa catatan yang harus diperhatikan untuk sektor ini. Misalnya refresh rate yang masih tidak ada peningkatan sama sekali karena hanya mentok di angka 60 Hz saja. Hal ini tentu membuat sebagian orang merasa tidak nyaman.

Apalagi, angka tersebut bahkan sudah ditinggalkan jauh oleh HP Android. Hanya HP dengan harga sangat murah yang masih menggunakan refresh rate 60 Hz tersebut. Sedangkan untuk harga yang lebih tinggi sudah lebih mumpuni.

Catatan lain yang mesti diperhatikan adalah desain bezel-nya yang masih terasa lebih tebal. Apalagi ketika dibandingkan dengan model lain di serinya. iPhone 15 memiliki rasio layar ke bodi 86,4 persen. Sedangkan iPhone 15 Plus memilki rasio layar ke bodi 88,0 persen, iPhone 15 Pro dengan 88,2 persen, dan iPhone 15 Pro Max dengan 89,8 persen.

Catatan terakhir yang mungkin jadi perhatian bagi beberapa orang adalah tidak adanya fitur Always-on-Display (AoD). Fitur ini hanya hadir untuk model Pro saja. Tampaknya, Apple menganggap bahwa fitur AoD untuk refresh rate 60 Hz akan membuat baterai boros atau cepat habis.

Namun, Anda masih bisa menggunakan alternatif lain yaitu Standby mode. Mode ini memungkinakn layar tetap menyala selama proses pengisian daya berlangsung. Anda bisa memilih tampilan jam dan kalender sesuai keinginan Anda.

2. Tidak Ada Charger di Kotak dan Masih Lambat

iPhone 15

Kekurangan lainnya yang tidak kalah penting adalah absennya charger pada kotak penjualan. Hal ini sebenarnya bukan hal baru, banyak HP Android yang melakukan hal sama. Apalagi Apple sebagai salah satu produk dengan harga yang cukup besar.

Selain itu, fitur pengisian daya dari iPhone 15 ini masih terbilang lambat. HP ini hanya dibekali fitur pengisian daya hingga 20 W melalui Power Delivery standar. Bahkan, ketika mencoba memasangkannya dengan pengisian daya 65 W, kecepatan pengisian dayanya mentok di 20 W saja.

Menurut klaimnya, iPhone 15 ini mampu mengisi daya hingga 50 persen dalam waktu 30 menit. Angka ini masih kurang memuaskan untuk HP di kelasnya. Sementara itu, iPhone 15 juga rupanya dibekali fitur pengisian daya wireless 15 W dan wireless charging 4,5 W.

Meski memiliki waktu pengisian daya yang lebih lama, setidaknya iPhone 15 sudah menggunakan USB Type-C. Apple menyematkan port USB Type-C untuk semua model iPhone 15 Series. Perubahan dari USB Lightning ini rupanya jadi salah satu hal yang menarik banyak perhatian.

Simpulan

iPhone 15 hadir sebagai model reguler untuk iPhone 15 Series. Meski begitu, Apple mengubah sedikit formula dalam peluncurannya kali ini dengan menempatkan model reguler lebih dekat dengan model lain di atasnya.

Hal ini terlihat dari keempat model iPhone 15 Series yang kompak dibekali fitur Dynamic Island. Keempatnya juga kompak meninggalkan USB Lightning dan menggantinya dengan USB Type-C konvensional.

iPhone 15 juga hadir dengan kamera utama 48 MP yang didukung oleh PDAF dan OIS. Meski memiliki resolusi yang sama dengan model Pro, ternyata sensor yang digunakannya berbeda. Namun, hal ini tidak menurunkan kualitas fotografi dan videografi milik iPhone 15.

Soal performanya, iPhone 15 hadir dengan chip Apple A16 Bionic, sama seperti iPhone 14 Pro Series. Pemilihan chip ini tampaknya masih terbilang lebih baik dibandingkan Apple A17 Bionic 17 Pro milik iPhone 15 Pro Series yang sempat mengalami isu overheat sejak perilisannya.

Meski dibekali beberapa kelebihan yang menarik, iPhone 15 tetaplah model reguler yang masih memiliki beberapa kekurangan. Beberapa kekurangan atau catatan dari HP ini adalah banyak berasal dari sektor layar. Misalnya refresh rate yang masih mentok di 60 Hz, desain bezel terasa tebal, hingga absennya fitur Always-on-Display atau AoD.

Selain itu, iPhone 15 juga tidak menyematkan charger dalam kotak penjualannya. Masalah utamanya ada pada kemampuan pengisian dayanya yang masih lambat. iPhone 15 hanya mampu menyalurkan daya hingga 20 W saja. Setidaknya, sekarang Anda bisa menggunakan kabel USB Type-C konvensional yang lebih umum.

Nah, itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari iPhone 15 yang harus Anda ketahui. Bagaimana, apakah Anda masih tertarik untuk memilikinya? Silakan tulis jawaban dan alasan Anda di kolom komentar, ya.

cross
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram