carisinyal web banner retina
Carisinyal / Smartphone / Inilah 6 Perbedaan Smartphone POCO M3 dan POCO M3 Pro

Inilah 6 Perbedaan Smartphone POCO M3 dan POCO M3 Pro

Ditulis oleh M. Lukman Ardiansyah - Diperbaharui 4 Mei 2021

Eksistensi POCO M3 di industri ponsel pintar sudah tidak diragukan lagi, terlihat dengan banyaknya masyarakat yang tergiur dengan suguhan kemewahan teknologinya. Selang beberapa bulan dari kemunculan POCO M3, tersiar kabar bahwa POCO mencanangkan peluncuran produk teranyar di lini-M yang akan menjadi model Pro dari POCO M3.

Kendati masih dalam proses pencarian tanggal rilis, spesifikasi POCO M3 sudah bertebaran di jagat maya. Bila disandingkan dengan pendahulunya, edisi Pro, punya beberapa kemiripan salah satunya adalah tata letak pemasangan sensor sidik jari yang berada di bingkai perangkat.

Selain itu, keduanya kompakan menghadirkan sensor kompas, proksimiti, akselerometer. Hanya saja pada POCO M3 belum disematkan sensor gyro seperti halnya POCO M3 Pro. Adapun perbedaan lainnya dari kedua ponsel seperti POCO M3 Pro yang sudah mendukung teknologi NFC, sedangkan pada POCO M3 belum ada fitur yang memudahkan proses transaksi digital ini.

Bagi kamu yang penasaran dengan teknologi apa saja yang ditopang kedua ponsel POCO tersebut, bisa mengkajinya lewat spesifikasi yang sudah diringkas oleh Carisinyal berikut ini:

Spesifikasi POCO M3

Xiaomi Poco M3
  • Rilis: Novermber 2020
  • Layar: IPS LCD 6.53 inci
  • Chipset: Qualcomm SM6115 Snapdragon 662 (11 nm)
  • GPU: Adreno 610
  • RAM: 4 GB
  • Memori Internal: 64 GB, 128 GB
  • Memori Eksternal: microSDXC (dedicated slot)
  • Kamera Belakang: 48 MP + 2 MP+ 2 MP
  • Kamera Depan: 8 MP
  • Baterai: Li-Po 6000 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Spesifikasi POCO M3 Pro

Xiaomi Redmi Note 10 5G
  • Rilis: April, 2021
  • Layar: IPS LCD, 6.5 inci
  • Chipset: MediaTek MT6833 Dimensity 700 5G (7 nm)
  • GPU: Mali-G57 MC2
  • RAM: 4 GB, 6 GB
  • Memori Internal: 64 GB, 128 GB
  • Memori Eksternal: microSDXC (slot khusus)
  • Kamera Belakang: Quad 48 MP, 2 MP, 2 MP
  • Kamera Depan: 8 MP
  • Baterai: Li-Po 5000 mAh

Perbedaan POCO M3 dan POCO M3 Pro

Setelah membaca spesifikasi di atas, apakah kamu menemukan keganjilan dari kedua ponsel POCO ini? Yap, ada beberapa perbedaan dalam beberapa aspek. Supaya lebih jelasnya, Carisinyal akan mengajakmu untuk menyapa perbedaan antara POCO M3 dan POCO M3 Pro di bawah ini:

1. Bergaya dengan Tampilan Berbeda

poco m3 refresh rate

Ditinjau dari fisiknya, kedua ponsel besutan POCO ini punya kemiripan yang tipis, selebihnya berbeda. Hal tersebut ditandai dengan konsep desain yang diusung POCO M3 adalah Water Drop, terdapat poni yang bentuknya mirip embun di tengah layar. Sedangkan, untuk area belakangnya ada wadah kamera yang menonjol yang hampir menguasai seluruh bagian atasnya.

Lain halnya pada POCO M3 Pro yang mengusung tema Punch Hole, sebuah sistem desain tanpa garis pinggir sehingga di layar atas tengahnya tampak ada lobang. Beralih ke bagian cangkang yang menghadirkan kotak hitam sebagai tempat bersemayam para sensor dari kamera utama punya POCO M3 Pro.

Dua pendekar dari POCO ini diracik dari adonan yang sama, mulai dari material plastik untuk bagian bingkai dan cangkangnya hingga Gorilla Glass 3 untuk area depannya. Keduanya dibangun dengan tempat bersembunyinya Dual SIM yakni Non-SIM dan dual stand-by.

Dengan bobot 198 gram, POCO M3 punya badan lebih bongsor bila dibandingkan dengan POCO M3 Pro yang hanya sebesar 190 gram. Apalagi hal tersebut diiringi dengan dimensi tubuh POCO M3 yang juga besar yakni 162.3 x 77.3 x 9.6 mm, sementara POCO M3 Pro tampil sedikit mungil dengan ukuran 161.8 x 75.3 x 8.9 mm.

2. Kesenjangan pada Kerapatan Piksel

POCO M3 ProDisplay

Kembaran diusung oleh panel IPS LCD, rupa-rupanya ukuran layar kedua ponsel POCO ini punya jarak yang tipis. POCO M3 punya layar berukuran 6.53 inci dengan rasio layar-ke-bodi mencapai 83.4%, sementara POCO M3 Pro dibentuk dengan layar sebesar 6.5 inci yang berasio layar-ke-bodi yakni 83.7%. Layar dari kedua ponsel pintar ini terbilang luas dan ideal.

Baik POCO M3 maupun POCO M3 Pro dilapisi oleh pelindung dari Gorilla Glass 3, yang memungkinkan layar dapat tercegah dari goresan hingga 35%. Selain itu, bila terkena goresan maka visibilitasnya terbilang rendah dan kaca dapat menahan goresan lebih dalam. Hal ini disebabkan layarnya sudah punya teknologi Native Damage Resistance (NDR).

Mempunyai tingkat kecerahan yang sama yaitu 400 nits, keduanya memiliki resolusi Full HD+ tetapi dengan kerapatan piksel yang tampaknya menghadapi kesenjangan. Kerapatan piksel yang dihadirkan POCO M3 Pro lebih besar yaitu 405 ppi, sedangkan POCO M3 harus puas dengan nilai 295 ppi. Dengan demikian, ketajaman layar POCO M3 Pro lebih berkualitas dan ciamik.

3. Distingsi di System on Chip

Qualcomm vs Mediatek

Mengulik System on Chip dari kedua ponsel POCO ini akan bersua dengan banyak disimilaritas. Berlandaskan sistem operasi Android 10 dengan MIUI 12, POCO M3 diotaki oleh prosesor Qualcomm SM6115 Snapdragon 662 (11 nm) yang punya CPU Octa-core. Prosesornya terbuat dari empat inti Kryo 260 Gold melaju hingga 2.0 GHz dan empat biji Kryo 260 Silver berkekuatan 1.8 GHz.

Kinerja POCO M3 semakin dapat diandalkan berkat Adreno 610 yang diklaim akan menyuguhkan tampilan visual secara halus dan optimal. Dipadukan dengan ruang penyimpanan yang hadir dalam empat kombinasi; antara lain 4/64 GB, 6/64 GB, dan 4/128 GB, dan 6/128 GB, mampu berjalan kencang lewat kemunculan teknologi UFS 2.1 dan UFS 2.2.

Berbeda dengan POCO M3 Pro yang mengutus MediaTek MT6833 Dimensity 700 5G bermanufaktur 7 nanometer selaku prosesornya. Bermodalkan Android 11 dengan sistem antarmuka MIUI 12, ponsel pintar ini punya CPU Octa-core yang diramu dari empat buah Cortex-A76 berkecepatan 2.2 GHz dan empat inti Cortex-A55 melaju sampai 2.0 GHz.

Dalam upaya mempersembahkan tampilan grafis yang maksimal dan berjalan sesuai harapan penggunanya, POCO M3 Pro membesut Mali-G57 MC2 sebagai kartu grafisnya. Performanya dapat diandalkan karena telah menghadirkan ruang penyimpanan yang besar berteknologi UFS 2.2 dalam beberapa kombinasi yaitu 4/64 GB, 4/128 GB, dan 6/128 GB.

4. Adu Daya Baterai Jumbo

poco m3 baterai

Pada kategori baterai kedua ponsel POCO ini telah disubsidi dengan daya yang melimpah ruah hingga mampu aktif hingga seharian penuh, akan tetapi keduanya mendapatkan suntikan jumlah daya yang berbeda. Pada POCO M3 menawarkan baterai Li-Po berdaya 6000 mAh, sedangkan POCO M3 Pro harus puas dengan asupan daya sebesar 5000 mAh.


Berbicara teknologi pengisiannya, baik POCO M3 ataupun POCO M3 Pro telah disokong oleh pengisian cepat bertenaga 18W. Tidak sampai di sana ternyata ada satu tambahan teknologi yang diselipkan pada POCO M3 yang tidak dimiliki POCO M3 Pro yaitu pengisian balik, memungkinkan perangkat dapat mengisi daya perangkat lain.

5. Diferensiasi pada Konfigurasi Videografi

POCO M3 Camera

Menyelami sisi kamera dari kedua ponsel garapan POCO ini seperti tidak ada keganjilan dan semua tampak serupa dalam jumlah sensor serta resolusinya. Pada kamera utama baik POCO M3 ataupun POCO M3 Pro punya tiga sensor meliputi 48 MP yang memiliki bukaan f/1.8 sensor wide dan sesetel 2 MP berdiafragma f/2.4 tersemat pada sensor kedalaman serta makro.

Namun, semua perbedaan mulai tersibak pada fitur kamera utama yang diangkutnya. POCO M3 menghadirkan fitur yang terdiri dari LED flash, HDR, dan panorama. Sedangkan, POCO M3 Pro terdapat peningkatkan dalam sensor flash-nya menjadi Dual-LED dual-tone flash, juga tak ketinggalan kehadiran fitur HDR dan panorama.

Pada sistem videografi di kamera belakang, kedua perangkat POCO tersebut kembali memperlihatkan sisi kesenjangannya. Konfigurasi video pada kamera utama POCO M3 mempunyai kualitas gambar dengan jumlah piksel 1080 dan jumlah frame tiap detiknya mencapai 30fps. Sementara, POCO M3 Pro hadir dengan dua resolusi video yaitu [email protected] [email protected]/60/120fps.

Di sisi depan tidak lupa ada kamera selfie, keduanya menidurkan resolusi berkonfigurasi 8 MP tetapi dengan diafragma yang tidak selaras. Aperture yang dimiliki kamera selfie POCO M3 Pro berukuran f/2.0 dan untuk POCO M3 berdiafragma f/2.1. Dengan menyuguhkan fitur yang sama yakni Panorama, bisa dibilang kualitas POCO M3 Pro lebih jelas dalam memproduksi efek bokeh.

6. Perbedaan Lainnya

Price

Perbedaan lain yang bisa ditengok dari POCO M3 dengan POCO M3 Pro yaitu teknologi Bluetooth yang dipasangkannya. Dalam hal ini POCO M3 Pro mendapatkan kesempatan untuk mencicipi Bluetooth versi 5.1 yang lebih terkini, jika dibandingkan dengan POCO M3 yang mentok pada edisi 5.0. Tentunya proses transfer data Bluetooth 5.1 jauh lebih cepat dan hemat daya.

Selanjutnya, bagi pengguna yang sering melakukan transaksi digital atau non-tunai maka POCO M3 Pro akan memberikan kemudahan lewat fitur NFC (Near-Field Communication). Bagi pemilik POCO M3 tampaknya harus sabar karena perangkat telah dilahirkan tanpa disertai kehadiran fitur NFC.

Jika kamu berminat membawa pulang seunit POCO M3, maka setidaknya harus menyiapkan bujet sekitar Rp2,1 jutaan untuk tipe 4/128 GB. Sedangkan, POCO M3 Pro dikabarkan akan mematok harganya di bawah Rp2,5 jutaan per perangkat untuk model ruang penyimpanan berukuran 4/64 GB.

Simpulan

Dari perbincangan di atas dapat ditarik benang merahnya kalau POCO M3 punya ukuran layar yang lega, berprosesor dari Qualcomm, dan hadir dengan daya baterai 6000 mAh yang disertai dengan pengisian balik. Sementara, POCO M3 Pro memiliki bodi yang ramping, kerapatan piksel yang tinggi, prosesor dari MediaTek, konfigurasi video yang rancak, punya fitur NFC, dan Bluetooth 5.1.

Demikianlah penjabaran dari perbedaan POCO M3 dan POCO M3 Pro, semoga dapat membantumu untuk memilih ponsel yang cocok di antara dua ponsel tersebut. Menurutmu adakah perbedaan lain dari kedua ponsel POCO tersebut? Bagi yang tahu coba komen di kolom komentar! Jangan lupa untuk ikuti dan pantau terus Carisinyal, yah!

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram