carisinyal web banner retina

Ketahui 8 Kelebihan dan Kekurangan vivo X100

Ditulis oleh Ahmad Tsalis

Sejak muncul kali pertama pada 2020, vivo X Series dikenal sebagai HP kamera sentris. Kemampuan kamera HP vivo seri ini memang bagus, baik secara fotografi maupun videografi.

Seri ini digarap secara serius oleh vivo hingga pada 2024 dua buah ponsel muncul untuk mengisi katalog produk mereka. Adalah vivo X100 dan vivo X100 Pro dua ponsel yang saya maksud. Kedua ponsel punya kemampuan kamera yang unggul lantaran mengadopsi teknologi dari produsen lensa kenamaan Zeiss.

Namun, sebagai HP kelas atas, vivo X100 dan vivo X100 Pro tak cuma andalkan kamera. Keduanya telah dirancang sedemikian rupa agar memiliki daya tarik di berbagai aspek.

Dalam artikel ini, saya akan membahas kelebihan dan kekurangan vivo X100, plus menyinggung sedikit vivo X100 Pro. Maklum, kedua HP punya spesifikasi umum yang mirip. Hal yang membedakan adalah material bodi, kamera, baterai, dan beberapa fitur ekstra.

Namun, pembahasan akan lebih saya fokuskan ke vivo X100. Untuk mengawali pembahasan, silakan intip intisari artikel ini seperti pada tabel berikut.

*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Desain menarik, punya IP68
Tangkapan kamera depan biasa saja
Kualitas tampilan layar impresif, speaker lantang
Stabilitas performa kalah dibanding kompetitor
HP pertama di dunia dengan Dimensity 9300
Wireless charging, e-SIM, dan display out absen
Hasil tangkapan kamera bagus
Baterai awet, didukung fast charging 120 Watt yang Kencang
Ada IR blaster dan NFC multifungsi
Upgrade OS 3 tahun
Paket penjualan lengkap

Spesifikasi vivo X100

vivo X100
Layar LTPO AMOLED 6.78 inci
Chipset MediaTek Dimensity 9300
RAM 12 GB, 16 GB
Memori Internal 256 GB, 512 GB, 1 TB
Kamera 50 MP (wide) 50 MP (ultrawide) 64 MP (periscope telephoto)
Baterai Li-Po 5000 mAh
Kelebihan & Kekurangan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada Blibli

Kelebihan vivo X100

vivo X100 punya beberapa kelebihan yang mungkin saja tidak bisa Anda jumpai pada ponsel lain. Apa saja kelebihan sang ponsel? Cek satu per satu di bawah ini.

1. Desain Menarik, Punya IP68

vivo X100

vivo X100 dapat dikenali dengan modul kamera belakang sirkular yang besar. Modul tersebut dikelilingi ring stainless steel dan berisi lensa kamera dengan penataan simetris. Adanya modul kamera besar memberi impresi bahwa HP ini memang menonjolkan kemampuan kameranya.

Ciri selanjutnya yang ada pada bodi vivo X100 adalah back cover kaca dengan finishing matte, frame aluminium, layar punch hole, dan bezel tipis di semua sisi. Ada juga kelengkungan di tepi back cover, frame, dan tepi layar.

Karena menggunakan finishing matte, bodi belakang HP ini tidak terlihat dekil akibat minyak dan noda sidik jari. Kesan elegan dan misterius muncul dari varian warna hitam (Asteroid Black).

Varian warna lain, yakni biru (Startrail Blue), tidak kalah menarik. Varian warna ini menampilkan corak garis-garis melingkar yang disebut vivo dengan Moon Halo. Moon Halo adalah fenomena alam berupa ilusi optik ketika cahaya bulan mengalami pembiasan.

Sejumlah pengulas mengapresiasi desain vivo X100. Misalnya seperti Sourabh Jain dari Business Insider India mengatakan bahwa sisi belakang HP ini terasa premium. Masih kata dia, rangka yang melengkung membuat vivo X100 mudah digenggam.

Menurut Jain, dengan bobot 204 gram, vivo X100 tidak terlalu berat untuk sebuah HP flagship. HP ini pun masih oke dioperasikan dengan satu tangan.

Adapun bobot vivo X100 Pro sudah tembus 225 gram lantaran perbedaan komponen dan material yang dipakai. Baik vivo X100 maupun vivo X100 Pro mengantongi sertifikasi IP68. Keduanya tahan debu serta tahan air tawar (hingga kedalaman 1,5 m selama 30 menit).

2. Kualitas Tampilan Layar Impresif, Speaker Lantang

vivo X100

vivo X100 dibekali layar LTPO AMOLED dengan bentang 6,78 inci. Layar sang ponsel mendukung sensor pemindai sidik jari dan diproteksi kaca Schott Xensation Alpha. Resolusi yang diusung 1.5K (1260 x 2600), mendukung refresh rate adaptif 120 Hz, dan punya kecerahan puncak sampai 3000 nit.

Kecerahan puncak tersebut berlaku ketika layar sedang menampilkan konten HDR. Kalau HP dipakai di kondisi outdoor saat matahari sedang terik, kecerahan layarnya bisa sampai 1472 nit. Angka itu saya rujuk dari GSM Arena yang menguji vivo X100 Pro.

Kebetulan secara spesifikasi dan fitur layar vivo X100 dan vivo X100 Pro sama. Secara visibilitas, layar vivo X100 sudah bagus. Sebab layar memerlukan kecerahan paling tidak 500 nit agar tampilannya bisa dilihat di kondisi outdoor.

Kualitas visual layar HP ini juga bagus. Menurut Ashish Kumar dari 91 Mobiles, layar vivo X100 mampu menampilkan warna yang cerah, hitamnya pekat, dan punya rentang dinamis yang istimewa.

Layarnya sedap dipandang, terlebih karena sudah mendukung gamut warna 100 persen DCI-P3. Tampilan layar HP ini sangat mendukung buat main gim, menonton film, ataupun mengedit video.

Aktivitas main gim dan nonton film makin asyik lantaran vivo X100 dan vivo X100 Pro punya speaker stereo. Keluaran suaranya mantap. Kelantangan suaranya bisa mencapai -24.6 LUFS menurut GSM Arena.

3. HP Pertama di Dunia dengan Dimensity 9300

vivo X100

vivo X100 dan vivo X100 Pro merupakan duo HP pertama di dunia yang mengusung SoC Dimensity 9300 rancangan MediaTek. SoC flagship ini unik karena sama sekali tak mempunyai inti efisiensi sejati pada CPU-nya.

Delapan inti CPU pada Dimensity 9300 tersusun atas 4 inti Cortex X4 (1 unit 3,25 GHz + 3 unit 2,85 GHz) dan empat inti Cortex A720 (2,0 GHz). Tidak ada Cortex A5xx pada CPU SoC yang dibuat dengan fabrikasi 4 nm TSMC. Sementara itu, GPU yang dipakai adalah Immortalis-G720 MC12 (1,3 GHz).

Bila melihat pada kompetitor, yakni Snapdragon 8 Gen 3, inti efisiensi masih disertakan walau jumlahnya dikurangi. Tampaknya MediaTek dan Qualcomm memiliki ide yang sama yakni memangkas inti efisiensi demi mengejar performa tinggi.

Namun, apa yang dilakukan MediaTek pada Dimensity 9300 lebih ekstrem karena membabat habis inti efisiensi. Sejumlah orang mungkin akan khawatir dengan efisiensi dan penanganan panas yang timbul lantaran tidak adanya inti efisiensi.

Pada kenyataannya, SoC bukanlah gambaran lengkap dari performa sebuah HP. Pasalnya, seberapa tinggi dan stabil performa tergantung pada siapa "pawangnya". Dalam hal ini, vivo sudah melakukan upaya terbaik untuk mengoptimalkan Dimensity 9300 pada vivo X100.

Dalam uji CPU throttling yang dilakukan Ashish Kumar, vivo X100 mengalami penurunan performa ke angka 60 persen dari kemampuan puncaknya. Penurunannya cukup tinggi selama 30 menit pengujian. Namun, karena vivo X100 bukan HP gaming, hasilnya masih terbilang normal.

vivo X100Sumber: 91 Mobiles

Lebih-lebih penurunannya terjadi secara bertahap. Sementara itu, Ankita Chakravarti dari India Today memaparkan hasil pada uji Wild Life Stress Test yang berorientasi pada kemampuan GPU. Temperatur vivo X100 dikatakan segera meningkat pada 20 menit pengujian.

vivo X100Sumber: India Today

HP ini pun mencapai temperatur puncak 49°C di akhir pengujian. Performa otomatis turun lalu menghasilkan angka kestabilan hanya 35 persen. Hasil ini kurang baik, khususnya bagi Anda yang punya perhatian ekstra pada benchmark sintetis.

Di sisi lain, performa harian vivo X100 berbeda dari dua tes benchmark sintetis di atas. Chakravarti bilang HP ini lancar tanpa kendala dipakai apa pun. Saat dipakai main gim seperti Call of Duty Asphalt 9 juga mulus.

Penguji lain, Rohit KVN dari Deccan Herald, mengungkapkan bahwa vivo X100 tidak mudah panas saat digunakan untuk merekam video 4K dalam waktu lama.

Adapun unit yang dites para penguji adalah vivo X100 varian 16/512 GB (LPDDR5T; UFS 4.0). HP ini juga tersedia dalam varian memori 12/256 GB. Berikut adalah informasi skor AnTuTu 10 dan Geekbench 6 vivo X100 yang mungkin Anda perlukan.

AnTuTu 102.038.916
Geekbench 6 (single core)2.205
Geekbench 6 (multi core)7.351
Sumber: 91 Mobiles

4. Hasil Tangkapan Kamera Bagus

vivo X100

vivo X100 menggunakan konfigurasi tiga kamera belakang. Kamera-kamera tersebut meliputi kamera utama 50 MP (f/1.57; Sony IMX920), kamera ultrawide 50 MP (f/2.0; Samsung JN1), dan kamera telefoto periskop 64 MP (f/2.57; Omnivision OV64B).

Seluruh kamera belakang dibekali autofokus. OIS (Optical Image Stabilization) ada di kamera utama dan kamera periskop. Adapun kamera periskop dapat melakukan perbesaran optik sampai 3 kali.

Di sisi muka ada kamera depan 32 MP dengan bukaan f/2.0. Yang unik kamera depan fixed focus ini menggunakan lensa dengan focal length 20 mm. Sudut pandangnya lebih luas daripada kamera depan pada umumnya, sehingga memungkinkan untuk group selfie.

Terkait perekaman video, seluruh kamera belakang vivo X100 bisa hasilkan video hingga resolusi 4K dengan frame rate 60 FPS. Sementara itu, kamera depannya bisa hasilkan video sampai 1080p 60 FPS.

Hal yang spesial dari kamera HP ini adalah adanya beberapa sentuhan teknologi Zeiss. Lapisan Zeiss T* coating ada di kamera utama. Lapisan ini berfungsi untuk meminimalkan flare (bayangan dan silau).

Teknologi Zeiss juga ada pada kamera periskop vivo X100. Di kamera ini, teknologi Zeiss berperan pada kalibrasi warna untuk mendapatkan foto potret yang keren. Anda bisa mengaktifkan preset warna khas Zeiss seperti sonar dan biotar.

Fitur selanjutnya yang tak kalah menarik di kamera vivo X100 adalah cip pemrosesan gambar vivo V2. Cip ini bertugas untuk merekayasa foto dan video dengan teknologi AI agar noise bisa berkurang signifikan. vivo V2 juga membantu memperbaiki kualitas warna saat kamera mengambil video HDR.

Satu fitur lagi yang menarik untuk Anda ketahui adalah Cinematic Portrait Video. Melalui fitur ini, Anda dapat menghasilkan video sinematik hanya dengan sekali tap.

Video akan diatur agar memiliki perpindahan fokus dan efek bokeh, sehingga mirip seperti di film-film. Cinematic Portrait Video di vivo X100 bisa digunakan untuk video 1080p.

Lantas seperti apa hasil tangkapan kamera vivo X100? Saya bisa katakan bahwa seluruh kamera vivo X100 mampu hasilkan foto yang bagus. Pada sampel foto yang diperlihatkan kanal YouTube Pixel Viilage, Techniqued, dan MLegacy, kamera-kamera HP ini andal dalam menangani berbagai situasi pencahayaan.

Kamera utamaSumber: Pixel Viilage
Kamera utama
vivo X100Sumber: Pixel Viilage
Kamera ultrawide
vivo X100Sumber: Pixel Viilage
Kamera periskop
vivo X100Sumber: Pixel Viilage
Kamera periskop - low light, 3x
vivo X100Sumber: MLegacy
Kamera depan

Foto yang dihasilkan memiliki komposisi cahaya yang pas, detailnya tinggi, dan rentang dinamisnya luas. Karakter warna antar kamera konsisten dan enak dilihat. Jika Anda masih belum terlalu puas dengan warna foto yang menurut saya sudah alamiah, cobalah mengaktifkan preset Zeiss true color.

Hasil yang mengesankan juga berlaku saat foto diambil pada kondisi low light. Seluruh kamera belakang bisa menghasilkan foto yang terang, minim noise, dan tajam. Sementara itu, untuk kamera depan, foto yang dihasilkan oke lantaran bisa menampilkan warna kulit dengan tepat.

Lanjut ke perekaman video, saya melihat hasil yang luar biasa. Video 4K 60 FPS yang direkam seluruh kamera belakang HP bisa distabilkan. Soal ketajaman, warna, dan rentang dinamis bukan masalah.

Video kamera depan juga stabil. Hanya saja, sebagaimana yang saya amati di kanal YouTube HansTechTalk, kestabilannya masih kalah jika dibandingkan dengan kamera depan Xiaomi 14.

5. Baterai Awet, Didukung Fast Charging 120 Watt yang Kencang

vivo X100

vivo X100 mengantongi baterai berkapasitas 5000 mAh. Kapasitas tersebut cukup umum karena banyak HP zaman sekarang yang punya baterai 5000 mAh. Namun, daya tahannya adalah persoalan lain.

Tidak semua HP dengan baterai 5000 mAh punya daya tahan yang sama. Untungnya vivo X100 termasuk HP yang punya daya tahan baterai bagus. Dari banyak ulasan yang saya baca, tidak ada satu pun reviewer yang kecewa dengan daya tahan baterai HP ini.

Berdasarkan pengalaman Ashish Kumar, vivo X100 bisa bertahan sepanjang hari dengan menyisakan baterai sekitar 30 sampai 35 persen. Saat dites Kumar, HP ini digunakan untuk streaming, main gim, dan navigasi.

Kumar juga memperoleh skor ketahanan baterai 17 jam setelah mengetes vivo X100 di PC Mark battery test. Baterai yang punya daya tahan baik ditunjang dengan fast charging 120 Watt. Daya pengisian ini 20 Watt lebih tinggi dari yang didukung vivo X100 Pro.

Menurut pengujian Kumar, pengisian baterai 0-100 persen bisa ditempuh dalam waktu 25 menit!

6. Ada IR Blaster dan NFC Multifungsi

vivo X100

vivo X100 punya fitur infrared blaster. Fitur ini dulu identik dengan HP Xiaomi. Namun, sejak vivo X70 Pro mengadopsinya, banyak HP vivo dan HP-HP dari grup BBK memiliki infrared blaster.

Fitur yang satu ini mungkin tidak akan Anda pakai setiap hari. Namun, jika suatu saat Anda tidak mendapati remote alat elektronik, infrared blaster tentu jadi sangat berguna. Fitur ini mampu mengubah vivo X100 jadi remote untuk berbagai alat elektronik.

Fitur selanjutnya yang tepat guna adalah NFC multifungsi. NFC tipe ini sangat khas buat HP vivo. Pasalnya, fungsi yang dimiliki tak hanya untuk transaksi non tunai. Namun, ia juga dapat dipakai buat menduplikasi kredensial kartu akses yang umumnya ada di hotel.

7. Upgrade OS 3 Tahun

vivo X100

vivo menjanjikan vivo X100 memperoleh upgrade sistem operasi sebanyak 3 kali dan pembaruan security patch selama 4 tahun. Saat dirilis secara global pada kuartal pertama 2024, sang ponsel mengusung Android 14 dengan antarmuka Funtouch OS 14.

Jadi ia akan mencicipi peningkatan sampai Android 17 dan sistem keamanannya bakal didukung hingga tahun 2028. Adapun menurut Sourabh Jain, antarmuka Funtouch OS 14 di HP ini relatif bersih.

Bloatware (aplikasi prainstal) seperti Netflix dan Facebook ada. Namun, jika Anda tidak memerlukannya, aplikasi-aplikasi tersebut bisa dihapus.

8. Paket Penjualan Lengkap

vivo X100Sumber: Tech Choice

vivo X100 diedarkan dengan paket penjualan yang lengkap. Di dalam kotak penjualan terdapat berbagai aksesori pendukung meliputi kabel USB, SIM ejector, softcase, charger, dan pelindung layar yang sudah terpasang.

Sikap vivo untuk mempertahankan paket penjualan yang lengkap patut diapresiasi, khususnya untuk HP flagship. Pasalnya, orang tentu akan merasa puas dengan aksesori yang lengkap, mengingat mereka sudah mengeluarkan nominal besar untuk sebuah HP flagship.

Kekurangan vivo X100

1. Tangkapan Kamera Depan Biasa Saja

vivo X100

Saya pribadi melihat hasil tangkapan kamera depan vivo X100 sudah cukup oke. Namun, preferensi setiap orang tentu berbeda. Dua pengulas yakni Ankita Chakravarti dan Ashish Kumar tak puas dengan hasil tangkapan kamera depan HP ini.

Menurut Chakravarti, tangkapan kamera depan vivo X100 menghasilkan warna yang agak pudar dan kurang pekat. Hal ini sering terjadi di kondisi low light alias minim pencahayaan lingkungan. Kalau di luar ruangan, sih, aman.

Sementara itu, Kumar menyoroti soal pemrosesan akhir foto. Menurut dia, muka tampak terlalu mulus. Apa uang dirasakan Kumar bisa jadi akibat dari pemrosesan AI yang terlalu agresif.

2. Stabilitas Performa Kalah Dibanding Kompetitor

vivo X100

Hasil uji CPU Throttling dan 3DMark yang saya sertakan di poin kelebihan ketiga menunjukkan hasil kurang bagus. vivo X100 cenderung mudah mengalami penurunan performa dan fluktuatif (tidak stabil). Saya pun coba mencari tahu hasil uji pengulas lain, barangkali ada perbedaan.

Namun, ternyata hasilnya tidak jauh beda. Dalam uji yang dilakukan kanal YouTube GizBot, performa vivo X100 turun ke angka 47 persen di CPU Throttling, sedangkan kestabilannya di 3DMark Wild Life Extreme 41,4 persen.

vivo X100 kalah dari dua smartphone pembanding, yakni iQOO 12 dan OnePlus. Keduanya memakai Snapdragon 8 Gen 3. Pada CPU Throttling, performa iQOO 12 hanya turun ke angka 78 persen dari kemampuan puncaknya. Adapun kestabilannya di 3DMark Wild Life Extreme 58,2 persen.

Kenyataan ini menjadi indikasi bahwa vivo X100 dapat mengalami masalah saat menangani beban kerja tinggi. Menjalankan gim hardware demanding seperti Genshin Impact bisa-bisa saja. Hanya, frame rate-nya akan jauh lebih stabil jika memakai pendingin tambahan (kipas).

3. Wireless Charging, e-SIM, dan Display Out Absen

vivo x100

vivo X100 tak dibekali dukungan wireless charging, e-SIM, dan display out. Ketiga fitur itu bisa dijumpai pada vivo X100 Pro. Saya tidak kaget akan hal tersebut, sebab ponsel vivo X Series non Pro diposisikan di bawah model Pro.

Pola ini sudah diterapkan vivo sejak kali pertama merilis vivo X Series. Keputusan menghilangkan wireless charging, e-SIM, dan display out berdampak pada harga vivo X100 yang lebih terjangkau dibanding HP flagship lain.

Namun, menurut saya pribadi, tiga fitur itu penting sebagai penegas identitas HP flagship. vivo perlu mencari formula lain agar vivo X Series non Pro tetap relatif murah, tapi punya tiga fitur tadi. Misalnya saja dengan memasang SoC yang satu tingkat di bawah model Pro-nya.

Simpulan

vivo X100 adalah HP yang siap menunjang keperluan kreasi konten. Pasalnya, kemampuan kamera HP ini sangat bagus. Anda bisa ciptakan video yang stabil di semua kamera belakang, bahkan di resolusi 4K 60 FPS.

Merekam video saat hujan pun tidak masalah karena vivo X100 punya IP68. Sederet keunggulan seperti tampilan layar yang impresif, baterai awet, dan paket penjualan lengkap membuat HP ini semakin menarik untuk dilirik.

Akan tetapi, vivo X100 rasanya kurang cocok jika Anda hendak menggunakannya sebagai perangkat main gim berat. Performanya tinggi, tetapi kurang stabil. Hal tersebut tidak berlaku untuk penggunaan harian.

Catatan selanjutnya soal HP ini adalah identitas flagship yang saya pikir kurang mantap. Ketiadaan fitur seperti wireless charging, dukungan e-SIM, dan USB display out merupakan alasannya.

Di sisi lain, tak semua orang merasa bahwa ketiga fitur yang saya sebut diperlukan semua orang. Menghilangkannya pun bisa jadi merupakan keputusan bijak, sebab bakal berimbas pada harga produk yang lebih terjangkau.

vivo X100 pun dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin merasakan kemampuan kamera berteknologi Zeiss tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Tertarik memiliki sang ponsel?

Kategori:
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram