carisinyal web banner retina

Ayo Tengok Beberapa Kelebihan dan Kekurangan realme C25

Ditulis oleh Ahmad Tsalis - Diperbaharui 23 September 2021

realme menggebrak dunia saat meluncurkan dua ponsel terbarunya pada 23 Maret 2021. Salah satu ponsel baru itu adalah realme C25 yang akan dibahas dalam kesempatan kali ini. realme C25 terlihat istimewa karena memiliki sertifikasi keandalan tinggi TÜV Rheinland.

Keberadaan sertifikasi keandalan tinggi TÜV Rheinland tentu saja bisa meningkatkan daya tawar ponsel kelas entri realme ini. Sebab, sebelumnya tak ada satu pun smartphone kelas entri yang punya sertifikasi ini. Namun, apa hanya itu yang menjadi kelebihan dari realme C25?

Tentu saja tidak karena Carisinyal telah merangkum kelebihan-kelebihan lain yang bisa Anda nikmati ulasannya sebentar lagi. Kami juga menyertakan kekurangannya sebagai penyeimbang agar Anda bisa memberi penilaian dengan bijak. Sebelum ke pembahasan, mari simak dulu spesifikasi singkat realme C25 sebagai berikut:

Spesifikasi realme C25

Ayo Tengok Beberapa Kelebihan dan Kekurangan realme C25 1
  • Layar: IPS LCD, 6,5 inci HD+
  • Chipset: MediaTek Helio G70 (12 nm)
  • CPU: Octa-core (2x2,0 GHz Cortex-A75 & 6x1,7 GHz Cortex-A55)
  • GPU: Mali-G52 2EEMC2
  • RAM: 4 GB
  • Memori Internal: 64 GB, 128 GB
  • Memori Eksternal: microSD hingga 256 GB (slot khusus)
  • Kamera Belakang: 48 MP + 2 MP + 2 MP
  • Kamera Depan: 8 MP
  • Baterai: Li-Po 6000 mAh, tidak dapat dilepas

Spesifikasi selengkapnya...

Kelebihan realme C25

Ada banyak hal menarik yang ada di realme C25, apa saja itu? Untuk mengetahui lebih lengkapnya, coba intip beberapa kelebihan realme C25 yang sudah kami rangkum ini, yuk!

1. Desain dan Antarmuka

Ayo Tengok Beberapa Kelebihan dan Kekurangan realme C25 3

realme menyebut desain kover belakang realme C25 dengan Geometric Art Design. Karena desain ini, bagian belakang ponsel bisa memancarkan kilauan kala diterpa cahaya. Sebetulnya, desain ini sudah agak membosankan lantaran pernah diterapkan beberapa ponsel terdahulu, realme C11 contohnya.

Walau begitu, kalau ditinjau dari sisi ergonomis, desain ini bikin ponsel enak digenggam. Sebab, ada semacam tekstur bergaris yang membuat HP tidak licin. Sisi halus penutup belakangnya hanya dibuat sebagian, membentuk garis memanjang sebagai tempat logo realme.

Selain itu, sebagaimana dijelaskan di paragraf pembuka, ponsel ini lolos sertifikasi TÜV Rheinland. Lantas, apa jaminan dari sertifikasi ini? Singkatnya, ponsel telah melalui serangkaian pengujian ala TÜV Rheinland.

Mencakup uji ketahanan komponen, penggunaan sehari-hari, dan skenario lingkungan ekstrem. Hasilnya, realme C25 dijamin bisa dipakai normal untuk jangka waktu yang lama, paling tidak 3 tahun.

Selain sertifikasi TÜV Rheinland, hal yang membuat realme C25 istimewa adalah hadirnya sistem operasi terbaru Android 11 dengan antarmuka realme UI 2.0. Pengguna kini diberikan kebebasan menentukan kustomisasi tampilan di realme UI 2.0.

Mulai dari mengutak-atik warna notifikasi, ikon, dan menampilkan jam digital Always-on display. Ada juga yang bernama SleepCapsule. Fitur ini bertugas untuk membatasi penggunaan aplikasi saat memasuki jam tidur. Fitur ini bisa dimatikan dengan cara merestart HP, tetapi jumlahnya dibatasi maksimal 3 kali dalam 1 bulan.

2. Performa Lumayan

Ayo Tengok Beberapa Kelebihan dan Kekurangan realme C25 5

realme C25 ditenagai SoC kelas entri berlabel gaming, yakni MediaTek Helio G70. Chipset delapan inti ini dibikin dengan proses manufaktur 12 nm. Di dalam chipset ini terdapat core klaster kencang berarsitektur Cortex A75 (2x2,0 GHz) dan core klaster irit daya berbasis Cortex A55 (6x1,7 GHz). Ada juga GPU Mali G52 (823 MHz).

Keberadaan chipset ini membawa performa yang terbilang lumayan menurut pengujian yang dilakukan Jagat Review. Skor Antutu 8 yang dihasilkan realme C25 sekitar 200 ribuan. Angka ini cukup bagus buat HP kelas entri. Bahkan stabilitas performanya mencapai 99,5 persen dalam uji 3D Mark Wilf Life Stress Test.

Berbekal chipset Helio G70, realme C25 lancar menjalankan berbagai gim yang diujikan Jagat Review. Seperti PUBG Mobile yang tembus 40 fps pada pengaturan grafik Smooth-Ultra. Gim Mobile Legend lebih mantap lagi karena bisa menghasilkan 60 fps pada pengaturan grafik HD-High Frame Rate.

Game Android paling berat sedunia, Genshin Impact, juga bisa. Namun, jangan berharap lebih. Pasalnya dalam pengaturan grafik lowest-60 fps, gambar yang dihasilkan bisa terjun ke belasan fps saat berada dalam pertarungan. Meskipun begitu, saat tidak bertarung layarnya bisa menampilkan gambar di rentang 20-40 fps, itu cukup bagus buat ponsel kelas entri.

3. Kapasitas Memori Lapang

Ayo Tengok Beberapa Kelebihan dan Kekurangan realme C25 7

realme C25 tersedia dalam dua varian memori internal, yakni 64 GB dengan RAM 4 GB, dan 128 GB dengan RAM 4 GB. Kapasitas tersebut cukup buat standar masa kini. Bahkan dengan storage 128 GB, belasan gim HD dan film bisa masuk.

Anda juga tak perlu khawatir bila memori internalnya penuh. Pasalnya, realme tetap memberikan slot microSD sebagai opsi untuk menambah ruang simpan. Slot yang diberikan tentu saja tidak hybrid alias terpisah dari dua nanoSIM. Anda pun bisa memasang kartu microSD dengan ukuran maksimal 256 GB.

4. Baterai Jumbo

Ayo Tengok Beberapa Kelebihan dan Kekurangan realme C25 9

Ponsel realme seri C memang terkenal dengan kapasitas baterainya yang luar biasa. Kali ini realme C25 mencerminkan hal itu dengan baterai 6000 mAh-nya. Di sisi lain, upaya realme agar nyala HP bisa lama tidak berhenti di peningkatan kapasitas baterai.

Ada fitur-fitur lain yang berfungsi untuk mengoptimalkan baterai. Seperti App Quick Freeze yang gunanya untuk meminimalkan penggunaan daya oleh aplikasi, dan mode Super Power Saving.

Pada mode Super Power Saving, daya baterai yang hanya tersisa 5 persen bisa dimaksimalkan pemakaiannya. Misalnya, untuk chatting di WhatsApp sampai 1,93 jam, atau menelepon di jaringan 3G selama 2,18 jam.

Adapun menurut pengujian yang dilakukan Jagat Review, baterai realme C25 hanya berkurang 6 persen saat dipakai main Genshin Impact (lowest-60 fps) selama 30 menit. Hal ini menandakan bahwa baterainya cukup awet kendati diberikan beban kerja tinggi.

Sementara itu, dengan bekal teknologi pengisian cepat 18 Watt (9V 2A), waktu pengecasan baterai ponsel ini terbilang tidak terlalu lama, tapi juga tidak terlalu cepat. Yakni 2 jam 56 menit dari keadaan kosong sampai penuh. Ada baiknya mengecas ponsel ini sebelum tidur, jika melihat waktu pengecasan yang dibutuhkan tersebut.

5. Sensor dan Konektivitas Lengkap

Ayo Tengok Beberapa Kelebihan dan Kekurangan realme C25 11

Sensor-sensor yang disertakan untuk realme C25 terbilang cukup lengkap. Ada sensor cahaya, proksimiti, akselerometer, kompas, dan sidik jari (belakang). Ada juga giroskop meskipun responnya tidak terlalu gegas saat dipakai untuk main gim.

Keberadaan sensor yang lengkap merupakan berkah tersendiri buat ponsel kelas entri. Pasalnya, tidak sedikit produsen yang mengorbankan sisi sensor demi menggenjot sektor lain di sebuah ponsel. Selain sensor, konektivitas yang dipunyai realme C25 juga terbilang lengkap.

Dukungan jaringan 5G memang belum ada, sangat wajar buat kelas harganya. Namun, Wi-Fi generasi kelima (5 GHz) sudah bisa tersambung di ponsel ini. Kemudian, realme C25 juga mendukung Bluetooth 5.0, USB On-The-Go, dan Radio FM.

Seluruhnya bersifat esensial alias penting dalam pemakaian sehari-hari. Misalnya, Bluetooth 5.0, yang bakal membuat pengalaman mendengarkan lagu lewat headset nirkabel terasa tanpa delay. Konsumsi dayanya pun tetap irit.

Kekurangan realme C25

Beberapa poin di bawah ini perlu Anda jadikan sebagai catatan sebelum memutuskan membeli realme C25. Kekurangan yang dimiliki tidak selalu bermakna bahwa hal itu buruk. Sebab, preferensi setiap orang berbeda-beda dalam melihat suatu produk.

1. Lensa Ultrawide Absen

Ayo Tengok Beberapa Kelebihan dan Kekurangan realme C25 13

realme C25 membawa konfigurasi kamera belakang tiga lensa. Tiga lensa itu adalah lensa utama 48 MP f/1.8, lensa makro 2 MP f/2.4, dan lensa sensor kedalaman 2 MP f/2.4. Ada juga lensa kamera depan 8 MP f/2.0.

Hasil jepretannya terbilang biasa-biasa saja, wajar untuk HP kelas terjangkau. Begitu seperti dituturkan dalam kanal YouTube Jagat Review. Satu hal yang bagus dari kameranya adalah dynamic range yang luas. Objek utama dengan latar belakang terlihat dengan baik.

Hal bagus lainnya adalah kamera belakangnya bisa merekam video Full HD di 60 fps. Sangat jarang ponsel kelas entri yang bisa mencapai 60 fps dalam resolusi Full HD.

Di sisi lain, hal yang disayangkan adalah tidak adanya lensa ultrawide dalam susunan kamera belakang. Sehingga, untuk memotret objek dengan sudut pandang luas belum bisa. Padahal, HP-HP lain dengan harga serupa sudah disematkan lensa ini. Contohnya adalah Redmi 9T dan realme narzo 20.

2. Bobot Relatif Berat

Ayo Tengok Beberapa Kelebihan dan Kekurangan realme C25 15

Penggunaan satu tangan memang masih memungkinkan dilakukan di ponsel ini. Namun, dengan dimensi 164.5 x 75.9 x 9.6 mm, realme C25 jelas bukan ponsel yang ramping. Apalagi bobotnya tembus 209 g.

Dimensi besar dan bobot yang relatif berat merupakan sebuah konsekuensi dari baterai besar yang digendongnya. Tangan Anda mungkin akan sedikit cepat lelah saat menopang ponsel ini dalam waktu lama. Hal yang Anda butuhkan untuk mengatasi masalah ini hanyalah membiasakan diri.

3. Belum Mengusung Teknologi UFS

Teknologi penyimpanan internal eMMC 5.1 yang dimiliki realme C25 tidaklah buruk. Kecepatan bacanya bisa 250 MB/detik (sequential), dengan kecepatan tulis 125 MB/detik (sequential). Namun, kalau diadu dengan UFS, eMMC jelas tertinggal.

Ayo Tengok Beberapa Kelebihan dan Kekurangan realme C25 17
Perbandingan UFS 2.1, UFS 2.0, dan eMMC 5.1 pada Huawei P10 (sumber: Gizmochina)

Kita sebut saja contoh ponsel kelas entri yang sudah memakai memori internal UFS, yaitu POCO M3 dan Redmi 9T. Keduanya memakai UFS 2.1 untuk varian storage 64 GB dan UFS 2.2 untuk memori internal 128 GB. Kecepatan baca UFS 2.1 bisa 3x lebih cepat daripada eMMC 5.1, sedangkan kecepatan tulisnya 1,5 kali lebih baik.

Itulah ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan realme C25. Secara keseluruhan, ponsel ini menawarkan standar baru agar smartphone kelas entri naik kelas dengan adanya sertifikasi TÜV Rheinland. Orang kini tak lagi waswas ponselnya tidak bisa dipakai dalam waktu lama berkat sertifikasi ini.

Baterai yang besar, chipset mumpuni, dan memori yang terbilang lapang jadi daya tarik selanjutnya. Namun, itu semua harus diganjar dengan kemampuan kamera yang biasa saja. Sekarang tergantung pada Anda, apakah dengan harga Rp2,29 juta (varian 64/4 GB) membuat ponsel ini layak untuk dimiliki?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram